Tanda-Tanda Wara

Tanda-Tanda Wara

Menurut Al-Faqih, bukti adanya wira’i (wara’) dalam diri seseorang adalah jika dalam diri orang tersebut telah ada sepuluh kewajiban, yaitu:

  1. Memelihara lisan, tidak sampai ghibah atau menggunjing. Firman Allah swt. dalam surah al-Hujurat ayat 12 yang artinya, “Janganlah setengah di antara kamu menggunjing terhadap setengah lainnya.
  2. Tidak buruk sangka. Firman Allah swt. dalam surah al-Hujurat ayat 12 yang artinya, “Hindarkanlah prasangka buruk, karena setengahnya adalah dosa.

Dalam hadits Nabi saw. dijelaskan yang artinya, “Hati-hatilah kamu dari prasangka buruk, karena hal itu adalah perkataan paling bohong.

  1. Tidak menghina (merendahkan) orang lain. Firman Allah swt. dalam surah al-Hujurat ayat 11 yang artinya, “Janganlah suatu kaum menghina kaum lainnya, boleh jadi kaum yang dihina itu adalah lebih baik dari pada kaum yang menghina.
  2. Memelihara pandangan mata dari yang haram. Firman Allah swt. dalam surah Nur ayat 30 yang artinya, “Katakanlah, ada orang-orang mukmin agar memejamkan pandangan matanya dari yang haram.
  3. Berbicara benar. Firman Allah swt. dalam surah al-An’am ayat 152 yang artinya, “Dan apabila kamu berkata, maka hendaklah kamu berlaku adil.
  4. Mengingat nikmat Allah swt. yang telah diberikan kepadanya agar tidak sombong. Firman Allah swt. dalam surah al-Hujurat ayat 17 yang artinya, “Bahkan Allah-lah yang memberi karunia kepadamu ketika kau diberi petunjuk, sehingga kau beriman. Jika kau benar-benar beriman.
  5. Menggunakan hartanya dalam jalan kebenaran, bukan pada kebatilan. Firman Allah swt. dalam surah al-Furqan ayat 67 yang artinya, “Orang-orang yang membelanjakan hartanya tiada berlebihan dan tiada kikir, mereka tengah-tengah (berlaku sedang) dalam hal itu.
  6. Tidak ambisi kedudukan dan tidak pula berlaku sombong. Firman Allah swt. dalam surah al-Qashash ayat 83 yang artinya, “Negeri akhirat sengaja Kami sediakan bagi mereka yang tidak ambisi kedudukan dunia dan tidak pula suka merusak.
  7. Memelihara (waktu) sholat dan menyempurnakan ruku dan sujudnya. Firman Allah swt. dalam surah al-Baqarah ayat 238 yang artinya, “Peliharalah (waktu-waktu) sholat, terutama sholat pertengahan, tegakkanlah dengan khusyu’, diam bermunajat.
  8. Istiqomah mengikuti sunnah Rasul dan jamaah umat Islam. Firman Allah swt. dalam surah al-An’am ayat 153 yang artinya, “Inilah ajaran yang menuju kepada keridhoan-Ku (jalan lurus-benar), lalu ikutilah, jangan mengikuti jalan-jalan lain, (jika demikian), pasti menyimpang jauh dari jalan Allah. Demikianlah pesan Dia kepadamu agar kamu bertakwa.“Ketahuilah bahwa wara’ itu baik, tetapi jika berlebih-lebihan sampai di luar batas, akhirnya menjadi tidak baik. Rasulullah saw. bersabda, “Celakalah orang-orang yang melampaui batas.”

Manfaat Wara’

  1. Terhindar dari adzab Allah, pikiran menjadi tenang dan hati menjadi tentram.
  2. Menahan diri dari hal yang dilarang.
  3. Tidak menggunakan waktu untuk hal-hal yang tidak bermanfaat.
  4. Mendatangkan cinta Allah karena Allah mencintai orang-orang yang wara’.
  5. Membuat doa dikabulkan, karena manusia jika mensucikan makanan, minuman dan bersikap wara’, lalu mengangkat kedua tangan nya untuk berdoa, maka doa nya akan segera dikabulkan.
  6. Mendapatkan keridhaan Allah dan bertambahnya kebaikan.
  7. Terdapat perbedaan tingkatan manusia didalam surga sesuai dengan perbedaan tingkatan wara’ mereka.

 

Sumber :

https://tribunbatam.co.id/

Faktor-faktor Motivasi Kerja

Faktor-faktor Motivasi KerjaFaktor-faktor Motivasi Kerja

Motivasi seorang pekerja untuk bekerja biasanya merupakan hal yang rumit, karena motivasi itu melibatkan faktor-faktor yang sangat berpengaruh bagi individu maupun organisasi. Faktor-faktor tersebut adalah:

1). Faktor individu

Ø  Kebutuhan (needs), merupakan hak yang dimiliki setiap pekerja untuk mendapatkan apa yang diinginkan.

Ø  Kemampuan (abilities), adalah sesuatu yang digunakan untuk mempermudah pekerjaan yang dilakukan.

2). Faktor organisasi

Ø  Pembayaran atau gaji (pay)

Setiap pekerja berhak mendapatkan gaji untuk kelangsungan hidupnya. Dan gaji dapat diartikan sebagai alat motivasi untuk pekerja agar bekerja lebih baik.

Ø  Keamanan pekerjaan (job security)

Kenyamanan dalam pekerjaan menjadi suatu penentu. Dibuktikan dengan keamanan setiap pekerja, agar pekerjaan yang dilakukan sesuai dengan tujuan.

Ø  Sesama pekerja (co-workers)

Rekan atau partner dalam perusahaan adalah seseorang yang mampu memberi semangat dan bantuan dalam pekerjaan yang dilakukan, sebagai bentuk hubungan yang baik antara sesama pekerja.

Ø  Pengawasan (supervision)

Pengawasan dari atasan dapat membuat setiap pekerja melakukan pekerjaan yang sesuai dengan tujuan organisasi.

Ø  Pujian (praise)

         Pujian untuk para pekerja yang baik dapat memberi dorongan bagi pekerja itu sendiri untuk lebih semangat dalam melakukan pekerjaan.

Ø  Pekerjaan itu sendiri (job itself)[3]

Pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan seorang pekerja akan mempermudah pekerjaan yang harus dilakukan.

RECENT POSTS

 

Fungsi keuangan

Fungsi keuangan

Walaupun rinciannya bervariasi antarorganisasi, fungsi keuangan yang utama adalah dalam hal keputusan investasi, perhitungan biaya, dan deviden untuk suatu organisasi.Tujuan manajer keuangan adalah untuk merencanakan guna memperoleh dan mengunakan dana, serta memaksimalkan nilai organisasi. Ada beberapa kegiatan yang terlibat yaitu :

  1. Dalam perencanan dan peramalan, manajer keuangan berinteraksi dengan para eksekutif yang bertanggung jawab atas kegiatan-kegiatan perencanan strategis umum.
  2. Manajer keuangan harus memusatkan kegiatannya kepada keputusan investasi dan perhitungan biaya, serta segala hal yang berkaitan dengannya. Perusahaan yang berhasi biasanya mengalami laju pertumbuhan penjualan yang tinggi, sehingga memerlukan dukungan penambahan investasi. Para manajer keuangan perlu menentukan laju pertumbuhan penjualan yang sebaiknya dicapai dan membuat prioritas atas alternatif investasi yang tersedia.
  3. Manjer keuangan harus bekerjasama dengan para manjer lainya agar perusahaan dapat beroperasi seefisien mungkin, karena semua keputusan bisnis memiliki dampak keuangan.
  4. Manajer keungan menghubungkan menghubungkan perusahaan dengan pasar uang dan pasar modal, yang merupakan sumber perolehan dana dan tempat surat berharaga perusahaan diperdagangkan.

Jadi tugas pokok manajer keuangan adalah berkaitan dengan keputusan investasi dan perhitungan biaya.dalam melaksanakan fungsinya maka manajer keungan berkaitan langsung dengan keputusan pokok perusahaan yang berpengaruh terhadap nilai perusahaan itu sendiri. fungsi keuangan dalam organisasi.

Fungsi keuangan dalam organisasi biasanya dipisahkan menjadi dua jabatan yaitu :

  1. Bendahara

Bendahara bertanggung jawab atas perolehan dan pengamanan data. Tanggung jawab seorang bendahara biasanya terletak pada pengadaan dan pengelolaan uang tunai.meskipun tanggung jawab pembuatan laporan berada di tangan kontroler,bendahara pada umumnya membuat laporan mengenai posisi arus kas harian dan posisi modal kerja , membuat anggaran dan melaporkan informasi arus kas dan informasi uang tunai.

Sumber :

https://blogs.uajy.ac.id/teknopendidikan/moto-g5s-plus-masuk-india-akhir-agustus/

Keberhasilan Usaha

Keberhasilan UsahaKeberhasilan Usaha

            Keberhasilan usaha tau bisnis suatu perusahaan merupakan keberhasilan perusahaan dalam menghadapi persaingan pasar. Sedangkan pencapain kinerja keuangan merupakan targetkeuangan atau keuntungan yang diharapkan pada masa depan. Selain kinerja keuangan terdapat kinerja nonfinansial yang juga menjadi terget,sesuai dengan tujuan dan sasaran stratejik diperusahaan.

            Keberhasilan usaha dapat dilihat dari sisi kuantitatif dan sisi kualitatif. Dari sisi kuantitatif umumnya berkaitandengan keuangan atau fiansial seperti paten,reputasi, dan kecepatan pengembangan produk. Kedua kriteria keberhasilan usaha ini sering diperguanakan suatu perusahaan untuk mengetahui perkembangan keberhasilan usaha perusahaan tersebut.

            Kriteria keberhasilanusaha dari sisi keuangan atau finansial suatu perusahaan antaralain dapat berupa :

  1. Pertumbuhan penjualan (sales growth)
  2. Rasio keuntungan dengan modal (return on invested capital)
  3. Rasio keuntungan dengan ekuitas (return on equity)
  4. Rasio keuntungan dengan asset (return on assets)
  5. Rasio keuntungan dengan penjualan(return on sales)
  6. Penjualan per karyawan (sales employee)
  7. Perputaran persediaan (inventory turnover)
  8. Perputaran piutang (account receivable turnover)
  9. Rasio utang (debt ratio)
  10. Penghematan biaya (cost reduction)

Kriteria keberhasilan usaha dari sisi nonfinansial suatu perusahaan antara lain

  • kepuasaan pelanggan
  • Keluhan pelanggan
  • Retensi pelaggan
  • Pengembalian produk
  • Kualitas atau mutu  produk
  • Paten
  • Reputasi
  • Produk baru yang masuk pasar (new product released)
  • Kecepatan pengembangan produk
  • Employee turnover

Kedua kriteria penilaian kinerja stratejik dari keberhasilan usaha perusahaan seperti yang diutarakan diatas tidaklah semuanya selau digunakan oleh perusahaan. Faktor kriteria yang digunakan untuk menjadi target dalamtujuan dan sasaran yang ditetapkan dalam keputusan stratejik perusahaan.

Keberhasilan usaha perusahaan dari waktuke waktu tentunya harus terus dinilai dan di evaluasi,terutamayang berkaitan dengan posisi perusahaan di pasar terutama posisi bersaingnya.posisi bersaingnya dalam rangka keberhasilan usaha perusahaan harus dapat ditingkatkan dan dipertahankan, sehingga menjadi keberhasilan yang berkelanjutan.

Sumber :

https://student.blog.dinus.ac.id/blogtekno/status-whatsapp-kini-bisa-hanya-teks/

Isu-isu Dalam Pemasaran Global

Isu-isu Dalam Pemasaran Global

Dalam ajang pemasaran global setidaknya ada empat isu sentral yang patut mendapatkan pusat perhatian serius dari pemasar, yaitu:

  1. Standarisasi Versus Adaptasi.

Isu staandarisasi versus adaptasi bukan hanya menyangkut aspek produk dan merk, namun juga unsur bauran pemasaran lainnya seperti distribusi, promosi, dan harga. Dalam konteks global branding keunggulan dan kelemahan melakukan standarisasi (mengguakan satu merk global) versus adaptasi (beberapa merk nasional berbeda).

  1. Sensitivitas Cultural.

Perbedaan budaya merupakan faktor yang paling sihnifikan sekaligus masalah paling pelik yang dihadapi perusahaan multinasional. Ketidakmampuan pemasar memahami dan mengapresiasi faktor ini kerap kali berujung pada kegagalan internasional.

  1. Nasionalisme.

Dalam pemasaran global kerap kali dijumpai adanya stereo typing tentang sikap terhadap produk buatan luar negeri. Banyak penelitian yang mengungkap bahwa evaluasi yang dilakukan konsumen atas suatu produk tertentu tidak hanya didasarkan pada daya tarik dan karateristik fisik produk saja, tetapi juga berdasarkan negara asalnya (country of origin). Maksudnya, segala pengaruh dari negara asal terhadap persepsi positif maupun negatif konsumen terhadap produk dan merek tertentu.

  1. Mode of Entry (strategi memasuki pasar luar negeri)

Secara garis besar alternatif strategi memasuki pasar negara lain meliputi: ekspor, kontraktual, wholly-owned subsidiaries, dan E-Marketing. Ekspor masih dapat di klasifikasikan lebih lanjut menjadi ekspor tidak langsung, ekspor bersama, dan ekspor langsung. Mode of entry kontraktual terdiri atas lisensi-waralaba, contrac manufacturig dan usaha patungan. Sedengkan wholly-owned subsidiaries meliputi akuisisi dan greenfield.

RECENT POSTS

PERBEDAAN SPDN DAN SPLN

PERBEDAAN SPDN DAN SPLN

  • WPDN dikenai pajak atas penghasilan baik yang diterima atau diperoleh di Indonesia maupun dari luar Indonesia, WPLN dikenai pajak hanya atas penghasilan yang berasal dari sumber penghasilan di Indonesia.

 

  • WPDN dikenai pajak berdasarkan tarif neto dengan tarif umum, WPLN dikenai pajak berdasarkan penghasilan bruto dengan tarif sepadan.

 

  • WPDN wajib menyampaikan SPT PPh, WPLN tidak wajib menyampaikan SPT PPh karena kewajiban pajaknya dipenuhi melalui pemotongan pajak yang bersifat final.



TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK

 

Orang pribadi ata instansi yang tidak termask objek pajak menurut ketentuan UU PPh adalah:

 

  • Kantor perwakilan Negara asing

 

  • Pejabat-pejabat perwakilan diplomatic dan konsulat atau penjabat-penjabat yang bekerja pada dan bertempat tinggal bersama-sama mereka dengan syarat bkan warga Negara Indonesia dan di Indonesia tidak menerima atau memperoleh penghasilan diluar jabatan atau kerjaannya tersebut serta Negara bersangkutan memberikan perlakuan timbal balik .

 

  • Organisasi-organisasi internasional dengan syarat :

 

  1. Indonesia menjadi anggota organisasi tersebt

 

  1. Tidak menjalankan usaha atau kegiatan untuk memperoleh penghasilan dari indonesia selain memberikan pinjaman kepada pemerintah yang dananya berasal dari iuran anggota.

 

  • Pejabat-pejabat perwakilan organisasi internasional dengan syarat bukan WNI dan tidak menjalankan usaha, kegiatan, atau pekerjaan lain untuk memperoleh penghasilan dari Indonesia.



Pengertian Pajak Internasional

 

Definisi Pajak Internasional dalam Undang-undang Pajak Penghasilan sampai detik ini belum ada. Bapak Sriadi Kepala Seksi Perjanjian Perpajakan Eropa, Kantor Pusat Direktorat Jendral Pajak, memberanikan diri untuk mendefinisikan tentang pengertian Pajak Internasional berdasarkan uraian sebelumnya.

 

“Pajak Internasional adalah kesepakatan perpajakan yang berlaku di antara negara yang mempunyai Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda (P3B) dan pelaksanaanya dilakukan dengan niat baik sesuai dengan Konvensi Wina (Pacta Sunt Servanda).”

 

Dengan demikian peraturan perpajakan yang berlaku di negara Indonesia terhadap badan atau orang asing menjadi tidak berlaku bilamana terdapat perjanjian bilateral (dua negara) tentang Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda dengan negara asal atau penduduk asing tersebut.

Sumber :

https://fgth.uk/

 

 

Pengertian Fi’il Ruba’i Mazid

Pengertian Fi’il Ruba’i Mazid

Fi’il Ruba’i Mazid ialah kalimah yang fi’il mazidnya memuat huruf lebih dari empat huruf, dengan rincian yang empat berupa huruf asal sedang yang lain berupa huruf tambahaan.

Wazan fi’il ruba’i mazid ada 3 bab, yaitu:

  1. Wazan تَفَعْلَلَ ditambah ta’, seperti تَدَخْرَجَ (menjadi terguling), asalnya دَخْرَجَ (tergulingkan).
  2. Wazan اِفْعَنْلَلَ ditambah hamzah dan nun, seperti اِخْرَنْجَمَ (menjadi berkumpul), asalnya خَرْجَمَ (mengumpulkan/berdesakan).
  3. Wazan اِفْعَلَلَّ ditambah hamzah dan takrar lam fi’il yang kedua, seperti اِقْشَعَرَّ (sangat mengerut), asalnya قَشْعَرَ (mengerut).
  4. Fi’il Ruba’I Mazid Dengan Penambahan 1 Huruf
    Fi’il Ruba’i Mazid dengan penambahan 1 huruf hanya ada satu wazan, yaitu:  تَفَعْلُلاً – يَتَفَعْلَلُ – تَفَعْلَلَ
    dengan penambahan ta’ memiliki makna muthowa’ah atau ” hasil perbuatan”, contoh :
    Kata دَخْرَجَ bermakna “menggulingkan”, bila diubah menjadi تَدَخْرَجَ bermakna “terguling”.
  5. Fi’il Ruba’I Mazid Dengan Penambahan 2 Huruf
    Fi’il Ruba’i Mazid dengan penambahan 2 huruf ada dua wazan, yaitu:    افْعِنْلالاً – يَفْعَنْلِل – افْعَنْلَلَ
    اِفْعَلِلَّ  – يَفْعَلِلُّ  – اِفْعَلَلَّ
    Pertama : افْعِنْلالاً – يَفْعَنْلِل – افْعَنْلَلَ
    dengan penambahan hamzah dan nun memiliki makna muthowa’ah atau hasil perbuatan, contoh :
    Kata  خَرْجَمَ bermakna “mengumpulkan unta”, bila diubah menjadi اِخْرَنْجَمَ  bermakna “terkumpul” atau “berdesakan”.
    Kedua : افعللّ  – يفعللّ  – افعللّ
    dengan penambahan hamzah dan syaddah memiliki makna mubalaghoh atau “sangat”, contoh :
    Kata اِقْشَعَرَّ bermakna “berkerut”, bila diubah menjadi اقشعرّ bermakna “sangat berkerut”.

 

BAB III

PENUTUP

  1. Kesimpulan
  2. Fi’il Ruba’i Mazid ialah kalimah yang fi’il madzinya memuat huruf lebih dari empat huruf, yang empat berupa huruf asal sedang yang lain berupa huruf tambahaan.
  3. Fi’il ruba’i mazid khumasi ialah kalimah yang fi’il madlinya terdiri dari lima huruf, yang empat berupa huruf asal dan yang satu berupa huruf tambahan.
  4. Fi’il ruba’i mazid sudasi ialah kalimah yang fi’il madlinya memuat enam huruf, yang empat berupa huruf asal dan yang dua berupa huruf tambahan.
  5. Saran

Sebagian besar penduduk di Indonesia adalah beragama islam, maka dari itu sudah seharusnya masyarakat Indonesia mempelajari bahasa Arab dalam upaya untuk memperdalam pemahaman terhadap agamanya, karena mempelajari bahasa Arab tidak kalah pentingnya dengan bahasa-bahasa internasional lainnya, untuk itu demi upaya memajukan bahasa Arab serta memperdalam nilai-nilai keagamaan kita belajarlah bahasa Arab sedini mungkin

 

Pengertian Media Pembelajaran

Pengertian Media Pembelajaran

 

Media berasaldaribahasa Latin danmerupakanbentukjamakdari kata medium yang secaraharfiahmemilikiartiantara, perantara,ataupengantar. Media adalahperantaraataupengantarpesandaripengirimpesankepadapenerimapesan.Terkaitdenganpembelajaran, media adalahsegalasesuatau yang dapatdigunakanuntukmenyampaikanpesandaripengirimpesankepadapenerimapesansehinggadapatmerangsangpikiran, perasaan, danperhatiananakdidikuntuktercapainyatujuanpendidikan.

Bahwapengertian media dalampembelajaranadalahsegalabentukalatkomunikatif yang dapatdigunakanuntukmenyampaikanpesan/informasidarisumberkepadaanakdidikyanngbertujuan agar dapatmerangsangpikiran, perasaan, minatdanperhatiananakdidikuntukmengikutikegiatanpembelajaran.

2.2        PerandanKedudukan Media dalamPembelajaran

Media selaindapatdigunakanuntukmengatarkanpembelajaransecarautuhjugadapatdimanfaatkanuntukmenyampaikanbagiantertentudarikegiatanpembelajaran, memberikanpenguatanmaupunmotivasi.Kembalikepadaartipenting media dalam proses beelajar-mengajar yang dapatmengantarkankepadatujuanpendidikan, makaberikutiniakandiuraikanberbagaiperanan media dalam proses belajarmengajar (Hamalik 1997, Sadiman, 2003).

  1. a)MemperjelasPenyajianPesandanMengurangiVerbalitas

Sesuaidengankarakteristikdari media, makapenggunaan media dapatmembantumanusiamengatasisedikitbanyakketerbatasaninderamanusiasehinggapesan yang disampaikanmenjadijelas.Penggunaan media dapatmengurangiverbalitaskarena media dapatmendooroonganakuntukaktifberperansertadalam proses belajarmengajar, sehinggainformasi yang diterimaolehanakdidiktidakhanyadari guru sajatetapianakdidikjugaturutaktifmencaridanmendapatkaninformasipembelajarantersebut.

  1. b)MemperdalamPemahamanAnakDidikterhadapMateriPelajaran

Denganpenggunaa media dalambelajarakanadakejelasaninformasi/pesantentangmateripelajaran yang diterimaanakdidik. Di sampingitu, melalui media peranaktifanakdidikdapatdigerakkanuntukmemperolehpengetahuantentangmateripelajaran, makahalitusecaraotomatisakanmemperdalampemahamananakdidik.

  1. c)MemperagakanPengertian yang AbstrakkepadaPengertian yang KoonkretdanJelas

Materipembelajaransering kali adalahsesuatu yang bersifatabstrak. Hal yang abstrakinitidakmudahdipahamiterutamauntukanakusiadini. Olehkarenaitu, media mampumenjadikansesuatu yang bersifatabstrakdapatdipahamisecarakonkretdanjelas.

  1. d)MengatasiKeterbatasanRuang, WaktudanDayaInderaManusia

Manusiamemilikiketerbatasaninderauntukbisamemahamitentangselukbeluklingkungankehidupannyajikahanyamengandalkandayainderanya.Olehkarenaitu, manusiamembutuhkanbantuanberbagaialatyaitudenagnmenggunakanberbagai media.

Dapatdikatakanbahwasalahsatufungsiutama media pembelajaranadalahsebagaialatbantumengajar. MenurutHamalik (1986) pemakaian media dalam proses pembelajarandapatmeningkatkankeinginandanminat yang baru, membangkitkanmotivasidanrangsangankegiatanbelajar, danjugaberpengaruhpadapsikologissiswa.Levie& Lentz (1982) mengemukakanfungsi media pembelajaransebagaiberikut

v  Fungsiatensiyaitumenarikdanmengarahkanperhatiansiswapadaisipelajarandibantudengan media gambarsehinggamemilikikemungkinanmengingatisipelajaranlebihbesar.

v  Fungsiafektifyaitumunculketikabelajardenganteks yang bergambar, sehinggadapatmenggugahemosidansikapsiswa.

v  Fungsikognitifyaitumengungkapkangambarmemperlancarpencapaiantujuanmemahamidanmengingatinformasi yang terkandung.

v  Fungsikompensatorisyaituberfungsimengakomodasikansiswa yang lemahdanlambatmenarimadanmemahamiisipelajaran yang disajikandenganteks.

Sumber :

Aplikasi Kekinian GB Whatsapp Beserta Cara Install

 

TEMPAT PEMIJAHAN IKAN HIAS CUPANG

TEMPAT PEMIJAHAN IKAN HIAS CUPANG

  • Untuk memijahkannya cukup disediakan akuarium berukuran 20 x 40 cm, tinggi 20 cm. Atau toples-toples kaca. Dapat juga dengan menggunakan bak semen berukuran 1 x 2 m atau 1 x 1 m dengan ketinggian bak antara 30-40 cm. Bila pemijahan dilakukan dalam bak semen sebaiknya dibuatkan kamar-kamar dengan sekatan kayu, agar dapat dipakai untuk mengawinkan cupang dalam jumlah yang cukup banyak. Kamar pemijahan ini boleh berukuran hanya 20 x 20 cm.
  • Di dalam tempat pemijahan diberi tanaman air untuk membantu induk jantan membuat sarang busa. Tanaman ini boleh eceng gondok yang mengapung atau Aponogeton yang memanjang dari dasar bak. Bisa juga sekedar potongan daun eceng gondok, jika pemijahan dilakukan pada kamar-kamar yang disekat di bak semen.
  • Air yang digunakan bisa air biasa dari sumur atau ledeng. Sebaiknya telah didiamkan selama 24 jam, untuk menguapkan gas yang tidak dikehendaki. Bila memang air sulit dicari, ikan ini masih mau dikawinkan pada air yang diperoleh dari penampungan hujan. Tentunya harus pula diendapkan sehari semalam.

MEMILIH INDUK IKAN HIAS CUPANG:

  • Untuk membedakan ikan cupang jantan dari betin dapat dilihat dari perbedaan sirip-siripnya dan warna badannya.
  • Ikan hias cupang jantan mempunyai jari-jari sirip anal, punggung, dan ekor yang tumbuh dengan sangat sempurna, yaitu lebih panjang sedikit dibandingkan selaput yang menutupinya. Sedangkan ikan hias cupang betina mempunyai sirip ekor, anal, dan punggung yang biasa, tanpa ada penonjolan dari jari-jari siripnya.
  • Selain itu ikan hias cupang jantan juga terlihat mempunyai ujung sirip punggung yang berwarna kemerahan, yang juga terlihat pada sirip ekor dan analnya. Pada ikan jantan yang telah matang kelamin terdapat bintik-bintik hitam pada punggungnya yang lebih banyak dari biasanya, yang tidak terlihat pada induk ikan hias cupang betina.
  • Ikan-ikan yang dipilih sebagai induk sebaiknya telah berukuran 5 cm dan telah berumur antara 6-7 bulan. Induk jantan berjumlah sebanding dengan induk betina, karena perkawinan ikan hias cupang menganut sistem monogami.
  • Induk yang telah terpilih ditempatkan dalam wadah terpisah, dan diberi makan yang layak, biasanya kutu air atau cuk (jentik nyamuk).

PEMIJAHAN IKAN HIAS CUPANG:

  • Sebelum dipakai, bak atau akuarium dibersihkan dulu untuk menghindari jamur atau bibit penyakit lainnya. Kotoran yang melekat di dindingnya digosok hingga licin, kemudian dibilas dengan air bersih. Jika dirasakan perlu, boleh direndam dengan larutan PK encer, sebelum akhirnya dibilas lagi.
  • Ke dalam akuarium diisi air setinggi 15-18 cm, sedangkan bak boleh sampai kedalaman 25 cm. Kemudian dimasukkan tanaman yang telah dibersihkan. Aponogeton harus diberi pecahan genteng pada dasarnya supaya jangan tumbang, sedangkan eceng gondok dapat ditempatkan begitu saja.
  • Induk-induk ikan hias cupang yang telah dipilih dimasukkan ke dalam tempat pemijahan, satu ikan jantan untuk satu induk ikan betina. Bila menggunakan tempat bak semen, banyaknya induk yang dikawinkan disesuaikan dengan banyaknya sarang yang tersedia.
  • lnduk ikan hias cupang jantan akan membangun sarang busa di antara daun-daunan enceng gondok atau di sekitar tanaman Aponogeton. Induk ikan hias cupang betina hanya mengawasi pasangannya mempersiapkan pelaminan. Setelah sarang busa siap, maka tidak berapa lama induk betina akan menghampiri pasangannya untuk bersama-sama bercumbu di bawah sarang busa.

Baca juga:

PEMBESARAN IKAN HIAS ARULIUS

PEMBESARAN IKAN HIAS ARULIUS

  • Biasanya telur ikan hias arulius akan menetas dalam waktu 24-36 jam. Tetapi ada pula yang baru menetas keseluruhan jadi burayak setelah tiga hari. Larva atau burayak yang baru saja menetas sampai dengan tiga hari tidak perlu diberi makan. Pakan diberikan setelah pada hari keempat berupa infusspria. Seminggu kemudian, kutu air hasil saringan pun sudah bisa disantapnya. Jika ukuran mulutnya sudah mampu menelan pakan yang berukuran lebih besar maka perlu diberi tambahan pakan lain seperti cacing sutera yang diberikan pagi dan sore agar pertumbuhannya lebih pesat.
  • Induk ikan hias arulius dipelihara di tempat terpisah untuk memulihkan kondisinya seperti semula dan dapat dikawinkan kembali. Perlakuan merawat anak-anak ini harus tetap memperhatikan suhu air dan kesadahannya airnya. Yang perlu diperhatikan adalah saat penggantian air harus dilakukan dengan hati-hati terutama suhu air yang lama dan air baru harus dipastikan sama. Setelah tempat pendederan ini terlalu padat, maka perlu dilakukan pendederan di tempat yang lebih luas.

BUDIDAYA IKAN HIAS CUPANG

KLASIFIKASI IKAN HIAS CUPANG

Ordo: Percomorphoidei,
Sub-ordo: Anabantoidea,
Famili: Anabantidae,
Genus: Trichopsis,
Spesies: Trichopsis vittatus (Cuvier & Valenciennes), Osphromenus vittatus (Cuvier & Valenciennes)

CIRI-CIRI IKAN HIAS CUPANG:

  • Ikan hias cupang berasal dari daerah Jawa, Kalimantan, Sumatera, Malaya, Indochina dan Siam. Ikan hias yang dikenal dalam bahasa Inggris dengan sebutan Talking Gourami atau Croaking Gourami memiliki bentuk tubuh yang sangat langsing dan pipih ke samping (Compressed). Warna dasar badannya bervariasi dari kuning hingga sawo matang. Punggung berwarna lebih gelap dengan bagian perut lebih kuning putih. Secara keseluruhan warna pada tubuhnya sangat bervariasi dan terlihat tajam.
  • Pada sisi badannya terdapat garis horizontal yang berwarna biru gelap atau hitam. Garis ini dimulai dari mata hingga di daerah sirip ekor. Beberapa specimen lain yang ditemukan kadang-kadang mempunyai tambahan garis samar-samar, sebanyak satu atau dua buah.
  • Sirip-sirip berwarna kemerahan, dengan ujung berwarna ungu atau biru. Sirip ini mempunyai bintik-bintik berwarna seperti pelangi — biru, merah, kehijauan. Warna matanya sangat menarik. Bagian luar berwarna merah darah, sedangkan bagian dalam berwarna hijau kebiruan. Sirip anal, punggung dan ekor tumbuh sempurna dengan beberapa jari-jari sirip yang tumbuh menonjol.

SIFAT-SIFAT IKAN HIAS CUPANG:

  • Ikan hias ini dapat mencapai panjang total 6,25 cm, sedangkan untuk pemijahannya dapat dilakukan sejak berukuran 5 cm.
  • Cupang merupakan salah satu jenis ikan hias yang memiliki kebiasaan menyusun sarang busa sebelum melakukan pemijahan. Namun demikian berbeda dengan ikan hias betta, ikan hias cupang ini bisa ditempatkan dalam akuarium umum, karena mempunyai sifat pendamai.
  • Ikan hias cupang banyak ditemukan hampir pada semua perairan bebas serta dapat hidup dan berkembang biak pada media yang terbatas.

Sumber: https://newsinfilm.com/