Menggapai Cita-Cita

Menggapai Cita-Cita

Menggapai Cita-Cita
Menggapai Cita-Cita
  • Tujuan butuh fokus

Cita-cita adalah titik fokus dari tujuan jangka panjang kita. Dengan semakin meluasnya cakrawala pengetahuan kita, gambaran hidup kita pada masa depan juga akan lebih jelas. Jalan menuju kesana pun kian terang. Itulah fokus pencapaian tujuan. Selain itu, juga membutuhkan pemahaman positif. Sebab, cara pandang positif ternyata tidak mencukupi. Cara pandang positif bisa sekedar keinginan atau harapan, sementara pemahaman positif adalah keadaan tatkala kita meyakini bahwa apa pun yang terjadi, kita tetap akan sukses.

  • Membangun jaringan

Kegiatan berjaringan adalah langkah seseorang untuk membuat dan menumbuhkan pengenalan dari orang lain yang dapat membantu dirinya, khususnya untuk mencari pekerjaan, meningkatkan karir, atau bertukar informasi. Terkadang kita terlena bahwa orang-orang disekitar kita pun berpotensi menjadi mitra pencapaian tujuan merekalah sesungguhnya jaringan kita. Karena jaringan adalah modal yang penting, maka kita perlu menjaganya. Lebih baik lagi jika kita mengembangkan jaringan setiap ada kesempatan.

  • Samudera ilmu kehidupan

Hidup kita adalah sebuah proses belajar tanpa henti. Proses ini akan mengembangkan spiral pengetahuan. Ketika proses itu berlangsung, kita akan menyadari betapa pengetahuan kita belum ada apa-apanya. Pengetahuan yang kita miliki sesungguhnya tercipta dari proses panjang yang membentik siklus. Siklus itu berkelanjutan dan terpadu, berjalan dari satu hal ke hal yang lain, dan kemudain kembali ke hal semula. Ada empat tahap dalam siklus tersebut :

  • Eksternalisasi

Proses pendokumentasian pengetahuan

  • Internalisasi

Berusaha mempelajari isi pengetahuan baik pengetahuan teknis maupun sikap mental

  • Kombinasi

Tindakan memanipulasi pengetahuan

  • Sosialisasi

Membagi pengetahuan dengan orang lain

Pengalaman adalah salah satu guru terbaik kita. Oleh karena itu, janganlah segan-segan bertanya, meningkatkan keterampilan, dan berlatih. Berbicara mengenai cara belajar, ada dua polanya, yaitu pembentukan (shaping) dan keteladanan (modelling). Bagaimanapun cara belajarnya, pengalaman kita yang semakin banyak akan membuat kita menjadi lebih dan lebih baik lagi. Pengalaman membuat kita mempu mengembangkan diri, melakukan perbaikan dari dalam, mengambil suri teladan, dan kemudian melakukan inovasi.

Mengalah Untuk Menang

Mengalah Untuk Menang

Mengalah Untuk Menang
Mengalah Untuk Menang

Pengendalian diri merupakan salah satu unsur penting yang memperkaya kehidupan spiritual kita. Pada hakikatnya, pengendalian diri adalah usaha untuk menaklukkan musuh terbesar kita, yaitu diri kita sendiri. Jika dapat melakukannya, tak heran jika kita dianggap sudah mencapai tehap kesadaran spiritual yang tinggi. Kekuatan seseorang manusia bukan sekedar padatnya otot tubuh, tetapi juga berhubungan erat dengan kemampuannya mengandalikan dan mengelola diri.

  • Mengalah dan dimensinya

Mengalahkan diri sendiri memiliki dua dimensi, yaitu dimensi pengendalian emosi dan dimensi kedisiplinan. Dengan mengendalikan emosi, kita mampu mengenali, memahami, serta mengelola emosi. Adapun disiplin membuat kita bisa menempuh tahap- tahap pencapaian tujuan secara tepat waktu dan teratur. Supaya bisa menggapai keduanya, kita harus mengubah anggapan bahwa emosi seolah-olah terjadi begitu saja. Melalui pengendalian emosi, penguasaan diri dan kedisiplinan, kita bukan hanya lebih memahami diri, ketiga hal itu membantu kita mengetahui cara memanfaatkan potensi dalam diri sehingga menjadi manusia yang lebih cerdas secara spiritual.

  • Rendah hati

Kerendahan hati melekat dalam karakter orang-orang yang telah menemukan jati dirinya. Orang-orang seperti itu juga memiliki sikap-sikap berintegritas, pasrah, rela memaafkan, dan pengendalian diri. Kerendahan hati juga mengindikasikan kecerdasan spiritual seseorang. Seseorang yang tidak bisa menunjukkan sikap rendah hati, berarti belum mencapai kedamaian dengan dirinya.

  • Disiplin diri

Disiplin meruapakn sebuah pola yang mendasari aktivitas untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Dari disiplin juga, bakat dan potensi dalam diri akan berkembang. Suapaya kita dapat menjadi disiplin, kita perlu mengkondisikan diri. Pengkondisian ini penting untuk membentuk kebisaaan berpikir dan pola perilaku. Ada beberapa hal penting yang mendukung pembentukan kedisiplinan :

  1. Tentukan target-target jangka pendek yang ingin dicapai susun sesuai urutan prioritasnya
  2. Buatlah daftar jadwal kegiatan secara tertulis
  3. Jalankan kegiatan sesuai jadwal
  4. Berusaha untuk konsisten
  • Ikhlas

Orang yang rendah hati adalah orang yang dangat peduli dengan perasaan orang lain. Untuk bisa mengetahui perasaan orang lain, tentu kita harus menggunakan perasaan, tidak hanya logika. Ketergantungan kepada logika hanya membuat kita menyalahkan orang lain dan merasa benar sendiri. Di sisi lain, perasaan rendah diri kita akan membuat kita selalu khawatir dengan pikiran atau perkataan orang lain. Singkatnya, merilah kita bersikap lemah lembut dan penuh pengendalian diri. Jangan pernah membiarkan emosi lepas kendali.

  • Mengalah bukan kalah

Baik kekalahan maupun kegagalan, keduanya adalah proses menuju kesuksesan. Berproses dengan baik adalah bagian penting dari sebuah cita-cita. Jalanilah proses sebaik-baiknya karena keberhasilan sangat tergantung kepada proses itu.

  • Belajar melayani

Upaya mengalahkan diri sendiri bisa dimulai dengan belajar melayani orang lain. Kemauan ini mencerminkan jiwa kepemimpinan yang sejati. Sifat mau melayani bermula dari diri sendiri. Kesediaan untuk melayani menuntut niat yang kuat dari hati untuk melakukan transformasi dan perubahan karakter. Komitmen yang kuat itu akan memancar dari dalam diri kita dan sinarnya akan menghangatkan orang lain. Ada satu hal yang penting yang perlu diperhatikan yaitu perlunya menghargai orang lain. Setiap pribadi yang rendah hati akan memandang orang lain sebagai sesame ciptaan tuhan yang memiliki masing-masing khanya tersendiri.

  • Membuka diri

Salah satu ciri sikap rendah hati adalah kesedian untuk mendangarkan pendapat dan menerima saran dari orang lain. Cukup dengan mendengarkannya saja, kita sudah bisa menguatkan hati orang lain yang sedang dilanda kesedihan atau kesulitan. Demikian halnya dengan kritik. Kita harus memandangnya secara positif, yakni sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan diri.

Unsur-Unsur Koperasi

Unsur-Unsur Koperasi

Unsur-Unsur Koperasi
Unsur-Unsur Koperasi

Sumber Modal Koperasi

Modal adalah segala sesuatu yang dibutuhkan setiap badan usaha untuk menjalankan usahanya. Pada prinsipnya, modal kopperasi dapat diperoleh dari :

  • Modal sendiri

Simpanan pokok, simpanan wajib, dana cadangan, hibah

  • Modal pinjaman

Modal pinjaman diperoleh dari anggota, koperasi lainnya, bank dan lembaga keuangan lainnya, penerbitan obligasi, dan sumber lainnya

  • Modal penyertaan

Modal penyertaan adalah modal yang berasal dari penanaman modal (investasi) pemerintah atau swasta bukan anggota.

Keanggotaan Koperasi

Secara umum, anggota koperasi merupakan pemilik sekaligus pengguna jasa koperasi. Setiap anggota yang terdaftar dicatat dalam sebuah buku daftar anggota. Menurut undang-undang perkoperasia, setiap warga negara Indonesia yang memiliki kemampuan melakukan tindakan hukum atau koperasi berhak menjadi anggota koperasi. Anggota koperasi memiliki kewajiban dan hak masing-masing. Kewajiban dari anggota koperasi adalah :

  • Setiap anggota berkewajiban untuk mematuhi AD/ART
  • Ikut berperan aktif dalam kegiatan usaha yang dilakukan koperasi
  • Mengembangkan dan memelihara kebersamaan di antara anggota berdasarkan asas kekeluargaan
  • Setiap nggota memiliki hak antara lain :
  • Menghadiri rapat, mengeluarkan pendapat
  • Memilih atau dipilih menjadi pengurus koperasi
  • Mengajukan permintaan kepada pengurus untuk mengadakan rapat anggota sesuai AD
  • Memberikan pendapatnya kepadad pengurus koperasi
  • Memanfaatkan keberadaan koperasi dalam memnuhi kebutuhan
  • Memperoleh laporan kinerja koperasi menurut AD

Perangkat Organisasi Koperasi

Berdasrkan undang-undang perkoperasian disebutkan bahwa perangkat perkoperasian terdiri atas :

  • Rapat anggota

Rapat anggota bagi koperasi merupakan suatu wadah untuk menampung aspirasi anggota koperasi. Selain itu,rapat anggota adalah pemegang kekuasaan tertinggi. Demikian, segala kebijakan menyangkut koperasi harus dibicarakan dalam rapat anggota dan disetujui oleh anggota.

  • Pengurus

Menurut undang-undang perkopeerasian, pengurus koperasi dipilih dari anggota dalam rapat anggota. Artinya, pengurus menjadi pemegang kekuasaan rapat anggota. Oleh karena itu, pengurus bertanggung jawab pada rapat anggota bukan kepada pengawas koperasi. Pengurus koperasi dalam mengelola badan usaha ini memiliki tugas dan wewenang sebagaimana ditetapkan dalam AD. Tidak selamanya pengurus koperasi menjalankan kegitan usahanya sendiri. Pengurus dapat mengangkat pengelola koperasi sebagai bentuk profesionalisme.

  • Pengawas

Pengawas koperasi dipilih daari dan oleh anggota dalam rapat anggota. Denngan demikian, pengawas bertanggung jawab kepada rapat anggota.

Baca Juga :

Koperasi Salah Satu Pilar Ekonomi

Koperasi Salah Satu Pilar Ekonomi

Koperasi Salah Satu Pilar Ekonomi
Koperasi Salah Satu Pilar Ekonomi

Pengertian Koperasi

Koperasi berasal dari kata co-opera-tion. Cooperation berasal dari dua suku kata yaitu co dan operation. Co memiliki arti bersama-sama dan operation artinya bekerja. Dari asal katanya, koperasi dapat diartikan sebagai usaha bersama dari sekumpulan orang yang mempunyai kesamaan kepentingan untuk meningkatkan kesejahteraan. Menurut Drs. Mohammad Hatta, koperasi merupakan usahabersama yang kegiatan usahanya di bisang ekonomi yang beranggotakan masyarakat ekonomi lemah dan cara bergabungnya secara sukarela denbgan tujuan untuk memenuhi kebutuhan angotanya. Berdasarkan undang-undang nomor 25 tentang perkoprasian, koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan.

Sebagai sebuah unit usaha bersama, koperasi memiliki dua aspek yang merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Aspek tersebbut adalah :

  • Aspek sosial
  • Aspek ekonomi

Prinsip-Prinsip Koperasi

Dalam undang-undang no. 25 tahun 1992 dijelaskan tentang prinsip-prinsip koperasi. Menurut undang-undang tersebut, prinsip-prinsip koperasi sebagai berikut :

  • Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
  • Pengelolaan diselenggarakan secara demokratis
  • Pembagian SHU dilakukan sesuai besarnya jasa tiap-tiap anggota
  • Pemberian batas jasa terbatas pada modal (bunga modal)
  • Kemandirian

Landasan Koperasi

Di dalam undang-undang perkoperasian dinyatakan bahwa landasan koperasi adalah Pancasila (landasan idiil), undang-undang dasar 1945 (ladasan struktural), undang-undang no 25 tahun 1992 (landasan operasional) dan asas kekeluargaan

Peran BUMN Dalam Perekonomian

Peran BUMN Dalam Perekonomian

Peran BUMN Dalam Perekonomian
Peran BUMN Dalam Perekonomian

BUMN merupakan badan usaha yang memiliki andil dalam peningkatan kemakmuran rakyat. Peranan-peranan yang dapat dilakukan adalah sebagai beritkut :

  • Mewujudkan kesejahteraan rakyat
  • Menjaga keseimbangan perekonomian
  • Menjadi sumber penerimaan negara
  • Sarana untuk mengatasi pengangguran
  • Melakukan kegiatan ekonomi
  • Mencegah munculnya monopoli pihak swasta

Kelebihan Dan Kelemahan BUMN

Kelebihan BUMN

  • Memberikan pelayanan kepada masyarakat secara dail dan merata
  • Mencegah monopoli yang dilakukan pihak swasta
  • Modal usaha cukup besar karena pemiliknya negara
  • Fasilitas dan sarana sangat mendukung dan memadai
  • Kelangsungan usaha terjamin karena resiko ditanggung oleh pemerintah

Kelmahan BUMN

  • Terjadi penyelewengan dana opeerasional akibat kurangnya pengawasan dari pemerintah
  • Adanya penguasaan pada salah satu sektor vital oleh BUMN
  • Kinerja BUMN cendeerung statis
  • Pengelolaan yang kurang profesional memungkinkan terjadinya korupsi, kolusi, dan nepotisme.

KOMPETENSI PROFESI DESAIN GRAFIS

KOMPETENSI PROFESI DESAIN GRAFIS

KOMPETENSI PROFESI DESAIN GRAFIS
KOMPETENSI PROFESI DESAIN GRAFIS

Dalam Uji kompetensi Desain Grafis diperuntukkan kepada para profesinoalisme dalam bidang Desain Grafis baik yang bekerja pada instansi ataupun yang menekuni profesi Desain Grafis secara perseorangan.

Contoh jabatan/jenis pekerjaan yang bisa mengikuti uji kompetensi Desain Grafis adalah :
* DESAINNER
* KARTUNIS
* LAYOUTER
* EDITOR
* PHOTOGRAPHER

KOMPETENSI PROFESI MULTIMEDIA.
Dalam Uji kompetensi Multimedia diperuntukkan kepada para profesinoalisme dalam bidang Multimedia baik yang bekerja pada instansi ataupun yang menekuni profesi Multimedia secara perseorangan.
Contoh jabatan/jenis pekerjaan yang bisa mengikuti uji kompetensi Multimedia adalah :
* ANIMATOR
* TV PRODUSER
* KAMERAMEN
* PEMBUAT NASKAH FILM
* DUBBER
* DLL

LSP-Telematika
LSP Telematika dibentuk oleh pemerintah dan setelah terbentuk harus dilaksanakan oleh komunitas Telematika dan bersifat independen. Bertugas menyelenggarakan standarisasi kompetensi kerja, menyiapkan materi uji serta mengakreditasi unit-unit Tempat Uji Kompetensi dan menerbitkan Sertifikasi Kompetensi bidang Telematika.
KEUNTUNGAN SERTIFIKASI DI LSP-TELEMATIKA
LSP Telematika merupakan lembaga yang bersifat independen dan profesional dalam menyelenggarakan standarisasi, uji kompetensi dan sertifikasi bagi para profesional di bidang telematika. Dalam perkembangannya, LSP Telematika menjadi rujukan profesionalisme bagi industri telematika di dalam dan luar negeri.
Sertifikat yang dikeluarkan LSP Telematika merupakan bukti pengakuan atas kompetensi seseorang setelah melakukan uji kompetensi.
Materi uji kompetensi LSP Telematika disusun berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang sudah disahkan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Penyusun SKKNI merupakan ahli telematika yang berasal dari Departemen Komunikasi dan Informatika, Departemen Pendidikan, Kementrian Ristek dan beberapa perusahaan TI di Indonesia.
Dalam penyelenggaraan uji kompetensi, LSP Telematika menggunakan test engine dengan software yang integritasnya tidak diragukan lagi. LSP Telematika merupakan pemegang lisensi Automated Testing Software (ATS) di Indonesia. Ujian diselenggarakan dengan berbasis komputer yakni suatu tes yang dipandu dan dikerjakan melalui media komputer termasuk penilaiannya.

Baca Juga :

KOMPETENSI PROFESI PROGRAMMING

KOMPETENSI PROFESI PROGRAMMING

KOMPETENSI PROFESI PROGRAMMING
KOMPETENSI PROFESI PROGRAMMING

Dalam Uji kompetensi Programming diperuntukkan kepada para profesinoalisme dalam bidang programming baik yang bekerja pada instansi ataupun yang menekuni profesi programming secara perseorangan.
Contoh jabatan/jenis pekerjaan yang bisa mengikuti uji kompetensi programming adalah :
* PRACTICAL PROGRAMMER
* JUNIOR PROGRAMMER
* PROGRAMMER
* SENIOR PROGRAMMER
* ANALYST PROGRAMMER
* JUNIOR WEB PROGRAMMER
* WEB PROGRAMMER
* WEB MASTER
* JUNIOR DATABASE PROGRAMMER
* DATABASE PROGRAMMER
* SENIOR DATABASE PROGRAMMER
* JUNIOR MULTIMEDIA PROGRAMMER
* MULTIMEDIA PROGRAMMER
* QUALITY ASSURANCE

KOMPETENSI PROFESI NETWORKING.
Dalam Uji kompetensi Networking diperuntukkan kepada para profesinoalisme dalam bidang networking baik yang bekerja pada instansi ataupun yang menekuni profesi networking secara perseorangan.

Contoh jabatan/jenis pekerjaan yang bisa mengikuti uji kompetensi networking adalah :
* TECHNICAL SUPPORT
* JUNIOR NETWORK ADMINISRATOR
* NETWORK ADMINISTRATOR
* SENIOR NETWORK ADMINISTRATOR
* JUNIOR SYSTEM ADMINISRATOR
* SENIOR SYSTEM ADMINISRATOR
KOMPETENSI PROFESI APLIKASI PERKANTORAN.
Dalam Uji kompetensi Aplikasi Perkantoran bukan hanya diperuntukkan kepada para profesinoalisme yang langsung berkaitan dengan aplikasi perkantoran, tetapi kepada seluruh profesonalisme lain yang dalam kebutuhannya juga menggunakan aplikasi perkantoran dalam kegiatannya baik yang bekerja pada instansi ataupun yang menekuni profesi secara perseorangan.
Contoh jabatan/jenis pekerjaan yang bisa mengikuti uji kompetensi aplikasi perkantoran ini adalah :
* ACCOUNTAN
* ADMINISTRASI
* BASIC HELP DESK
* HELP DESK
* PROGRAMER dengan ADVANCE OFFICE

Secara level tingkatan untuk Aplikasi Perkantoran , adalah :
* Basic.
* Advance.
* Specialist. (penggunaan aplikasi perkantoran untuk hal-hal kusus, misalkan programmer denga menggunakan macro programming dalam aplikasi perkantoran).

Sumber : https://sam-worthington.net/

lembaga yang Melakukan Sertifikasi di Bidang IT

lembaga yang Melakukan Sertifikasi di Bidang IT

lembaga yang Melakukan Sertifikasi di Bidang IT
lembaga yang Melakukan Sertifikasi di Bidang IT

Untuk mendapatkan sertifikasi profesi bagi bidang IT khususnya, kita perlu mengetahui lembaga-lembaga apa saja yang bisa memberikan kita sertifikasi pada bidang IT. Lembaga-lembaga yang ada biasanya sudah ditentukan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk masing-masing bidang / masing-masing profesi yang ada. Oleh karena itu kita harus mengetahui lembaga mana yang dapat melakukan sertifikasi dibidang IT yang kita inginkan.
Lembaga-lembaga yang melakukan sertifikasi :
lembaga Sertifikasi Profesi Teknologi Informasi dan Telekomunikasi Indonesia (LSP TIK) didirikan pada tanggal 1 Mei 2007, dengan tujuan untuk memenuhi tersedianya pengakuan tenaga yang kompeten di bidang teknologi informasi dan telekomunikasi.
Perkembangan teknologi informasi yang cepat dan dengan adanya kebutuhan tenaga kerja profesional maka dibutuhkan pengakuan kompetensi para tenaga profesional baik nasional ataupun internasional. Pengakuan tersebut bisa diperoleh jika telah dinyatakan kompeten dalam bidang informasi dan komunikasi oleh sebuah lembaga yang mendapatkan lisensi dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).
LSP TIK merupakan lembaga yang telah memiliki lisensi dari BNSP (Keputusan Badan Nasional Sertifikasi Profesi nomor 19/BNSP/VII/2007) untuk melakukan proses pembuktian bahwa seorang tenaga yang profesional benar-benar kompeten dalam bidang kompetensinya. Sehingga tenaga professional tersebut mendapatkan pengakuan Kompetensi profesi yang dimilikinya baik secara Nasional ataupun Internasional.
Pembuktian kompetensi yang dilakukan oleh LSP TIK berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang merupakan rumusan kemampuan profesi seseorang yang mencakup seluruh aspek yang diperlukan untuk menentukan kompetensi seseorang, misalnya pengetahuan, ketrampilan, keahlian, dan sikap. Seseorang yang sudah dinyatakan kompeten harus member laporan kepada LSP TIK minimal satu tahun satu kali, sehingga kompetensi pada profesionalismenya tetap tercatat dan diakui oleh LSP TIK maupun BNSP.
Untuk memenuhi tersedianya pengakuan tenaga yang kompeten di bidang teknologi informasi dan telekomunikasi baik secara Nasional dan Internasional maka LSP TIK juga beracuan pada standar Internasional, dengan adanya dukungan Standar kompetensi Internasianal dari Microsoft, Adobe, dan Oracle
Dengan usia yang masih hampir dua tahun LSP TIK sudah bisa menunjukkan kompetensinya sebagai Lembaga Sertifikasi Profesi yang bisa dipercaya oleh profesionalisme Teknologi Informasi dan Telekomunikasi baik dari Lembaga Pemerintahan, Lembaga Swasta ataupun perseorangan yang bergelut dan berprofesi di bidang Teknologi Informasi dan Telekomuniasi. LSP TIK sudah melakukan pembuktian kompetensi nasional seperti di beberapa lembaga pemerintahan (Solo, Jogja, Cirebon), BUMN (PT.INTI, PLN), perusahaan Swasta, bahkan para profesional di bidang Informasi dan Komunikasi yang secara pribadi sadar akan pentingnya kemampuan pengakuan Kompetensi profesi dari LSP TIK.

Dalam pembuktian kompetensi, LSP TIK membagi menjadi beberapa profesi yang secara umum adalah :
1. Kompetensi profesi Programming .
2. Kompetensi profesi Networking.
3. Kompetensi profesi Aplikasi Perkantoran.
4. Kompetensi profesi Desain Grafis.
5. Kompetensi profesi Multimedia.

Sumber : https://fleshlightvibroreview.com/

Rutin Gelar Tadarus dan Duha Bersama

Rutin Gelar Tadarus dan Duha Bersama

Rutin Gelar Tadarus dan Duha Bersama
Rutin Gelar Tadarus dan Duha Bersama

Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 7 Kota Bogor terus berupaya

mencetak siswa berprestasi dan religius, sehingga bisa menjadi bekal untuk masa depan mereka kelak setelah lulus. Demikian disampaikan Agus Setiadi Waka Humas SMAN 7 Kota Bogor.

Menurut Agus, untuk mencetak lulusan yang handal tentunya tidak mudah. Tetapi, ini menjadi tanggung jawab pihak sekolah sebagai tenaga pendidik, dalam memberikan pelajaran baik dari segi akademik maupun non akademik secara positif.

“Tentunya bukan hanya ilmu pengetahuan yang mumpuni tetapi juga harus

diimbangi dengan ketakwaan terhadap Allah SWT, intinya antara iptek dan imtaq harus seimbang,” terangnya.

Untuk menanamkan sikap religius terhadap siswa, kami selalu mengadakan tadarus serta duha bersama bahkan shalat berjamaah.

“Tujuannya untuk membentengi siswa agar tidak terpengaruh pada pergaulan yang sifatnya radikal, juga menanam disiplin sehingga anak didik bisa terbiasa melakukan sesuatu tepat pada waktunya.” ucapnya.

Agus berharap agar ilmu yang didapat siswa di sekolah dapat menjadi bekal

mereka saat berada dilingkungan keluarga maupun di masyarakat.

“Sehingga dapat menjadikan mereka anak bangsa yang berguna bagi bangsa dan negara serta membanggakan kedua orang tua,”pungkasnya

 

Baca Juga :

Perpus SDN Babakanasem Akhirnya Rampung

Perpus SDN Babakanasem Akhirnya Rampung

Perpus SDN Babakanasem Akhirnya Rampung
Perpus SDN Babakanasem Akhirnya Rampung

Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdisdik) Kota Bogor, Jana Sugiana,

didampingi Kepala SDN Babakanasem, Hanian M Said, meresmikan pemakaian gedung perpustakaan yang sudah rampung dikerjakanoleh pihak ketiga sesuai rencana kerja yaitu 120 hari kerja.

“Saya minta kepala sekolah merawat dan memelihara bangunan perpustakaan itu agar menjadi ladang ilmutambahan bagi peserta didik,” ungkap Jana saat memberikan sambutan di hadapan kepala sekolah dan komitejuga para guru.

Menurut Jana, keberadaan perpustakaan di lingkungan sekolah sangat

penting. Sebab, adanya perpustakaanbisa menimbulkan kecintaan para murid terhadap minat baca serta memperkaya pengalaman belajar murid-murid dan dapat menanamkan kebiasaan belajar mandiri murid dan dapat mempercepat teknik membaca.

Sementara itu, Hanian M Said mengucapkan terima kasih kepada Dinas

Pendidikan Kota Bogor yang telahmengakomodasi kebutuhan SDN Babakanasem yang sudah lama diharapkan warga SDN Babakanasem selama ini. “Kami bersyukur mendapatkan tambahan ruangan yang selama ini sangat dinanti. Alhamdulillah sudah terealisasi dan dapat digunakan siswa agar bisa meningkatkan mutu SDN Babakanasem,” tandasnya

 

Sumber :

https://s.id/78Zff