Perbedaan Pendapatan dan Keuntungan

Dalam percakapan sehari-hari penggunaan dan keuntungan umumnya sering dipahami atau dirata-ratakan. Pada saat itu, kedua hal ini sangat berbeda dalam pemahamannya tentang persamaan akuntansi dasar. Penyalahgunaan kata terkadang menimbulkan kebingungan bagi pemula tentang investasi dan bisnis. Perbedaan antara pendapatan dan laba menurut fakta akuntansi harus dipahami. Pendapatan dan laba mengacu pada uang yang dihasilkan perusahaan karena itu mungkin perusahaan yang menghasilkan pendapatan, tetapi memiliki kerugian bersih. Ini terjadi ketika hutang atau penarikan lebih besar atau melebihi pendapatan. Uraiannya adalah sebagai berikut.

1. Pengertian Pendapatan dan Laba

a. Arti Penghasilan

Pendapatan adalah jumlah total dana yang dihasilkan dari penjualan barang atau jasa yang merupakan kegiatan operasional perusahaan besar. Jika sebuah perusahaan menjual sepatu yang terbuat dari keuntungan atau uang yang dijual dari penjualan sepatu sebelum menghitung biaya. Jika perusahaan juga mendapatkan uang dari investasi atau kegiatan lain, itu bukan apa-apa karena bukan dari menjual sepatu. Penghasilan tambahan dari berbagai jenis biaya harus dihitung dan dicatat secara terpisah.

b. Definisi Profit

Keuntungan yang biasa disebut laba adalah jumlah pendapatan yang tersisa setelah dikurangi semua biaya, hutang, tambahan arus pendapatan, dan biaya operasional. Kata keuntungan ditampilkan dalam konteks laba dan laba operasi yang ada di antara garis atas dan bawah. Laba kotor adalah penghasilan yang telah dipotong dari harga jual pokok (HPP). Laba operasi adalah laba kotor kurang dari semua biaya tetap dan variabel lain yang terkait dengan operasi bisnis seperti sewa, utilitas, dan upah.

2. Catat dalam Jenis Laporan Keuangan

Sebuah. Pendapatan

Penghasilan atau penghasilan ditampilkan di atas laporan laba rugi yang memuat jumlah uang yang terjual dari hasil penjualan produk atau jasa yang merupakan kegiatan operasional perusahaan. Pendapatan yang dicatat biasanya dikurangi dengan pengembalian atau diskon yang tersedia sebagai cara membuat laporan keuangan. Pendapatan juga diberikan sebagai nirlaba yang dibuat selama periode waktu tertentu karena jumlahnya mungkin mewakili jumlah sisa pendapatan asli setelah dikurangi semua biaya dan pendapatan tambahan. Biaya yang timbul antara lain adalah penjualan pokok, biaya operasional seperti sewa, utilitas, gaji, bunga yang dibayarkan atas hutang, biaya depresif dan amortisasi, biaya pajak, dan biaya darurat akibat kejadian luar biasa seperti hukum.

b. Mupangate

Laba merupakan dasar dari laporan laba karena merupakan hasil akhir setelah dikurangi beberapa hal seperti pengeluaran, biaya, dan pajak. Keuntungan dalam fungsi akuntansi diperoleh dari selisih harga jual dan produksi. Hubungan antara laba dan laba terlihat dalam bentuk laba yang menunjukkan “Laba” sekaligus “laba” dalam akuntansi. Keuntungan adalah akun yang paling penting karena margin keuntungan yang diharapkan cukup besar untuk mewakili perusahaan secara keseluruhan. Akan tetapi teori akuntansi sampai saat ini belum mencapai kestabilan dalam arti dan pengukuran laba sehingga masih terdapat perubahan dalam perkembangan akuntansi.

Sumber: blog.malavida.co.id

Perbedaan Upstream dan Downstream

Sebenarnya akuntansi juga dikenal dengan istilah hulu dan hilir. Hubungan hulu dan hilir dengan orang tua dan anak perusahaan. Margin laba perusahaan induk akan terpengaruh karena perusahaan induk menentukan porsi pendapatan anak perusahaan berdasarkan metode ekuitas. Jika anak perusahaan yang menjual afiliasi perusahaan yang memiliki 100% perusahaan pemegang saham yang menunda keuntungan 100% tidak direalisasikan dalam penjualan intra-perusahaan. Jika anak perusahaan adalah perusahaan afiliasi, maka perusahaan induk hanya menunda sebagian besar keuntungan yang direalisasikan oleh anak yang tidak melakukannya. Penjelasan tentang perbedaan hulu dan hilir dalam siklus akuntansi adalah sebagai berikut.

Memahami Upstream dan Downstream

a. Pahami Hulu

Mentransfer anak perusahaan penjualan hulu ke perusahaan induk. Penjualan yang dilakukan oleh pimpinan anak perusahaan kepada perusahaan induk akan meningkatkan penjualan, harga jual barang (untuk menghitung harga jual barang), dan pendapatan dari laba anak perusahaan, tidak akan mempengaruhi pendapatan usaha induk hingga barang dagangan dijual kembali kepada entitas lain. Pendapatan diakui sebagai kompilasi dari hasil yang berwujud atau hasil penjualan kepada entitas eksternal (pihak eksternal). Pendapatan dari penjualan ke perusahaan afiliasi tidak dapat diakui sampai barang habis dari entitas bersama.

b. Arti Memahami

Menurunkan penjualan sebagai perusahaan induk kepada anak perusahaan. Jika penjualan dilakukan dengan harga yang sama dengan harga akuisisi, maka tidak ada masalah dalam pelaporan keuangan. Namun penjualan dilakukan dengan harga yang berbeda atau lebih tinggi dari harga perolehan, sehingga pelaporan keuangan sebaiknya dibuat dengan jurnal penghapusan karena perusahaan induk dan anak tetap merupakan persatuan pekerja diantara mereka tidak dapat diakui jika terdapat keuntungan / keuntungan. Penjualan hilir dalam penggunaan ini juga disebut sebagai transaksi penjualan hulu atau penjualan saat ini. Keuntungan di antara perusahaan yang menggunakan penjualan hilir dari induk memiliki keuntungan dari anak perusahaan. Penjualan hilir dari penjualan barang yang tersedia akan mengakibatkan kepemilikan pengendali atau mayoritas pemegang saham memperoleh untung atau rugi.

Pengertian Hukum Perdata

Apa itu hukum perdata? Ketika kita membaca buku tentang hukum, maka kita akan mencari pendapat yang berbeda dari sarjana yang berbeda atau memiliki jenis definisi hukum perdata yang berbeda, tetapi perbedaan tersebut tidak berarti bahwa ada kontradiksi yang jelas kecuali untuk menunjukkan perbedaan penekanan, dan bukan untuk menunjukkan perbedaan yang berbeda.

Pengertian Hukum Perdata Menurut Para Ahli

Menurut Subekti
“Hukum perdata dalam arti luas mencakup semua hukum materi pribadi, yaitu semua hukum dasar yang relevan dengan kepentingan individu.”

Opini Sri Soedewi Masjchoen Sofwan
“Hukum perdata adalah hukum yang berlaku antara satu warga negara dengan warga lainnya.”

Dene Wirjono Prodjodikoro
“Civil law merupakan rangkaian hukum antara individu atau badan hukum mengenai hak dan kewajiban. Ia berbicara khusus kepada para ulama tentang masalah civil law sebagai hukum yang berkaitan dengan individu (privat) bukan common law sebagai hukum. Yang menjadi perhatian publik (masyarakat). ).

Oleh Asis Safioedin
“Hukum adalah civil law yaitu aturan dan ketentuan yang berkaitan dengan hukum antara manusia dengan manusia lainnya (antara subjek hukum dan subjek hukum) dalam masyarakat dengan menekankan pada pentingnya individu tersebut.”

Hukum perdata disebut juga hukum perdata atau hukum pribadi
Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa hukum perdata waktu tertentu sehubungan dengan penuntutan orang / badan hukum dengan orang lain / badan hukum dalam masyarakat dengan menitikberatkan pada kepentingan perseorangan (badan pribadi / badan hukum). Undang-undang perdatalah ditentukan dan ditentukan, sehingga masyarakat dapat saling mengenal dan menghormati hak dan kewajiban di antara mereka masing-masing sehingga kepentingan masing-masing dapat tertutup dan dilindungi dengan sebaik-baiknya.

Hukum Perdata Artinya Pemilik Dan Hukum Perdata
Pengertian Hukum Perdata tentang hukum yang tertuang dalam Buku Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHP) atau disebut juga Burgelijk Wetboek (BW), Hukum Niaga (KUHD) disebut juga Wetboek van Koophandel (WvK) dan lain-lain. yang lain disebut sebagai undang-undang tambahan. Hukum koperasi, hukum nama bisnis.

Hukum perdata dengan pengertian yang sempit tentang masing-masing hukum dalam buku Civil Law (BW). Dengan kata lain, hukum perdata umum memuat semua aturan hukum perdata baik yang tercantum dalam KUH Perdata / BW maupun dalam KUHD dan Undang-Undang lainnya.

Hukum Perdata (Sebagaimana tertuang dalam KUH Perdata / BW) terkait dengan hukum perdagangan (KUHD). Hal ini terlihat jelas dari isi pasal 1 KUHD. Hubungan kedua undang-undang tersebut dikenal dengan adegium “Lex specialis derogat legi generali (hukum khusus: KUHP tidak termasuk hukum umum: KUH Perdata).

Sumber: www.blog.malavida.co.id

Faktor yang Mempengaruhi Minat Belajar

Faktor yang Mempengaruhi Minat Belajar

Minat ialah kecenderungan seseorang dalam berjuang untuk mencari kegiatan dalam bidang tertentu dan diciptakan supaya tumbuh menjadi kebiasaan. Mengapa anak butuh ditumbuhkan Minat belajarnya semenjak dini? Karena andai tidak terdapat Minat dapat menciptakan anak tidak menyenangi pelajaran sampai-sampai sulit berkonsentrasi dan akhirnya dominan terhadap hasil belajar.

Ayah bunda, Minat bisa diekspresikan melewati suatu pengakuan yang mengindikasikan bahwa anak lebih menyenangi suatu urusan daripada yang lainnya, bisa pula dimanifestasikan melewati partisipasi dalam sebuah aktivitas. Anak yang mempunyai Minat terhadap objek tertentu ingin untuk menyerahkan perhatian yang lebih banyak terhadap objek tersebut. Berikut ini ialah beberapa hal yang memprovokasi Minat Belajar anak.

Faktor intrinsik

Merupakan desakan dari dalam yang timbul dari pribadi itu sendiri, yakni keinginan belajar atau melakukan kegiatan karena keinginan diri sendiri tanpa adanya paksaan.
Faktor ini merupakan hal utama seorang anak hendak melakukan sesuatu atas kesadaran dirinya sendiri. Apabila sudah timbul Minat belajar secara intrinsik maka anak bakal menyukai pekerjaan belajar dan selalu menggali tahu lebih dalam terhadap urusan yang disenangi.

Faktor lingkungan
Melakukan aktivitas supaya dapat diterima dan dinyatakan oleh lingkungannya, contohnya dalam pekerjaan belajar anak hendak mendapatkan penghargaan dari orang tuanya. Biasanya anak melakukan pekerjaan ini sebab keinginan dari orang tuanya, tetapi belum pasti anak menyukai pekerjaan tersebut. Dalam urusan ini orang tua pun harus dapat menilai kesenangan anak, meskipun anak terlihat dapat melakukan sesuatu belum pasti anak Minat. Terpenting ialah kita ketahui dahulu kesenangan anak.

Faktor emosional
Minat yang erat hubungannya dengan emosi di mana menyertai seseorang dalam bersangkutan dengan objek Minatnya. Kesuksesan pada suatu kegiatan karena kegiatan tersebut menimbulkan perasaan senang dan kepuasan tersendiri untuk anak. Sebagai orang dewasa, baik guru ataupun orang tua mesti membantu membangunkan Minat belajar lewat proses belajar yang mengasyikkan sehingga anak dapat menjangkau suatu destinasi dari hasil belajarnya.


Baca Juga :

Peran BUMN Dalam Perekonomian

Peran BUMN Dalam Perekonomian

Peran BUMN Dalam Perekonomian
Peran BUMN Dalam Perekonomian

BUMN merupakan badan usaha yang memiliki andil dalam peningkatan kemakmuran rakyat. Peranan-peranan yang dapat dilakukan adalah sebagai beritkut :

  • Mewujudkan kesejahteraan rakyat
  • Menjaga keseimbangan perekonomian
  • Menjadi sumber penerimaan negara
  • Sarana untuk mengatasi pengangguran
  • Melakukan kegiatan ekonomi
  • Mencegah munculnya monopoli pihak swasta

Kelebihan Dan Kelemahan BUMN

Kelebihan BUMN

  • Memberikan pelayanan kepada masyarakat secara dail dan merata
  • Mencegah monopoli yang dilakukan pihak swasta
  • Modal usaha cukup besar karena pemiliknya negara
  • Fasilitas dan sarana sangat mendukung dan memadai
  • Kelangsungan usaha terjamin karena resiko ditanggung oleh pemerintah

Kelmahan BUMN

  • Terjadi penyelewengan dana opeerasional akibat kurangnya pengawasan dari pemerintah
  • Adanya penguasaan pada salah satu sektor vital oleh BUMN
  • Kinerja BUMN cendeerung statis
  • Pengelolaan yang kurang profesional memungkinkan terjadinya korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Unsur-Unsur Koperasi

Unsur-Unsur Koperasi

Unsur-Unsur Koperasi
Unsur-Unsur Koperasi

Sumber Modal Koperasi

Modal adalah segala sesuatu yang dibutuhkan setiap badan usaha untuk menjalankan usahanya. Pada prinsipnya, modal kopperasi dapat diperoleh dari :

  • Modal sendiri

Simpanan pokok, simpanan wajib, dana cadangan, hibah

  • Modal pinjaman

Modal pinjaman diperoleh dari anggota, koperasi lainnya, bank dan lembaga keuangan lainnya, penerbitan obligasi, dan sumber lainnya

  • Modal penyertaan

Modal penyertaan adalah modal yang berasal dari penanaman modal (investasi) pemerintah atau swasta bukan anggota.

Keanggotaan Koperasi

Secara umum, anggota koperasi merupakan pemilik sekaligus pengguna jasa koperasi. Setiap anggota yang terdaftar dicatat dalam sebuah buku daftar anggota. Menurut undang-undang perkoperasia, setiap warga negara Indonesia yang memiliki kemampuan melakukan tindakan hukum atau koperasi berhak menjadi anggota koperasi. Anggota koperasi memiliki kewajiban dan hak masing-masing. Kewajiban dari anggota koperasi adalah :

  • Setiap anggota berkewajiban untuk mematuhi AD/ART
  • Ikut berperan aktif dalam kegiatan usaha yang dilakukan koperasi
  • Mengembangkan dan memelihara kebersamaan di antara anggota berdasarkan asas kekeluargaan
  • Setiap nggota memiliki hak antara lain :
  • Menghadiri rapat, mengeluarkan pendapat
  • Memilih atau dipilih menjadi pengurus koperasi
  • Mengajukan permintaan kepada pengurus untuk mengadakan rapat anggota sesuai AD
  • Memberikan pendapatnya kepadad pengurus koperasi
  • Memanfaatkan keberadaan koperasi dalam memnuhi kebutuhan
  • Memperoleh laporan kinerja koperasi menurut AD

Perangkat Organisasi Koperasi

Berdasrkan undang-undang perkoperasian disebutkan bahwa perangkat perkoperasian terdiri atas :

  • Rapat anggota

Rapat anggota bagi koperasi merupakan suatu wadah untuk menampung aspirasi anggota koperasi. Selain itu,rapat anggota adalah pemegang kekuasaan tertinggi. Demikian, segala kebijakan menyangkut koperasi harus dibicarakan dalam rapat anggota dan disetujui oleh anggota.

  • Pengurus

Menurut undang-undang perkopeerasian, pengurus koperasi dipilih dari anggota dalam rapat anggota. Artinya, pengurus menjadi pemegang kekuasaan rapat anggota. Oleh karena itu, pengurus bertanggung jawab pada rapat anggota bukan kepada pengawas koperasi. Pengurus koperasi dalam mengelola badan usaha ini memiliki tugas dan wewenang sebagaimana ditetapkan dalam AD. Tidak selamanya pengurus koperasi menjalankan kegitan usahanya sendiri. Pengurus dapat mengangkat pengelola koperasi sebagai bentuk profesionalisme.

  • Pengawas

Pengawas koperasi dipilih daari dan oleh anggota dalam rapat anggota. Denngan demikian, pengawas bertanggung jawab kepada rapat anggota.


Sumber: https://promo-honda.id/blackberry-bakal-buat-smartwatch/

KOMPETENSI PROFESI PROGRAMMING

KOMPETENSI PROFESI PROGRAMMING

KOMPETENSI PROFESI PROGRAMMING
KOMPETENSI PROFESI PROGRAMMING

Dalam Uji kompetensi Programming diperuntukkan kepada para profesinoalisme dalam bidang programming baik yang bekerja pada instansi ataupun yang menekuni profesi programming secara perseorangan.
Contoh jabatan/jenis pekerjaan yang bisa mengikuti uji kompetensi programming adalah :
* PRACTICAL PROGRAMMER
* JUNIOR PROGRAMMER
* PROGRAMMER
* SENIOR PROGRAMMER
* ANALYST PROGRAMMER
* JUNIOR WEB PROGRAMMER
* WEB PROGRAMMER
* WEB MASTER
* JUNIOR DATABASE PROGRAMMER
* DATABASE PROGRAMMER
* SENIOR DATABASE PROGRAMMER
* JUNIOR MULTIMEDIA PROGRAMMER
* MULTIMEDIA PROGRAMMER
* QUALITY ASSURANCE

KOMPETENSI PROFESI NETWORKING.

Dalam Uji kompetensi Networking diperuntukkan kepada para profesinoalisme dalam bidang networking baik yang bekerja pada instansi ataupun yang menekuni profesi networking secara perseorangan.

Contoh jabatan/jenis pekerjaan yang bisa mengikuti uji kompetensi networking adalah :
* TECHNICAL SUPPORT
* JUNIOR NETWORK ADMINISRATOR
* NETWORK ADMINISTRATOR
* SENIOR NETWORK ADMINISTRATOR
* JUNIOR SYSTEM ADMINISRATOR
* SENIOR SYSTEM ADMINISRATOR
KOMPETENSI PROFESI APLIKASI PERKANTORAN.
Dalam Uji kompetensi Aplikasi Perkantoran bukan hanya diperuntukkan kepada para profesinoalisme yang langsung berkaitan dengan aplikasi perkantoran, tetapi kepada seluruh profesonalisme lain yang dalam kebutuhannya juga menggunakan aplikasi perkantoran dalam kegiatannya baik yang bekerja pada instansi ataupun yang menekuni profesi secara perseorangan.
Contoh jabatan/jenis pekerjaan yang bisa mengikuti uji kompetensi aplikasi perkantoran ini adalah :
* ACCOUNTAN
* ADMINISTRASI
* BASIC HELP DESK
* HELP DESK
* PROGRAMER dengan ADVANCE OFFICE

Secara level tingkatan untuk Aplikasi Perkantoran , adalah :
* Basic.
* Advance.
* Specialist. (penggunaan aplikasi perkantoran untuk hal-hal kusus, misalkan programmer denga menggunakan macro programming dalam aplikasi perkantoran).


baca Juga :

KOMPETENSI PROFESI DESAIN GRAFIS

KOMPETENSI PROFESI DESAIN GRAFIS

KOMPETENSI PROFESI DESAIN GRAFIS
KOMPETENSI PROFESI DESAIN GRAFIS

Dalam Uji kompetensi Desain Grafis diperuntukkan kepada para profesinoalisme dalam bidang Desain Grafis baik yang bekerja pada instansi ataupun yang menekuni profesi Desain Grafis secara perseorangan.

Contoh jabatan/jenis pekerjaan yang bisa mengikuti uji kompetensi Desain Grafis adalah :
* DESAINNER
* KARTUNIS
* LAYOUTER
* EDITOR
* PHOTOGRAPHER

KOMPETENSI PROFESI MULTIMEDIA.

Dalam Uji kompetensi Multimedia diperuntukkan kepada para profesinoalisme dalam bidang Multimedia baik yang bekerja pada instansi ataupun yang menekuni profesi Multimedia secara perseorangan.
Contoh jabatan/jenis pekerjaan yang bisa mengikuti uji kompetensi Multimedia adalah :
* ANIMATOR
* TV PRODUSER
* KAMERAMEN
* PEMBUAT NASKAH FILM
* DUBBER
* DLL

LSP-Telematika
LSP Telematika dibentuk oleh pemerintah dan setelah terbentuk harus dilaksanakan oleh komunitas Telematika dan bersifat independen. Bertugas menyelenggarakan standarisasi kompetensi kerja, menyiapkan materi uji serta mengakreditasi unit-unit Tempat Uji Kompetensi dan menerbitkan Sertifikasi Kompetensi bidang Telematika.
KEUNTUNGAN SERTIFIKASI DI LSP-TELEMATIKA
LSP Telematika merupakan lembaga yang bersifat independen dan profesional dalam menyelenggarakan standarisasi, uji kompetensi dan sertifikasi bagi para profesional di bidang telematika. Dalam perkembangannya, LSP Telematika menjadi rujukan profesionalisme bagi industri telematika di dalam dan luar negeri.
Sertifikat yang dikeluarkan LSP Telematika merupakan bukti pengakuan atas kompetensi seseorang setelah melakukan uji kompetensi.
Materi uji kompetensi LSP Telematika disusun berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang sudah disahkan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Penyusun SKKNI merupakan ahli telematika yang berasal dari Departemen Komunikasi dan Informatika, Departemen Pendidikan, Kementrian Ristek dan beberapa perusahaan TI di Indonesia.
Dalam penyelenggaraan uji kompetensi, LSP Telematika menggunakan test engine dengan software yang integritasnya tidak diragukan lagi. LSP Telematika merupakan pemegang lisensi Automated Testing Software (ATS) di Indonesia. Ujian diselenggarakan dengan berbasis komputer yakni suatu tes yang dipandu dan dikerjakan melalui media komputer termasuk penilaiannya.

 


Sumber: https://student.blog.dinus.ac.id/blogtekno/apple-patenkan-teknologi-tali-jam-tangan/

KAIDAH HERMENEUTIK

KAIDAH HERMENEUTIK

KAIDAH HERMENEUTIK
KAIDAH HERMENEUTIK

1. Prinsip Makna dalam Teks

Para pemikir Islam (Penafsir, Ahli Fiqh, Teolog) mempunyai keyakinan bahwa ayat-ayat al-Qur’an menunjukkan makna-makna khusus. Makna-makna di mana maksud Allah Swt yang Mahatahu dan Mahabijaksana tertuang dalam bentuk bahasa Arab yang fasih dan baligh (elokuen) dalam ikhtiar manusia untuk memberi hidayah pada manusia.
Dan tugas para ilmuan agama serta ahli tafsir adalah menggunakan metode benar dan menjaga kaidah-kaidah serta prinsip-prinsip tertentu untuk mendapatkan pemahaman yang benar dari makna-makna ayat suci Al – Qur’an.
Prinsip tersebut tidak terkhususkan pada Al – Qur’an tetapi juga untuk hadits – hadits maksum As dan juga setiap teks yang dipilih oleh setiap penyusun berakal dalam perkataan-perkataan dan tulisan-tulisannya.
Konstruksi kaidah ini berasal dari metode dan cara-cara manusia berakal dimana mereka berkehendak memindahkan hasil pikiran dan konsepsinya, mereka pindahkan dengan jalan bahasa. Pada hakikatnya Sistem percakapan dan pemahaman manusia berdiri atas ini.
Di antara orang-orang berakal baik itu ilmuan maupun masyarakat biasa semuanya menerima asas ini, bahwa sipembicara dalam menjelaskan maksudnya dengan jalan kalimat-kalimat dan ungkapan-ungkapan atau tulisan-tulisan mereka lakukan. Berdasarkan ini maka setiap teks mempunyai makna khusus dimana si penulis menuangkan maksudnya.
Di dunia Barat berlaku juga teori ini pada abad-abad sebelumnya, dan itu tidak hanya berlaku untuk konteks percakapan biasa tapi juga pada pembahasan filsafat dan pembahasan ilmiah. Para ilmuan dan teoritis ilmu hermeneutik seperti Schleier Macher dan Wilhelm Dilthey masih perpijak pada teori ini sampai kemudian muncul fase postmoderisme yang meragukan prinsip dan asas rasional ini. Di antara yang menolak pandangan tersebut datang dari pengikut hermeneutik filsafat Gadamer dan pengikut dekonstruksi Derrida.
Derrida melakukan kritik terhadap pandangan bahwa makna dalam perkataan mempunyai kehadiran sedangkan dalam tulisan adalah tersembunyi, tetapi ia juga tidak menerima kebalikan dari itu bahwa tulisan lebih baik dari pada perkataan dan makna hadir di dalamnya. Dia berpendapat bentuk keyakinan ini adalah fokus penulis namanya, dan ia berkeyakinan dalam teks tulisan makna juga adalah gaib. Derrida tidak menerima “pemahaman makna akhir teks”, sebab dalam pembacaan akan tecipta makna-makna yang tidak terhitung jumlahnya. Derrida tidak bermaksud meruntuhkan teks, tetapi ia meruntuhkan dalil – dalil makna teks. Menurut pandangannya makna bukanlah suatu perkara yang tetap dan dahulu atas petunjuk atau tujuan, tetapi makna bahkan bergantung pada petunjuk yang secara esensial adalah tidak tetap dan tidak permanen. Dalam dekonstruksi dengan mengacak hubungan kata satu sama lain, dan dengan mendekonstruksi teks, memungkinkan perluasan nisbah makna-makna dan petunjuk-petujuk yang bermacam-macam, dan pada akhirnya tidak menerima adanya satu dalil dan makna khusus sebagai wajah akhir teks dan sebagai petunjuk akhir teks.
Dalam hermeneutik filsafat Gadamer, juga berpandangan kalau makna teks bukanlah sesuatu yang menjadi maksud penyusun, tetapi hasil persinggungan antara horizon makna penyusun dan horizon penafsir teks. Dan dalam hal ini asumsi-asumsi penafsir mempunyai dampak kunci, dan secara otomatis mengingkari makna sentral dan makna akhir teks. Gadamer juga tidak meyakini realitas makna dalm teks, tetapi ia berpandangan bahwa makna teks adalah menifestasi yang dihasilkan oleh pembaca atau si penafsir teks. Dan penampakan ini juga lebih dari segala sesuatunya yang mengikut pada alam rasional dan ruh si penafsir teks, hatta penyusun teks itu sendiri.
Dalam hermeneutik Gadamer titik penting bukan hasrat atau meksud penyusun dan bukan karya atau teks sebagai sesuatu fi nafsihi di luar dari sejarah, tetapi yang urgen adalah sesuatu yang menjadi arah berulang-ulang sejarah dalam memanifestasi. Menurut Gadamer dzihniyyat (alam pikiran) penyusun atau pembaca tidak ada satu pun menjadi rujukan realitas, tetapi makna sejarah itu sendiri dimana pengaruhnya dalam zaman sekarang untuk kita, yang menjadi rujukan realitas.


Sumber: https://desaingrafis.co.id/asus-zenfone-4-max-pro-ponsel-kamera-ganda-dengan-baterai-raksasa/

Kehidupan Sosial Kerajaan Sriwijaya

Kehidupan Sosial Kerajaan Sriwijaya

Kehidupan Sosial Kerajaan Sriwijaya

Karena letaknya yang strategis, perkembangan perdagangan internasional di Sriwijaya sangat baik. Dengan banyaknya pedagang yang singgah di Sriwijaya memungkinkan masyarakatnya berkomunikasi dengan mereka, sehingga dapat mengembangkan kemampuan berkomunikasi masyarakat Sriwijaya.

Kemungkinan bahasa Melayu Kuno telah digunakan sebagai bahasa pengantar terutama dengan para pedagang dari Jawa Barat, Bangka, Jambi dan Semenanjung Malaysia.Perdagangan internasional ini juga membuat kecenderungan masyarakat menjadi terbuka akan berbagai pengaruh dan budaya asing, salah satunya India.

2.3 Kehidupan Politik

 Kehidupan politik kerajaan Sriwijaya dapat ditinjau dari raja-raja yang memerintah, wilayah kekuasaan, dan hubungannya dengan pihak luar negeri.

  1. Raja yang memerintah (yang terkenal)

1)    DapuntaHyang SriJayanasa Beliau adalah pendiri kerajaan Sriwijaya. Pada masa pemerintahannya, dia berhasil memperluas wilayah kekuasaan sampai wilayah Jambi dengan menduduki daerah Minangatamwan yang terletak di dekat jalur perhubungan pelayaran perdagangan di Selat Malaka. Sejak awal dia telah mencita-citakan agar Sriwijaya menjadi kerajaan maritim.

2)    Balaputera Dewa Awalnya, Balaputradewa adalah raja di Kerajaan Syailendra. Ketika terjadi perang saudara antara Balaputra Dewa dan Pramodhawardani (kakaknya) yang dibantu oleh Rakai Pikatan (Dinasti Sanjaya), Balaputra Dewa mengalami kekalahan. Akibatnya dia lari ke Kerajaan Sriwijaya, dimana Raja Dharma Setru (kakak dari ibu Raja Balaputra Dewa) tengah berkuasa. Karena dia tak mempunyai keturunan, dia mengangkat Balaputradewa sebagi raja. Masa pemerintahan Balaputradewa diperkirakan dimulai pada tahun 850 M. Sriwijaya mengalami perkembangan pesat dengan meingkatkan kegiatan pelayaran dan perdagangan rakyat. Pada masa pemerintahannya pula, Sriwijaya mengadakan hubungan dengan Kerajaan Chola dan Benggala (Nalanda) dalam bidang pengembangan agama Buddha, bahkan menjadi pusat penyebaran agama Buddha di Asia Tenggara.

3)    Sri SanggaramaWijayatunggawarman Pada masa pemerintahannya, Sriwijaya dikhianati dan diserang oleh kerajaan Chola. Sang raja ditawan dan baru dilepaskan pada masa pemerintahan Raja Kulottungga I di Chola.

  1. Wilayah kekuasaan

Setelah berhasil menguasai Palembang, ibukota Kerajaan Sriwijaya dipindahakan dari Muara Takus ke Palembang. Dari Palembang, Kerajaan Sriwijaya dengan mudah dapat menguasai daerah-daerah di sekitarnya seperti Pulau Bangka yang terletak di pertemuan jalan perdagangan internasional, Jambi Hulu yang terletak di tepi Sungai Batanghari dan mungkin juga Jawa Barat (Tarumanegara). Maka dalam abad ke-7 M, Kerajaan Sriwijaya telah berhasil menguasai kunci-kunci jalan perdagangan yang penting seperti Selat Sunda, Selat Bangka, Selat Malaka, dan Laut Jawa bagian barat. Pada abad ke-8 M, perluasan Kerajaan Sriwijaya ditujukan ke arah utara, yaitu menduduki Semenanjung Malaya dan Tanah Genting Kra. Pendudukan pada daerah Semenanjung Malaya memiliki tujuan untuk menguasai daerah penghasil lada dan timah. Sedangkan pendudukan pada daerah Tanah Genting Kra memiliki tujuan untuk menguasai lintas jalur perdagangan antara Cina dan India. Tanah Genting Kra sering dipergunakan oleh para pedagang untuk menyeberang dari perairan Lautan Hindia ke Laut Cina Selatan, untuk menghindari persinggahan di pusat Kerajaan Sriwijaya. Daerah lain yang menjadi kekuasaan Sriwijaya diantaranyaTulang-Bawang yang terletak di daerah Lampung dan daerah Kedah yang terletak di pantai barat Semenanjung Melayu untuk mengembangkan usaha perdagagan dengan India. Selain itu, diketahui pula berdasar berita dari China, Sriwijaya menggusur kerajaan Kaling agar dapat mengusai pantai utara Jawa sebab adalah jalur perdagangan yang penting. Pada akhir abad ke-8 M, Kerajaan Sriwijaya telah berhasil menguasai seluruh jalur perdagangan di Asia Tenggara, baik yang melalui Selat Malaka, Selat Karimata, dan Tanah Genting Kra. Dengan kekuasaan wilayah itu, Kerajaan Sriwijaya menjadi kerajaan laut terbesar di seluruh Asia Tenggara.

  1. Hubungan dengan luar negeri

Kerajaan Sriwijaya menjalin hubungan baik dengan kerajaan-kerajaan di luar wilayah Indonesia, terutama dengan kerajaan-kerajaan yang berada di India, seperti Kerajaan Pala/Nalanda di Benggala. Raja Nalanda, Dewapala Dewa menghadiahi sebidang tanah untuk pembuatan asrama bagi pelajar dari nusantara yang ingin menjadi ‘dharma’ yang dibiayai oleh Balaputradewa.

2.4 Kehidupan Budaya

Menurut berita dari Tibet, seorang pendeta bernama Atica datang dan tinggal di Sriwijaya (1011-1023 M) dalam rangka belajar agama Budha dari seorang guru besar yang bernama Dharmapala. Menurutnya, Sriwijaya merupakan pusat agama Budha di luar India. Tetapi walaupun Kerajaan Sriwijaya dikenal sebagai pusat agama Budha, tidak banyak peninggalan purbakala seperti candi-candi atau arca-arca sebaga tanda kebesaran Kerajaan Sriwijaya dalam bidang kebudayaan.

2.5 Kehidupan Ekonomi

Kerajaan Sriwijaya adalah salah satu kerajaan terbesar di Indonesia pada masa silam. Kerajaan Sriwijaya mampu mengembangkan diri sebagai negara maritim yang pernah menguasai lalu lintas pelayaran dan perdagangan internasional selama berabad-abad dengan menguasai Selat Malaka, Selat Sunda, dan Laut Jawa. Setiap pelayaran dan perdagangan dari Asia Barat ke Asia Timur atau sebaliknya harus melewati wilayah Kerajaan Sriwijaya yang meliputi seluruh Sumatra, sebagian Jawa, Semenanjung Malaysia, dan Muangthai Selatan.
Keadaan ini juga yang membawa penghasilan Kerajaan Sriwijaya terutama diperoleh dari komoditas ekspor dan bea cukai bagi kapal-kapal yang singgah di pelabuhan-pelabuhan milik Sriwijaya. Komoditas ekspor Sriwijaya antara lain kapur barus, cendana, gading gajah, buah-buahan, kapas, cula badak, dan wangi-wangian.


Baca Juga :