Fungsi keuangan

Fungsi keuangan

Walaupun rinciannya bervariasi antarorganisasi, fungsi keuangan yang utama adalah dalam hal keputusan investasi, perhitungan biaya, dan deviden untuk suatu organisasi.Tujuan manajer keuangan adalah untuk merencanakan guna memperoleh dan mengunakan dana, serta memaksimalkan nilai organisasi. Ada beberapa kegiatan yang terlibat yaitu :

  1. Dalam perencanan dan peramalan, manajer keuangan berinteraksi dengan para eksekutif yang bertanggung jawab atas kegiatan-kegiatan perencanan strategis umum.
  2. Manajer keuangan harus memusatkan kegiatannya kepada keputusan investasi dan perhitungan biaya, serta segala hal yang berkaitan dengannya. Perusahaan yang berhasi biasanya mengalami laju pertumbuhan penjualan yang tinggi, sehingga memerlukan dukungan penambahan investasi. Para manajer keuangan perlu menentukan laju pertumbuhan penjualan yang sebaiknya dicapai dan membuat prioritas atas alternatif investasi yang tersedia.
  3. Manjer keuangan harus bekerjasama dengan para manjer lainya agar perusahaan dapat beroperasi seefisien mungkin, karena semua keputusan bisnis memiliki dampak keuangan.
  4. Manajer keungan menghubungkan menghubungkan perusahaan dengan pasar uang dan pasar modal, yang merupakan sumber perolehan dana dan tempat surat berharaga perusahaan diperdagangkan.

Jadi tugas pokok manajer keuangan adalah berkaitan dengan keputusan investasi dan perhitungan biaya.dalam melaksanakan fungsinya maka manajer keungan berkaitan langsung dengan keputusan pokok perusahaan yang berpengaruh terhadap nilai perusahaan itu sendiri. fungsi keuangan dalam organisasi.

Fungsi keuangan dalam organisasi biasanya dipisahkan menjadi dua jabatan yaitu :

  1. Bendahara

Bendahara bertanggung jawab atas perolehan dan pengamanan data. Tanggung jawab seorang bendahara biasanya terletak pada pengadaan dan pengelolaan uang tunai.meskipun tanggung jawab pembuatan laporan berada di tangan kontroler,bendahara pada umumnya membuat laporan mengenai posisi arus kas harian dan posisi modal kerja , membuat anggaran dan melaporkan informasi arus kas dan informasi uang tunai.

Sumber :

https://blogs.uajy.ac.id/teknopendidikan/moto-g5s-plus-masuk-india-akhir-agustus/

Keberhasilan Usaha

Keberhasilan UsahaKeberhasilan Usaha

            Keberhasilan usaha tau bisnis suatu perusahaan merupakan keberhasilan perusahaan dalam menghadapi persaingan pasar. Sedangkan pencapain kinerja keuangan merupakan targetkeuangan atau keuntungan yang diharapkan pada masa depan. Selain kinerja keuangan terdapat kinerja nonfinansial yang juga menjadi terget,sesuai dengan tujuan dan sasaran stratejik diperusahaan.

            Keberhasilan usaha dapat dilihat dari sisi kuantitatif dan sisi kualitatif. Dari sisi kuantitatif umumnya berkaitandengan keuangan atau fiansial seperti paten,reputasi, dan kecepatan pengembangan produk. Kedua kriteria keberhasilan usaha ini sering diperguanakan suatu perusahaan untuk mengetahui perkembangan keberhasilan usaha perusahaan tersebut.

            Kriteria keberhasilanusaha dari sisi keuangan atau finansial suatu perusahaan antaralain dapat berupa :

  1. Pertumbuhan penjualan (sales growth)
  2. Rasio keuntungan dengan modal (return on invested capital)
  3. Rasio keuntungan dengan ekuitas (return on equity)
  4. Rasio keuntungan dengan asset (return on assets)
  5. Rasio keuntungan dengan penjualan(return on sales)
  6. Penjualan per karyawan (sales employee)
  7. Perputaran persediaan (inventory turnover)
  8. Perputaran piutang (account receivable turnover)
  9. Rasio utang (debt ratio)
  10. Penghematan biaya (cost reduction)

Kriteria keberhasilan usaha dari sisi nonfinansial suatu perusahaan antara lain

  • kepuasaan pelanggan
  • Keluhan pelanggan
  • Retensi pelaggan
  • Pengembalian produk
  • Kualitas atau mutu  produk
  • Paten
  • Reputasi
  • Produk baru yang masuk pasar (new product released)
  • Kecepatan pengembangan produk
  • Employee turnover

Kedua kriteria penilaian kinerja stratejik dari keberhasilan usaha perusahaan seperti yang diutarakan diatas tidaklah semuanya selau digunakan oleh perusahaan. Faktor kriteria yang digunakan untuk menjadi target dalamtujuan dan sasaran yang ditetapkan dalam keputusan stratejik perusahaan.

Keberhasilan usaha perusahaan dari waktuke waktu tentunya harus terus dinilai dan di evaluasi,terutamayang berkaitan dengan posisi perusahaan di pasar terutama posisi bersaingnya.posisi bersaingnya dalam rangka keberhasilan usaha perusahaan harus dapat ditingkatkan dan dipertahankan, sehingga menjadi keberhasilan yang berkelanjutan.

Sumber :

https://student.blog.dinus.ac.id/blogtekno/status-whatsapp-kini-bisa-hanya-teks/

  Sifat Gas Mulia

  Sifat Gas Mulia

  Sifat Gas Mulia

  1. Sifat Atomik
  2. Jari-Jari Atom

Dalam satu golongan, jari-jari atom unsur-unsur gas mulia dari atas ke bawah semakin besar karena meskipun muatan inti bertambah positif, namun jumlah kulit semakin banyak. Keadaan ini menyebabkan gaya tarik menarik inti terhadap elektron semakin lemah, akibatnya jari-jari atom bertambah besar.

  1. Energi Ionisasi

Energi Ionisasi unsur-unsur golongan gas mulia dari atas ke bawah cenderung semakin kecil. Hal ini dikarenakan meski muatan inti bertambah positif, namun jari-jari atom bertambah besar. Keadaan ini menyebabkan gaya tarik menarik inti terhadap elektron terluar semakin lemah sehingga energi ionisasi semakin berkurang

  1. Keelektronegatifan
    Nilai keelektronegatifan He, Ne, dan Ar tidak ada, sedangkan nilai keelektronegatifan berkurang dari Kr ke Rn
  2. Bilangan Oksidasi

Nilai bilangan oksidasi He, Ne dan Ar adalah nol, sedangkan Kr, Xe, dan Rn memiliki beberapa bilangan oksidasi

  1. Sifat Fisis

Selain memiliki karakteristik yang khas pada sifat atomik, gas mulia juga memiliki karakteristik yang khas untuk sifat fisisnya. Beberapa sifat fisis gas mulia dirangkum dalam tabel di bawah ini

RECENT POSTS

 

Pengertian Gas Mulia

Pengertian Gas Mulia

Pengertian Gas Mulia

Gas mulia  adalah grup elemen kimia dengan sifat-sifat yang sama: di kondisi standar, they semua tidak berbau, tidak berwarna, dan monoatomik dengan reaktivitas yang sangat rendah. Mereka ditempatkan di grup 18 (8A) dari tebel periodike (sebelumnya dikenal dengan grup 0). 6 gas mulia tersebut terdapat di alam dengan bentuk helium (He), neon (Ne), argon (Ar), krypton (Kr), xenon (Xe), dan radon yang bersifat radioaktif (Rn). sejauh ini, 3 atom dari grup selanjutnya, ununoctium (Uuo) telah berhasil disintesis  di supercollider, tapi sangat sedikit yang diketahui mengenai elemen ini karena jumlah yang dihasilkan sangat sedikit dan memiliki waktu paruh hidup yang sangat pendek .

Sifat-sifat gas mulia bisa dijelaskan dengan baik dengan teori modern tentang struktur atom: valensi elektron kulit luar mereka dianggap “penuh”, memberi mereka sedikit sekali kesempatan untuk berpartisipasi dalam reaksi kimia, dan hanya beberapa ratus senyawa yang telah disiapkan. Titik didih dan titik leleh gas mulia mempunyai nilai yang dekat, berbeda kurang dari 10 °C (18 °F); yang mengakibatkan mereka berbentuk cairan dalam jangkauan suhu yang pendek.

Neon, argon, krypton, dan xenon are didapatkan dari udara mengunakan metode mencairkan/mengembunkan gas dan penyulingan bagian. Helium biasanya terpisah dari gas alami, dan radon biasanya diisolasi dari penguraian radioaktif dari elemen radium yang terurai. Gas mulia mempunyai beberapa aplikasi penting di industri seperti penerangan, pengelasan, dan perjalanan angkasa luar. Gas prnapasan Helium-oksigen biasanya digunakan oleh penyelam laut dalam yang biasanya lebih dari 180 kaki (55 m) untuk menjaga penyelam dari oksigen toxemia, efek berbahaya dari oksigen dalam tekanan tinggi, dan nitrogen narcosis, efek narkotik yang membingungkan dari nitrogen di udara melebihi tekanan biasa. After setelah bahaya yang ditimbulkan hidrogen atas mudah meledaknya elemen tersebut, gas tersebut diganti dengan helium.

  1. Sejarah Gas Mulia

Pada tahun 1894, seorang ahli kimia Inggris bernama William Ramsay mengidentifikasi zat baru yang terdapat dalam udara. Sampel udara yang sudah diketahui mengandung nitrogen, oksigen, dan karbondioksida dipisahkan. Ternyata dari hasil pemisahan tersebut, masih tersisa suatu gas yang tidak reaktif (inert).

Gas tersebut tidak dapat bereaksi dengan zat-zat lain sehingga dinamakan argon (dari bahasa Yunani argos yang berarti malas). Empat tahun kemudian Ramsay menemukan unsur baru lagi, yaitu dari hasil pemanasan mineral kleverit. Dari mineral tersebut terpancar sinar alfa yang merupakan spektrum gas baru. Spektrum gas tersebut serupa dengan garis-garis tertentu dalam spektrum matahari.

Untuk itu, diberi nama helium (dari bahasa Yunani helios berarti matahari). Pada saat ditemukan, kedua unsur ini tidak dapat dikelompokkan ke dalam golongan unsur-unsur yang sudah oleh Mendeleyev karena memiliki sifat berbeda. Kemudian Ramsey mengusulkan agar unsur tersebut ditempatkan pada suatu golongan tersendiri, yaitu terletak antara golongan halogen dan golongan alkali. Untuk melengkapi unsur-unsur dalam golongan tersebut, Ramsey terus melakukan penelitian dan akhirnya menemukan lagi unsur-unsur lainnya, yaitu neonkripton, dan xenon (dari hasil destilasi udara cair). Kemudian unsur yang ditemukan lagi adalah radon yang bersifat radioaktif. Pada masa itu, golongan tersebut merupakan kelompok unsur-unsur yang tidak bereaksi dengan unsur-unsur lain (inert) dan dibri nama golongan unsur gas mulia atau golongan nol.

Sumber :

https://littlehorribles.com/

 

Subjek Pajak Luar Negeri

Subjek Pajak Luar Negeri

Dalam pengenaan Pajak Penghasilan, dikenal dua jenis subjek pajak yaitu subjek pajak dalam negeri (disingkat SPDN) dan subjek pajak luar negeri (SPLN). SPDN terdiri dari SPDN Orang Pribadi dan SPDN Badan.

 

SPDN Orang Pribadi adalah orang pribadi yang bertempat tinggal di Indonesia, orang pribadi yang berada di Indonesia lebih dari 183 (seratus delapan puluh tiga) hari dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan, atau orang pribadi yang dalam suatu tahun pajak berada di Indonesia dan mempunyai niat untuk bertempat tinggal di Indonesia. Sementara itu SPDN Badan adalah badan yang didirikan atau bertempat kedudukan di Indonesia.

 

SPLN adalah kebalikan dari SPDN dalam arti orang pribadi yang tidak bertempat tinggal di Indonesia, tidak berada di Indonesia lebih dari 183 (seratus delapan puluh tiga) hari dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan, dan suatu tahun pajak tidak berada di Indonesia dan tidak mempunyai niat untuk bertempat tinggal di Indonesia.

 

SPLN yang berbentuk badan adalah badan yang tidak didirikan dan tidak bertempat kedudukan di Indonesia.

 

Kedua kelompok di atas (SPLN Orang Pribadi dan SPLN Badan) baru bias disebut SPLN jika memdapatkan penghasilan yang bersumber dari Indonesia. Nah, dilihat dari cara mendapatkan penghasilannya dari Indonesia, SPLN ini terbagi menjadi dua jenis. Pertama adalah SPLN yang mendapatkan penghasilan dengan memiliki tempat usaha tetap di Indonesia. Tempat usaha tetap ini biasa disebut Bentuk Usaha Tetap (BUT). Kedua, SPLN yang mendapatkan penghasilan dari Indonesia tidak melalui BUT di Indonesia. Kedua bentuk SPLN ini selanjutnya disebut SPLN BUT dan SPLN Non BUT.



Bentuk Usaha Tetap

 

Bentuk usaha tetap (BUT) adalah bentuk usaha yang dipergunakan oleh SPLN (baik orang pribdai atau badan) untuk menjalankan usaha atau melakukan kegiatan di Indonesia.

 

Suatu bentuk usaha tetap mengandung pengertian adanya suatu tempat usaha (place of business) yaitu fasilitas yang dapat berupa tanah dan gedung termasuk juga mesin-mesin, peralatan, gudang dan komputer atau agen elektronik atau peralatan otomatis (automated equipment) yang dimiliki, disewa, atau digunakan oleh penyelenggara transaksi elektronik untuk menjalankan aktivitas usaha melalui internet.

 

Tempat usaha tersebut bersifat permanen dan digunakan untuk menjalankan usaha atau melakukan kegiatan dari orang pribadi yang tidak bertempat tinggal atau badan yang tidak didirikan dan tidak bertempat kedudukan di Indonesia.

 

Hukum dan Nilai-nilai Sosial-Budaya

Hukum dan Nilai-nilai Sosial-Budaya

Hukum dan Nilai-nilai Sosial-Budaya

Hukum sebagai kaidah atau norma sosial, tidak terlepas dari nilai-nilai yang berlaku dalam suatu masyarakat, dan bahkan dapat dikatakan bahwa hukum itu merupakan percerminan dan konkritisasi daripada nilai-nilai yang pada suatu saat berlaku dalam masyarakat. Misalnya, Hukum waris daerah Tapanuli menentukan bahwa seorang janda bukanlah merupakan ahli waris bagi suaminya, oleh karena janda dianggap sebagai orang luar (keluarga suaminya).

  1. Kepastian hukum dan kesebandingan

Kepastian hukum dan kesebandingan merupakan dua tugas pokok daripada hukum. Walaupaun demikian, seringkali kedua tugas tersebut tidak dapat ditetapkan sekalgus secara merata. Dilema ini merupakan tema yang menarik bagi penelitian sosiologi hukum.

  1. Peranan Hukum sebagai Alat untuk Mengubah Masyarakat

Perubahan merupakan sesuatu yang tak terhindarkan. Di dalam proses perubahan, biasanya ada satu kekuatan yang menjadi pelopor perubahan (agent of cange). Kita mengenal berbagai kemlompok sosial sebagai agen perubahan, misalnya pemerintah, sekolah, organisasi politik, dsb. Bagaimanakah dengan hukum? Sampai sejauh manakah peranan hukum dalam mengubah masyarakat ?

 

Sifat system hukum yang diualistis

Sifat system hukum yang diualistis

Sifat system hukum yang diualistis

Baik hukum substantive maupun hukum ajektif, disatu pihak berisikan ketentuan-ketentuan tentang bagaimana manusia akan dapat menjalankan serta memperkembangkan kesamaan derajat manusia, menjamin kesejahteraannya dan seterusnya. Akan tetapi dilain pihak, hukum dapat menjadi alat yang ampuh untuk mengendalikan warga-warga masyarakat atau dapat dijadikan sarana oleh sebagian kecil warga-warga masyarakat atau dapat dijadikan sarana oleh sebagian kecil warga-warga  masyarakat yang menamakan dirinya sebagai penguasa, untuk mempertahankan kedudukan sosial-politik-ekonominya yang lebih tinggi dari bagian terbesar warga-warga masyarakat. Hukum dapat menjadi alat yang potensial bagi pemerintahan yang bersifat tirannis. Dengan demikian, maka sampai batas-batas tertentu, isi hukum dapat ditafsirkan dari segi maksud pengguna hukum tersebut.

  1. Hukum dan Kekuasaan

Ditinjau dari sudut ilmu politik, hukum merupakan suatu sarana dari elit yang memegang kekuasaan dan sedikit banyaknya dipergunakan sebagai alat untuk mempertahankan kekuasaannya, atau untuk menambah serta mengembangkannya. Secara sosiologis, elit tersebut merupakan golongan kecil dalam masyarakat yang mempunyai kedudukan yang tinggi atau tertinggi dalam masyarakat, dan yang biasanya berasal dalam lapisan atas atau menengah atas. Baik-buruknya suatu kekuasaan, tergantung dari bagaimana kekuasaan tersebut dipergunakan. Artinya, baik-buruknya kekuasaan senantiasa harus diukur dengan kegunaannya untuk mencapai suatu tujuan yang sudah ditentukan atau disadari oleh masyarakat tersebut lebih dahulu. Hal ini merupakan suatu unsur yang mutlak bagi kehidupan masyarakat yang tertib dan bahkan bagi setiap bentuk organisasi yang teratur. Akan tetapi karena sifat-sifat dan hakikatnya, kekuasaan tersebut supaya dapat bermanfaat, harus ditetapkan ruang lingkup, arah dan batas-batasnya. Untuk itu diperlukan hukum yang ditetapkan oleh penguasa itu sendiri yang hendak dipegang dengan teguh.

 

Sumber :

https://nomorcallcenter.id/

 Hukum dan Sistem Sosial Masyarakat

 Hukum dan Sistem Sosial Masyarakat

 Hukum dan Sistem Sosial Masyarakat

Suatu system hukum merupakan pencerminan dari suatu system social dimana system hakim tadi merupakan bagian darinya. Akan tetapi persoalannya tidak mudah, oleh karena perlu diteliti dalam keadaan-keadaan apa dan dengan cara-cara yang bagaimana system social mempengaruhi sustu system hukum sebagai subsistemnya, dan sampai sejauhmanakah proses pengaruh-mempengaruhi tadi bersifat timbale balik. Misalnya, apakah suatu system kewarisan dalam suatu masyarakat selalu mempengaruhi system hukum kewarisannya. Kemudian timbul persoalan, apakah dengan memperkenalkan atau menerapkan suatu system hukum kewarisan yang baru, system kewarisan yang lama akan dapat diubah?

  1. Persamaan dan Perbedaan Sistem Hukum

Penelitian di bidang ini penting bagi suatu ilmu perbandingan serta untuk dapat mengetahui apakah memang terdapat konsep-konsep hukum yang universal, dan apakah perbedaan-perbedaan yang ada merupakan suatu penyimpangan dari konsep-konsep yang universal, oleh karena kebutuhan masyarakat setempat memang menghendakinya.

Sumber :

https://callcenters.id/

 

 Pengertian Perdagangan

 Pengertian Perdagangan

1. Secara Umum

Perdagangan atau perniagaan pada umumnya adalah pekerjaan membeli barang dari suatu tempat dan suatu waktu dan menjual barang tersebut di tempat dan waktu lainnnya untuk memperoleh keuntungan.
Perdagangan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam kegiatan perekonomian suatu negara.Giatnya aktivitas perdagangan suatu negara menjadi indikasi tingkat kemakmuran masyarakatnya serta menjadi tolok ukur tingkat perekonomian negara itu sendiri.Sehingga bisa dibilang perdagangan merupakan urat nadi perekonomian suatu negara.Melalui perdagangan pula suatu negara bisa menjalin hubungan diplomatik dengan negara tetangga sehingga secara tidak langsung perdagangan juga berhubungan erat dengan dunia politik.[1]
2. Menurut Tokoh
Menurut MARWATI DJOENED: Perdagangan adalah kegiatan ekonomi yang mengaitkan antara para produsen dan konsumen. Sebagai kegiatan distribusi, perdagangan menjamin peredaran, penyebaran, dan pemyediaan barang melalui mekanisme pasar.
Pengertian Dagang (dalam arti ekonomi), yaitu segala perbuatan perantara antara produsen dan konsumen.Hukum Dagang di Indonesia bersumber pada KUHD mulaberlaku di Indonesia pada tanggal 1 Mei 1848.Saat ini alat tukar yang digunakan adalah uang.[2]
Pada pokoknya perdagangan mempunyai tugas untuk :
a. Membawa / memindahkan barang-barang dari tempat-tempat yang berkelebihan (surplus) ke tempat-tempat yang kekurangan (minus).
b. Memindahkan barang-barang dari produsen ke konsumen.
c. Menimbun dan menyimpan barang-barang itu dalam masa yang berkelebihan sampai mengancam bahaya kekurangan.[3]
B. Dagang dalam Islam
Agama Islam memang menghalalkan usaha perdagangan, perniagaan dan atau jual beli. Namun tentu saja untuk orang yang menjalankan usaha perdagangan secara Islam, dituntut menggunakan tata cara khusus, ada aturan mainnya yang mengatur bagaimana seharusnya seorang Muslim berusaha di bidang perdagangan agar mendapatkan berkah dan ridha Allah SWT di dunia dan akhirat.[4]
Secara etimologi perdagangan yang intinya jual beli, berarti saling menukar. Al-Bai’ arti nya menjual, mengganti dan menukar (sesuatu dengan sesuatu yang lainya) dan asy-Syira’ artinya beli, adalah dua kata yang dipergunakan dalam pengertian yang sama tapi sebenarnya berbeda.
Sedangkan pengertian al-Bai’ secara terminologi, para ahli fikih menyampaikan definisi perdagangan yang berbeda-beda antara lain sebagai berikut:
a. Menurut ahli fikih.
1) madzhab Hanafiyah
Perdagangan adalah : “Menukarkan harta dengan harta melalui tata cara tertentu, atau mempertukarkan sesuatu yang disenangi dengan sesuatu yang lain melalui tatacara tertentu yang dapat dipahami sebagai al-Bai’, seperti melalui ijab dan Ta’athi (saling menyerahkan).”
2) Imam Nawawi
menyampaikan definisi perdaganan sebagai berikut : “Mempertukarkan harta dengan harta untuk tujuan pemilikan”
3) Ibn Qodamah
“Mempertukarkan harta dengan harta untuk tujuan pemilikan dan menyerahkan milik”
4) Menurut al-Qurthubi
at-Tijarah merupakan sebutan untuk kegiatan tukar menukar barang didalamnya mencakup bentuk jual beli yang di bolehkan dan memiliki tujuan.
Di jelaskan dalam surat An-nisa (29) tersebut dapat dipahami bahwa perdagangan merupakan salah satu profesi yang telah dihalalkan oleh Allah dengan syarat semua aktivitas yang dilakukan harus beiandaskan kepada suka sama suka dan bebas dari unsur riba.[5]
Agama Islam memang menghalalkan usaha perdagangan, perniagaan dan atau jual beli. Namun tentu saja untuk orang yang menjalankan usaha perdagangan secara Islam, dituntut menggunakan tata cara khusus, ada aturan mainnya yang mengatur bagaimana seharusnya seorang Muslim berusaha di bidang perdagangan agar mendapatkan berkah dan ridha Allah SWT di dunia dan akhirat.

Desainer Favorit Selebriti

Desainer Favorit Selebriti

 

Desainer Favorit Selebriti
Desainer Favorit Selebriti

ALEXANDER Wang adalah

Desainer ternama asal Amerika. Laki-laki keturunan Taiwan- Amerika Serikat ini juga sukses membangun bisnis fashion bersama keluarganya.

Alexander Wang lahir pada 17 Mei di San Francisco, California, 34 tahun lalu. Laki-laki yang akrab disapa Wang ini besar di Bay Area dan Los Angeles. Pada usia 8 tahun dia dan keluarganya pindah ke New York. Pada usia 15 tahun, Wang mulai tertarik dengan dunia fashion.

Dia pun pergi ke sekolah musim panas Central Saint Martins

Untuk belajar desain pakaian. Dia juga menamatkan pendidikan formalnya di Pebble Beach, CA di Stevenson School dan Drew School.

Lulus dari sekolah, Wang pun sempat magang di brand fashion

Terkenal seperti Marc Jacobs dan Derek Lam, serta majalah besar seperti Vogue dan Teen Vogue. Pada tahun 2005, setelah dua tahun bersekolah di Persons School of Design, Wang pun memutuskan untuk keluar dari sekolah.

Dia mengejar mimpinya untuk meluncurkan label fashion-nya

Sendiri, Alexander Wang Inc. Koleksi pakaian perdananya dimulai dengan memproduksi rajutan yang diwakilkan dengan enam siluet busana bergaya unisex.

Pada musim semi 2007, produksinya berkembang menjadi womenís ready to wear. Koleksi tersebut pertama kali dipertunjukkan pada runway di Kota New York.

“Saat itu saya menampilkan unisex cashmere sweater untuk musim gugur,” ujar Wang, seperti dilansir V ogue.com . Koleksi unisex cashmere sweater membuat nama Wang melambung sukses di industri fashion dan sweternya pun cepat sold-out di pasaran.

Seakan ide Wang tak pernah berhenti, Wang memutuskan membuat lini aksesori pada 2008. Berkat kedua lini, pakaian ready to wear dan aksesori, Wang mampu memenangi title desainer dari asosiasi di Amerika yang terkenal dengan nama CFDA (Council of Fashion Designers of America).

Untuk semakin menambah pengalaman di bidang fashion , Wang pun tertarik untuk menjadi Direktur Kreatif Balenciaga pada November 2012. Sementara itu Alexander Wang Inc pun dikelola oleh keluarganya.

Wang secara resmi menjadi direktur kreatif label asal Prancis tersebut dan menggantikan posisi Nicolas Ghesquiere. Dia mengawasi jalur produksi pakaian dan aksesori perempuan dan laki-laki. “Debut saya adalah koleksi Fall-Winter pada Februari 2013 di Paris.

Saya mengeluarkan berbagai koleksi berwarna hitam dan putih dalam balutan jaket hingga atasan bentuk peplum ,” ujar Wang. Selama 2 tahun menjadi direktur kreatif Balenciaga, Wang menghadirkan busana bernuansa hitam dengan siluet yang sederhana namun dengan penuh inovasi detail.

Peragaan busana koleksi Spring/Summer 2016 pada 2 Oktober 2015 pun menjadi koleksi terakhirnya untuk Balenciaga. Hal ini dia lakukan untuk memfokuskan diri mengelola labelnya sendiri yang selama ini dikelola oleh keluarganya.

“Saya merasa terhormat telah berke sem patan untuk bekerja pada rumah mode yang historis ini. Saya berterima kasih kepada tim hebat Balenciaga untuk semua yang telah berhasil kita capai bersama,” ucap Wang.

epas dari Balenciaga, Wang mengambil alih posisi CEO dan chairman dari perusahaan Alexander Wang Inc. Sebelumnya, posisi ini ditempati oleh ibunya, Yin Wang, dan saudari iparnya, Aimie Wang. Kini kedua posisi tersebut diambil alih oleh Wang sendiri.

Namun, ibu dan saudari iparnya ini masih tetap menjadi anggota dewan dan pemegang saham. “Saya ingin berterima kasih kepada Ying dan Aimie atas usaha mereka yang tak kenal lelah untuk membangun bisnis yang kami miliki sampai saat ini,” kata Wang.

Menurutnya, kepemimpinan yang kuat dan peningkatan fleksibilitas sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam bisnis fashion. Di tangan Wang, koleksi pakaiannya dijual ke lebih dari 700 toko di seluruh dunia.

Baca Juga :