Membendung Gerakan Pengkafiran di Dunia Islam

Membendung Gerakan Pengkafiran di Dunia Islam

Membendung Gerakan Pengkafiran di Dunia Islam
Membendung Gerakan Pengkafiran di Dunia Islam

MULTAQA Nasional IV yang bertempat di Gedung Islamic Centre NTB, Rabu-Kamis (18-19 Oktober 2017) dihadiri oleh ratusan Alumni Al Azhar yang datang dari berbagai provinsi di Indonesia dan tak kurang dari 40 delegasi dari berbagai penjuru dunia.

Beberapa delegasi Al Azhar yang hadir diantaranya: Muhammad Abdul Fadhil Al Qoushi ( Wakil Ketua Ikatan Alumni Al Azhar Internasional). Prof Dr Muhyidin Afifi ( Sekjen Pusat Riset Al Azhar University), Prof Dr Abas Syuman ( Wakil Rektor Al Azhar University Kairo), Prof Dr Moh Abdul Aziz Almishrawy ( Rektor Al Azhar) TGB Zaenul Majdi ( Gubernur NTB, Ketua IAIA), Prof Dr Quraish Sihab, sesepuh dan mantan ketua IAIA cabang Indonesia dan lain-lain.

Multaqa IV Alumni Al Azhar cabang Indonesia kali ini menjadi istimewa karena mengusung tema “Moderatisme Islam, Dimensi dan Orientasi”.

Dalam kegiatan ini ada enam poin penting menurut pandangan saya.

1. Fenomena gerakan takfiriyah ( pengkafiran) dan banyaknya penganut ideologi takfiriyah ( takfiriyun) menjadi fitnah dan musibah yang belakangan bak sunami merusak nilai, cara hidup serta agama dan umat Islam di berbagai penjuru dunia termasuk Indonesia.

 

2. Di Indonesia sendiri paham takfiriyah masif diajarkan oleh kelompok-

kelompok radikal yang bergabung dalam organisasi yang mereka namakan JAD ( Jamaah Anshoru Daulah) atau pendukung Islamic State melalui kajian yang mereka lakukan dalam pertemuan-pertemuan sel, penerjemahan buku, propaganda, berita atau pernyataan tokoh-tokoh radikal, pembuatan buletin, peluncuran situs di media maya, media sosial dan lain-lain sehingga ideologi takfiriyah secara evolutif masuk ke dalam frame pemikiran umat utamanya mereka yang awam dalam masalah agama.

3. Untuk membendung ideologi tersebut Al Azhar dan forum alumni Al Azhar cabang Indonesia menawarkan tiga solusi untuk membendung masalah ini. Yaitu dengan memberikan bimbingan kepada umat ( taujih) pada ajaran agama yang moderat (benar) sesuai ajaran rasulullah, kemudian memberikan pencerahan pemikiran keagamaan kepada umat (tanwir) agar tidak bergabung dengan ideologi radikal dan ketiga pendekatan ( taqrib) yang lembut dan humanis pada mereka yang sudah menganut ideologi radikal.

4. Membendung radikalisme tentu bukanlah sebuah pekerjaan yang mudah.

Karena ideologi radikal biasanya diiringi dengan fanatisme buta dan menutup diri dari kelompok atau pemikiran yang berbeda dengan mereka.

Karenanya, konsep deradikalisasi hendaklah dilakukan dengan terlebih dahulu melakukan kajian yang strategis, kontinyu dan terarah agar pembendungan ideologi takfiriyah bisa efektif dilakukan.

5. Disamping dibutuhkan usaha yang masif dan kontinyu untuk

mempromosikan Islam moderat melalui berbagai media dakwah moderen seperti youtube, instagram, Path dan lain lain.

 

Sumber :

https://www.artstation.com/ahmadali88/blog/Yyj3/history-of-youth-oath-day-october-28-1928

Trade-off Theory

Trade-off Theory

Trade-off Theory
Trade-off Theory

Menurut trade-off teory yang diungkapkan oleh Myers (2001), “Perusahaan akan berhutang sampai pada tingkat hutang tertentu, dimana penghematan pajak (tax shields) dari tambahan hutang sama dengan biaya kesulitan keuangan (financial distress)” (p.81). Biaya kesulitan keuangan (Financial distress) adalah biaya kebangkrutan (bankruptcy costs) atau reorganization, dan biaya keagenan (agency costs) yang meningkat akibat dari
turunnya kredibilitas suatu perusahaan. Trade-off theory dalam menentukan struktur modal yang optimal memasukkan beberapa faktor antara lain pajak, biaya keagenan (agency costs) dan biaya kesulitan keuangan (financial distress) tetapi tetap mempertahankan asumsi efisiensi pasar dan symmetric information sebagai imbangan dan manfaat penggunaan hutang. Tingkat hutang yang optimal tercapai ketika penghematan pajak (tax shields) mencapai jumlah yang maksimal terhadap biaya kesulitan keuangan (costs of financial distress). Trade-off theory mempunyai implikasi bahwa manajer akan berpikir dalam kerangka trade-off antara penghematan pajak dan biaya kesulitan keuangan dalam penentuan struktur modal. Perusahaan-perusahaan dengan tingkat profitabilitas yang tinggi tentu akan berusaha mengurangi pajaknya dengan cara meningkatkan rasio hutangnya, sehingga tambahan hutang tersebut akan mengurangi pajak. Dalam kenyataannya jarang manajer keuangan yang berpikir demikian. Donaldson (1961) melakukan pengamatan terhadap perilaku struktur modal perusahaan di Amerika Serikat. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan dengan tingkat profitabilitas yang tinggi cenderung rasio hutangnya rendah. Hal ini berlawanan dengan pendapat trade-off theory. Trade-off theory tidak dapat menjelaskan korelasi negatif antara tingkat profitabilitas dan rasio hutang.

Baca Juga : 

Teori MM dengan pajak

Teori MM dengan pajak

Teori MM dengan pajak
Teori MM dengan pajak

Teori MM tanpa pajak dianggap tidak realistis dan kemudian MM memasukkan faktor pajak ke dalam teorinya. Pajak dibayarkan kepada pemerintah, yang berarti merupakan aliran kas keluar. Hutang bisa digunakan untuk menghemat pajak, karena bunga bisa dipakai sebagai pengurang pajak.

Dalam teori MM dengan pajak ini terdapat dua preposisi yaitu:
Preposisi I: nilai dari perusahaan yang berhutang sama dengan nilai dari perusahaan yang tidak berhutang ditambah dengan penghematan pajak karena bunga hutang. Implikasi dari preposisi I ini adalah pembiayaan dengan hutang sangat menguntungkan dan MM menyatakan bahwa struktur modal optimal perusahaan adalah seratus persen hutang.
Preposisi II: biaya modal saham akan meningkat dengan semakin meningkatnya hutang, tetapi penghematan pajak akan lebih besar dibandingkan dengan penurunan nilai karena kenaikan biaya modal saham. Implikasi dari preposisi II ini adalah penggunaan hutang yang semakin banyak akan meningkatkan biaya modal saham. Menggunakan hutang yang lebih banyak, berarti menggunakan modal yang lebih murah (biaya modal hutang lebih kecil dibandingkan dengan biaya modal saham), sehingga akan menurunkan biaya modal rata-rata tertimbangnya (meski biaya modal saham meningkat).

Teori MM tersebut sangat kontroversial. Implikasi teori tersebut adalah perusahaan sebaiknya menggunakan hutang sebanyak-banyaknya. Dalam praktiknya, tidak ada perusahaan yang mempunyai hutang sebesar itu, karena semakin tinggi tingkat hutang suatu perusahaan, akan semakin tinggi juga kemungkinan kebangkrutannya. Inilah yang melatarbelakangi teori MM mengatakan agar perusahaan menggunakan hutang sebanyak-banyaknya, karena MM mengabaikan biaya kebangkrutan.

Sumber : https://usgsprojects.org/

Teori Struktur Modal

Teori Struktur Modal

Teori Struktur Modal
Teori Struktur Modal

Teori MM tanpa pajak
Teori struktur modal modern yang pertama adalah teori Modigliani dan Miller (teori MM). Mereka berpendapat bahwa struktur modal tidak relevan atau tidak mempengaruhi nilai perusahaan. MM mengajukan beberapa asumsi untuk membangun teori mereka (Brigham dan Houston, 2001, p.31) yaitu:
a. tidak terdapat agency cost.
b. tidak ada pajak.
c. Investor dapat berhutang dengan tingkat suku bunga yang sama dengan perusahaan
d. Investor mempunyai informasi yang sama seperti manajemen mengenai prospek perusahaan di masa depan
e. Tidak ada biaya kebangkrutan
f. Earning Before Interest and Taxes (EBIT) tidak dipengaruhi oleh penggunaan dari hutang.
g. Para investor adalah price-takers.
h. Jika terjadi kebangkrutan maka aset dapat dijual pada harga pasar (market value).
Dengan asumsi-asumsi tersebut, MM mengajukan dua preposisi yang dikenal sebagai preposisi MM tanpa pajak.
Preposisi I: nilai dari perusahaan yang berhutang sama dengan nilai dari perusahaan yang tidak berhutang. Implikasi dari preposisi I ini adalah struktur modal dari suatu perusahaan tidak relevan, perubahan struktur modal tidak mempengaruhi nilai perusahaan dan weighted average cost of capital (WACC) perusahaan akan tetap sama tidak dipengaruhi oleh bagaimana perusahaan memadukan hutang dan modal untuk membiayai perusahaan
Preposisi II: biaya modal saham akan meningkat apabila perusahaan melakukan atau mencari pinjaman dari pihak luar. Risk of the equity bergantung pada resiko dari operasional perusahaan (business risk) dan tingkat hutang perusahaan (financial risk).
Brealey, Myers dan Marcus (1999) menyimpulkan dari teori MM tanpa pajak ini yaitu tidak membedakan antara perusahaan berhutang atau pemegang saham berhutang pada saat kondisi tanpa pajak dan pasar yang sempurna. Nilai perusahaan tidak bergantung pada struktur modalnya. Dengan kata lain, manajer keuangan tidak dapat meningkatkan nilai perusahaan dengan merubah proporsi debt dan equity yang digunakan untuk membiayai perusahaan.

Sumber : https://fascinasiansblog.com/

Kebiasaan yang Mendukung Proses Tumbuh Kembang Anak

Kebiasaan yang Mendukung Proses Tumbuh Kembang Anak

Nah, bagian penunjang apa saja yang berperan urgen dalam proses tumbuh kembang anak? Berikut ulasannya:

Rasa Percaya Diri

Bekal pendidikan memang menjadi bagian utama yang tak boleh berhenti diberikan. Si kecil bakal mendapatkan tidak sedikit pendidikan teori saat duduk di bangku sekolah, namun ia pun memerlukan pendidikan moral dari lingkungan dan kedua orangtuanya. Sejalan dengan itu, Ayah dan Bunda juga tak boleh tak sempat untuk menyerahkan bekal berupa rasa percaya diri pada si kecil.

Percaya diri adalahsatu sifat yang mesti diajar pada si kecil semenjak dini, sebab dengan rasa percaya diri, si kecil bakal tumbuh menjadi individu dengan rasa berani dan pemikiran yang lebih matang. Tak melulu itu, rasa percaya diri ini pun akan menciptakan si kecil menjadi gampang beradaptasi dengan lingkungan barunya. Kemampuan bersosialisasi pun bakal terbentuk seiring dengan rasa percaya dirinya.

Kreativitas

Kreativitas menjadi bagian kedua yang pun mempunyai pengaruh besar terhadap proses tumbuh kembang anak. Rasa kreatif ini akan hadir seiring dengan kepintaran dan pola pikir si kecil. Kecerdasan yang dipunyai si kecil bakal semakin maksimal andai ia turut mempunyai jiwa kreatif yang tinggi dalam dirinya. Kreativitas berikut yang nantinya akan membawa si kecil menjadi individu yang unik, tekun, dan solutif dalam menghadapi masing-masing masalah.

Ada tidak sedikit cara yang dapat Ayah dan Bunda kerjakan untuk menumbuhkan dan menajamkan kreativitas si kecil. Salah satunya ialah memberikannya mainan asah benak atau puzzle. Kedua jenis mainan ini akan merangsang kinerja benak untuk memecahkan masalah dengan cara-cara yang terbilang baru dan unik.

Kesehatan

Tubuh yang sehat menjadi modal utama supaya proses tumbuh kembang anak berlangsung dengan optimal. Tubuh yang lemah dan rentan terserang penyakit pasti akan menjadi satu hambatan untuk si kecil dalam melakukan sekian banyak aktivitasnya.

Oleh sebab itu, Ayah dan Bunda perlu tidak jarang kali waspada dan membubuhkan perhatian lebih terhadap kesehatan si kecil. Sajikan makanan yang bergizi dan upayakan si kecil guna selalu membawa bekal ke sekolah supaya tidak menguras uang untuk melakukan pembelian jajan. Perhatikan pula pola istirahat malam si kecil, tidak boleh sampai ia begadang sebab akan menciptakan tubuhnya menjadi lemas.

Rasa Bahagia

Unsur terakhir yang menunjang proses tumbuh kembang anak ialah kebahagiaan. Di era yang serba modern dan canggih ini, orang tua ingin terlalu sibuk bekerja dan tidak cukup menaruh perhatian terhadap kebahagiaan anak-anaknya. Tak jarang pula didatangi pada umur dini, anak-anak sudah dibekali suatu ponsel pintar, yang tanpa disadari malah menjauhkan si kecil dari orang tuanya.

Akan tetapi, si kecil tetap membutuhkan tuntunan dan masa-masa untuk bareng Ayah dan Bunda, meskipun melulu bermain dan bercanda. Oleh sebab itu, sesibuk apa pun, luangkanlah masa-masa Ayah dan Bunda guna bermain bareng si kecil supaya ia tak merasa kesepian.

Sumber : http://rank.2style.net/out.php?id=rinoda&url=https://www.pelajaran.co.id/

Durasi Tidur Anak yang Sesuai dengan Usianya

Durasi Tidur Anak yang Sesuai dengan Usianya

Tidur siang bermanfaat supaya anak bisa beristirahat di sela-sela belajar dan bermain. Anak dapat istirahat dengan lelap dan tidak terbangun di malam hari. Sebaliknya, anak yang tidak istirahat siang akan keletihan dan gampang bangun di malam hari.

Mengatur Pola Tidur yang Tepat guna Anak

Dari durasi istirahat anak tersebut, Anda bisa mengaturnya untuk istirahat malam dan siang hari. Jam istirahat untuk anak umur 1 – 2 tahun dapat ditata maksimal 11 jam istirahat malam dan 2 – 3 jam istirahat siang. Anak kita dapat istirahat sekitar jam 8 malam dan bangun jam 6 pagi. Lalu, siangnya mereka istirahat pukul 12.00 – 15.00.

Biasanya anak susah tidur di siang hari. Mereka lebih memilih bermain. Akan tetapi, tidur paling penting untuk anak. Usia 1 – 12 tahun memerlukan waktu istirahat yang lebih dari 8 jam. Kelebihan itu akan diperoleh dari istirahat siang. Oleh sebab itu, orang tua perlu menata pola istirahat anak dengan baik supaya tercukupi.

Anak-anak yang susah tidur malam dapat dirayu dengan teknik membacakan dongeng. Di sela-sela kita membacakan dongeng, anak bakal teridur lelap. Membacakan dongeng adalahpengantar istirahat yang baik. Kedekatan dengan anak pun akan terjalin sebab dia merasa nyaman istirahat didampingi ayah atau ibu mereka.

Anda dapat pun menerapkan kiat membacakan kisah tersebut sebagai pendahuluan tidur siang anak. Anak bakal menggosok-gosokkan mata dan rewel sesudah sampai di rumah sebab lelah belajar dan bermain di sekolah. Setelah santap siang, tidak boleh biarkan anak kita bermain di luar rumah. Tidurkan mereka di kasur dan berilah kitab cerita andai anak sudah dapat membaca. Dengan sendirinya anak kita akan istirahat dengan nyenyak.

Jangan cemas anak bakal kegemukan dengan istirahat siang. Anak memang mempunyai waktu yang lebih tidak sedikit daripada orang dewasa. Jadi, istirahat siang untuk anak ialah suatu kebutuhan.

Anda dapat mengajak anak untuk istirahat malam pukul 21.00. Anak dibangkitkan jam 5 pagi. Artinya, anak sudah tidur sekitar 8 jam. Lalu, anak dapat istirahat 3 jam pada siang hari selama pukul 12.00 – 15.00. Dengan demikian, durasi istirahat anak sudah terpenuhi selama 11 jam/hari.

Efek Durasi Tidur yang Kurang

Jika anak belum mempunyai durasi istirahat yang cukup, mulai kini Anda dapat menata pola istirahat yang tepat. Jika anak tidak cukup waktu tidur, dia bakal sulit fokus di kelas. Anak Anda bakal mengantuk di kelas. Akibatnya, dia tidak bisa menerima latihan dengan baik. Prestasi sekolahnya dapat saja menurun, bahkan tidak motivasi belajar.

Masa kanak-kanak adalahadalahsaat yang tepat untuk mereka guna bermain dan belajar. Akan tetapi, kita sebagai orang tua pun harus arif untuk mengatur pekerjaan mereka sehari-hari. Apalagi, urusan yang sehubungan dengan durasi istirahat anak. Tidur adalahjenis tidur yang sangat baik. Oleh sebab itu, istirahat yang lumayan merupakan keperluan pokok yang mesti dipenuhi.

Sumber :  http://gb.ieatpe.org.tw/gate/gb/www.pelajaran.co.id/

Wahyudi Pimpin KSM Creative Minority Unimal

Wahyudi Pimpin KSM Creative Minority Unimal

Wahyudi Pimpin KSM Creative Minority Unimal
Wahyudi Pimpin KSM Creative Minority Unimal

Wahyudi terpilih sebagai ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kelompok

Studi Mahasiswa (KSM) Creative Minority Universitas Malikussaleh (Unimal) periode 2017-2018.

Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Besar (Mubes) yang digelar UKM tersebut di Aula Fakultas Hukum universitas setempat pada Sabtu, 6 Mei 2017.

Wahyudi terpilih menggantikan Wahyu Saputra dari Mahasiswa Fakultas

Hukum Universitas Malikussaleh yang masa jabatannya telah berakhir.

“Wahyudi ditetapkan sebagai ketua umum KSM Creative Minority karena telah memenuhi persyaratan dan dipilih oleh seluruh peserta Mubes setelah sebelas orang lainnya mengundurkan diri,” ujar Pimpinan Sidang, Hizbullah Pratama.

Sementara, ketua terpilih, Wahyudi dalam sambutannya menyatakan

komitmennya untuk membawa KSM Creative Minority untuk menjadi lebih baik ke depannya.

“Insya Allah saya siapa membawa KSM Creative Minority ke arah yang lebih baik, jadi saya mohon dukungan dan bimbingan dari semua pihak,” ujar Wahyudi.

 

Baca Juga :

Hampir Empat Ribu Siswa Madrasah Daftar Seleksi S1 Timur Tengah

Hampir Empat Ribu Siswa Madrasah Daftar Seleksi S1 Timur Tengah

Hampir Empat Ribu Siswa Madrasah Daftar Seleksi S1 Timur Tengah
Hampir Empat Ribu Siswa Madrasah Daftar Seleksi S1 Timur Tengah

Seleksi beasiswa kuliah S1 di Timur Tengah banjir peminat. Direktorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag mencatat sampai hari ini sudah 3.961 siswa Madrasah Aliyah (MA) dan santri pesantren yang telah mendaftar.

Mesir menjadi destinasi favorit. Tercatat 3.034 siswa memilih untuk

mendaftar kuliah di Mesir. Sedangkan 258 siswa di Sudan, 523 siswa ambil pilihan di Maroko, dan 146 santri mendaftar di Libanon. Pendaftaran yang dilakukan secara online melalui www.diktis.kemenag.go.id ini dibuka sejak 15 Mei hingga 23 Mei mendatang.

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Nizar Ali mengatakan, seleksi beasiswa ini menjadi upaya Kemenag menyaring lulusan MA dan pondok pesantren yang potensial, memiliki bakat dan minat yang kuat dalam pengembagan pendidikan Islam dan pendidikan Bahasa Arab.

Tujuan kedua adalah mempersiapkan generasi terbaik dalam bidang ilmu ke-Islaman dan bahasa Arab guna mencerdaskan calon ilmuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ujian seleksi akan dilakukan pada 25 Mei 2017. “Ada dua materi ujian, yaitu:

tes tertulis dan tes lisan yang semuanya menggunakan Bahasa Arab,” terang Nizar di Jakarta, Jumat (19/05).

Materi ujian tulis meliputi: Bahasa Arab (pemahaman teks, tata bahasa, dan insya) serta Pengetahuan Agama Islam. Sedang materi ujian lisan meliputi: Bahasa Arab (percakapan, terjemah, dan pemahaman teks) serta hafalan/bacaan Al Quran minimal 2 Juz.

Ujian akan dilaksanakan di 11 UIN dan Ponpes Modern Darussalam Gontor.

Kesebelas UIN tersebut adalah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Alauddin Makassar, UIN Raden Fatah Palembang, UIN Pekanbaru Riau, UIN Sumatera Utara Medan, UIN Ar Raniri Aceh, UIN Antasari Banjarmasin, UIN Sunan Ampel Surabaya, dan UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

 

Sumber :

https://silviayohana.student.telkomuniversity.ac.id/sejarah-candi-prambanan/

Jelang Ramadhan, Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas adakan Pawai Tarhib

Jelang Ramadhan, Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas adakan Pawai Tarhib

Jelang Ramadhan, Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas adakan Pawai Tarhib
Jelang Ramadhan, Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas adakan Pawai Tarhib

Santriwan/santriwati Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas yang terdiri dari santri MTsT dan MAT mengikuti pawai Tarhib Ramadhan. Pawai Tarhib Ramadhan diselenggarakan dalam rangka mensyiarkan bulan suci Ramadhan 1438 H yang akan segera tiba.

Kegiatan tersebut diadakan bersamaan dengan pembukaan kegiatan

Ekstrakurikuler Tahun Ajaran 2016-2017 pada Minggu 14 Mei 2017.

Panitia pawai Tarhib Ramadhan Ust. Muhd. Rona Fajri, S.Pd.I mengatakan bahwa pawai tarhib Ramadhan diikuti mulai dari santri kelas VII Tsanawiyah sampai kelas XI Aliyah.

“Rute pawai Tarhib mulai dari Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas di Villa Buana sampai dengan Lamteumen,”katanya.

Sebelum berlangsungnya pawai Tarhib Ramadhan, seluruh santriwan-

santriwati terlebih dahulu melakukan pelepasan pawai yang dipimpin​ langsung oleh pimpinan Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas Ust. H. Zulfikar, S.Ag, MA di halaman Ma’had.

Dalam sambutannya, Ust. H. Zulfikar mengapresiasi kegiatan pawai Tarhib

Ramadhan. Kegiatan ini diharapkan bisa mengajak seluruh masyarakat agar bersiap-siap menyambut bulan suci Ramadhan, ungkap beliau diakhir sambutannya.

Disamping itu, Pawai Tarhib Ramadhan berlangsung dengan tertib dan nyaman dimana kegiatan ini dikawal langsung Satlantas Polda Aceh.

 

Sumber :

https://silviayohana.student.telkomuniversity.ac.id/sejarah-bahasa-indonesia/

ADI Aceh Gelar Tasyakuran Angkatan Ke dua

ADI Aceh Gelar Tasyakuran Angkatan Ke dua

ADI Aceh Gelar Tasyakuran Angkatan Ke dua
ADI Aceh Gelar Tasyakuran Angkatan Ke dua

Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Aceh yang merupakan lembaga pendidikan binaan Dewan dakwah Aceh menggelar tasyakuran dan pengukuhan kepada 15 mahasiswa angkatan kedua pada semester ganjil 2017/2018 di Komplek Markaz Dewan Dakwah Aceh di Gampong Rumpet, Kec. Krueng Barona Jaya, Kab. Aceh Besar, Sabtu 22 Juli 2017.

Prosesi pengukuhan dilakukan oleh Direktur ADI Aceh Dr Muhammad AR M.Ed, Ketua Umum Dewan Dakwah Aceh Dr Tgk Hasanuddin Yusuf Adan MCL MA dan Wakil Ketua Umum Bidang Pendidikan, Dakwah dan Kaderisasi Dewan Dakwah Pusat Dr Muhammad Noer MA bersama civitas akademika kampus tersebut.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Aceh Besar yang diwakili oleh Kabag Keistimewaan dan Kesejahteraan H Zulkarnain, SE MKes, Ketua KNPI Aceh Jamaluddin ST, Ketua IKAT Aceh M Fadhil Rahmi Lc, Perwakilan OKP dan Ormas, Muspika Kec. Krueng Barona Jaya dan orang tua wisudawan.

Ketua Panitia yang juga Sekretaris ADI Aceh Dr Abizal Muhammad Yati Lc MA dalam laporannya mengatakan ADI Aceh sudah berjalan selama 4 tahun dan telah melahirkan alumni sebanyak 35 orang. Tahun lalu angkatan pertama berjumlah 10 orang.

“Alhamdulillah angkatan kedua ini berjumlah 15 orang. Dan semua mareka berasal dari daerah pedalaman dan perbatasan Aceh,” kata Abizal.

Ia merincikan ke 15 lulusan tersebut berasal dari Aceh Singkil sebanyak 1 orang, Subulussalam 8 orang, Simeulue 3 orang, Aceh Tenggara 2 orang dan Gayo Lues 1 orang.

Sementara Direktur ADI Aceh Dr Muhammad AR M.Ed dalam sambutannya

mengatakan lahirnya ADI Aceh dikarenakan adanya kerisauan ketika melihat kondisi ummat terutama di daerah pedalaman dan perbatasan Aceh yang sudah lalai dari kewajiban yang diperintahkan kepadanya.

Ia mencontohkan di banyak tempat didapatinya mesjid-mesjid dan meunasah yang tidak ramai bahkan kosong saat waktu shalat tiba. Ditambah lagi dengan perilaku manusia yang sudah tidak sesuai lagi dengan anjuran dan tuntunan agama.

“Awal mula pendirian ADI bukanlah tugas yang mudah. Banyak kendala yang dihadapi terutama dalam hal fasilitas dan finansial. Alhamdulillah berkat bantuan banyak pihak, semuanya dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ungkap Muhammad AR.

Selama belajar di ADI Aceh tambahnya, semua biaya pendidikan dan

akomodasinya ditanggung sepenuhnya oleh Dewan Dakwah Aceh. Dari itu Ia meminta kepada pemerintah untuk membuka mata, hati dan telinganya untuk membantu dakwah. Karena dukungan dakwah dari pemerintah sangat diperlukan untuk kemaslahatan ummat.

“kepada para lulusan kami sangat berharap agar dapat menjadi pembela akidah serta mampu mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh di tengah-tengah masyarakat,” tegas Muhamad AR.

Muhammad AR menambahkan ke 15 lulusan ADI ini akan melanjutkan

kuliah ke Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Mohammad Natsir di Jakarta. Dan semua pembiayaannya selama belajar juga di tanggung oleh Dewan Dakwah. Mareka akan berangkat pada 25 Agustus 2017.

Tasyakuran dan pengukuhan itu juga diisi dengan orasi ilmiah oleh Dosen UIN AR Raniry Dr Rahmadon Tosari Fauzi, MEd dengan judul “Revitalisasi Konsep bil Hikmah Dalam Kerja Dakwah Modern”.

 

Baca Juga :