Koperasi Salah Satu Pilar Ekonomi

Koperasi Salah Satu Pilar Ekonomi

Koperasi Salah Satu Pilar Ekonomi
Koperasi Salah Satu Pilar Ekonomi

Pengertian Koperasi

Koperasi berasal dari kata co-opera-tion. Cooperation berasal dari dua suku kata yaitu co dan operation. Co memiliki arti bersama-sama dan operation artinya bekerja. Dari asal katanya, koperasi dapat diartikan sebagai usaha bersama dari sekumpulan orang yang mempunyai kesamaan kepentingan untuk meningkatkan kesejahteraan. Menurut Drs. Mohammad Hatta, koperasi merupakan usahabersama yang kegiatan usahanya di bisang ekonomi yang beranggotakan masyarakat ekonomi lemah dan cara bergabungnya secara sukarela denbgan tujuan untuk memenuhi kebutuhan angotanya. Berdasarkan undang-undang nomor 25 tentang perkoprasian, koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan.

Sebagai sebuah unit usaha bersama, koperasi memiliki dua aspek yang merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Aspek tersebbut adalah :

  • Aspek sosial
  • Aspek ekonomi

Prinsip-Prinsip Koperasi

Dalam undang-undang no. 25 tahun 1992 dijelaskan tentang prinsip-prinsip koperasi. Menurut undang-undang tersebut, prinsip-prinsip koperasi sebagai berikut :

  • Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
  • Pengelolaan diselenggarakan secara demokratis
  • Pembagian SHU dilakukan sesuai besarnya jasa tiap-tiap anggota
  • Pemberian batas jasa terbatas pada modal (bunga modal)
  • Kemandirian

Landasan Koperasi

Di dalam undang-undang perkoperasian dinyatakan bahwa landasan koperasi adalah Pancasila (landasan idiil), undang-undang dasar 1945 (ladasan struktural), undang-undang no 25 tahun 1992 (landasan operasional) dan asas kekeluargaan

Peran BUMN Dalam Perekonomian

Peran BUMN Dalam Perekonomian

Peran BUMN Dalam Perekonomian
Peran BUMN Dalam Perekonomian

BUMN merupakan badan usaha yang memiliki andil dalam peningkatan kemakmuran rakyat. Peranan-peranan yang dapat dilakukan adalah sebagai beritkut :

  • Mewujudkan kesejahteraan rakyat
  • Menjaga keseimbangan perekonomian
  • Menjadi sumber penerimaan negara
  • Sarana untuk mengatasi pengangguran
  • Melakukan kegiatan ekonomi
  • Mencegah munculnya monopoli pihak swasta

Kelebihan Dan Kelemahan BUMN

Kelebihan BUMN

  • Memberikan pelayanan kepada masyarakat secara dail dan merata
  • Mencegah monopoli yang dilakukan pihak swasta
  • Modal usaha cukup besar karena pemiliknya negara
  • Fasilitas dan sarana sangat mendukung dan memadai
  • Kelangsungan usaha terjamin karena resiko ditanggung oleh pemerintah

Kelmahan BUMN

  • Terjadi penyelewengan dana opeerasional akibat kurangnya pengawasan dari pemerintah
  • Adanya penguasaan pada salah satu sektor vital oleh BUMN
  • Kinerja BUMN cendeerung statis
  • Pengelolaan yang kurang profesional memungkinkan terjadinya korupsi, kolusi, dan nepotisme.

KOMPETENSI PROFESI DESAIN GRAFIS

KOMPETENSI PROFESI DESAIN GRAFIS

KOMPETENSI PROFESI DESAIN GRAFIS
KOMPETENSI PROFESI DESAIN GRAFIS

Dalam Uji kompetensi Desain Grafis diperuntukkan kepada para profesinoalisme dalam bidang Desain Grafis baik yang bekerja pada instansi ataupun yang menekuni profesi Desain Grafis secara perseorangan.

Contoh jabatan/jenis pekerjaan yang bisa mengikuti uji kompetensi Desain Grafis adalah :
* DESAINNER
* KARTUNIS
* LAYOUTER
* EDITOR
* PHOTOGRAPHER

KOMPETENSI PROFESI MULTIMEDIA.
Dalam Uji kompetensi Multimedia diperuntukkan kepada para profesinoalisme dalam bidang Multimedia baik yang bekerja pada instansi ataupun yang menekuni profesi Multimedia secara perseorangan.
Contoh jabatan/jenis pekerjaan yang bisa mengikuti uji kompetensi Multimedia adalah :
* ANIMATOR
* TV PRODUSER
* KAMERAMEN
* PEMBUAT NASKAH FILM
* DUBBER
* DLL

LSP-Telematika
LSP Telematika dibentuk oleh pemerintah dan setelah terbentuk harus dilaksanakan oleh komunitas Telematika dan bersifat independen. Bertugas menyelenggarakan standarisasi kompetensi kerja, menyiapkan materi uji serta mengakreditasi unit-unit Tempat Uji Kompetensi dan menerbitkan Sertifikasi Kompetensi bidang Telematika.
KEUNTUNGAN SERTIFIKASI DI LSP-TELEMATIKA
LSP Telematika merupakan lembaga yang bersifat independen dan profesional dalam menyelenggarakan standarisasi, uji kompetensi dan sertifikasi bagi para profesional di bidang telematika. Dalam perkembangannya, LSP Telematika menjadi rujukan profesionalisme bagi industri telematika di dalam dan luar negeri.
Sertifikat yang dikeluarkan LSP Telematika merupakan bukti pengakuan atas kompetensi seseorang setelah melakukan uji kompetensi.
Materi uji kompetensi LSP Telematika disusun berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang sudah disahkan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Penyusun SKKNI merupakan ahli telematika yang berasal dari Departemen Komunikasi dan Informatika, Departemen Pendidikan, Kementrian Ristek dan beberapa perusahaan TI di Indonesia.
Dalam penyelenggaraan uji kompetensi, LSP Telematika menggunakan test engine dengan software yang integritasnya tidak diragukan lagi. LSP Telematika merupakan pemegang lisensi Automated Testing Software (ATS) di Indonesia. Ujian diselenggarakan dengan berbasis komputer yakni suatu tes yang dipandu dan dikerjakan melalui media komputer termasuk penilaiannya.

Baca Juga :

KOMPETENSI PROFESI PROGRAMMING

KOMPETENSI PROFESI PROGRAMMING

KOMPETENSI PROFESI PROGRAMMING
KOMPETENSI PROFESI PROGRAMMING

Dalam Uji kompetensi Programming diperuntukkan kepada para profesinoalisme dalam bidang programming baik yang bekerja pada instansi ataupun yang menekuni profesi programming secara perseorangan.
Contoh jabatan/jenis pekerjaan yang bisa mengikuti uji kompetensi programming adalah :
* PRACTICAL PROGRAMMER
* JUNIOR PROGRAMMER
* PROGRAMMER
* SENIOR PROGRAMMER
* ANALYST PROGRAMMER
* JUNIOR WEB PROGRAMMER
* WEB PROGRAMMER
* WEB MASTER
* JUNIOR DATABASE PROGRAMMER
* DATABASE PROGRAMMER
* SENIOR DATABASE PROGRAMMER
* JUNIOR MULTIMEDIA PROGRAMMER
* MULTIMEDIA PROGRAMMER
* QUALITY ASSURANCE

KOMPETENSI PROFESI NETWORKING.
Dalam Uji kompetensi Networking diperuntukkan kepada para profesinoalisme dalam bidang networking baik yang bekerja pada instansi ataupun yang menekuni profesi networking secara perseorangan.

Contoh jabatan/jenis pekerjaan yang bisa mengikuti uji kompetensi networking adalah :
* TECHNICAL SUPPORT
* JUNIOR NETWORK ADMINISRATOR
* NETWORK ADMINISTRATOR
* SENIOR NETWORK ADMINISTRATOR
* JUNIOR SYSTEM ADMINISRATOR
* SENIOR SYSTEM ADMINISRATOR
KOMPETENSI PROFESI APLIKASI PERKANTORAN.
Dalam Uji kompetensi Aplikasi Perkantoran bukan hanya diperuntukkan kepada para profesinoalisme yang langsung berkaitan dengan aplikasi perkantoran, tetapi kepada seluruh profesonalisme lain yang dalam kebutuhannya juga menggunakan aplikasi perkantoran dalam kegiatannya baik yang bekerja pada instansi ataupun yang menekuni profesi secara perseorangan.
Contoh jabatan/jenis pekerjaan yang bisa mengikuti uji kompetensi aplikasi perkantoran ini adalah :
* ACCOUNTAN
* ADMINISTRASI
* BASIC HELP DESK
* HELP DESK
* PROGRAMER dengan ADVANCE OFFICE

Secara level tingkatan untuk Aplikasi Perkantoran , adalah :
* Basic.
* Advance.
* Specialist. (penggunaan aplikasi perkantoran untuk hal-hal kusus, misalkan programmer denga menggunakan macro programming dalam aplikasi perkantoran).

Sumber : https://sam-worthington.net/

lembaga yang Melakukan Sertifikasi di Bidang IT

lembaga yang Melakukan Sertifikasi di Bidang IT

lembaga yang Melakukan Sertifikasi di Bidang IT
lembaga yang Melakukan Sertifikasi di Bidang IT

Untuk mendapatkan sertifikasi profesi bagi bidang IT khususnya, kita perlu mengetahui lembaga-lembaga apa saja yang bisa memberikan kita sertifikasi pada bidang IT. Lembaga-lembaga yang ada biasanya sudah ditentukan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk masing-masing bidang / masing-masing profesi yang ada. Oleh karena itu kita harus mengetahui lembaga mana yang dapat melakukan sertifikasi dibidang IT yang kita inginkan.
Lembaga-lembaga yang melakukan sertifikasi :
lembaga Sertifikasi Profesi Teknologi Informasi dan Telekomunikasi Indonesia (LSP TIK) didirikan pada tanggal 1 Mei 2007, dengan tujuan untuk memenuhi tersedianya pengakuan tenaga yang kompeten di bidang teknologi informasi dan telekomunikasi.
Perkembangan teknologi informasi yang cepat dan dengan adanya kebutuhan tenaga kerja profesional maka dibutuhkan pengakuan kompetensi para tenaga profesional baik nasional ataupun internasional. Pengakuan tersebut bisa diperoleh jika telah dinyatakan kompeten dalam bidang informasi dan komunikasi oleh sebuah lembaga yang mendapatkan lisensi dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).
LSP TIK merupakan lembaga yang telah memiliki lisensi dari BNSP (Keputusan Badan Nasional Sertifikasi Profesi nomor 19/BNSP/VII/2007) untuk melakukan proses pembuktian bahwa seorang tenaga yang profesional benar-benar kompeten dalam bidang kompetensinya. Sehingga tenaga professional tersebut mendapatkan pengakuan Kompetensi profesi yang dimilikinya baik secara Nasional ataupun Internasional.
Pembuktian kompetensi yang dilakukan oleh LSP TIK berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang merupakan rumusan kemampuan profesi seseorang yang mencakup seluruh aspek yang diperlukan untuk menentukan kompetensi seseorang, misalnya pengetahuan, ketrampilan, keahlian, dan sikap. Seseorang yang sudah dinyatakan kompeten harus member laporan kepada LSP TIK minimal satu tahun satu kali, sehingga kompetensi pada profesionalismenya tetap tercatat dan diakui oleh LSP TIK maupun BNSP.
Untuk memenuhi tersedianya pengakuan tenaga yang kompeten di bidang teknologi informasi dan telekomunikasi baik secara Nasional dan Internasional maka LSP TIK juga beracuan pada standar Internasional, dengan adanya dukungan Standar kompetensi Internasianal dari Microsoft, Adobe, dan Oracle
Dengan usia yang masih hampir dua tahun LSP TIK sudah bisa menunjukkan kompetensinya sebagai Lembaga Sertifikasi Profesi yang bisa dipercaya oleh profesionalisme Teknologi Informasi dan Telekomunikasi baik dari Lembaga Pemerintahan, Lembaga Swasta ataupun perseorangan yang bergelut dan berprofesi di bidang Teknologi Informasi dan Telekomuniasi. LSP TIK sudah melakukan pembuktian kompetensi nasional seperti di beberapa lembaga pemerintahan (Solo, Jogja, Cirebon), BUMN (PT.INTI, PLN), perusahaan Swasta, bahkan para profesional di bidang Informasi dan Komunikasi yang secara pribadi sadar akan pentingnya kemampuan pengakuan Kompetensi profesi dari LSP TIK.

Dalam pembuktian kompetensi, LSP TIK membagi menjadi beberapa profesi yang secara umum adalah :
1. Kompetensi profesi Programming .
2. Kompetensi profesi Networking.
3. Kompetensi profesi Aplikasi Perkantoran.
4. Kompetensi profesi Desain Grafis.
5. Kompetensi profesi Multimedia.

Sumber : https://fleshlightvibroreview.com/

Rutin Gelar Tadarus dan Duha Bersama

Rutin Gelar Tadarus dan Duha Bersama

Rutin Gelar Tadarus dan Duha Bersama
Rutin Gelar Tadarus dan Duha Bersama

Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 7 Kota Bogor terus berupaya

mencetak siswa berprestasi dan religius, sehingga bisa menjadi bekal untuk masa depan mereka kelak setelah lulus. Demikian disampaikan Agus Setiadi Waka Humas SMAN 7 Kota Bogor.

Menurut Agus, untuk mencetak lulusan yang handal tentunya tidak mudah. Tetapi, ini menjadi tanggung jawab pihak sekolah sebagai tenaga pendidik, dalam memberikan pelajaran baik dari segi akademik maupun non akademik secara positif.

“Tentunya bukan hanya ilmu pengetahuan yang mumpuni tetapi juga harus

diimbangi dengan ketakwaan terhadap Allah SWT, intinya antara iptek dan imtaq harus seimbang,” terangnya.

Untuk menanamkan sikap religius terhadap siswa, kami selalu mengadakan tadarus serta duha bersama bahkan shalat berjamaah.

“Tujuannya untuk membentengi siswa agar tidak terpengaruh pada pergaulan yang sifatnya radikal, juga menanam disiplin sehingga anak didik bisa terbiasa melakukan sesuatu tepat pada waktunya.” ucapnya.

Agus berharap agar ilmu yang didapat siswa di sekolah dapat menjadi bekal

mereka saat berada dilingkungan keluarga maupun di masyarakat.

“Sehingga dapat menjadikan mereka anak bangsa yang berguna bagi bangsa dan negara serta membanggakan kedua orang tua,”pungkasnya

 

Baca Juga :

Perpus SDN Babakanasem Akhirnya Rampung

Perpus SDN Babakanasem Akhirnya Rampung

Perpus SDN Babakanasem Akhirnya Rampung
Perpus SDN Babakanasem Akhirnya Rampung

Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdisdik) Kota Bogor, Jana Sugiana,

didampingi Kepala SDN Babakanasem, Hanian M Said, meresmikan pemakaian gedung perpustakaan yang sudah rampung dikerjakanoleh pihak ketiga sesuai rencana kerja yaitu 120 hari kerja.

“Saya minta kepala sekolah merawat dan memelihara bangunan perpustakaan itu agar menjadi ladang ilmutambahan bagi peserta didik,” ungkap Jana saat memberikan sambutan di hadapan kepala sekolah dan komitejuga para guru.

Menurut Jana, keberadaan perpustakaan di lingkungan sekolah sangat

penting. Sebab, adanya perpustakaanbisa menimbulkan kecintaan para murid terhadap minat baca serta memperkaya pengalaman belajar murid-murid dan dapat menanamkan kebiasaan belajar mandiri murid dan dapat mempercepat teknik membaca.

Sementara itu, Hanian M Said mengucapkan terima kasih kepada Dinas

Pendidikan Kota Bogor yang telahmengakomodasi kebutuhan SDN Babakanasem yang sudah lama diharapkan warga SDN Babakanasem selama ini. “Kami bersyukur mendapatkan tambahan ruangan yang selama ini sangat dinanti. Alhamdulillah sudah terealisasi dan dapat digunakan siswa agar bisa meningkatkan mutu SDN Babakanasem,” tandasnya

 

Sumber :

https://s.id/78Zff

MODAL RP282 JUTA, SDN PERWIRA BANGUN 5 RUANG KELAS

MODAL RP282 JUTA, SDN PERWIRA BANGUN 5 RUANG KELAS

MODAL RP282 JUTA, SDN PERWIRA BANGUN 5 RUANG KELAS
MODAL RP282 JUTA, SDN PERWIRA BANGUN 5 RUANG KELAS

Luar biasa! Dengan dana Rp282 juta lebih, Kepala SDN Perwira Kota Bogor,

Neneng Sumiati, berhasil merevitalisasi gedung seko­lahnya hingga lima ruangan. Bahkan, penyelesaian pekerjaannya tepat wak­tu. Padahal, gedung sekolah di Jalan Martadinata, Cibogor, Kecamatan Bo­gor Tengah itu dikerjakan swakelola.

”Sebenarnya dana sebesar itu untuk merevitalisasi tiga ruang kelas. Tapi,

karena ada kelebihan, dua ruangan kita perbaiki juga. Jadi, itulah bedanya, kalau dikerjakan secara swakelola dengan dikerjakan oleh pihak ketiga. Sebab, swakelola tidak mengejar keuntungan, tapi kualitas bangunan yang diutama­kan,” ujar Neneng.

Menurut Neneng, sebenarnya penger­jaan secara swakelola cukup baik

lantaran pekerjaannya direncanakan serta diker­jakan dan diawasi sendiri dan kelompok masyarakat. Bahkan, untuk meningkat­kan kemampuan dan memanfaatkan kemampuan teknis sumber daya manu­sia. ”Ya, bapak bisa lihat sendiri, kalau hasil pekerjaaan dari swakelola, cukup memuaskan. Sebab, semuanya merasa memiliki dan bisa memanfaatkan apa yang ada,” ujarnya

 

Sumber :

https://s.id/78ZcG

Diskopar Dumai Gelar Seleksi Paskibraka 2019

Diskopar Dumai Gelar Seleksi Paskibraka 2019

Diskopar Dumai Gelar Seleksi Paskibraka 2019
Diskopar Dumai Gelar Seleksi Paskibraka 2019

Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Diskopar) Kota Dumai menggelar seleksi tahap awal Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) untuk tingkat SMA/ SMK sederajat yang ada di Kota Dumai, Minggu (3/3/2019) di Halaman Kantor Bersama, Jalan HR. Soebrantas.

Sebelum melakukan seleksi dilapangan, Diskopar juga sudah melakukan seleksi di sekolah-sekolah tingkat SLTA se Kota Dumai dan juga meyurati sekolah untuk mengirimkan anak didiknya guna mengikuti seleksi Paskibraka tahun 2019.

“Sejak Senin – Jum’at (25/2 – 1/3) kita keliling ke Sekolah melaksanakan seleksi di sekolah dan juga menyurati sekolah untuk mengikutsertakan peserta didiknya maksimal 15 orang guna mengikuti seleksi menjadi anggota Paskibraka Dumai tahun 2019,” ungkap Kabid Kepemudaan Diskopar Dumai,” Norzam, S. Sos, Minggu (3/3/2019).

Lanjutnya, dari 33 sekolah tingkat SMA/ SMK hanya 26 sekolah yang mengikuti seleksi Paskibraka tahun 2019 dengan total peserta sebanyak 309 orang.

“Dari 309 peserta ini, akan kita saring menjadi 70 peserta untuk mengikuti

seleksi Paskibraka tahap selanjutnya, berupa wawancara/ interview, ilmu pengetahuan dan wawasan, tes tertulis dan cek kesehatan pada tanggal 13 Maret 2019. Kemudian, di tanggal 14 Maret nya, kita akan melaksanakan seleksi PBB di halaman Kodim 0320/ Dumai bersamaan juga Tim seleksi Paskibraka Provinsi yang akan menjaring 3 Putra dan 3 Putri terbaik Kota Dumai menjadi Paskibraka di Provinsi Riau,” terang Norzam.

Seleksi tahap awal yang dilakukan Diskopar ini bekerjama dengan TNI,

khususnya Kodim 0320/ Dumai. Seleksi yang dilakukan berupa pengenalan PBB dasar dan juga tinggi serta berat badan yang harus ideal.

“Untuk tinggi Putra 170-180 cm. Sedangkan Putri 165-170 cm. Berat ideal sama dengan tinggi badan ada hitungannya lagi,” bebernya.

Bagi peserta yang dinyatakan Lulus mengikuti seleksi tahap selanjutnya, Norzam berpesan agar tetap mempersiapkan fisik dan mental dengan sebaik – baiknya, semangat, percaya diri plus jangan lupa berdo’a.

“Bagi yang tidak punya kesempatan menjadi anggota Paskibraka tahun ini

jangan berkecil hati, karena masih ada kesempatan di lain waktu. Tetap berjiwa besar,” tukas Norzam seraya menambahkan pihaknya juga membuka ruang kepada adik – adik untuk bergabung bersama marching band Pemko Dumai yakni Gita Wibawa Praja.

Tampak hadir dalam seleksi Paskibraka Kota Dumai tahun 2019, Pasi Ops Kodim 0320/ Dumai, Kapten Yusli beserta anggota, Ketua Purna Praja Indonesia (PPI) Kota Dumai, Dedi Rinaldi dan anggota.

Baca Juga :

Dandim 0320/Dumai Hadiri Pembukaan Olimiade Smile ke V Tahun 2019

Dandim 0320/Dumai Hadiri Pembukaan Olimiade Smile ke V Tahun 2019

Dandim 0320 Dumai Hadiri Pembukaan Olimiade Smile ke V Tahun 2019
Dandim 0320 Dumai Hadiri Pembukaan Olimiade Smile ke V Tahun 2019
Rabu tanggal (6/2/2019) bertempat di Aula SMANegeri I Dumai Jalan Soekarno Hatta RT. 06 Kelurahan Bukit Timah Kecamatan Dumai Selatan Kota Dumai, telah dilaksanakan pembukaan Smile Olimpiade ke-V tahun 2019 tingkat SMA, MA, SMK di bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi serta berbahasa Inggris se-Provinsi Riau.

Dengan tema melalui “Smile Olimpiade V Tahun 2019 Kita Bentuk Siswa

yang Terampil, Cerdas, Berkualitas, Berkarakter, Bangsa dan Berprestasi dalam Bidang Olimpiade ditingkat Regional, Nasional dan Internasional”.
Pembukaan ini turut dikuti lebih kurang sebanyak delapan ratus orang tamu dan undangan serta siswa/pelajar.
Serta turut Hadir dalam kegiatan pembukaan ini yaitu, Letkol Inf Horas Sitinjak, S. I. P Dandim 0320/Dumai, Eko Suharjo SE Wakil Walikota Dumai, H.Basrial S.sos kacab Dinas Pendidikan Provinsi Riau.

Drs.Edi Prayitno Kepala Sekolah SMAN I Dumai, M. Nopri Disdikbud Kota

Dumai, Iptu Heru Sucipto Ketua komite SMAN I Dumai.
Serta para kepala sekolah/perwakilan sekolah yang mengikuti Smile olimpiade ke V tahun 2019.
Diawali dengan Menyanyikan lagu Indonesia raya dan diteruskan dengan penampilan Tari tarian kreatif yang dipersembahkan oleh perwakilan siswa yang ikut dalam kegiatan smile olimpiade ini.

Eko Suharjo dalam sambutannya mengatakan, semoga dengan pelaksanaan

olimpiade ini bisa membuat daya berpikir untuk membangun dunia pendidikan yang berkualitas dan bisa bersaing dengan negara lain.
“Dengan kegiatan Smile Olimpiade kita dapat mempertajam daya berpikir untuk membangun dunia pendidikan yang berkualitas yang  bersaing dengan negara-negara asing ditingkat regional,” sampainya.
Selanjutnya, Olimpiade ini pun secara resmi dibuka oleh Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo dengan ditandai pemukul mic sebanyak tiga kali dan dilanjutkan dengan pelepasan balon.