Fasilitasi Bisnis Transformasi Digital, Kata.ai Rilis Kata Platform 3.0

Fasilitasi Bisnis Transformasi Digital, Kata.ai Rilis Kata Platform 3.0

Fasilitasi Bisnis Transformasi Digital, Kata.ai Rilis Kata Platform 3.0
Fasilitasi Bisnis Transformasi Digital, Kata.ai Rilis Kata Platform 3.0

Salah satu penyedia teknologi Artificial Intelligence (AI) Kata.ai

meluncurkan Kata Platform 3.0, inovasi teknologi conversational AI (kecerdasan buatan berbasis percakapan).

Irzan Raditya selaku CEO dan Co-Founder Kata.ai mengatakan selama tahun 2017 hingga tahun 2018, para pelaku industri di Indonesia yang mulai menyadari pentingnya memanfaatkan teknologi AI untuk mengembangkan bisnis mereka di era yang semakin kompetitif.

“Namun salah satu tantangan yang banyak dihadapi oleh pengambil

keputusan dari industri adalah kurangnya referensi dan edukasi mengenai teknologi ini sendiri,” ujar Irzan Raditya.

Kata Platform 3.0 sendiri merupakan versi terbaru dari Kata Platform yang telah diperkenalkan pada tahun 2017. Sebuah platform teknologi untuk mengembangkan chatbot.

Sejak diluncurkan, Kata Platform telah digunakan oleh lebih dari 3.700 developer untuk mengembangkan chatbot dan total pesan dalam percakapan yang terjadi dalam semua chatbot dari Kata Platform telah mencapai 400 juta pesan.

Inovasi yang akan menjadi bagian dari Kata Platform 3.0 antara lain adalah

teknologi Text Summarization, fitur yang dapat secara otomatis mengolah informasi teks dalam bentuk panjang menjadi ringkasan sebanyak tiga kalimat.

Hal ini dapat digunakan untuk mengolah informasi panjang seperti artikel berita menjadi informasi singkat yang dapat mudah dicerna oleh pembaca di dalam aplikasi peengiriman pesan.

Lalu Voice Chatbot, fitur ini memungkinkan chatbot yang dikembangkan dalam Kata Platform untuk mengolah pesan dalam bentuk suara dari pengguna, sehingga pengguna dapat berinteraksi dengan chatbot yang berbicara langsung tanpa menulis.

Selain itu, akan hadir juga fitur lainnya seperti Project System, Modules, CMS Studio, dan Natural Language Prediction API.

 

Baca Juga :

WhatsApp Mendarat di Tablet Android

WhatsApp Mendarat di Tablet Android

WhatsApp Mendarat di Tablet Android
WhatsApp Mendarat di Tablet Android

Sejak kemunculannya tahun 2009, WhatsApp belum pernah secara resmi

tersedia di tablet Android. Namun hal itu segera berubah karena saat ini WhatsApp tengah mengupayakan menghadirkan aplikasi ke tablet Android.

Menurut laporan terbaru, WhatsApp untuk tablet sekarang sudah tersedia

untuk diunduh dari Google Play Store, tetapi hanya jika Anda adalah penguji beta.

Karena masih dalam versi beta, Anda juga akan ditawarkan sejumlah fitur dan fungsi terbatas, yang kemudian akan ditambahkan sepanjang proses pengembangan.

Syaratnya, tablet harus memiliki slot SIM card. WhatsApp tidak akan

berfungsi jika tablet Anda hanya menyediakan koneksi WiFi-only.

Jika sudah mempunyai tablet ber-slot SIM card, Anda bisa mencobanya dengan cara mencari aplikasi di Google Play Store.

Perlu diingat, Anda akan memerlukan akun WhatsApp kedua karena aplikasi beta tidak memungkinkan Anda untuk memasangkan tablet dengan smartphone. Anda tidak bisa menggunakan akun yang sama di kedua perangkat.

 

Sumber :

https://my.carthage.edu/ICS/Academics/EXS/EXS_3070__UG16/RC_2017_UNDG-EXS_3070__UG16_-01/Announcements.jnz?portlet=Announcements&screen=View+Post&screenType=next&Id=eda97e6f-e45d-4ff5-a64e-b389521e4ebe

Nokia 8.1 Resmi Meluncur, Ini Harganya

Nokia 8.1 Resmi Meluncur, Ini Harganya

Nokia 8.1 Resmi Meluncur, Ini Harganya
Nokia 8.1 Resmi Meluncur, Ini Harganya

HMD Global selaku pemegang merek ponsel Nokia, resmi meluncurkan seri Nokia 8.1. Seri ini merupakan versi global dari Nokia 7.1 Plus (X7) yang sudah meluncur lebih dulu untuk negara Eropa.

Nokia 8.1 memiliki kemiripan dengan Nokia X7. Dari spesifikasi dan desain,

terutama penggunaan Snapdragon 710 yang masih langka, kamera belakang dual 12 dan 13 MP.

Selain itu, tidak hanya menjalankan Android One, handset juga akan menjalankan Android 9 Pie.

Dilaporkan BGR, Nokia 8.1 mengusung konsep bezel-less layaknya ponsel

menengah atas terkini. Nokia 8.1 memiliki empat sisi bingkai yang tipis dengan sudut yang melingkar dengan tulisan “Nokia” di bagian dagu ponsel.

Ponsel ini disokong layar berjenis IPS LCD dengan besar 6,18 inci, resolusi 1080×2246 piksel. Di bagian layar sebelah atas, terdapat poni (notch) sebagai wadah kamera 20 megapiksel dengan lensa bukaan f/2,0.

Di bagian punggungnya terdapat kamera ganda dengan posisi vertikal di

bagian tengah. Kamera utama ponsel memiliki resolusi 12 megapiksel dengan bukaan lensa f 1/2,55 dan lebar sensor 1,4 mikron.

Kamera tersebut memiliki fitur PDAF dan Optical Image Stabilization (OIS) selain lensa dengan dukungan Carl Zeiss.

Selain kamera ganda, terdapat juga sensor sidik jari sebagai kunci keamanan di bagian belakang Nokia 8.1. Posisinya tepat berada di bawah kamera yang dapat dijangkau dengan ujung jari telunjuk pengguna.

 

Sumber :

https://portal.asun.edu/ICS/Academics/UNIV/UNIV__1001/141C-UNIV__1001-D1_15/News_and_Announcements.jnz?portlet=News_and_Announcements&screen=View+Post&screenType=next&Id=8f085df0-b9d2-40c1-a789-b1f890bee303

Alasan Google Blokir Developer Aplikasi Android Asal China

Alasan Google Blokir Developer Aplikasi Android Asal China

Alasan Google Blokir Developer Aplikasi Android Asal China
Alasan Google Blokir Developer Aplikasi Android Asal China

Google memblokir pengembang China populer di Google Play Store.

Tidak hanya itu, Google juga menghapus puluhan aplikasinya setelah

BuzzFeed dan peneliti keamanan menemukan bahwa pengembang itu melakukan penipuan iklan dan menyalahgunakan izin pengguna.

Dilaporkan The Verge, alasan Google melakukan pemblokiran itu sebagai tanggung jawabnya untuk melindungi pengguna dan pengiklan.

Pasalnya Google sudah berinvestasi dalam alat dan sumber daya untuk memerangi penipuan dan penyalahgunaan global.

Dikatakan, Google penghapusan kemampuan pengembang untuk

memonetisasi aplikasi mereka dengan AdMob atau menerbitkan di Play.

Enam aplikasi ditemukan oleh para peneliti berisi kode untuk mengklik iklan palsu yang berjalan di latar belakang, bahkan ketika pengguna tetap menutup aplikasi.

DO Global sebelumnya memiliki sekitar 100 aplikasi di Play Store, banyak di

antaranya terdaftar di bawah nama pengembang lain, seperti “Pic Tools Group. BuzzFeed melaporkan bahwa 46 aplikasi di antaranya sudah dihapus dari Play Store oleh Google.

 

Baca Juga :

Dua Smartphone Murah Infinix Menuju Indonesia

Dua Smartphone Murah Infinix Menuju Indonesia

Dua Smartphone Murah Infinix Menuju Indonesia
Dua Smartphone Murah Infinix Menuju Indonesia

Infinix segera meluncurkan dua smartphone terbaru di Indonesia, Smart 3 Plus dan Hot 7 Pro. Vendor mengonfirmasi hal itu melalui akun social media mereka.

Dilihat dari silsilahnya, seri Hot dan Smart merupakan kategori entry level

dan low-end. Jadi hampir bisa dipastikan banderol keduanya akan terjangkau.

Sebelum memasuki kawasan nusantara, Infinix Smart 3 Plus sudah mendarat resmi di India pekan ini. Smartphone menggunakan pengaturan tiga kamera di belakang, pemindai sidik jari belakang, dan notch gaya tetes air.

Sorotan utama ponsel adalah layar besarnya 6,21 inci, baterai 3,500mAh, dukungan pembuka kunci wajah, dan prosesor Helio A22. Lensa triple di belakang memiliki sensor 13MP, sensor 2MP, dan sensor cahaya rendah.

Di India, Infinix Smart 3 Plus dihargai Rs6.999 (sekitar Rp1,5 juta) untuk

opsi penyimpanan 2GB RAM + 32GB dalam pilihan warna Midnight Black dan Sapphire Cyan.

Sementara Infinix Hot 7 Pro, perangkat sudah edar di Nigeria dan Kenya. Anggota terbaru di seri Hot itu menampilkan layar 6,2 inci resolusi HD+ (720x1500px).

Untuk performa, Hot 7 Pro ditopang chipset MediaTek Helio P20 MT6757

prosesor Octa-core dipadu RAM 2GB dan 3GB dan internal storage 32GB.

Untuk fotografi, perangkat dibekali kamera belakang 13MP dan selfie 8MP dengan baterai kapasitas 4.000mAh.

Di Kenya, Infinix Hot 7 Pro sudah dijual dengan harga KES10.999 (2/32) atau setara Rp1,6 juta.

 

Sumber :

https://poekickstarter.com/

Smartfren Prediksi Kenaikan Data Capai 30 Persen Saat Ramadan dan Lebaran

Smartfren Prediksi Kenaikan Data Capai 30 Persen Saat Ramadan dan Lebaran

Smartfren Prediksi Kenaikan Data Capai 30 Persen Saat Ramadan dan Lebaran
Smartfren Prediksi Kenaikan Data Capai 30 Persen Saat Ramadan dan Lebaran

Smartfren memprediksi Ramadan dan Lebaran 2019 kenaikan data mengalami peningkatan mencapai 30 persen.

Hal itu dikatakan Munir Syahda Prabowo, VP

Technology Relations and Special Project Smartfren, menurut dia kenaikan tahun ini cukup signifikan ketimbang tahun-tahun sebelumnya.

Dikatakan Munir, tahun sebelumnya diperiode yang sama kenaikannya mencapai 10 hingga 20 persen.

“Tahun ini mencapai 30 persen kenaikannya, dan saya yakin tidak akan meleset,”ujar Munir di sela-sela media gathering, di Bandung (25/04/19).

Munir, menyebutkan itu bukan asal prediksi, Munir melihat kebanyakan

pengguna saat ini menggunakan paket unlimited. Sehingga hal ini yang mendasari prediksi peningkatan data Ramadan dan Lebaran 2019.

Smartfren pun sudah melakukan beragam langkah untuk memastikan kelancaran komunikasi dan memenuhi kebutuhan selalu terkoneksi dari setiap pelanggannya selama Ramadan dan Idul Fitri.

“Smartfren akan melakukan penambahan kapasitas rata-rata 30%, serta mempersiapkan team Task Force lapangan dan pemantauan 24 jam X 7 hari dari NOC diseluruh jalur mudik, lokasi publik dan kota tujuan,”kata Munir lagi.

Munir juga menyakinkan pelanggan Smartfren tidak perlu khawatir untuk

menikmati layanan Smartfren selama mudik dan Hari Raya Lebaran 2019.

Smartfren melakukan langkah optimasi pada daerah yang dianalisa akan mengalami peningkatan traffic. Serta melakukan uji kesiapan final diseluruh jalur mudik.

Adapun peningkatan terjadi di Pelabuhan Merak, Cilegon, Tasikmalaya, Magelang, Madiun, dan Banyuwangi.

 

 

Sumber :

https://mlwcards.com/

Resmi, Huawei Mate X Meluncur Juni 2019

Resmi, Huawei Mate X Meluncur Juni 2019

Resmi, Huawei Mate X Meluncur Juni 2019
Resmi, Huawei Mate X Meluncur Juni 2019

Huawei mengumumkan akan meluncurkan smartphone lipat 5G

pertamanya yakni Mate X pada Juni 2019 mendatang. Dilansir dari GSMArena, Huawei Mate X akan tersedia di pasar global pada akhir tahun 2019 ini. Harganya, Huawei Mate X dibanderol € 2.300 atau setara Rp36 juta.

Sebelumnya beredar bahwa Huawei Mate X akan tersedia pada akhir tahun

2019. Namun, tidak disebutkan tanggal peluncuran Huawei Mate X. Informasi peluncuran Huawei Mate X ini dibocorkan oleh toko online yang bekerjasama dengan Huawei.

Sebelumnya, Huawei Mate X diperkenalkan pada ajang Mobile World Congress (MWC) 2019 lalu. Mendukung jaringan 5G, Huawei Mate X dibenamkan chip modem multi-mode 7nm Balong 5000. Performanya didukung chipset Kirin 980 dengan prosesor Octa-core.

Hanya ada satu konfigurasi Huawei Mate X yakni dengan RAM 8GB dan ROM 512GB serta MicroSD 256GB. Dayanya disokong baterai berkapasitas 4500mAh didukung teknologi SuperCharge 55W.

Huawei Mate X merupakan perangkat 2-in-1 yang dapat berubah menjadi

smartphone dan tablet. Saat menjadi smartphone, Mate X memiliki layar 6,6 inci. Ketika dibentangkan menjadi tablet, ukuran layarnya lebih luas sebesar 8 inci.

Perangkat ini dibekali tiga kamera belakang dengan lensa utama 40 MP (f/1.8), lensa kedua ultrawide beresolusi 16 MP (f/2.2) dan lensa telephoto berukuran 8 MP (f/2.4). Mate X berjalan dengan sistem operasi Android 9.0 Pie berbalut tampilan EMUI 9.1.

 

Baca Juga :

Penguna Biasa Kini Dapat Nikmati Mode PiP Youtube

Penguna Biasa Kini Dapat Nikmati Mode PiP Youtube

Penguna Biasa Kini Dapat Nikmati Mode PiP Youtube
Penguna Biasa Kini Dapat Nikmati Mode PiP Youtube

Mode picture-in-picture (PiP) Youtube awalnya untuk pengguna Premium, namun hal ini berubah pada bulan Juni lalu, sebab fitur tersedia untuk pengguna non-premium di wilayah Amerika Serikat.

Kini, Youtube memperluas ketersediaan mode PiP ini untuk pelanggan

non-Premium di luar wilayah Amerika Serikat.

Dilaporkan BGR, Mode tersebut saat ini
tengah digulirkan kepada pengguna non-Premium di Italia, dan belum tersedia informasi terkait negara lainnya.

Pilihan untuk mengaktifkan mode PiP dapat ditemukan di Pengaturan, kemudian pilih Menu umum di aplikasi Android Youtube.

Dengan mengaktifkan mode PiP, pengguna dapat menonton video di latar

belakang Youtube dan beralih ke aplikasi lain. Pengguna dapat melakukan streaming video Youtube dalam mode PiP dengan menekan tombol Home.

Namun, itu hanya berfungsi pada perangkat yang menjalankan mulai dari sistem operasi Android 8.0 Oreo atau lebih baru.

Seperti disebutkan, bahwa fungsi PiP Youtube serupa dengan yang hadir di

aplikasi WhatsApp, sehingga memungkinkan pengguna melihat video dalam pemutar video yang melayang di dalam aplikasi lain tanpa benar-benar membuka Youtube.

WhatsApp saat ini bekerja untuk membuat fungsionalitas yang kompatibel di luar aplikasi dan memungkinkan pengguna untuk mengakses mode PiP di aplikasi lain juga.

Awalnya fitur PiP hadir di iOS, WhatsApp mulai menggulirkan versi beta ke Android yang bisa dimanfaatkan pengguna untuk memutar video Youtube langsung dalam aplikasi WhatsApp.

 

Sumber :

https://infotoyotabandung.co.id/vault-hide-sms-apk/

Belum Setahun, Penjualan Produk Realme Tembus 6 Juta

Belum Setahun, Penjualan Produk Realme Tembus 6 Juta

Belum Setahun, Penjualan Produk Realme Tembus 6 Juta
Belum Setahun, Penjualan Produk Realme Tembus 6 Juta

Belum genap berusia setahun, Realme sudah mencetak prestasi dalam

penjualan produk. Realme sendiri didirikan pada 4 Mei 2018 lalu. Hampir semua produk Realme yang dipasarkan secara global, termasuk Indonesia laris manis.

Dilansir GSMArena, kini penjualan seluruh produk Realme mencapai angka 6 juta secara global. Ini dikarenakan tingginya permintaan masyarakat di seluruh dunia akan produk Realme. Sebab semua produk Realme seperti Realme 1, Realme 2, Realme 2 Pro, Realme C1, Realme U1 dan yang terbaru Realme 3 memiliki spesifikasi tinggi dengan harga terjangkau.

Belum lama ini, Realme 3 terjual lebih dari 210.000 unit di situs

e-commerce Flipkart secara global. Di Indonesia sendiri, smartphone baru Realme yakni Realme 3 terjual sebanyak 21.000 unit dalam waktu 3 menit secara online di Lazada. Untuk penjualan offline di Indonesia pun cukup baik.

Untuk merayakan pencapaian tersebut, Realme menawarkan diskon untuk sejumlah produk secara global. Realme 2 Pro mendapatkan potongan harga sebesar INR 1.000 atau setara Rp 203 ribu dari harga normal INR 12.990 (Rp 2,6 juta) menjadi INR 11.990 (Rp 2,4 juta). Selain Realme 2 Pro, Realme C1 juga mendapatkan potongan harga menjadi INR 9.999 atau setara Rp 2 juta di Amazon India.

Tak hanya smartphone, aksesoris seperti Realme Buds juga mendapatkan

diskon menjadi INR 500 atau senilai Rp 100 ribu. Aksesoris lain seperti Realme Tech Backpack juga ditawarkan dengan harga sangat murah hanya INR 1 atau senilai Rp 203. Sementara harga aslinya dibanderol INR2.399 atau senilai Rp 488 ribu.

Semua penawaran tersebut akan tersedia secara online mulai 9 April hingga 12 April.

 

Sumber :

Any do To-do List Task List 4.16.3.4 Apk for android

ZTE Memenangkan Best 5G Solution di Ajang Selular Awards 2019

ZTE Memenangkan Best 5G Solution di Ajang Selular Awards 2019

ZTE Memenangkan Best 5G Solution di Ajang Selular Awards 2019
ZTE Memenangkan Best 5G Solution di Ajang Selular Awards 2019

ZTE Corporation kembali dinobatkan sebagai pemenang “Best 5G Solution” di ajang Selular Awards 2019 yang digelar di Ballroom Sheraton Grand, Jakarta, Indonesia. Penghargaan ini diberikan kepada ZTE sebagai apresiasi atas upaya ZTE memperkenalkan 5G sejak tahap awal dan komitmen untuk membangun kerja sama dalam mengembangkan teknologi 5G dengan operator terkemuka di Indonesia.

Menurut Uday Rayana, ZTE telah memantapkan kepemimpinannya dalam

5G dengan berinvestasi besar-besaran dalam standardisasi 5G dan riset dan pengembangan produk, sehingga mampu menghasilkan wawasan mendalam terhadap teknologi 5G.

“Pencapaian tersebut menunjukkan kepemimpinan ZTE dalam mengembangkan dan memanfaatkan teknologi baru yang menawarkan nilai pelanggan yang signifikan”, ujar Uday.

Lebih lanjut disampaukan Uday, dengan portofolio produk yang lengkap, komitmen untuk inovasi berkelanjutan, dan rekam jejak keberhasilan komersialisasi teknologi baru, memberikan alasan kuat bagi ZTE sebagai vendor pilihan dalam penyebaran infrastruktur 5G di masa depan.

“Kami sangat senang menerima penghargaan Best 5G Solutions dari

Selular, karena penghargaan ini dapat mengukuhkan posisi kami di Indonesia yang merupakan salah satu pasar yang paling penting untuk ZTE. Kami akan terus menyediakan solusi yang inovatif dan berkualitas untuk pelanggan kami di Indonesia, terlebih dalam menyambut era 5G,” ungkap Kevin Fang, Deputy Marketing Director ZTE Indonesia.

Kevin menambahkan, ZTE sangat bersemangat untuk dapat bekerja sama dengan mitra industri, untuk secara aktif mempromosikan aplikasi dan praktik bisnis 5G, sehingga dapat memfasilitasi transformasi digital di industri vertikal.

Selular Awards 2019 adalah penganugerahan kepada stakeholder industri

ICT di Indonesia yang diadakan setiap tahun dan sudah berlangsung sejak tahun 2003. Ajang penghargaan ini diselenggarakan oleh Selular Media Network (SMN), grup media terkemuka di industri telekomunikasi di Indonesia.

 

Baca Juga :