KISAH NABI IBRAHIM A.S.

KISAH NABI IBRAHIM A.S.

Nabi Ibrahim adalah putera Aaazar Tarih bin Tahur bin Saruj bin Rau’ bin Falij bin Aaabir bin Syalih bin Arfakhsyad bin Saam bin Nuh A.S.Ia dilahirkan di sebuah area bernama “Faddam A’ram” di dalam kerajaan “Babylon” yang pd sementara itu diperintah oleh seorang raja bernama “Namrud bin Kan’aan.”
Kerajaan Babylon pd era itu juga kerajaan yang makmur rakyat hidup senang, sejahtera di dalam kondisi serba lumayan sandang mahupun pandangan dan juga saranan-saranan yang jadi kepentingan perkembangan jasmani mrk.Akan namun tingkatan hidup rohani mrk masih berada di tingkat jahiliyah. Mrk tidak mengenal Tuhan Pencipta mrk yang sudah mengurniakan mrk bersama segala kenikmatan dan kebahagiaan duniawi. Persembahan mrk adalah patung-patung yang mrk pahat sendiri dari batu-batu atau terbuat dari lumpur dan tanah.

Raja mereka Namrud bin Kan’aan mobilisasi tampuk pemerintahnya bersama tangan besi dan kekuasaan mutlak.Semua kehendaknya harus terlaksana dan segala perintahnya merupakan undang-undang yang tidak dpt dilanggar atau di tawar. Kekuasaan yang besar yang berada di tangannya itu dan kemewahan hidup yang berlebuh-lebihanyang ia menikmati lama-kelamaan menjadikan ia tidak senang bersama kedudukannya sebagai raja. Ia merasakan dirinya patut disembah oleh rakyatnya sebagai tuhan. Ia berfikir terkecuali rakyatnya mahu dan rela menyembah patung-patung yang terbina dari batu yang tidal dpt memberi faedah dan mendtgkan kebahagiaan bagi mrk, mengapa bukan dialah yang disembah sebagai tuhan.Dia yang dpt berbicara, mampu mendengar, dpt berfikir, dpt memimpin mrk, mempunyai kemakmuran bagi mrk dan membiarkan dari kesengsaraan dan kesusahan. Dia yang dpt membuat perubahan orang miskin jadi kaya dan orang yang hina-dina diangkatnya jadi orang mulia. di samping itu semuanya, ia adalah raja yang berkuasa dan punya negara yang besar dan luas.

Di tengah-tengah penduduk yang sedemikian buruknya lahir dan dibesarkanlah Nabi Ibrahim dari seorang bapak yang bekerja sebagai pemahat dan pedagang patung. Ia sebagai calun Rasul dan pesuruh Allah yang akan mempunyai pelita kebenaran kepada kaumnya,jauh-jauh sudah diilhami akal sihat dan fikiran tajam dan juga kesedaran bahwa apa yang sudah diperbuat oleh kaumnya juga ayahnya sendiri adalah perbuat yang sesat yang pertanda kebodohan dan kecetekan fikiran dan bahwa persembahan kaumnya kepada patung-patung itu adalah perbuatan mungkar yang harus dibanteras dan diperangi sehingga mrk kembali kepada persembahan yang benar ialah persembahan kepada Tuhan Yang Maha Esa, Tuhan pencipta alam semesta ini.

Semasa remajanya Nabi Ibrahim sering disuruh ayahnya keliling kota menjual patung-patung buatannya namun gara-gara iman dan tauhid yang sudah diilhamkan oleh Tuhan kepadanya ia tidak bersemangat untuk menjual brg-brg itu apalagi secara mengejek ia menawarkan patung-patung ayahnya kepada calun customer bersama kata-kata: ” Siapakah yang akan belanja patung-patung yang tidak berfungsi ini? ”

Nabi Ibrahim Ingin Melihat Bagaimana Makhluk Yang Sudah Mati Dihidupkan Kembali Oleh Allah

Nabi Ibrahim yang sudah berketetapan hati hendak memerangi syirik dan persembahan berhala yang berlaku di dalam penduduk kaumnya ingin lebih dahulu mempertebalkan iman dan keyakinannya, menenteramkan
hatinya dan juga membersihkannya dari keragu-raguan yang barangkali esekali mangganggu fikirannya bersama memohon kepada Allah sehingga diperlihatkan kepadanya bagaimana Dia menghidupkan kembali makhluk-makhluk yang sudah mati.Berserulah ia kepada Allah: ” Ya Tuhanku! Tunjukkanlah kepadaku bagaimana engkau menghidupkan makhluk-makhluk yang sudah mati.” Allah menjawab seruannya bersama berfirman: ”Tidakkah engkau beriman dan yakin kepada kekuasaan-Ku?” Nabi Ibrahim menjawab: ” Betul, wahai Tuhanku, saya sudah beriman dan yakin kepada-Mu dan kepada kekuasaan-Mu, namun saya ingin sekali lihat itu bersama mata kepala ku sendiri, sehingga saya mendapat ketenteraman dan ketenangan dan hatiku dan sehingga makin jadi tidak tipis dan kukuh keyakinanku kepada-Mu dan kepada kekuasaan-Mu.”

Allah memperkenankan permintaan Nabi Ibrahim lalu diperintahkanlah ia menangkap empat ekor burung lalu sehabis memperhatikan dan meneliti bahagian tubuh-tubuh burung itu, memotongnya jadi berkeping-keping mencampur-baurkan sesudah itu tubuh burung yang sudak hancur-luluh dan bercampur-baur itu di tempatkan di atas puncak setiap bukit dari empat bukit yang letaknya berjauhan satu dari yang lain.
Setelah dijalankan apa yang sudah diisyaratkan oleh Allah itu, diperintahnyalah Nabi Ibrahim memanggil burung-burung yang sudah terkoyak-koyak tubuhnya dan terpisah jauh masing-masing bahagian tubuh burung dari bahagian yang lain.

Dengan izin Allah dan kuasa-Nya datanglah berterbangan enpat ekor burung itu di dalam kondisi utuh bernyawa layaknya sedia sementara begitu mendengar seruan dan panggilan Nabi Ibrahim kepadanya lalu hinggaplah empat burung yang hidup kembali itu di depannya, diamati bersama mata kepalanya sendiri bagaimana Allah YAng Maha Berkuasa dpt menghidupkan kembali makhluk-Nya yang sudah mati sebagaimana Dia menciptakannya dari suatu hal yang tidak ada. Dan bersama demikianlah tercapailah apa yang di inginkan oleh Nabi Ibrahim untuk mententeramkan hatinya dan menyingkirkan barangkali ada kesangsian di di dalam iman dan keyakinannya, bahwa kekuasaan dan tekad Allah tidak ada suatu hal pun di langit atau di bumi yang dpt menghambat atau menentangnya dan hanya kata “Kun” yang difirmankan Oleh-Nya maka terjadilah akan apa yang dikenhendaki ” Fayakun”.

Nabi Ibrahim Berdakwah Kepada Ayah Kandungnya

Aazar, bapak Nabi Ibrahim tidak terkecuali sebagaimana kaumnya yang lain, bertuhan dan menyembah berhala bah ia adalah pedagang dari patung-patung yang dibikin dan dipahatnya sendiri dan drpnya orang belanja patung-patung yang dijadikan persembahan.
Nabi Ibrahim menjadi bahwa kewajiban pertama yang harus ia melakukan sebelum berdakwah kepada orang lain ialah menyedarkan bapak kandungnya pernah orang yang paling dekat kepadanya bahwa keyakinan dan persembahannya kepada berhala-berhala itu adalah perbuatan yang sesat dan bodoh.Beliau merasakan bahawa kebaktian kepada ayahnya mewajibkannya memberi penerangan kepadanya sehingga membiarkan keyakinan yang sesat itu dan mengikutinya beriman kepada Allah Yang Maha Kuasa.

Dengan sikap yang sopan dan adab yang patut ditunjukkan oleh seorang anak pada orang tuanya dan bersama kalimat yang halus ia dtg kepada ayahnya menyampaikan bahwa ia diutuskan oleh Allah sebagai nabi dan rasul dan bahawa ia sudah diilhamkan bersama ilmu dan ilmu yang tidak dimiliki oleh ayahnya. Ia bertanya kepada ayahnya bersama lemah lembut gerangan apakah yang mendorongnya untuk menyembah berhala layaknya lain-lain kaumnya padahal ia sadar bahwa berhala-berhala itu tidak berfungsi sedikit pun tidak dpt mendtgkan keuntungan bagi penyembahnya atau menghindar kerugian atau musibah. Diterangkan pula kepada ayahnya bahwa penyembahan kepada berhala-berhala itu adalah cuman ajaran syaitan yang sebetulnya jadi musuh kepada manusia sejak Adam diturunkan ke bumi lagi. Ia berseru kepada ayahnya sehingga merenungkan dan berkhayal nasihat dan ajakannya berpaling dari berhala-berhala dan kembali menyembah kepada Allah yang menciptakan manusia dan semua makhluk yang dihidupkan memberi mrk rezeki dan kenikmatan hidup dan juga menguasakan bumi bersama segala isinya kepada manusia.

Aazar jadi merah mukanya dan melotot matanya mendengar kalimat seruan puteranya Nabi Ibrahim yyang ditanggapinya sebagai dosa dan perihal yang kurang patut bahwa puteranya sudah berani mengecam dan menghina keyakinan ayahnya apalagi mengajakkannya untuk meninggalkan keyakinan itu dan menganut keyakinan dan agama yang ia bawa. Ia tidak menyembunyikan murka dan marahnya namun dinyatakannya di dalam kalimat yang kasar dan di dalam maki hamun seakan-akan tidak ada hunbungan diantara mereka. IA bicara kepada Nabi Ibrahim bersama suara gusar: ” Hai Ibrahim! Berpalingkah engkau dari keyakinan dan persembahanku ? Dan keyakinan apakah yang engkau berikan kepadaku yang menganjurkan sehingga saya mengikutinya? Janganlah engkau menghidupkan amarahku dan cuba mendurhakaiku.Jika engkau tidak menghentikan penyelewenganmu dari agama ayahmu tidak engkau hentikan usahamu mengecam dan memburuk-burukkan persembahanku, maka keluarlah engkau dari rumahku ini. Aku tidak rela bercampur denganmu di dalam suatu tempat tinggal di bawah suatu atap. Pergilah engkau dari mukaku sebelum saya menimpamu bersama batu dan mencelakakan engkau.”

Nabi Ibrahim terima kemarahan ayahnya, pengusirannya dan kalimat kasarnya bersama sikap tenang, normal selaku anak pada bapak seray berkata: ” Oh ayahku! Semoga engkau selamat, saya akan tetap memohonkan ampun bagimu dari Allah dan akan tinggalkan kamu bersama persembahan tidak cuman kepada Allah. Mudah-mudahan saya tidak jadi orang yang celaka dan malang bersama doaku utkmu.” Lalu keluarlah Nabi Ibrahim meninggalkan tempat tinggal ayahnya di dalam kondisi sedih dan prihati gara-gara tidak berhasil mengangkatkan ayahnya dari lembah syirik dan kufur.

Nabi Ibrahim Menghancurkan Berhala-berhala

Kegagalan Nabi Ibrahim di dalam usahanya menyedarkan ayahnya yang tersesat itu terlalu menusuk hatinya gara-gara ia sebagai putera yang baik ingin sekali lihat ayahnya berada di dalam jalur yang benar terangkat dari lembah kesesatan dan syirik namun ia sedar bahwa hidayah itu adalah di tangan Allah dan bagaimana pun ia ingin bersama sepenuh hatinya sehingga ayahnya mendpt hidayah ,bila belum diharapkan oleh Allah maka sia-sialah permintaan dan usahanya.
Penolakan ayahnya pada dakwahnya bersama cara yang kasar dan kejam itu tidak sedikit pun pengaruhi keputusan hatinya dan melemahkan semangatnya untuk berlangsung terus memberi penerangan kepada kaumnya untuk menyapu bersih persembahan-persembahan yang bathil dan kepercayaan-kepercayaan yang bertentangan bersama tauhid dan iman kepada Allah dan Rasul-Nya

Nabi Ibrahim tidak henti-henti di dalam setiap peluang mengajak kaumnya berdialog dan bermujadalah tentang keyakinan yang mrk anut dan ajaran yang ia bawa. Dan ternyata bahwa jikalau mrk sudah tidak berdaya menilak dan menyanggah alasan-alasan dan dalil-dalil yang dikemukakan oleh Nabi Ibrahim tentang kebenaran ajarannya dan kebathilan keyakinan mrk maka dalil dan alasan yang usanglah yang mrk kemukakan iaitu bahwa mrk hanya meneruskan apa yang oleh bapa-bapa dan nenek moyang mrk dijalankan dan sesekali mrk tidak akan membiarkan keyakinan dan agama yang sudah mrk warisi.

Nabi Ibrahim pd akhirnya menjadi tidak berfungsi kembali berdebat dan bermujadalah bersama kaumnya yang berkepala batu dan yang tidak mahu terima info dan bukti-bukti nyata yang dikemukakan oleh beliau dan selalu
berpegang pada satu-satunya alasan bahwa mrk tidak akan menyimpang dari cara persembahan nenek moyang mrk, walaupun oleh Nabi Ibrahim dinyatakan beberapa kali bahwa mrk dan bapa-bapa mrk salah dan tersesat ikuti jejak syaitan dan iblis.
Nabi Ibrahim sesudah itu merancang akan tunjukkan kepada kaumnya bersama perbuatan yang nyata yang mampu mrk lihat bersama mata kepala mrk sendiri bahwa berhala-berhala dan patung-patung mrk serius tidak berfungsi bagi mrk dan apalagi tidak mampu menyelamatkan dirinya sendiri.

Adalah sudah jadi tradisi dan tradisi penduduk kerajaan Babylon bahwa setiap tahun mrk keluar kota beramai-ramai pd suatu hari raya yang mrk anggap sebagai keramat. Berhari-hari mrk tinggal di luar kota di suatu padang terbuka, berkhemah bersama mempunyai bekalan makanan dan minuman yang cukup. Mrk bersuka ria dan bersenang-senang sambil meninggalkan kota-kota mrk kosong dan sunyi. Mrk berseru dan mengajak semua penduduk sehingga keluar meninggalkan tempat tinggal dan ikut beramai -ramai menjunjung hari-hari suci itu. Nabi Ibrahim yang juga ikut diajak ikut dan juga berlagak berpura-pura sakit dan diizinkanlah ia tinggal di tempat tinggal apalagi mrk menjadi khuatir bahwa penyakit Nabi Ibrahim yang dibuat-buat itu akan menular dan menjalar di kalangan mrk jikalau ia ikut serta.

” Inilah dia peluang yang ku nantikan,” kata hati Nabi Ibrahim tatkala lihat kota sudah kosong dari penduduknya, sunyi senyap tidak terdengar terkecuali suara burung-burung yang berkicau, suara daun-daun pohon yang gemerisik ditiup angin kencang. Dengan mempunyai sebuah kapak ditangannya ia pergi menuju area beribadatan kaumnya yang sudah ditinggalkan tanpa penjaga, tanpa juru kunci dan hanya deretan patung-patung yang keluar diserambi area peribadatan itu. Sambil menunjuk kepada semahan bunga-bunga dan makanan yang berada di setiap kaki patung bicara Nabi Ibrahim, mengejek: ” Mengapa kamu tidak makan makanan yang lazat yang disaljikan bagi kamu ini? Jawablah saya dan berkata-katalah kamu.”
Kemudian disepak, ditamparlah patung-patung itu dan dihancurkannya berpotong-potong bersama kapak yang berada di tangannya. Patung yang besar ditinggalkannya utuh, tidak diganggu yang pada lehernya dikalungkanlah kapak Nabi Ibrahim itu.

Terperanjat dan terkejutlah para penduduk, tatkala pulang dari berpesta ria di luar kota dan lihat kondisi patung-patung, tuhan-tuhan mrk hancur berantakan dan jadi potongan-potongan terserak-serak di atas lantai. Bertanyalah satu kepada yang lain bersama suara hairan dan takjub: “Gerangan siapakah yang sudah berani melakukan perbuatan yang jahat dan keji ini pada tuhan-tuhan persembahan mrk ini?” Berkata salah seorang diantara mrk: ” Ada barangkali bahwa orang yang tetap mengolok-olok dan mengejek persembahan kita yang bernama Ibrahim itulah yang melakukan perbuatan yang berani ini.” Seorang yang lain meningkatkan info bersama berkata: ” Bahkan dialah yang tentu berbuat, gara-gara ia adalah satu-satunya orang yang tinggal di kota sewaktu kita semua berada di luar merayakan hari suci dan keramat itu.” Selidik punya selidik, akhirnya terdpt kepastian yang tidak diragukan kembali bahwa Ibrahimlah yang merusakkan dan memusnahkan patung-patung itu. Rakyat kota beramai-ramai mengulas perihal yang diakui suatu perihal atau penghinaan yang tidak dpt diampuni pada keyakinan dan persembahan mrk. Suara marah, jengkel dan kutukan terdengar dari segala penjuru, yang menuntut sehingga si pelaku diminta bertanggungjawab di dalam suatu pengadilan terbuka, di mana semua rakyat penduduk kota mampu ikut dan juga menyaksikannya.

Dan sebetulnya itulah yang diharapkan oleh Nabi Ibrahim sehingga pengadilannya dijalankan secara terbuka di mana semua warga penduduk mampu ikut menyaksikannya. Karena bersama cara demikianlah beliau mampu secara terselubung berdakwah menyerang keyakinan mrk yang bathil dan sesat itu, seraya menerangkan kebenaran agama dan keyakinan yang ia bawa, terkecuali diantara yang ada ada yang masih boleh diharapkan terbuka hatinya bagi iman dari tauhid yang ia ajarkan dan dakwahkan.
Hari pengadilan ditentukan dan datang rakyat dari segala pelosok berduyung-duyung mengujungi padang terbuka yang di sediakan bagi sidang pengadilan itu.

Ketika Nabi Ibrahim datang menghadap para hakim yang akan mengadili ia disambut oleh para hadirin bersama teriakan kutukan dan cercaan, pertanda terlalu gusarnya para penyembah berhala pada beliau yang sudah berani menghancurkan persembahan mrk.

Ditanyalah Nabi Ibrahim oleh para hakim: ” Apakah engkau yang melakukan penghancuran dan merusakkan tuhan-tuhan kami?” Dengan tenang dan sikap dingin, Nabi Ibrahim menjawab: ” Patung besar yang berkalungkan kapak di lehernya itulah yang melakukannya. Cuba tanya saja kepada patung-patung itu siapakah yang menghancurkannya. ” Para hakim penanya terdiam sejenak seraya lihat yang satu kepada yang lain dan berbisik-bisik, seakan-akan Ibrahim yang mengandungi ejekan itu. Kemudian bicara si hakim: ” Engkaukan sadar bahwa patung-patung itu tidak mampu bercakap dan bicara mengapa engkau minta kita bertanya kepadanya?” Tibalah masanya yang sebetulnya dinantikan oleh Nabi Ibrahim,maka sebagai jawapan atas pertanyaan yang terakhir itu beliau berpidato membentangkan kebathilan persembahan mrk,yang mrk pertahankan mati-matian, cuman hanya gara-gara kebiasaan itu adalah warisan nenek-moyang. Berkata Nabi Ibrahim kepada para hakim itu: ” Jika demikianlah halnya, mengapa kamu sembah patung-patung itu, yang tidak mampu berkata, tidak mampu lihat dan tidak mampu mendengar, tidak mampu mempunyai faedah atau menolak mudharat, apalagi tidak mampu menopang dirinya dari kehancuran dan kebinasaan? Alangkah bodohnya kamu bersama keyakinan dan persembahan kamu itu! Tidakkah mampu kamu berfikir bersama akal yang sihat bahwa persembahan kamu adalah perbuatan yang salah yang hanya difahami oleh syaitan. Mengapa kamu tidak menyembah Tuhan yang menciptakan kamu, menciptakan alam sekeliling kamu dan menguasakan kamu di atas bumi bersama segala mengisi dan kekayaan. Alangkah hina dinanya kamu bersama persembahan kamu itu.”

Setelah selesai Nabi Ibrahim menguraikan pidatonya iut, para hakim mencetuskan keputusan bahawa Nabi Ibrahim harus dibakar hidup-hidup sebagai ganjaran atas perbuatannya menghina dan menghancurkan tuhan-tuhan mrk, maka berserulah para hakim kepada rakyat yang ada lihat pengadilan itu: ” Bakarlah ia dan belalah tuhan-tuhanmu , terkecuali kamu terlalu setia kepadanya.”

Nabi Ibrahim Dibakar Hidup-hidup

Keputusan mahkamah sudah dijatuhakan.Nabi Ibrahim harus dihukum bersama membakar hidup-hidup di dalam api yang besar sebesar dosa yang sudah dilakukan. Persiapan bagi upacara pembakaran yang akan disaksikan oleh semua rakyat sedang diaturkan. Tanah lapang bagi area pembakaran di sediakan dan diadakan pengumpulan kayu bakar bersama banyaknya dimana tiap penduduk secara gotong-royong harus mengambil bahagian mempunyai kayu bakar sebanyak yang ia mampu sebagai tanda bakti kepada tuhan-tuhan persembahan mrk yang sudah dihancurkan oleh Nabi Ibrahim.

Berduyun-duyunlah para penduduk dari segala penjuru kota mempunyai kayu bakar sebagai sumbangan dan tanda bakti kepada tuhan mrk. Di pada terdapat para wanita yang hamil dan orang yang sakit yang mempunyai sumbangan kayu bakarnya bersama harapan memperolehi barakah dari tuhan-tuhan mereka bersama membuat sembuh penyakit mereka atau menjaga yang hamil di sementara ia bersalin.
Setelah terkumpul kayu bakar di lanpangan yang di sediakan untuk upacara pembakaran dan tertumpuk dan juga tersusun laksan sebuah bukit, berduyun-duyunlah orang datang untuk lihat pelaksanaan hukuman atas diri Nabi Ibrahim. Kayu lalu dibakar dan terbentuklah gunung berapi yang dahsyat yang sedang berterbangan di atasnya berjatuhan terbakar oleh panasnya wap yang ditimbulkan oleh api yang menggunung itu. Kemudian di dalam kondisi terbelenggu, Nabi Ibrahim didtgkan dan dari atas sebuah gedung yang tinggi dilemparkanlah ia kedalam tumpukan kayu yang menyala-nyala itu bersama iringan firman Allah: ” Hai api, menjadilah engkau dingin dan keselamatan bagi Ibrahim.”

Sejak keputusan hukuman dijatuhkan sampai sementara ia dilemparkan ke di dalam bukit api yang menyala-nyala itu, Nabi Ibrahim tetap tunjukkan sikap tenang dan tawakkal gara-gara iman dan keyakinannya bahwa Allah tidak akan rela membiarkan hamba pesuruhnya jadi makanan api dan kurban keganasan orang-orang kafir musuh Allah. Dan sebetulnya demikianlah apa yang berlangsung tatkala ia berada di dalam perut bukit api yang dahsyat itu ia menjadi dingin sesuai bersama seruan Allah Pelindungnya dan hanya tali temali dan rantai yang mengikat tangan dan kakinya yang terbakar hangus, sedang tubuh dan busana yang terlekat pada tubuhnya tetap utuh, tidak sedikit pun tersentuh oleh api, perihal mana merupakan suatu mukjizat yang diberikan oleh Allah kepada hamba pilihannya, Nabi Ibrahim, sehingga mampu melanjutkan penyampaian risalah yang ditugaskan kepadanya kepada hamba-hamba Allah yang tersesat itu.

Para pemirsa upacara pembakaran hairan tercenggang tatkala lihat Nabi Ibrahim keluar dari bukit api yang sudah padam dan jadi abu itu di dalam kondisi selamat, utuh bersama pakaiannya yang tetap berda layaknya biasa, tidak ada gejala sentuhan api sedikit jua pun. Mereka bersurai meninggalkan lapangan di dalam kondisi hairan seraya bertanya-tanya pada diri sendiri dan di pada satu sama lain bagaimana perihal yang ajaib itu berlaku, padahal menurut pemikiran mereka dosa Nabi Ibrahim sudah nyata mendurhakai tuhan-tuhan yang mereka puja dan sembah.Ada sebahagian drp mrk yang di dalam hati kecilnya menjadi meragui kebenaran agama mrk namun tidak berani melahirkan rasa ragu-ragunya itu kepada orang lain, sedang para pemuka dan para pemimpin mrk menjadi kecewa dan malu, gara-gara hukuman yang mrk jatuhkan ke atas diri Nabi Ibrahim dan kesibukan rakyat mengumpulkan kayu bakar sepanjang berminggu-minggu sudah berakhir bersama kegagalan, sehingga mrk menjadi malu kepada Nabi Ibrahim dan para pengikutnya.

Mukjizat yang diberikan oleh Allah s.w.t. kepada Nabi Ibrahim sebagai bukti nyata akan kebenaran dakwahnya, sudah menimbulkan kegoncangan di dalam keyakinan sebahagian penduduk pada persembahan dan patung-patung mrk dan membuka mata hati banyak drp mrk untuk berkhayal kembali ajakan Nabi Ibrahim dan dakwahnya, apalagi tidak kurang drp mrk yang ingin tunjukkan imannya kepada Nabi Ibrahim, namun khuatir akan mendapat kesukaran di dalam penghidupannya akibat kemarahan dan balas dendam para pemuka dan para pembesarnya yang barangkali akan jadi hilang akal jikalau merasakan bahwa pengaruhnya sudah bealih ke pihak Nabi Ibrahim.

Sumber : https://tokoh.co.id/

Baca Juga :

KISAH NABI SALEH A.S.

KISAH NABI SALEH A.S.

Tsamud adalah nama suatu suku yang oleh sementara pakar peristiwa dimasukkan bahagian berasal dari bangsa Arab dan ada pula yang menggolongkan mereka ke di dalam bangsa Yahudi. Mereka bertempat tinggal di suatu dataran bernama ” Alhijir ” terdapat pada Hijaz dan Syam yang dahulunya termasuk jajahan dan dikuasai suku Aad yang udah habis binasa disapu angin taufan yang di kirim oleh Allah sebagai pembalasan atas pembangkangan dan pengingkaran mereka pada dakwah dan risalah Nabi Hud A.S.

Kemakmuran dan kemewahan hidup serta kekayaan alam yang dahulu dimiliki dan dinikmati oleh kaum Aad udah diwarisi oleh kaum Tsamud.Tanah-tanah yang subur yang menambahkan hasil berlimpah ruah, binatang-binatang perahan dan lemak yang berkembang biak, kebun-kebun bunga yag indah-indah, bangunan rumah-rumah yang didirikan di atas tanah yang datar dan dipahatnya berasal dari gunung.Semuanya itu menjadikan mereka hidup tenteram ,sejahtera dan bahgia, mulai aman berasal dari segala masalah alamiah dan bahawa kemewahan hidup mereka bakal kekal bagi mereka dan anak keturunan mereka.

Kaum Tsamud tidak mengenal Tuhan. Tuhan Mereka adalah berhala-berhala yang mereka sembah dan puja, kepadanya mrk berqurban, daerah mrk minta perlindungan berasal dari segala bala dan musibah dan berharap kebaikan serta kebahagiaan.Mrk tidak dpt lihat atau memikirkan lebih jauh dan apa yang dpt mrk jangkau bersama pancaindera.

Nabi Saleh Berdakwah Kepada Kaum Tsamud

Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang tidak bakal melepas hamba-hamba_Nya berada di dalam kegelapan berkesinambungan tanpa diutusnya nabi pesuruh disisi-Nya untuk berikan penerangan dan memimpin mrk keluar berasal dari jalur yang sesat ke jalur yang benar. Demikian pula Allah tidak bakal menurunkan azab dan seksaan kepada suatu umat sebelum saat mrk diperingatkan dan diberi petunjukkan oleh-Nya bersama perantara seorang yang dipilih untuk jadi utusan dan rasul-Nya. Sunnatullah ini berlaku pula kepada kaum Tsamud, yang kepada mrk udah diutuskan Nabi Saleh seorang yang udah dipilih-Nya berasal dari suku mrk sendiri, berasal dari keluarga yang terpandang dan dihormati oleh kaumnya, populer tangkas, cerdik pandai, rendah hati dan ramah-tamah di dalam pergaulan.

Dikenalkan mrk oleh Nabi Saleh kepada Tuhan yang sepatut mrk sembah, Tuhan Allah Yang Maha Esa, yang udah mencipta mrk, menciptakan alam kira-kira mrk, menciptakan tanah-tanah yang subur yang menghasilkan bhn-bhn keperluan hidup mrk, mencipta binatang-binatang yang berikan faedah dan berfaedah bagi mrk dan bersama demikianlah berikan kepada mrk kenikmatan dan kemewahan hidup dan kebahagiaan lahir dan batin.Tuhan Yang Esa itulah yang perlu mrk sembah dan bukan patung-patung yang mrk pahat sendiri berasal dari batu-batu gunung yang tidak berkuasa berikan sesuatu kepada mrk atau merawat mrk berasal dari kecemasan dan bahaya.

Nabi Saleh memperingatkan mrk bahwa ia adlah seorang drp mrk, berhubungan pada dirinya dan mereka ikatan keluarga dan darah. Mrk adalah kaumnya dan sanak keluarganya dan dia adalah seketurunan dan sesuku bersama mrk.Ia berharap kebaikan dan kebajikan bagi mrk dan sesekali tidak bakal menjerumuskan mrk ke di dalam hal-hal yang bakal membawa kerugian, kesengsaraan dan kebinasaan bagi mrk. Ia menerangkan kepada mrk bahwa ianya adalah pesuruh dan utusan Allah, dan apa yang diajarkan dan didakwahkan kepada mrk adalah amanat Allah yang perlu dia sampaikan kepada mrk untuk kebaikan mrk semasa hidup mrk dan setelah mrk mati di akhirat kelak. Ia berharap kaumnya memperhitungkan dan memikirkan sungguh-sungguh apa yang ia serukan dan rekomendasikan dan supaya mrk segera meninggalkan persembahan kepada berhala-berhala itu dan yakin beriman kepada Allah Yang Maha Esa seraya bertaubat dan mohon ampun kepada-Nya atas dosa dan kelakuan syirik yang selama ini udah mrk lakukan.Allah maha dekat kepada mrk mendengarkan doa mrk dan berikan ampun kepada yang salah bila dimintanya.

Terperanjatlah kaum Saleh mendengar seruan dan dakwahnya yang bagi mrk merupakan hal yang baru yang tidak dikira bakal mampir berasal dari saudara atau anak mrk sendiri.Maka serentak ditolaklah ajakan Nabi Saleh itu seraya berkata mereka kepadanya: “Wahai Saleh! Kami mengenalmu seorang yang pandai, cekatan dan cerdas, fikiranmu tajam dan pendapat serta semua pertimbangan mu senantiasa tepat. Pada dirimu kami lihat gejala kebajikan dan sifat-sifat yang terpuji. Kami berharap berasal dari engkau sebetulnya untuk memimpinkami selesaikan hal-hal yang rumit yang kami hadapi, berikan anjuran di dalam soal-soal yang gelap bagi kami dan jadi ikutan dan keyakinan kami di sementara kami hadapi krisis dan kesusahan.Akan tapi segala harapan itu jadi meleset dan keyakinan kami kepadamu tergelincir hari ini bersama tingkah lakumu dan tindak tandukmu yang menyalahi adat-istiadat dan tatacara hidup kami. Apakah yang engkau serukan kepada kami? Enkau meminta supaya kami meninggalkan persembahan kami dan nenek moyang kami, persembahan dan agama yang udah jadi darah daging kami jadi sebahagian hidup kami sejak kami dilahirkan dan senantiasa jadi pegangan untuk selama-lamanya.Kami sesekali tidak bakal meninggalkannya dikarenakan seruanmu dan kami tidak bakal mengikutimu yang sesat itu. Kami tidak mempercayai cakap-cakap kosongmu apalagi menyangsikan kenabianmu. Kami tidak bakal mendurhakai nenek moyang kami bersama meninggalkan persembahan mrk dan ikuti jejakmu.”

Nabi Saleh memperingatkan mereka supaya jangan menentangnya dan supaya ikuti ajakannya beriman kepada Allah yang udah mengurniai mrk rezeki yang luas dan penghidupan yang sejahtera. Diceritakan kepada mrk kisah kaum-kaum yang mendapat seksa dan azab berasal dari Allah dikarenakan menentang rasul-Nya dan mendustakan risalah-Nya. Hal yang serupa itu dpt berlangsung di atas mrk kecuali mrk tidak mahu menerima dakwahnya dan mendengar nasihatnya, yang diberikannya secara ikhlas dan jujur sebagai seorang bagian berasal dari keluarga besar mrk dan yang tidak berharap atau menuntut upah drp mrk atas usahanya itu. Ia cuma memberikan amanat Allah yang ditugaskan kepadanya dan Allahlah yang bakal memberinya upah dan ganjaran untuk usahanya berikan pimpinan dan tuntutan kepada mrk.

Sekelompok kecil berasal dari kaum Tsamud yang kebanyakkannya terdiri berasal dari orang-orang yang kedudukan sosial lemah menerima dakwah Nabi Saleh dan beriman kepadanya namun sebahagian yang terbesar terutamanya mrk yang tergolong orang-orang kaya dan berkedudukan senantiasa berkeras kepala dan menyombongkan diri menolak ajakan Nabi Saleh dan mengingkari kenabiannya dan berkata kepadanya: ” Wahai Saleh! Kami kira bahwa engkau udah kerasukan syaitan dan terkena sihir.Engkau udah jadi sinting dan menderita sakit gila. Akalmu udah beralih dan fikiranmu udah kacau supaya engkau bersama tidak sedar udah mengeluarkan kalimat ucapan yang tidak masuk akal dan barangkali engkau sendiri tidak memahaminya. Engkau mengaku bahwa engkau udah diutuskan oleh Tuhanmu sebagai nabi dan rasul-Nya. Apakah kelebihanmu drp kami semua supaya engkau dipilih jadi rasul, padahal ada orang-orang di pada kami yang lebih patut dan lebih cekap untuk jadi nabi atau rasul drp engkau. Tujuanmu bersama bercakap kosong dan kata-katamu hanya untuk mengejar kedudukan dan inginkan diangkat jadi kepala dan pemimpin bagi kaummu.Jika engkau mulai bahwa engkau sihat badan dan sihat fikiran dan mengaku bahwa engkau tidak membawa arah dan obyek yang terselubung di dalam dakwahmu itu maka hentikanlah usahamu menyiarkan agama barumu bersama mencerca persembahan kami dan nenek moyangmu sendiri.Kami tidak bakal ikuti jalanmu dan meninggalkan jalur yang udah ditempuh oleh orang-orang tua kami lebih dahulu.”

Nabi Saleh menjawab: ” Aku udah berulang-ulang menjelaskan kepadamu bahwa saya tidak berharap sesuatu apa pun drpmu sebagai imbalan atas usahaku berikan tuntunandan penerangan kepada kamu. Aku tidak berharap upah atau inginkan pangkat dan kedudukan bagi usahaku ini yang saya jalankan hanya atas perintah Allah dan drp-Nya kelak saya harapkan balasan dan ganjaran untuk itu. Dan bagaimana saya mampu mengikutimu dan menterlantarkan tugas dan amanat Tuhan kepadaku, padahal saya talah memperoleh bukti-bukti yang nyata atas kebenaran dakwahku.Jgnlah sesekali anda harapkan bahawa saya bakal melanggar perintah Tuhanku dan melalaikan kewajibanku kepada-Nya cuma hanya untuk melanjutkan persembahan nenek moyang kami yang bathil itu. Siapakah yang bakal melindungiku berasal dari murka dan azab Tuhan kecuali saya berbuat demikian? Sesungguhnya anda cuma bakal merugikan dan membinasakan saya bersama seruanmu itu.”

Setelah gagal dan berhasil menghentikan bisnis dakwah Nabi Saleh dan dilihatnya ia apalagi jadi giat menarik orang-orang mengikutinya dan berpihak kepadanya para pemimpin dan pemuka kaum Tsamud berupaya hendak membendung arus dakwahnya yang jadi lama jadi mendpt perhatian terutama berasal dari kalangan bawahan menengah di dalam masyarakat. Mrk
menentang Nabi Saleh dan untuk perlihatkan kebenaran kenabiannya bersama suatu bukti mukjizat di dalam bentuk benda atau kejadian luar biasa yang berada di luar kekuasaan manusia.

Allah Memberi Mukjizat Kepada Nabi Saleh A.S.

Nabi Saleh sedar bahawa tentangan kaumnya yang menuntut bukti drpnya berwujud mukjizat itu adalah mempunyai tujuan hendak menghalau pengaruhnya dan membuang habis kewibawaannya di mata kaumnya terutama para pengikutnya bila ia gagal memenuhi tentangan dan tuntutan mrk. Nabi Saleh membalas tentangan mrk bersama menuntut janji bersama mrk bila ia berhasil mendatangkan mukjizat yang mrk minta bahwa mrk bakal meninggalkan agama dan persembahan mrk dan bakal ikuti Nabi Saleh dan beriman kepadanya.

Sesuai bersama keinginan dan anjuran pemuka-pemuka kaum Tsamud berdoalah Nabi Saleh memohon kepada Allah supaya memberinya suatu mukjizat untuk perlihatkan kebenaran risalahnya dan sekaligus mematahkan perlawanan dan tentangan kaumnya yang tetap berkeras kepala itu. Ia memohon berasal dari Allah bersama kekuasaan-Nya menciptakan seekor unta betina dikeluarkannya berasal dari perut sebuah batu karang besar yang terdpt di segi sebuah bukit yang mereka tunjuk.
Maka sejurus kemudian bersama izin Allah Yang Maha Kuasa ulang Maha Pencipta terbelahlah batu karang yang ditunjuk itu dan keluar berasal dari perutnya seekor unta betina.

Dengan menunjuk kepada binatang yang baru keluar berasal dari perut batu besar itu berkatalah Nabi Saleh kepada mrk: ” Inilah dia unta Allah, janganlah anda ganggu dan biarkanlah ia melacak makanannya sendiri di atas bumi Allah ia membawa giliran untuk mendptkan air minum dan anda membawa giliran untuk mendptkan minum bagimu dan bagi ternakanmu termasuk dan ketahuilah bahwa Allah bakal menurunkan azab-Nya bila anda hingga mengganggu binatang ini.”

Kemudian berkeliaranlah unta di ladang-ladang memakan rumput sesuka hatinya tanpa mendpt gangguan. Dan kala giliran minumnya tiba pergilah unta itu ke sebuah perigi yyang diberi nama perigi unta dan minumlah sepuas hatinya. Dan pada hari-hari giliran unta Nabi Saleh itu mampir minum tiada seekor binatang lain berani menghampirinya, hal mana mengakibatkan rasa tidak suka pada pemilik-pemilik binatang itu yang jadi hari jadi merasakan bahwa adanya unta Nabi Saleh di tengah-tengah mereka itu merupakan masalah laksana duri yang melintang di di dalam kerongkong.

Dengan berhasilnya Nabi Saleh mendtgkan mukjizat yang mrk tuntut gagallah para pemuka kaum Tsamud di dalam usahanya untuk menjatuhkan kehormatan dan menghalau pegaruh Nabi Saleh apalagi sebaliknya udah menaikkan tebal keyakinan para pengikutnya dan menghilang banyak kesangsian berasal dari kaumnya. Maka dihasutlah oleh mrk pemilik-pemilik ternakan yang mulai jengkel dan tidak suka bersama adanya unta Nabi Saleh yang merajalela di ladang dan kebun-kebun mrk serta ditakuti oleh binatang-binatang peliharaannya.

Unta Nabi Saleh Dibunuh

Persekongkolan diselenggarakan oleh orang-orang berasal dari kaum Tsamud untuk sesuaikan rancangan pembunuhan unta Nabi Saleh. Dan sementara orang tetap dibayangi oleh rasa was-was berasal dari azab yang diancam oleh Nabi Saleh bila untanya diganggu di samping adanya stimulan keinginan yang kuat untuk membuang binatang itu berasal dari atas bumi mrk, muncullah tiba-tiba seorang janda bangsawan yang kaya raya menawarkan bakal menyerah dirinya kepada siapa yang dpt membunuh unta Saleh. Di samping janda itu ada seorang wanita lain yang membawa lebih dari satu puteri cantik-cantik menawarkan bakal menghadiahkan salah seorang berasal dari puteri-puterinya kepada orang yang berhasil membunuh unta itu.

Dua macam hadiah yyang mengundang hasrat berasal dari kedua wanita itu di samping hasutan para pemuka Tsamud mengakibatkan dua orang laki laki bernama Mushadda’ bin Muharrij dan Gudar bin Salif berkemas-kemas bakal jalankan pembunuhan bagi capai hadiah yang dijanjikan di samping sanjungan dan pujian yang bakal diterimanya berasal dari para kafir suku Tsamud bila unta Nabi Saleh udah mati dibunuh.
Dengan perlindungan tujuh orang laki laki ulang bersembunyilah kumpulan itu di suatu daerah di mana kebanyakan di lalui oleh unta di dalam perjalanannya ke perigi daerah ianya minum. Dan begitu unta-unta yang tidak berdosa itu lalu segeralah dipanah betisnya oleh Musadda’ yang disusul oleh Gudar bersama menikamkan pedangnya di perutnya.

Dengan perasaan megah dan bangga pergilah para pembunuh unta itu ke ibu kota memberikan berita matinya unta Nabi Saleh yang mendpt sambutan sorak-sorai dan teriakan gembira berasal dari pihak musyrikin seakan-akan mrk ulang berasal dari medan perang bersama membawa kemenangan yang gilang gemilang.
Berkata mrk kepada Nabi Saleh: ” Wahai Saleh! Untamu udah amti dibunuh, cubalah datangkan bakal apa yang engkau katakan dulu bakal ancamannya bila unta itu diganggu, kecuali engkau sungguh-sungguh termasuk orang-orang yang terlalu benar di dalam kata-katanya.”

Nabi Saleh menjawab: ” Aku udah peringatkan kamu, bahwa Allah bakal menurunkan azab-Nya atas anda kecuali anda mengganggu unta itu. Maka bersama terbunuhnya unta itu maka tunggulah engkau bakal tibanya jaman azab yang Allah talah janjikan dan udah saya sampaikan kepada kamu.Kamu udah menentang Allah dan terimalah kelak akibat tentanganmu kepada-Nya.Janji Allah tidak bakal meleset .Kamu boleh bersuka ria dan bersenang-senang selama tiga hari ini kemudian terimalah ganjaranmu yang setimpal pada hari keempat. Demikianlah kemauan Allah dan taqdir-Nya yang tidak dpt ditunda atau dihalang.”

Ada barangkali menurut sementara pakar tafsir bahwa Allah melalui rasul-Nya Nabi Saleh berikan sementara tiga hari itu untuk berikan kesempatan, kalau-kalau mrk sedar bakal dosanya dan bertaubat minta ampun serta beriman kepada Nabi Saleh kepada risalahnya.
Akan tapi di dalam sebenarnya tempoh tiga hari itu apalagi jadi bahan ejekan kepada Nabi Saleh yang ditentangnya untuk mempercepat datangnya azab itu dan tidak usah ditangguhkan tiga hari lagi.

Turunnya Azab Allah Yang Dijanjikan

Nabi Saleh memberitahu kaumnya bahwa azab Allah yang bakal menimpa di atas mrk bakal didahului bersama tanda-tanda, iaitu pada hari pertama bila mrk terbangun berasal dari tidurnya bakal menemui wajah mrk jadi kuning dan beralih jadi merah pada hari kedua dan hitam pada hari ketiga dan pada hari keempat turunlah azab Allah yang pedih.
Mendebgar ancaman azab yang diberitahukan oleh Nabi Saleh kepada kaumnya kelompok sembilan orang ialah kelompok pembunuh unta merancang pembunuhan atas diri Nabu Saleh mendahului tibanya azab yang diancamkan itu.Mrk mengadakan pertemuan rahsia dan bersumpah bersama bakal jalankan rancangan pembunuhan itu di sementara malam, di sementara orang tetap tidur nyenyak untuk hindari tuntutan balas darah oleh keluarga Nabi Saleh, kecuali diketahui identiti mrk sebagai pembunuhnya. Rancangan mrk ini dirahsiakan supaya tidak diketahui dan didengar oleh siapa pun kecuali kesembilan orang itu sendiri.

Ketika mrk mampir ke daerah Nabi Saleh bagi jalankan rancangan jahatnya di malam yang gelap-gulita dan sunyi-senyap berjatuhanlah di atas kepala mereka batu-batu besar yang tidak diketahui berasal dari arah mana datangnya dan yang seketika merebahkan mrk di atas tanah di dalam situasi tidak bernyawa lagi. Demikianlah Allah udah melindingi rasul-Nya berasal dari kelakuan jahat hamba-hamba-Nya yang kafir.
Satu hari sebelum saat hari turunnya azab yang udah ditentukan itu, bersama izin Allah berangkatlah Nabi Saleh bersama para mukminin pengikutnya menuju Ramlah, sebuah daerah di Palestin, meninggalkan Hijir dan penghuninya, kaum Tsamud habis binasa, ditimpa halilintar yang dahsyat beriringan bersama gempa bumi yang mengerikan.

Kisah Nabi Saleh Dalam Al-Quran

Kisah Nabi Saleh diceritakan oleh 72 ayat di dalam 11 surah di antaranya surah Al-A’raaf, ayat 73 hingga 79 , surah ” Hud ” ayat 61 supaya ayat 68 dan surah ” Al-Qamar ” ayat 23 supaya ayat 32.

Pengajaran Dari Kisah Nabi Saleh A.S.

Pengajaran yang menonjol yang dpt dipetik berasal dari kisah Nabi Saleh ini ialah bahwa dosa dan kelakuan mungkar yang dikerjakan oleh sekelompok kecil warga penduduk dpt berakibat negatif yang membinasakan penduduk itu seluruhnya.
Lihatlah betapa kaum Tsamud jadi binasa, hancur dan apalagi tersapu bersih berasal dari atas bumi dikarenakan dosa dan pelanggaran perintah Allah yang dikerjakan oleh lebih dari satu gelintir orang pembunuh unta Nabi Saleh A.S.
Di sinilah letaknya hikmah perintah Allah supaya kami jalankan amar makruf nahi mungkar. Karena bersama jalankan tugas amar makruf nahi mungkar yang jadi fardu kifayah itu, setidak-tidaknya kecuali tidak berhasil menghindar kemungkaran yang berlangsung di di dalam penduduk dan lindungan kami ,kita udah melepas diri berasal dari dosa menyetujui atau merestui kelakuan mungkar itu

Bersikap pasif acuh tak acuh pada maksiat dan kemungkaran yang berlaku di depan mata mampu diertikan sebagai persetujuan dan penyekutuan pada kelakuan mungkar itu.

Sumber : https://tutorialbahasainggris.co.id/

Baca Juga :

KISAH NABI HUD A.S.

KISAH NABI HUD A.S.

“Aad” adalah nama bapa suatu suku yang hidup di jazirah Arab di suatu tempat bernama “Al-Ahqaf” terdapat di utara Hadramaut atr Yaman dan Umman dan terhitung suku yang tertua sesudak kaum Nabi Nuh dan juga kondang dengan kemampuan jasmani didalam wujud tubuh-tubuh yang besar dan sasa. Mereka dikurniai oleh Allah tanah yang subur dengan sumber-sumber airnya yang mengalir berasal dari segala penjuru sehinggakan memudahkan mereka bercucuk tanam untuk bhn makanan mrk. dan memperindah tempat tinggal mereka dengan kebun-kebun bunga yang indah-indah. Berkat kurnia Tuhan itu mereka hidup menjadi makmur, sejahtera dan puas dan juga didalam saat yang singkat mereka berkembang biak dan menjadi suku yang terbesar di antara suku-suku yang hidup di sekelilingnya.

Sebagaimana dengan kaum Nabi Nuh kaum Hud ialah suku Aad ini adalah penghidupan rohaninya tidak mengenal Allah Yang Maha Kuasa Pencipta alam semesta. Mereka memicu patung-patung yang diberi nama ” Shamud” dan ” Alhattar” dan itu yang disembah sebagai tuhan mereka yang menurut kepercayaan mereka dpt memberi kebahagiaan, kebaikan dan keuntungan dan juga sanggup menolak kejahatan, kerugian dan segala musibah. Ajaran dan agama Nabi Idris dan Nabi Nuh udah tidak berbekas didalam hati, jiwa dan juga langkah hidup mereka sehari-hari. Kenikmatan hidup yang mereka sedang tenggelam di dalamnya berkat tanah yang subur dan menghasilkan yang melimpah ruah menurut anggapan mereka adalah kurniaan dan pertolongan ke-2 berhala mereka yang mereka sembah. Karenanya mereka tidak putus-putus sujud kepada ke-2 berhala itu mensyukurinya sambil memohon perlindungannya berasal dari segala bahaya dan mushibah berupa penyakit atau kekeringan.

Sebagai akibat dan buah berasal dari aqidah yang sesat itu pergaulan hidup mereka menjadi dikuasai oleh tuntutan dan pimpinan Iblis, di mana nilai-nilai ethical dan akhlak tidak menjadi basic penimbangan atau perbuatan dan tindak-tanduk seseorang tapi kebendaan dan kemampuan lahiriahlah yang menonjol sehingga timbul kerusuhan dan tindakan sewenang-wenang di didalam masyarakat di mana yang kuat menindas yang lemah yang besar memperkosa yang kecil dan yang berkuasa memeras yang di bawahnya. Sifat-sifat sombong, congkak, iri-hati, dengki, hasut dan benci-membenci yang didorong oleh hawa nafsu merajalela dan menguasai penghidupan mereka sehingga tidak memberi tempat kepada sifat-sifat belas kasihan, sayang menyayang, jujur, amanat dan rendah hati. Demikianlah deskripsi masyarakat suku Aad tatkala Allah mengutuskan Nabi Hud sebagai nabi dan rasul kepada mereka.

Nabi Hud Berdakwah Di Tengah-tengah Sukunya

Sudah menjadi sunnah Allah sejak diturunkannya Adam Ke bumi bahawa berasal dari masa ke semasa terkecuali hamba-hamba-Nya udah berada didalam kehidupan yang sesat udah jauh menyimpang berasal dari ajaran-ajaran agama yang dibawa oleh Nabi-nabi-Nya diutuslah seorang Nabi atau Rasul yang bertugas untuk beri kesegaran lagi ajaran-ajaran nabi-nabi yang pada mulanya mengembalikan masyarakat yang udah tersesat ke jalanlurus dan benar dan membersihkan bersih jiwa manusiadari segala tahayul dan syirik menggantinya dan mengisinya dengan iman tauhid dan aqidah yang sesuia dengan fitrah.

Demikianlah maka kepada suku Aad yang udah dimabukkan oleh kesejahteraan hidup dan kenikmatan duniawi sehingga tidak mengenalkan Tuhannya yang mengurniakan itu semua. Di utuskan kepada mereka Nabi Hud seorang drp suku mereka sendiri berasal dari keluarga yang terpandang dan berpengaruh kondang sejak kecilnya dengan perbuatan yang baik budi pekerti yang luhur dan sgt bijaksana didalam pergaulan dengan kawan-kawannya.
Nabi Hud mengawali dakwahnya dengan menarik perhatian kaumnya suku Aad kepada gejala wujudnya Allah yang berupa alam sekeliling mereka dan bahawa Allahlah yang mencipta mereka seluruh dan mengurniakan mereka dengan segala kenikmatan hidup yang berupa tanah yang subur, air yang mengalir dan juga tubuh-tubuhan yang tegak dan kuat. Dialah yang seharusnya mereka sembah dan bukan patung-patung yang mereka perbuat sendiri. Mereka sebagai manusia adalah makhluk Tuhan paling mulia yang tidak sewajarnya merendahkan diri sujud menyembah batu-batu yang sewaktunya dpt mereka hancurkan sendiri dan memusnahkannya berasal dari pandangan.

Di terangkan oleh Nabi Hud bahaw adia adalah pesuruh Allah yang diberi tugas untuk membawa mereka ke jalur yang benar beriman kepada Allah yang menciptakan mereka menghidup dan mematikan mereka memberi rezeki atau mencabutnya drp mereka. Ia tidak mengharapkan upah dan menuntut balas jasa atas usahanya memimpin dan menuntut mereka ke jalur yang benar. Ia hanya menggerakkan perintah Allah dan memperingatkan mereka bahawa terkecuali mrk senantiasa menutup telinga dan mata mrk menghadapi ajakan dan dakwahnya mereka bakal ditimpa azab dan dibinasakan oleh Allah sebagaimana terjadinya atas kaum Nuh yang mati binasa tenggelam didalam air bah akibat kecongkakan dan kesombongan mereka menolak ajaran dan dakwah Nabi Nuh seraya bertahan pada pendirian dan kepercayaan mereka kepada berhala dan patung-patung yang mereka sembah dan puja itu.

Bagi kaum Aad seruan dan dakwah Nabi Hud itu merupakan barang yang tidak dulu mrk dengar ataupun menduga. Mereka lihat bahawa ajaran yang dibawa oleh Nabi Hud itu bakal merubah serupa sekali langkah hidup mereka dan membongkar peraturan dan rutinitas istiadat yang udah mereka kenal dan warisi berasal dari nenek moyang mereka. Mereka tercengang dan terasa hairan bahawa seorang berasal dari suku mereka sendiri udah berani mengupayakan merombak tatacara hidup mereka dan menggantikan agama dan kepercayaan mereka dengan sesuatu yang baru yang mereka tidak kenal dan tidak dpt dimengertikan dan di terima oleh akal fikiran mereka. Dengan serta-merta ditolaklah oleh mereka dakwah Nabi Hud itu dengan beragam alasan dan tuduhan kosong pada diri beliau dan juga ejekan-ejekan dan hinaan yang diterimanya dengan kepala dingin dan penuh kesabaran.

Berkatalah kaum Aad kepada Nabi Hud: “Wahai Hud! Ajaran dan agama apakah yang engkau hendak rekomendasikan kepada kami? Engkau menghendaki sehingga kita meninggalkan persembahan kita kepada tuhan-tuhan kita yang berkuasa ini dan menyembah tuhan mu yang tidak dpt kita jangkau dengan pancaindera kita dan tuhan yang menurut kata kamu tidak bersekutu. Cara persembahan yang kita jalankan ini ialah yang udah kita warisi berasal dari nenek moyang kita dan tidak sesekali kita tidak bakal meninggalkannya lebih-lebih sebaliknya engkaulah yang seharusnya lagi kepada peraturan nenek moyangmu dan jgn mencederai kepercayaan dan agama mereka dengan memebawa suatu agama baru yang tidak kenal oleh mereka dan pasti tidak bakal direstuinya.”

Wahai kaumku! jawab Nabi Hud, “Sesungguhnya Tuhan yang aku serukan ini kepada kamu untuk menyembah-Nya walau kamu tidak dpt menjangkau-Nya dengan pancainderamu tapi kamu dpt lihat dam merasakan wujudnya didalam diri kamu sendiri sebagai ciptaannya dan didalam alam semesta yang mengelilingimu lebih dari satu langit dengan matahari bulan dan bintang-bintangnya bumi dengan gunung-ganangnya sungai tumbuh-tumbuhan dan binatang-binatang yang kesemuanya dpt berfungsi bagi kamu sebagai manusia. Dan menjadi kamu dpt menikmati kehidupan yang sejahtera dan bahagia. Tuhan itulah yang wajib kamu sembah dan menundukkan kepala kamu kepada-Nya.Tuhan Yang Maha Esa tidak ada bersekutu tidak beranak dan diperanakan yang walau kamu tidak dpt menjangkau-Nya dengan pancainderamu, Dia dekat drp kamu paham segala gerak-geri dan tingkah lakumu paham isikan hati mu denyut jantungmu dan jalur fikiranmu. Tuhan itulah yang wajib disembah oleh manusia dengan kepercayaan penuh kepada Keesaan-Nya dan kekuasaan-Nya dan bukan patung-patung yang kamu perbuat pahat dan ukir dengan tangan kamu sendiri kemudian kamu sembah sebagai tuhan padahal ia suatu barang yang pasif tidak sanggup berbuat sesuatu yang untung atau merugikan kamu. Alangkah bodohnya dan dangkalnya fikiranmu terkecuali kamu senantiasa mempertahankan agamamu yang sesat itu dan menolak ajaran dan agama yang udah diwahyukan kepadaku oleh Allah Tuhan Yang Maha Esa itu.”

Wahai Hud! jawab kaumnya, “Gerangan apakah yang menjadikan engkau berpandangan dan berfikiran lain drp yang udah menjadi pegangan hidup kita sejak dahulu saat dan menjadikan engkau meninggalkan agama nenek moyangmu sendiri lebih-lebih sehingga engkau menghina dan merendahkan martabat tuhan-tuhan kita dan memperbodohkan kita dan berpikiran kita berakal sempit dan berfikiran dangkal? Engkau mengaku bahwa engkau terpilih menjadi rasul pesuruh oleh Tuhanmu untuk membawa agama dan kepercayaan baru kepada kita dan mengajak kita muncul berasal dari jalur yang sesat menurut pengakuanmu ke jalur yang benar dan lurus. Kami terasa hairan dan tidak dpt terima oleh akal kita sendiri bahwa engkau udah dipilih menjadi pesuruh Tuhan. Apakah kelebihan kamu di atas seseorang drp kita , engkau tidak lebih tidak kurang adalah seorang manusia biasa seperti kita hidup makan minum dan tidur tidak ada bedanya dengan kami, mengapa engkau yang dipilih oleh Tuhanmu? Sungguh engkau menurut anggapan kita seorang pendusta besar atau barangkali engkau berfikiran tidak sihat terkena kutukan tuhan-tuhan kita yang senantiasa engkau eje
hina dan cemuhkan.”

Wahai kaumku! jawab Nabi Hud, “aku bukanlah seorang pendusta dan fikiran ku senantiasa waras dan sihat tidak krg sesuatu pun dan ketahuilah bahwa patung-patungmu yang kamu pertuhankan itu tidak dpt mendatangkan sesuatu problem atau penyakit bagi bandaku atau fikiranku. Kamu kenal aku, sejak lama aku hidup di tengah-tengah kamu bahawa aku tidak dulu berdusta dan bercakap bohong dan sepanjang pergaulanku dengan kamu tidak dulu muncul pd diriku gejala ketidak wajaran perlakuanku atau gejala yang menyangsikan kewarasan fikiranku dan kesempurnaan akalku. Aku adalah benar pesuruh Allah yang diberi amanat untuk menyampaikan wahyu-Nya kepada hamba-hamba-Nya yang udah tersesat kemasukan dampak ajaran Iblis dan udah jauh menyimpang berasal dari jalur yang benar yang diajar oleh nabi-nabi yang terdahulu dikarenakan Allah tidak bakal membebaskan hamba-hamba-Nya benar-benar lama terlantar didalam kesesatan dan hidup didalam kegelapan tanpa diutuskan seorang rasul yang menuntun mereka ke jalur yang benar dan penghidupan yang diredhai-Nya. Maka percayalah kamu kepada ku gunakanlah akal fikiran kamu berimanlah dan bersujudlah kepada Allah Tuhan seru sekalian alam Tuhan yang menciptakan kamu menciptakan langit dan bumi turunkan hujan bagi menyuburkan tanah ladangmu, menumbuhkan tumbuh0tumbuhan bagi meneruskan hidupmu. Bersembahlah kepada-Nya dan mohonlah ampun atas segala perbuatan tidak benar dan tindakan sesatmu, sehingga Dia tingkatkan rezekimu dan kemakmuran hidupmu dan terhindarlah kamu berasal dari azab dunia sebagaimana yang udah dialami oleh kaum Nuh dan kelak azab di akhirat. Ketahiulah bahawa kamu bakal dibangkitkan lagi kelak berasal dari kubur kamu dan dimintai bertanggungjawab atas segala perbuatan kamu di dunia ini dan diberi ganjaran cocok dengan amalanmu yang baik dan soleh mendpt ganjaran baik dan yang hina dan tidak baik bakal diganjarkan dengan api neraka. Aku hanya menyampaikannya risalah Allah kepada kamu dan dengan ini udah memperingati kamu bakal akibat yang bakal menimpa kepada dirimu terkecuali kamu senantiasa mengingkari kebenaran dakwahku.”

Kaum Aad menjawab: ” Kami jadi tambah percaya dan tidak sangsi lagi bahawa engkau udah mendpt kutukan tuhan-tuhan kita sehingga memicu fikiran kamu kacau dan akalmu berubah menjadi sinting. Engkau udah mengucapkan kalimat yang tidak masuk akal bahwa terkecuali kita ikuti agamamu, bakal jadi tambah rezeki dan kemakmuran hidup kita dan bahawa kita bakal dibangkitkan lagi berasal dari kubur kita dan terima segala ganjaran atas segala amalan kami.Adakah barangkali kita bakal dibangkitkan lagi berasal dari kubur kita sehabis kita mati dan menjadi tulang-belulang. Dan apakah azab dan seksaan yang engkau senantiasa menakut-nakuti kita dan mengancamkannya kepada kami? Semua ini kita anggap kosong dan ancaman kosong belaka. Ketahuilah bahwa kita tidak bakal menyerah kepadamu dan ikuti ajaranmu dikarenakan bayangan azab dan seksa yang engkau bayang-bayangkannya kepada kita lebih-lebih kita menentang kepadamu datangkanlah apa yang engkau janjikan dan ancamkan itu terkecuali engkau nyata-nyata benar didalam kata-katamu dan bukan seorang pendusta.”

Baiklah! jawab Nabi Hud, ” Jika kamu menyangsikan kebenaran kata-kataku dan senantiasa berkeras kepala tidak mengindahkan dakwahku dan meninggalkan persembahanmu kepada berhala-berhala itu maka tunggulah saat tibanya pembalasan Tuhan di mana kamu tidak bakal dpt membebaskan diri berasal dari bencananya. Allah menjadi saksiku bahwa aku udah menyampaikan risalah-Nya dengan sepenuh tenagaku kepada mu dan bakal senantiasa mengupayakan sepanjang hayat kandung bandaku memberi penerangan dan tuntunan kepada jalur yang baik yang udah digariskan oleh Allah bagi hamba-hamba-Nya.”

Pembalasan Allah Atas Kaum Aad

Pembalasan Tuhan pada kaum Aad yang kafir dan senantiasa membangkang itu diturunkan didalam dua perinkat.Tahap pertama berupa kekeringan yang melanda ladang-ladang dan kebun-kebun mrk, sehingga mengundang keresahan dan kegelisahan, kalau-kalau mereka tidak memperolehi hasil berasal dari ladang-ladang dan kebun-kebunnya seperti biasanya.Dalam suasana demikian Nabi Hud tetap mengupayakan meyakinkan mereka bahawa kekeringan itu adalah suatu permulaan seksaan berasal dari Allah yang dijanjikan dan bahwa Allah tetap lagi memberi peluang kepada mereka untuk sedar bakal kesesatan dan kekafiran mrk dan lagi beriman kepada Allah dengan meninggalkan persembahan mrk yang bathil kemudian bertaubat dan memohon ampun kepada Allah sehingga segera hujan turun lagi dengan lebatnya dan terhindar mrk berasal dari bahaya kelaparan yang mengancam. Akan tapi mereka senantiasa belum mahu percaya dan berpikiran janji Nabi Hud itu adalah janji kosong belaka. Mereka lebih-lebih pergi menghadap berhala-berhala mereka memohon pertolongan ari musibah yang mereka hadapi.

Tentangan mrk pada janji Allah yang diwahyukan kepada Nabi Hud segera mendapat jawapan dengan dtgnya pembalasan langkah ke-2 yang dimulai dengan terlihatnya gumpalan awan dan mega hitam yang tidak tipis di atas mereka yang disambutnya dengan sorak-sorai gembira, dikarenakan dikiranya bahwa hujan bakal segera turun membasahi ladang-ladang dan menyirami kebun-kebun mereka yang sedang mengalami kekeringan.
Melihat sikap kaum Aad yang sedang bersuka ria itu berkatalah Nabi Hud dengan suara mengejek: “Mega hitam itu bukanlah mega hitam dan awam rahmat bagi kamu tapi mega yang bakal membawa kehancuran kamu sebagai pembalasan Allah yang udah ku janjikan dan kamu ternanti-nanti untuk menunjukkan kebenaran kata-kataku yang senantiasa kamu sangkal dan kamu dusta”.

Sejurus kemudian menjadi kenyataanlah apa yang diramalkan oleh Nabi Hud itu bahawa bukan hujan yang turun berasal dari awan yang tidak tipis itu tapi angin taufan yang dahsyat dan kencang disertai bunyi gemuruh yang merisaukan yang udah merusakkan bangunan-bangunan tempat tinggal berasal dari dasarnya membawa berterbangan seluruh perabot-perabot dan milik harta benda dan melempar jauh binatang-binatang ternak. Keadaan kaum Aad menjadi panik mereka berlari kesana sini hilir mudik melacak pertolongan .Suami tidak paham di mana isterinya berada dan ibu terhitung kehilangan anaknya sedang rumah-rumah menjadi serupa rata dengan tanah. Bencana angin taufan itu berlangsung sepanjang lapan hari tujuh malam sehingga sempat menyampuh bersih kaum Aad yang congkak itu dan menamatkan riwayatnya didalam suasana yang menyedihkan itu untuk menjadi pengajaran dan ibrah bagi umat-umat yang bakal datang.

Adapun Nabi Hud dan para sahabatnya yang beriman udah mendapat pertolongan Allah berasal dari bencana yang menimpa kaumnya yang kacau bilau dan tenang seraya lihat suasana kaumnya yang kacau bilau mendengar gemuruhnya angin dan bunyi pohon-pohon dan bangunan-bangunan yang berjatuhan dan juga teriakan dan tangisan orang yang meminta tolong dan mohon perlindungan.
Setelah suasana cuaca lagi tenang dan tanah ” Al-Ahqaf ” udah menjadi sunyi senyap berasal dari kaum Aad pergilah Nabi Hud meninggalkan tempatnya berhijrah ke Hadramaut, di mana ia tinggal menggunakan sisa hidupnya sampai ia wafat dan dimakamkan di sana di mana sampai saat ini makamnya yang terdapat di atas sebuah bukit di suatu tempat lebih kurang 50 km berasal dari kota Siwun dikunjungi para penziarah yang datang beramai-ramai berasal dari kira-kira tempat itu, terutamanya dan bulan Syaaban pada tiap tiap tahun.

Kisah Nabi Hud Dalam Al-Quran

Kisah Nabi Hud diceritakan oleh 68 ayat didalam 10 surah di antaranya surah Hud, ayat 50 sampai 60 , surah ” Al-Mukminun ” ayat 31 sehingga ayat 41 , surah ” Al-Ahqaaf ” ayat 21 sehingga ayat 26 dan surah ” Al-Haaqqah ” ayat 6 ,7 dan 8.

Pengajaran Dari Kisah Nabi Hud A.S.

Nabi Hud udah memberi semisal dan sistem yang baik yang patut ditiru dan diikuti oleh juru dakwah dan pakar penerangan agama.Beliau menghadapi kaumnya yang sombong dan keras kepala itu dengan penuh kesabaran, ketabahan dan kelapangan dada. Ia tidak sesekali membalas ejekan dan kalimat kasar mereka dengan serupa tapi menolaknya dengan kalimat yang halus yang menunjukkan bahawa beliau sanggup menguasai emosinya dan tidak sampai kehilangan akal atau kesabaran.

Nabi Hud tidak marah dan tidak gusar dikala kaumnya mengejek dengan menuduhnya udah menjadi gila dan sinting. Ia dengan lemah lembut menolak tuduhan dan ejekan itu dengan hanya mengata: “Aku tidak gila dan bahawa tuhan-tuhanmu yang kamu sembah tidak sanggup menggangguku atau mengganggu fikiranku sedikit pun tapi aku ini adalah rasul pesuruh Allah kepadamu dan nyata-nyata aku adalah seorang penasihat yang jujur bagimu meminta kebaikanmu dan kesejahteraan hidupmu dan sehingga kamu terhindar dan selamat berasal dari azab dan seksaan Allah di dunia mahupun di akhirat.”

Dalam berdialog dengan kaumnya.Nabi Hud senantiasa mengupayakan mengetok hati nurani mereka dan mengajak mereka berfikir secara rasional, mengfungsikan akal dan fikiran yang sihat dengan memberikan bukti-bukti yang sanggup di terima oleh akal mereka perihal kebenaran dakwahnya dan kesesatan jalur mereka tapi hidayah iu adalah berasal dari Allah, Dia bakal memberinya kepada siapa yang Dia kehendakinya.

Baca Juga :

Cara Menghilangkan Sakit Hati – Terapi Luka Batin

Cara Menghilangkan Sakit Hati – Terapi Luka Batin

Selama menjalani hidup di dunia ini, nyaris semua orang pernah merasakan sakit hati. Faktornya pelbagai mulai dari keluarga, pertemanan, percintaan, sampai hidup bermasyarakat. Menariknya, respon orang menghadapi rasa sakit ini beragam. Ada yang terpuruk berkepanjangan, tetapi ada pula yang dapat survive dan berbahagia.
Dan Anda, tergolong yang mana? Bagaimana Terapi Luka Batin, Cara Menghilangkan Sakit Hati.

Jika Anda tergolong yang belum dapat forgive & move on dari rasa sakit hati, maka sejenak bacalah pembahasan berikut. Sebagaimana rasa senang dan bahagia, rasa sakit dan sedih ialah hal lumrah di dalam hidup manusia. Jadi, kita tidak dapat menghindarinya. Hal terbaik yang dapat kita lakukan merupakan menghadapinya.

Maksudnya, menanggulangi perasaan sakit tersebut dengan pelbagai solusi yang tepat. Jangan biarkan rasa kecil hati dan sakit hati terlampau lama, sebab akan menciptakan diri tidak sehat dan berisiko stres. Parahnya, rasa tersebut dapat menjauhkan insan dari Penciptanya.

Nah, bila Anda sedang berjuang mengobati rasa sakit itu, pernah coba teknik Rasulullah? Dalam riwayatnya, Nabi Muhammad SAW pernah mengajarkan bagaimana mengerjakan terapi sakit hati yang tepat. Beberapa di antaranya laksana :

1. Muhasabah Diri
Sebelum mencari-cari kekeliruan orang beda atas rasa sakit yang anda dapatkan, usahakan kita menyaksikan ke dalam diri anda sendiri. Mungkin saja anda merasa sakit hati pada seseorang, sebenarnya seseorang tersebut tidak bermaksud menyakiti kita.

Saat bermuhasabah jajaki tanyakan pada diri sendiri, mengapa seseorang tersebut bersikap ini dan tersebut yang menciptakan kita merasa tersakiti. Jangan-jangan anda sendiri yang membuat kekeliruan terlebih dahulu kepadanya.

2. Menjauhkan Diri dari Iri Hati dan Dengki
Tahukah kita rasa iri hati dan dengki merupakan sejumlah ruang yang mnejadi pintu untuk setan menginjak hati manusia. Setan kemudian membisikan sekian banyak hal tergolong angan-angan. Nah, impian yang berlebihan menciptakan seseorang menjadi buta dan tuli.

Bila tidak dilandaskan iman, impian cenderung menciptakan seseorang melakukan sekian banyak cara menemukan apa yang diinginkannya. Ya, ini sebab sifat iri dan dengki mengedepankan rasa cintanya pada hal mempunyai sifat material, kehormatan, dan pujian.

Manusia tidak bakal tenang, bila di dalam hatinya terdapat sifat ini. Manusia juga jadi tidak bersyukur, sebab selalu merasa kurang. Maka hapuslah rasa cinta berlebihan pada dunia dan berhalanya terlebih dahulu, guna mengobati hati yang terluka.

3. Jauhkan Diri dari Amarah dan Keras Hati
Ketika amarah hadir dari hati manusia, biasanya manusia beraksi tanpa mempertimbangkan akal. Dengan kata beda akal menjadi lemah dan melulu tertinggal hawa nafsu. Setan pun bakal lebih leluasa membisikkan hal-hal negatif dan mempermainkan insan lewat emosinya.

Nah, supaya hal ini tidak terjadi, jagalah diri dengan mengendalikan emosi dan keras hati. Ingatlah bawah amarah dan keras hati malah membawa kita pada rasa sakit yang semakin sakit, ketimbang solusi.

4. Memupuk Sifat Pemaaf
Tuhan yang maha segalanya saja dapat memaafkan kekeliruan manusia, bahkan sebesar apapun itu, saat hambanya benar-benar bertaubat. Lalu mengapa kita sebagai ciptaannya tidak mencontoh urusan baik tersebut.
Sahabatku, ayo kita hindarkan diri dari sikap congkak dan tak mau memaafkan kekeliruan orang yang sudah menyakiti kita. Tahukah anda memberikan maaf, akan menciptakan hati lebih lapang dan tenang.
InsyaAllah kita pun bakal merasa lebih lega dan menjadi salah satu teknik mengobati hati yang terluka.

5. Berprasangka Baik
Ketika sakit hati muncul, lazimnya seseorang akan gampang berburuk sangka pada orang lain. Perasaan ini malah membuat kita semakin terpuruk dan sulit move on dari masa lalu. Maksudnya, Anda bakal terus menilik sakit itu.

Nah, andai Anda hendak mengobati rasa sakit itu, maka biasakanlah untuk tidak jarang kali dan tetap berprasangka baik. Selalu ambil sisi positif dari apa saja yang terjadi di dalam hidup ini, supaya beban dan rasa sakit dapat terkikis secara perlahan.

6. Ikhlaskan Diri
Ikhlas ialah kata yang enteng untuk diucapkan, namun lumayan berat guna dilakukan. Akan tetapi, kita tetap punya pilihan guna berusaha. Anda butuh tahu, orang yang ikhlas bakal lebih gampang menangani hatinya.
Menjaga hati untuk beranggapan positif dan memberikan segalanya melulu kepada Sang Pencipta. Sulit dapat jadi, tetapi bila Anda sukses maka bakal terasa lebih lega, lebih tenang, dan jauh lebih baik lagi. Akhirnya hati yang terluka perlahan bakal terobati.

Baca Juga :

Bernafas dalam Lumpur’ Hingga Coreti Gedung DPR

Bernafas dalam Lumpur’ Hingga Coreti Gedung DPR

Lama tak terdengar kabarnya, nama Pong Harjatmo mendadak menjadi perbincangan hangat. Bukan karena main film atau sinetron baru, aktor kawakan itu menjadi berita karena aksi nekatnya mencoreti atap Gedung Kura-kura DPR.

Aktor yang lahir di Solo, 13 September 1942 silam itu dikenal sebagai aktor yang kerap memerankan tokoh antagonis. Debut Pong dimulai pada 1969 dalam film Cheque sebagai peran pembantu.

Karir Pong berlanjut dan mambintangi sejumlah film. Antara lain, Tantangan (1969), Bernafas dalam Lumpur (1970), Awan Djingga (1970), Bertjinta dalam Gelap (1971), Dara-Dara (1971), Perawan di Sektor Selatan (1971), Seriti Emas (1971) dan Kipas Sutra (1971).

Pria lulusan Sekolah Guru Pendidikan Jasmani (SGPJ) ini kemudian beralih ke sinetron setelah dunia film Indonesia tak lagi moncer. Berbeda dengan film, Pong yang tidak lagi muda kerap mendapat peran sebagai orang tua yang baik terhadap anak-anaknya.

Pria yang pernah menjadi tentara ini sempat kembali beraksi di layar lebar pada tahun 2009. Saat itu, Pong didaulat bermain dalam film bergenre action ‘Sang Pembela’.

Di film tersebut, Pong bermain dengan pemain-pemain junior alias baru. Pong juga mengaku tidak canggung. “Dalam film kan perlu adanya regenerasi,” kata pria yang juga terlibat dalam pembuatan film tercepat versi MURI, Jangan Pisahkan Kami, karya sutradara Damien Dematra itu.

Nama Pong kembali ‘naik daun’ saat dirinya diamankan Pamdal DPR setelah mencoreti atap Gedung Kura-kura. Pong mengaku, aksinya itu dilakukan karena kecewa pada kinerja wakil rakyat.

Aktor yang juga dikenal sebagai penari saat muda itu gemas dengan wakil rakyat yang tidak cekatan menyelesaikan persoalan gas yang membahayakan rakyat. Belum lagi, kebiasaan anggota DPR yang gemar membolos.

Untuk menunjukkan kekecewaanya itu, Pong akhirnya memanjat atap Gedung DPR dan mencoretinya. Pong yang ‘ketahuan’ diminta turun kemudian dimintai keterangan di pos polisi DPR.

Menurut petugas, Pong tidak akan ditahan jika mau membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatanny

Mengenal 5 Novel Terkenal yang Terinspirasi dari Mimpi

Mengenal 5 Novel Terkenal yang Terinspirasi dari Mimpi

Mengenal 5 Novel Terkenal yang Terinspirasi dari Mimpi
Mengenal 5 Novel Terkenal yang Terinspirasi dari Mimpi
Semua orang bermimpi, dan sebagian besar mimpi kita adalah hasil dari pikiran bawah sadar yang memproses pemikiran dan perasaan dalam kehidupan sehari-hari. Namun seringkali seseorang yang kreatif memiliki mimpi yang bisa mengilhami mereka untuk membuat suatu karya yang hebat. Berikut adalah 5 contoh novel terkenal yang terinspirasi oleh mimpi para penulis di saat mereka tidur.

1. Twilight (Stephenie Meyer)

Pada bulan Juni 2003, Stephenie Meyer terbangun dari mimpi tentang sepasang kekasih muda yang berbaring di padang rumput sedang mendiskusikan mengapa cinta mereka tidak pernah bisa bersatu. Dalam website-nya, Meyers mengatakan,”Salah satu dari pasangan ini hanyalah gadis biasa, dan satu lagi adalah seorang pria yang sangat tampan, gemerlapan, dan seorang vampir. Mereka sedang membahas rintangan yang melekat bahwa mereka saling jatuh cinta satu sama lain sementara yang seorang vampir tertarik pada aroma darahnya.”

Mimpi ini ternyata menjadi salah satu seri yang paling populer dalam fiksi dewasa muda sepanjang masa. Sampai saat ini, novel Meyer telah terjual sebanyak 17 juta kopi di seluruh dunia, lebih dari 91 minggu berada dalam daftar New York Times Best Seller, dan telah melahirkan 4 novel berikutnya dan 4 besar anggaran film-film Hollywood.

2. Misery (Stephen King)

Stephen King adalah salah satu penulis paling produktif dan populer saat ini, sehingga mungkin akan mengejutkan Anda bahwa dia menciptakan konsep cerita dan gambar grafis dalam beberapa novel di saat dia tertidur lelap. Dalam kasus Misery, King sedang tertidur dalam pesawat dan bermimpi tentang seorang fans yang menculik pengarang favoritnya dan menjadikannya sebagai sandera. Ketika ia terbangun, King begitu ingin menangkap kisah mimpinya dan duduk di bandara dan menulis 40-50 halaman pertama dari novel ini.

Misery menjadi best-seller yang menginspirasi film-film sukses dan membuat Kathy Bates yang bermain sebagai fan Annie Wilkes, menjadi Aktris Terbaik Academy Award dan Golden Globe saat itu. King memberikan kredit pada mimpinya dengan memberinya konsep untuk beberapa novel dan untuk membantu dia mengatasi saat-saat sulit dalam penulisan novelnya.

3. Frankenstein (Mary Shelley)

Pada tahun 1816, Mary Shelley hanya berusia 18 tahun ketika ia menghabiskan musim panas dengan kekasihnya, Percy Shelley, di kawasan Lord Byron di Swiss. Suatu malam, ketika mereka duduk di sekitar api, pembicaraan beralih ke topik tentang menghidupkan kembali tubuh manusia dengan menggunakan arus listrik. Shelley pergi tidur malam itu dengan bayangan mayat hidup yang berputar di kepalanya dan terbawa ke dalam mimpi. Dalam mimpinya ia melihat dengan jelas sesosok raksasa Frankenstein dan membayangkan keadaan bagaimana ia telah diciptakan. Shelley terbangun dan mulai menulis cerita pendek tentang mimpinya. Belakangan, suaminya yang juga seorang penulis, mendorongnya untuk mengembangkan ceritanya menjadi sebuah novel. Dia menurutinya, dan Frankenstein pun diterbitkan ketika Shelley baru berumur 19 tahun.

4. Dr Jekyll dan Mr Hyde (Robert Louis Stevenson)

Robert Louis Stevenson sudah menjadi penulis yang sukses ketika ia bermimpi tentang seorang dokter dengan gangguan kepribadian yang terpisah. Stevenson dengan segera mendokumentasikan adegan dari mimpinya dan kemudian menulis draft pertama novelnya dalam waktu kurang dari 3 hari. Seperti biasanya, ia mengizinkan istrinya untuk meninjau draft dan menggunakan sarannya, mengedit dan menulis ulang beberapa bagiannya. Ia menyelesaikan seluruh naskah dalam waktu 10 hari dari sejak ia memimpikannya. Kisah kasus Aneh Dr Jekyll dan Mr Hyde telah bertahan sepanjang waktu, mengumpulkan puluhan adaptasi panggung dan layar hingga hari ini.

5. Jonathan Livingston Seagull (Richard Bach)

Pada tahun 1959, penulis Richard Bach, mendengar apa yang dia sebut sebagai “suara tanpa wujud” yang membisikkan judul novel ini ke telinganya. Dia segera menulis beberapa bab pertama sebelum kehabisan inspirasi. Dia menyimpan naskah setengah jadi sampai 8 tahun, setelah ia bermimpi tentang burung camar tituler, bahwa ia mampu menyelesaikan apa yang merupakan salah satu novel dan filosofis yang paling mendalam yang pernah ditulis.

Bach fabel adalah best seller yang mengejutkan, melampaui rekor penjualan Gone With The Wind. Meskipun kedua bukunya dan cara yang dikandung tampaknya memiliki hubungan yang kuat dengan fenomena psikis, Bach berpendapat bahwa menulis yang baik lebih tergantung pada kerja keras daripada apa pun. Ia mengatakan, “Anda tidak akan pernah diberikan sebuah mimpi tanpa diberi kekuatan untuk membuatnya terwujud, dan Anda juga harus berusaha untuk itu.”

Baca Artikel Lainnya:

Pimpin Serangan Cyber Dunia

Pimpin Serangan Cyber Dunia

Pimpin Serangan Cyber Dunia
Pimpin Serangan Cyber Dunia

 

Amerika Serikat (AS) dituding menjadi sumber terbesar serangan cyber

yang wara-wiri di dunia maya. Asal serangan yang berasal dari negara adidaya itu dinilai memiliki rasio 1,6. Artinya dari 1.000 PC terdapat 1.660 percobaan serangan yang dihasilkan.

Demikian penilaian yang diungkap perusahaan sekuriti SecureWorks dalam pengamatannya selama enam bulan terakhir. Berbeda dengan AS, India justru mendapat nilai paling ‘bersih’ dengan rasio 0,05.

Riset ini memang tidak menghitung seluruh negara di dunia.

Hanya memilih 16 negara yang dianggap memiliki penetrasi komputer yang besar.

SecureWorks melakukan perhitungan berdasarkan jumlah percobaan serangan yang dikumpulkan sejak Januari hingga Juli 2010. Data tersebut kemudian disaring berdasarkan alamat IP dan jumlah PC per negara yang diteliti.

Nah, dari data-data itulah nama AS muncul di posisi pertama.

AS diprediksi memiliki 265,7 juta unit PC dan percobaan serangan sebanyak 441 juta serangan dalam kurun waktu 6 bulan terakhir. Dari dua angka di ataslah rasio 1,6 itu ditetapkan.

China yang selama ini dikenal sebagai sarangnya para penjahat cyber justru mendapat nilai yang ‘lumayan’. Diprediksi memiliki jumlah PC 102,7 unit dan 20,6 juta percobaan serangan, Negeri Tirai Bambu itu menempati posisi ke-7 dengan rasio 0,2.

Hasil di luar dugaan justru diterima Korea Selatan, yang memiliki rasio cukup tinggi, yakni 0,8 sehingga didapuk pada posisi ke-2 di bawah AS.

Negara lain yang juga ikut masuk dalam penilaian adalah

Rusia (dengan rasio 0,52), Taiwan (0,3), Kanada (0,29), Jepang (0,21), China (0,2), Spanyol (0,15), Meksiko (0,13), Italia (0,13), Inggris (0,1), Prancis (0,1), Brasil (0,08), Jerman (0,07), dan Belanda (0,05).

Jon Ramsey, CTO dari SecureWorks mengatakan, berbagai hal melatarbelakangi terjadinya percobaan serangan yang dilakukan para pelaku. Mulai dari kecepatan internet yang mereka dapatkan, peran serta ISP setempat hingga sosialisasi edukasi soal keamanan berinternet yang ada di masing-masing negara.

“Rasio pengguna Windows, Mac, dan Linux juga memberi pengaruh,” tukas Ramsey, dikutip detikINET dari Softpedia, Selasa (6/7/2010).

Baca Juga : 

Kasasi Antasari Azhar Ditolak

Kasasi Antasari Azhar Ditolak

Kasasi Antasari Azhar Ditolak
Kasasi Antasari Azhar Ditolak

Majelis hakim di Mahkamah Agung

dalam putusannya menolak permohonan kasasi mantan Ketua KPK Antasari Azhar yang merupakan terdakwa pembunuhan direktur PT Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen. Pengajuan kasasi baik dari jaksa maupun terdakwa ditolak.

“Kasasi baik dari jaksa maupun terdakwa ditolak, ” ujar Ketua Majelis Kasasi, Artidjo Alkotsar saat ditemui di gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Selasa (21/9/2010).

Vonis kasasi tersebut dipimpin oleh Artidjo Alkotsar

dan anggota majelis hakim, Mugihardjo dan Suryadjaja. Dalam pertimbangannya, majelis kasasi berpendapat bahwa terbukti ada kerjasama antara Antasari Azhar, Williardi Wizard, Sigit Haryo Wibisono dan Jerry Hermawan Lo untuk melakukan pembunuhan terhadap Nazarudin Zulkarnaen.

Alasan selanjutnya, lanjut Artidjo

ada ketidakpuasan dari Antasari Azhar terhadap tim bentukan Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri dan pada waktu Sigit Haryo Wibisono menyerahkan uang ke Williardi Wizard, terdakwa Antasari Azhar mengatakan bahwa dibayar dulu nanti saya ganti.

“Ucapan koordinasi itu sebagai bukti bahwa ada turut serta terdakwa Antasari Azhar,” jelasnya.

Selain itu, menurut Artidjo, putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dianggap paling sesuai dan benar.

“Vonis turut serta menganjurkan untuk melakukan pembunuhan

di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan lebih sesuai ketimbang di Pengadilan Tinggi yang mengatakan hanya menganjurkan,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Artidjo menjelaskan dua orang anggota KPK yang menjadi saksi juga mengatakan ada ucapan koordinasi dari Antasari Azhar yang berhasil disadap.

“Ada ucapan koordinasi yang menyatakan, saya atau dia yang mati, ” tandasnya.

Atas keluarnya putusan tersebut, Antasari tetap dihukum 18 tahun penjara. Seperti diketahui sebelumnya, mantan Ketua KPK Antasari Azhar divonis 18 tahun penjara di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Antasari didakwa melakukan pembunuhan berencana dan dijerat dengan Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 55 ayat (1) ke-2 KUHP pasal 340 dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati.

Dakwaan tersebut juga berisi bagaimana Antasari berbuat tidak senooh dengan Rhani Juliani, istri siri Nasrudin. Antasari juga dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana melakukan perbuatan membujuk orang lain melakukan pembunuhan berencana terhadap Nasrudin Zulkarnaen.

Pada tingkat banding di Pengadilan Tinggi, pengajuan banding Antasari Azhar juga ditolak.

Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memperkuat hukuman Antasari Azhar dengan 18 tahun penjara karena dinilai sah dan menganjurkan pembunuhan berencana terhadap Nasruddin Zulkarnaen. Putusan yang sama ditujukan kepada terdakwa lain, yakni mantan Kapolres Jakarta Selatan, Komisaris Besar Williardi Wizard 12 tahun, Sigid Haryo Wibisono 15 tahun, dan Jerry Hermawan Lo 5 tahun penjara

Baca Juga : 

Mengenal Apa Itu Membaca Dengan Efektif

Mengenal Apa Itu Membaca Dengan Efektif

Mengenal Apa Itu Membaca Dengan Efektif
Mengenal Apa Itu Membaca Dengan Efektif
Salah satu unsur penting dalam Manajemen Diri adalah membangun kebiasaan untuk terus menerus belajar atau menjadi manusia pembelajar yang senantiasa haus akan informasi dan pengetahuan. Hal ini seperti yang dikatakan oleh Henry Ford, pendiri General Motors yang mengatakan bahwa “Anyone who stops learning is old, whether at twenty oreighty. Anyone who keeps learning stays young. The greatest thing in life is to keepyour mind young.”
Tidak peduli berapapun usia kita, jika kita berhenti belajar berarti kita sudah tua, sedangkan jika senantiasa belajar kita akan tetap awet muda.
Karena hal yang terbaik di dunia akan kita peroleh dengan memelihara pikiran kita agar tetap muda. Salah satu cara paling efektif untuk belajar adalah dengan membaca. Namun sayangnya sebagian besar kita tidak pernah punya waktu untuk membaca. Alasan utama yang sering kita sampaikan adalah kesibukan pekerjaan. Kita terjebak dalam rutinitas dan tekanan pekerjaan sehingga tidak memiliki kesempatan untuk mengasah gergaji kita, seperti yang diceritakan oleh Stephen Covey dalam bukunya “The 7 Habits of Highly Effective People” sebagai berikut: Andaikan saja anda bertemu seseorang yang sedang terburu-buru menebang sebatang pohon di hutan.”Apa yang sedang anda kerjakan? Anda bertanya.”Tidak dapatkah anda melihat?” demikian jawabnya dengan tidak sabar. “Saya sedang menggergaji pohon ini.””Anda kelihatan letih!” anda berseru. “Berapa lama anda sudah mengerjakannya?””Lebih dari lima jam,” jawabnya, ” dan saya sudah lelah! Ini benar-benar kerja keras.””Nah, mengapa anda tidak beristirahat saja beberapa menit dan mengasah gergaji itu?” anda bertanya. “Saya yakin anda akan dapat bekerja jauh lebih cepat.””Saya tidak punya waktu untuk mengasah gergaji,” orang itu berkata dengan tegas.”Saya terlalu sibuk menggergaji.”Bahkan menurut Covey, kebiasaan mengasah gergaji merupakan kebiasaan yang paling penting karena melingkupi kebiasaan-kebiasaan lain pada paradigma tujuh kebiasaan manusia efektif.
Kebiasaan ini memelihara dan meningkatkan asetter besar yang kita miliki yaitu diri kita. Kebiasaan ini dapat memperbarui keempat dimensi alamiah kita – fisik, mental, spiritual, dan sosial/emosional. Membaca merupakan salah cara kita untuk memperbaiki dan meningkatkanefektifitasdiri kita. Meskipun kita memiliki “keterbatasan waktu”, kita tetap perlu mngasah gergaji kita. Caranya adalah dengan menguasai cara membaca yang efektif sehingga waktu yang kita gunakan menjadi efisien.
Namun sebelumnya kita perlu mengenali berbagai tipe gaya belajar seseorang,yaitu:
 

a. Visual.

Belajar melalui melihat sesuatu. Kita suka melihat gambar atau diagram. Kitasuka pertunjukan, peragaan atau menyaksikan video.
 

b. Auditori.

Belajar melalui mendengar sesuatu. Kita suka mendengarkan kaset audio,ceramah kuliah, diskusi, debat dan instruksi verbal.
 

c. Kinestetik.

Belajar melalui aktivitas fisik dan keterlibatan langsung. Kita suka”menangani”, bergerak, menyentuh dan merasakan/mangalami sendiri.
Semua kita, dalam beberapa hal, memanfaatkan ketiga gaya tersebut. Tetapi kebanyakan orang menunjukkan kelebihsukaan dan kecenderungan pada satu gaya belajar tertentu dibandingkan dua gaya lainnya. Pada anak-anak kecenderungannya adalah pada kinestetik dan auditori, namun pada saat mereka dewasa, kelebihsukaan pada gaya belajar visual ternyata lebih mendominasi. Memahami gaya belajar pribadi anda akan dapat meningkatkan kinerja danprestasianda. Anda akan mampu menyerap informasi lebih cepat dan mudah. Anda dapatmengidentifikasi dan mengapresiasi cara yang paling anda sukai untukmenerimainformasi. Anda akan bisa berkomunikasi jauh lebih efektif dengan orang lain dan memperkuat pergaulan anda dengan mereka.
Tiga Faktor Penting Meningkatkan Kemampuan Belajar Ada tiga faktor penting dalam penguasaan ketrampilan untuk belajar:
 
Faktor pertama adalah pola pikir dan sikap (mindset and attitude) kita terhadapbelajar.Kita harus memiliki hasrat (desire) dan kecintaan (passion) yang dalam terhadap nilai-nilai untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Belajar tidak hanya sekedar melalui pendidikan formal semata, tetapi dalam setiap aspek kehidupan kita harus senantiasa mengembangkan sikap belajar. Sikap mau membaca,mendengar,mau mengerti dan mau belajar dari orang lain merupakan sikap yang perlu senantiasa dikembangkan jika kita ingin memperbaiki diri ataupun gagasan kita.
 
Faktor kedua dalam meningkatkan ketrampilan untuk belajar adalah kemampuan kita untuk mendayagunakan kekuatan pikiran kita (terutama pikiran bawah sadar –subconscious mind) untuk mempercepat proses belajar (accelerated learning). Pikiran bawah sadar merupakan kekuatan yang luar biasa jika kita dapatmengoptimalkan potensinya. Seringkali kita melupakan bahwa anugerah yang terindah dan terbesar yang diberikan Tuhan kepada kita adalah kemampuan pikiran kita. Hal inilah yang membedakan kita dengan ciptaanNya yang lain.
Hal yang paling mudah kita lakukan untuk mengembangkan ketrampilan untuk belajar adalah dengan banyak membaca. Meluangkan waktu sedikitnya satu jam sehari untuk membaca buku merupakan kebiasaan yang baik bagi kita untuk mulai mengembangkan diri kita.Banyak sekali metoda untuk meningkatkan kecepatan membaca (speed reading) maupun pemahaman (comprehension) terhadap isi dari suatu buku. Ketrampilan inilah yang amat kita perlukan untuk meningkatkan daya serap dan kecepatan kita dalam membaca sebuah buku. Selain membaca, meningkatkan kemampuan dapat diperoleh melalui seminar, pelatihan maupun mendengarkan kaset-kaset motivasi.
 
Faktor ketiga dalam meningkatkan kemampuan belajar kita adalah disiplin diri dan kegigihan (self discipline and persistence).Tanpa kedua hal ini maka belajar hanyalah kegiatan yang sifatnya tergantung suasana hati (mood) dan kita tidak dapat mencapai keunggulan (excelence)hanya dengan belajar setengah hati.
Sudah saatnya kita mengubah kebiasaan-kebiasaan kita. Ada pepatah yang mengatakan “Your Habits will Determine Your Future. Miliki kebiasaan belajar, dan mulai langkah pertama anda. Proses mengubah kebiasaan sangat ditentukan oleh kedisiplinan diri dan kegigihan kita, sehingga setelah melakukannya dalam periode waktu tertentu, hal tersebut tidak lagi menjadi beban tetapi telah menjadi kebutuhan. Jika pada awalnya sulit melakukan tetapi setelah itu anda jadi terbiasa.

Ketrampilan Dasar untuk Membaca yang Efektif.

Sebelum kita mengembangkan kemampuan membaca dengan efektif, kita perlu menguasai terlebih dulu beberapa ketrampilan dasar, yaitu:
1. Konsentrasi 
Kebanyakan kita menganggap bahwa konsentrasi adalah pekerjaan berat dan sangat sulit dilakukan. Kita memiliki suatu keyakinan bahwa hal tersebut susah untuk dilakukan. Padahal kalau kita menyenangi sesuatu, katakanlah menonton konser musik band favorit kita atau film di bioskop, maka kita akan dapat berkonsentrasi menikmati pertunjukan yang berlangsung lebih dari dua jam. Kita ternyata dapat berkonsentrasi cukup lama jika kita melakukan sesuatu yang kita senangi. Inilah pola pikir pertama yang harus kita kembangkan untuk belajar berkonsentrasi.
Hal yang kedua adalah bahwa mengembangkan daya konsentrasi sama halnya dengan mengembangkan dan menguatkan otot-otot tubuh kita. Kita perlu latihan yang teratur dan terus menerus. Salah satu teknik untuk mengembangkan daya konsentrasi adalah teknik kontemplasi.
 
Kontemplasi adalah suatu teknik menggunakan pikiran kita seperti sebuah lampu senter (search light) untuk mencari dan menemukan informasi baru. Untuk melatihnya, anda perlu lakukan setiaphari (sedikitnya 5 menit sampai maksimum 10 menit per latihan). Caranya dimulai dengan fokus terhadap apa yang ingin kita ketahui. Misal, kita ingin mengetahui cara meningkatkan kecerdasan finansial (membaca buku Robert Kiyosaki misalnya), kemudian pikirkan gagasan tersebut secara mendalam dan tanyakan pada diri anda pertanyaan-pertanyaan seperti, “Apa artinya kecerdasan finansial? Apa impilikasinya pada hidup saya? Apakah hal tersebut bisa saya lakukan? Dan seterusnya lakukan sampai sekitar 5-10 menit. Jika anda sudah bisa bertahan konsentrasi 10 menit, tingkatkan kemampuan anda dengan berlatih langsung membaca sebuah buku 10-20 menit. Lakukan setiap hari sampai daya tahan konsentrasi anda meningkat sedikit demi sedikit.
2. Membuat Peta Pikiran (Mind Mapping) 
Teknik ini merupakan cara untuk meringkas suatu tema atau pokok pikiran yang ada dalam buku. Pertama, kita awali dengan menuliskan tema pokok di tengah-tengah halaman kertas kosong. Kemudian seperti pohon dengan cabang dan ranting kita kembangkan tema pokok menjadi sub tema di sekelilingnya dengan dihubungkan memakai garis seperti jari-jari roda.
Berikut adalah langkah atau prinsip dalam membuat peta pikiran dalam buku Accelerated Learning for the 21st Century karangan Colin Rose dan Malcolm J.Nicholl:
a. Mulai dengan topik di tengah-tengah halaman.
b. Gunakan kata-kata kunci.
c. Buatlah cabang-cabangnya
d. Gunakan simbol, warna, kata, gambar dan citra (images) lainnya.
e. Gunakan seperti poster dengan dasar putih bersih.
f. Buat tulisan atau gambarnya warna warni
g. Gunakan alat tulis berwarna terang
Membuat peta pikiran adalah latihan yang perlu dilakukan terus menerus. Sama halnya seperti teknik kontemplasi, kita perlu berlatih mengunakan petapikiranuntuk mengetahui informasi atau menganalisa masalah.[Bisa juga melihat di Gua Kalong, bagian Peta Konsep dan Otak]
 
3. Relaksasi 
Cara ini dikembangkan oleh Sandy MacGregor dalam bukunya Piece of Mind. Padaprinsipnya dikatakan bahwa otak atau pikiran kita lebih mudah menyerap danmengingat informasi pada saat kondisi pikiran kita relaks yang ditunjukkandengan frekuensi gelombang otak yang rendah. Mengenai teknik relaksasipernahdibahas dalam edisi Mandiri sebelumnya. Bagi anda yang berminat mempelajari dapat membaca buku Sandy MacGregor tersebut atau buku SELF MANAGEMENT: 12 Langkah Manajemen Diri karangan Aribowo Prijosaksono dan Marlan Mardianto.
Teknik Membaca Cepat
Kita hidup dalam zaman di mana kita setiap hari dibanjiri buku baru tentang topik yang kita sukai atau yang berkaitan dengan bidang pekerjaan kita. Pembaca biasa takkan bisa membaca semua buku yang telah diterbitkan tentang topik yang berkaitan dengan bidang bisnis atau profesionalnya. Sedangkan membaca itu sendiri bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus menjengkelkan. Padahal kita semua tahu bahwa membaca sama halnya dengan kita menikmati pertunjukan konser atau film yang bagus.
Membaca melibatkan partisipasi aktif kita. Seluruh emosi, hasrat dan minat kita jugaharus terlibat dalam proses membaca, sehingga membaca menjadi pengalaman yang menyenangkan. Dengan keterbatasan waktu yang kita miliki, bagaimana kita dapat mengembangkan kemampuan membaca secara efektif sehingga dengan tenggang waktu yang sama, kita bisa mengambil inti dari lebih banyak buku.
Kecuali untuk buku fiksi atau sastra yang memang ingin kita nikmati jalinan cerita, emosi, dan rangkaian kata-katanya, membaca buku nonfiksi (textbook) adalah seperti membaca surat kabar. Yang kita perlukan adalah informasi dan gagasan pokok pengarang. Hanya sedikit orang yang membaca koran dengan cara per bagian, halaman perhalaman.
Kita biasanya membaca beberapa halaman pertama dengan mendetail, lalu hanya sekilas membaca yang lain, mencari topik yang menarik. Sekarang kita akan belajar melakukan hal yang serupa dengan buku yang akan kita baca.Sebelum mulai membaca ada sejumlah alat bantu yang dapat membantu kita untuk dapat memahami keseluruhan isi sebuah buku:
 
Sampul buku:
Biasanya pokok pikiran terpenting dari sebuah buku tercetak di sampulnya. Informasi ini membantu penjualan buku dan memberikan perspektif penerbit tentang isi buku. Sampul buku memberikan gambaran kepada kita tentang apa yang akan kita dapatkan di bagian dalam. Biografi penulis:
Informasi ini akan memberi tahu kita tentang latar belakang pendidikan,pengalaman dan kegiatan penulis saat ini yang membuat ia bisa menulis buku tersebut. Dengan memahami informasi tentang penulis akan membantu kita untuk lebih mudah mengikuti alur pemikirannya dalam buku tersebut.
 
Bagian awal:
Bagian ini terdiri atas kata pengantar, prakata, atau bab pendahuluan (prolog). Biasanya justru bagian-bagian ini yang perlu secara mendalam kita pelajari, karena intisari seluruh gagasan penulis tentang tema buku tersebut terangkumdalam bagian awal buku. Yang jelas bagian ini memaparkan tujuan penulisan –pernyataan misinya. Pada titik ini kita bisa memutuskan untuk membaca lebihlanjut atau kita hanya akan menggunakannya untuk referensi. Daftar
 
Isi:
Sebenarnya bagian ini adalah kerangka buku. Penulis menggunakan masing-masing topik bab sebagai gantungan untuk menjelaskan keseluruhan pemikirannya tentang topik tertentu. Ada berapa bagian? Berapa bab? Bacalah Daftar Isi dengan teliti untuk melihat apakah topik-topiknya sesuai dengan apa yang kita cari.
 
Indeks:
Teliti indeks di bagian belakang buku. Lihat apakah ada kata-kata kunci yang menarik bagi anda.Kita harus memeriksa semua hal tersebut sebelum membaca bukunya. Inilah yang disebut dengan proses scanning, yaitu kita melihat secara selintas keseluruhan isi dari buku yang akan kita baca. Begitu mulai membaca, kita bisa bebas melompati materi yang sudah kita ketahui atau materi yang tidak kita minati. Pada bagian tertentu kita bisa mendalami karena ada topik atau informasiyangharus kita cermati dan kita cerna lebih dalam. Proses ini disebut dengan proses skimming.
Berikut adalah hal-hal yang perlu untuk membaca dengan efektif:
  • Setelah melakukan proses scanning, kita dapat membuat peta pikiran (mindcharting) buku tersebut.Tidak usah terlalu detil, tetapi cukup informatif untuk menjelaskan isi buku dalam satu halaman kertas. Kalau perlu kita lakukan rekonstruksi terhadap daftar isi digabung dengan informasi lain dari biografi, kata pengantar, pendahuluan dan sinopsis di sampul buku tersebut.
  • Siapkan stabilo atau alat tulis untuk menandai informasi atau apa saja yang ingin kita ingat.
  • Pahami jalan pikiran penulis. Semakin cepat kita mengetahui topik, tujuan, pokok masalah materi yang kitabaca, semakin baik pemahaman dan ingatan kita akan hal itu.
  • Hindari baca kata per kata dan kalimat per kalimat. Coba tangkap sekelompok kata dengan mata anda setiap kali menggerakkannya. Apalagi untuk buku berbahasa asing, kita tidak perlu menterjemahkannnya kata demi kata, karena akan menghambat proses penyerapan informasi dalam otak anda. Bandingkan anda membaca dengan bersuara dan membaca dalam hati. Kecepatannyaakan berbeda jauh. Biasanya saya berkonsentrasi pada kalimat pertama dan kalimat terakhir dari sebuah paragraf, atau mata saya melihat seluruh badan paragraf dan menangkap pesan intinya.
  • Buatlah ringkasan sambil membaca. Jika tak ada ringkasan bab, buatlah sendiri setiap selesai membaca satu bab.
  • Bandingkan dengan tulisan lain bertopik sama yang pernah anda baca. Ingat teknik kontemplasi. Cobalah mengembangkan pertanyaan-pertanyaan dankaitansatu sama lain seperti anda mencari sesuatu dengan senter.
  • Untuk mempermudah kita menggunakan buku tersebut sebagai referensi, kita bisa mencatat isi buku tersebut dalam sebuah buku catatan atau kertas khusus yang dapat kita simpan dan kita lihat kembali setiap saat.
Demikianlah prinsip-prinsip dan langkah-langkah yang perlu kita ketahui untuk meningkatkan efisiensi membaca. Namun sekali lagi, sama seperti ketrampilan yang lain, membaca memerlukan jam terbang. Kita perlu berlatih, berlatih dan berlatih sehingga kecepatan dan efisiensi membaca kita meningkat dari waktu ke waktu. Selamat membaca dan meningkatkan aset pribadi anda yang paling penting, diri anda sendiri.
Anyone who stops learning is old, whether at twenty or eighty. Anyone who keeps learning stays young. The greatest thing in life is to keep your mind young.
Baca Artikel Lainnya:

Mengenal Apa Itu Kolintang

Mengenal Apa Itu Kolintang

Mengenal Apa Itu Kolintang
Mengenal Apa Itu Kolintang

Kolintang atau kulintang

adalah alat musik yang terdiri dari barisan gong kecil yang diletakkan mendatar. Alat musik ini dimainkan dengan diiringi oleh gong tergantung yang lebih besar dan drum. Kolintang merupakan bagian dari budaya gong Asia Tenggara, yang telah dimainkan selama berabad-abad di Kepulauan Melayu Timur – Filipina, Indonesia Timur, Malaysia Timur, Brunei, dan Timor. Alat musik ini berkembang dari tradisi pemberian isyarat sederhana menjadi bentuk seperti sekarang. Kegunaannya bergantung pada peradaban yang menggunakannya. Dengan pengaruh dari Hindu, Buddha, Islam, Kristen, dan Barat, Kulintang merupakan tradisi gong yang terus berkembang.
Alat musik ini dibuat dari kayu lokal yang ringan, namun kuat seperti telur, bandaran, wenang, kakinik kayu cempaka, dan yang mempunyai konstruksi fiber paralel. Nama kolintang berasal dari suaranya: tong (nada rendah), ting (nada tinggi) dan tang (nada biasa). Dalam bahasa daerah, ajakan “Mari kita lakukan TONG TING TANG” adalah: ” Mangemo kumolintang”. Ajakan tersebut akhirnya berubah menjadi kata kolintang.

Sejarah Dan Perkembangannya

Kolintang merupakan alat musik khas dari Minahasa (Sulawesi Utara) yang mempunyai bahan dasar yaitu kayu yang jika dipukul dapat mengeluarkan bunyi yang cukup panjang dan dapat mencapai nada-nada tinggi maupun rendah seperti kayu telur, bandaran, wenang, kakinik atau sejenisnya (jenis kayu yang agak ringan tapi cukup padat dan serat kayunya tersusun sedemikian rupa membentuk garis-garis sejajar).
Kata Kolintang berasal dari bunyi : Tong (nada rendah), Ting (nada tinggi) dan Tang (nada tengah). Dahulu Dalam bahasa daerah Minahasa untuk mengajak orang bermain kolintang: “Mari kita ber Tong Ting Tang” dengan ungkapan “Maimo Kumolintang” dan dari kebiasaan itulah muncul nama “KOLINTANG” untuk alat yang digunakan bermain.
Pada mulanya kolintang hanya terdiri dari beberapa potong kayu yang diletakkan berjejer diatas kedua kaki pemainnya dengan posisi duduk di tanah, dengan kedua kaki terbujur lurus kedepan. Dengan berjalannya waktu kedua kaki pemain diganti dengan dua batang pisang, atau kadang-kadang diganti dengan tali seperti arumba dari Jawa Barat. Sedangkan penggunaan peti sesonator dimulai sejak Pangeran Diponegoro berada di Minahasa (th.1830).
Pada saat itu, konon peralatan gamelan dan gambang ikut dibawa oleh rombongannya. Adapun pemakaian kolintang erat hubungannya dengan kepercayaan tradisional rakyat Minahasa, seperti dalam upacara-upacara ritual sehubungan dengan pemujaan arwah para leluhur. Itulah sebabnya dengan masuknya agama kristen di Minahasa, eksistensi kolintang demikian terdesak bahkan hampir menghilang sama sekali selama ± 100th.
Sesudah Perang Dunia II, barulah kolintang muncul kembali yang dipelopori oleh Nelwan Katuuk (seorang yang menyusun nada kolintang menurut susunan nada musik universal). Pada mulanya hanya terdiri dari satu Melody dengan susunan nada diatonis, dengan jarak nada 2 oktaf, dan sebagai pengiring dipakai alat-alat “string” seperti gitar, ukulele dan stringbas.
Tahun 1954 kolintang sudah dibuat 2 ½ oktaf (masih diatonis). Pada tahun 1960 sudah mencapai 3 ½ oktaf dengan nada 1 kruis, naturel, dan 1 mol. Dasar nada masih terbatas pada tiga kunci (Naturel, 1 mol, dan 1 kruis) dengan jarak nada 4 ½ oktaf dari F s./d. C. Dan pengembangan musik kolintang tetap berlangsung baik kualitas alat, perluasan jarak nada, bentuk peti resonator (untuk memperbaiki suara), maupun penampilan. Saat ini Kolintang yang dibuat sudah mencapai 6 (enam) oktaf dengan chromatisch penuh.

Peralatan Dan Cara Memainkannya

Setiap alat memiliki nama yang lazim dikenal. Nama atau istilah peralatan Musik kolintang selain menggunakan bahasa tersebut diatas juga memiliki nama dengan menggunakan bahasa Minahasa, dan untuk disebut lengkap alat alat tersebut berjumlah 9 buah. Tetapi untuk kalangan professional, cukup 6 buah alat sudah dapat memainkan secara lengkap. Kelengkapan alat tersebut sebagai berikut:
B – Bas = Loway C – Cello = Cella T – Tenor 1 = Karua – Tenor 2 = Karua rua A – Alto 1 = Uner – Alto 2 = Uner rua U – Ukulele = Katelu M – Melody 1 = Ina esa – Melody 2 = Ina rua – Melody 3 = Ina taweng

Melodi

Fungsi pembawa lagu, dapat disamakan dengan melody gitar, biola, xylophone, atau vibraphone. Hanya saja dikarenakan suaranya kurang panjang, maka pada nada yang dinginkan; harus ditahan dengan cara menggetarkan pemukulnya( rall). Biasanya menggunakan dua pemukul, maka salah satu melody pokok yang lain kombinasinya sama dengan orang menyanyi duet atau trio (jika memakai tiga pemukul). Bila ada dua melody, maka dapat digunakan bersama agar suaranya lebih kuat.
Dengan begitu dapat mengimbangi pengiring (terutama untuk Set Lengkap) atau bisa juga dimainkan dengan cara memukul nada yang sama tetapi dengan oktaf yang berbeda. Atau salah satu melody memainkan pokok lagu, yang satunya lagi improvisasi.

Cello

Bersama melody dapat disamakan dengan piano, yaitu; tangan kanan pada piano diganti dengan
melody, tangan kiki pada piano diganti dengan cello. Tangan kiri pada cello memegang pemukul no.1 berfungsi sebagai bas, sedangkan tangan kanan berfungsi pengiring (pemukul no.2 dan no.3). Maka dari itu alat ini sering disebut dengan Contra Bas. Jika dimainkan pada fungsi cello pada orkes keroncong, akan lebih mudah bila memakai dua pemukul saja. Sebab fungsi pemukul no.2 dan no.3 sudah ada pada tenor maupun alto.
TENOR I & ALTO I Keenam buah pemukul dapat disamakan dengan enam senar gitar.
ALTO II & BANJO Sebagai ukulele dan “cuk” pada orkes keroncong.
ALTO III (UKULELE) Pada kolintang, alat ini sebagai ‘cimbal’, karena bernada tinggi. Maka pemukul alto III akan lebih baik jika tidak berkaret asal dimainkan dengan halus agar tidak menutupi suara melody (lihat petunjuk pemakaian bass dan melody contra).
TENOR II (GITAR) Sama dengan tenor I, untuk memperkuat pengiring bernada rendah.
BASS Alat ini berukuran paling besar dan menghasilkan suara yang paling rendah.
Susunan Alat
Lengkap (9 pemain) : Melody – Depan tengah Bass – Belakang kiri Cello – Belakang kanan Alat yang lain tergantung lebar panggung (2 atau 3 baris) dengan memperhatikan fungsi alat (Tenor & Alto).
Nada-nada Dasar
Nada nada dalam alat kolintang sebagai berikut:
C = 1 3 5 Cm = 1 2 5 D = 2 4 6 Dm = 2 4 6 E = 3 5 7 Em = 3 5 7 F = 4 6 1 Fm = 4 5 1 G = 5 7 2 Gm = 5 6 2 A = 6 1 3 Am = 6 1 3 B = 7 2 4 Bm = 7 2 4
Sedangkan chord lain, yang merupakan pengembangan dari chord tersebut diatas, seperti C7 = 1 3 5 6, artinya nada do diturunkan 1 nada maka menjadi le . Sehingga saat membunyikan 3 bilah dan terdengar unsur bunyi nada ke 7 dalam chord C, maka chord tersebut menjadi chord C7. Demikian pula dengan chord yang lain.
Cara Memegang Pemukul (Stick) 
Memegang Pemukul Kolintang, memang tidak memiliki ketentuan yang baku, tergantung dari kebiasaan dan kenyamanan tangan terhadap stik. Tetapi umumnya memegang stick kolintang dilakukan dengan cara : No. 1
Selalu di tangan kiri No. 2 Di tangan kanan (antara ibu jari dengan telunjuk) No. 3 Di tangan kanan (antara jari tengah dengan jari manis) – agar pemukul no.2 dapat digerakkan dengan bebas mendekat dan menjauh dari no.3, sesuai dengan accord yang diinginkan.
Dan cara memukul, disesuaikan dengan ketukan dan irama yang diinginkan, dan setiap alat memiliki, ciri tertentu sesuai fungsi didalam mengiringi suatu lagu. Pada alat Bass dan alat Melody umumnya hanya menggunakan 2 stick, sehingga lebih mudah dan nyaman pada tangan. ( Nomor nomor tersebut diatas telah tertera disetiap pangkal pemukul stick masing masing alat kolintang)
Teknik Dasar memainkan stick pada bilah kolintang sesuai alat dan jenis irama
Dari sekian banyak irama dan juga lagu yang ada, beberapa lagu sebagai panduan untuk memainkan alat musik kolintang disertakan dalam materi ini. Seperti: • Sarinande • Lapapaja • Halo halo Bandung • Besame Mucho Lagu lagu tersebut memiliki tingkat kesulitan yang berbeda baik chord dan irama. Lagu lagu tersebut telah dilengkapi dengan partitur serta chord/ accord untuk memudahkan memahami alat musik kolintang.

Demikian pula dengan teknik memukulkan stick pada bilah kolintang. Karena sesuai irama yang beraneka ragam, maka untuk menghasilkan irama tertentu maka teknik memukulkan stik pada tiap alat pun berbeda beda. Pada materi ini, diberikan teknik teknik dasar cara memukulkan stick pada kolintang. Untuk dapat memahami teknik, dibutuhkan pengetahuan akan harga dan jumlah ketukan dalam setiap bar nada. Dan berbekal pengetahuan dasar dasar bermain kolintang ini saja, ditambah dengan bakat individu, maka grup/ kelompok musik kolintang telah dapat memainkan berbagai jenis lagu dengan tingkat kesulitan yang variatif secara sponta.

 

(Sumber: https://weareglory.com/)