RAHASIA KECIL KEBAHAGIAAN

RAHASIA KECIL KEBAHAGIAAN

RAHASIA KECIL KEBAHAGIAAN
RAHASIA KECIL KEBAHAGIAAN

Rahasia kebahagiaan adalah memusatkan perhatian pada kebaikan dalam diri orang lain. Sebab, hidup bagaikan lukisan: Untuk melihat keindahan lukisan yang terbaik sekalipun, lihatlah di bawah sinar yang terang, bukan di tempat yang tertutup dan gelap sama halnya sebuah gudang.
Rahasia kebahagiaan adalah tidak menghindari kesulitan. Seperti Dengan memanjat bukit, kaki seseorang tumbuh menjadi kuat.
Rahasia kebahagiaan adalah melakukan segala sesuatu bagi orang lain. Seperti Air yang tak mengalir/ dia tidak berkembang. Namun, air yang mengalir dengan bebas selalu segar dan jernih.
Rahasia kebahagiaan adalah belajar dari orang lain, dan bukan mencoba mengajari mereka. Semakin Anda menunjukkan seberapa banyak Anda tahu, semakin orang lain akan mencoba menemukan kekurangan dalam pengetahuan Anda. Tahukah anda/ mengapa bebek disebut “bodoh”? Karena bebek terlalu banyak bercuap-cuap.
Rahasia kebahagiaan adalah kebaikan hati: memandang orang lain sebagai anggota keluarga besar Anda. Sebab, setiap ciptaan adalah milik Anda. Kita semua adalah ciptaan TUHAN yang satu.
Rahasia kebahagiaan adalah tertawa bersama orang lain, sebagai sahabat, dan bukan menertawakan mereka, sebagai hakim.
Rahasia kebahagiaan adalah tidak sombong. Bila Anda menganggap mereka penting, Anda akan memiliki sahabat ke manapun Anda pergi. Ingatlah/ bahwa musang yang paling besar akan mengeluarkan bau yang paling menyengat.
Kebahagiaan datang kepada mereka yang memberikan cintanya secara bebas, yang tidak meminta orang lain mencintai mereka terlebih dahulu. Bermurah hatilah seperti mentari yang memancarkan sinarnya tanpa terlebih dahulu bertanya apakah orang-orang patut menerima kehangatannya.
Kebahagiaan berarti menerima apapun yang datang, dan selalu mengatakan kepada diri sendiri “Aku bebas dalam diriku”.
Kebahagiaan berarti membuat orang lain bahagia. Seperti Padang rumput yang penuh bunga/ dia membutuhkan pohon-pohon di sekelilingnya, bukan bangunan-bangunan beton yang kaku. Kelilingilah padang hidup Anda dengan kebahagiaan.
Kebahagiaan berasal dari menerima orang lain sebagaimana adanya; karena pada kenyataannya/ kita sering menginginkan mereka bukan sebagaimana adanya. Betapa akan membosankan hidup ini jika setiap orang sama. Bukankah taman pun akan tampak janggal bila semua bunganya berwarna sama?
Rahasia kebahagiaan adalah menjaga agar hati kita terbuka bagi orang lain, dan bagi pengalaman-pengalaman hidup. Hati laksana pintu sebuah rumah. Cahaya matahari hanya dapat masuk bilamana pintu rumah itu terbuka lebar.
Rahasia kebahagiaan adalah memahami bahwa persahabatan jauh lebih berharga daripada barang; lebih berharga daripada mengurusi urusan sendiri; lebih berharga daripada bersikukuh pada kebenaran dalam perkara-perkara yang tidak prinsipiil.
KI/ Renungkan setiap rahasia yang ada di dalamnya.

Sumber : https://mayleneandthesonsofdisaster.us/

Seandainya

Seandainya

Seandainya
Seandainya

Joe stoker adalah seorang mekanik kereta api yang ramah, sayang sikapnya kurang bertanggung jawab dan sering menyepelekan dan menunda-nunda pekerjaan Dia juga seorang peminum, bila diingakkan dia selalu menjawab hanya meminum sedikit saja untuk menghangatkan badan.

Pada suatu malam, salju turun dengan lebatnya. Malam itu Joe kebetulan bertugas di atas kereta api yang sedang berjalan. Tiba-tiba, ada berita, bahwa kereta api lain akan datang terlambat. Sambil menunggu, Joe mulai menggerutu dan mengeluh karena berarti ia dan rekan-rekannya harus menunggu lebih lama, menunggu kereta lain lewat. Untuk mengisi waktu, diam-diam Joe mulai mengeluarkan botol whiskinya dan meminumnya. Beberapa saat kemudian, Joe mulai agak mabuk. Ia mulai tertawa-tawa dengan senang, sementara kondektur maupun masinis, hanya bisa melihat dengan prihatin padanya.

Setelah kereta berjalan beberapa saat, tiba-tiba kereta itu berhenti. Tutup silinder kereta api tiba-tiba terlepas. Sementara dalam waktu tidak lama lagi, kereta api cepat akan melalui rel yang sama dari belakang. Kondektur, dengan secepat kilat berlari ke arah Joe dan memerintahkannya untuk memasanglampu merah dan membawanya berjalan ke sepanjang rel di belakang. Namun, tukang rem yang agak mabuk ini tertawa dan berkata, “Ah, jangan tergesa-gesa. Kan katanya agak terlambat. Jadi masih adawaktu”

Kondektur itu menjawab dengan sungguh-sungguh, “Joe, ini sangat penting, jangan ditangguhkan satu menit pun. Kereta api cepat akan segera tiba dan saat itu mungkin kita sudah terlambat terlambat memberitahu! ”

“Baiklah,” kata Joe dengan ogah-ogahan. Sementara si kondektur sibuk mengurusi lokomotifnya, si Joe tukang rem itu, tidak langsung mengerjakan tugasnya. Dengan tenang, ia mengenakan jasnya terlebih dahulu. Lalu menghabiskan satu sloki whiski lagi untuk menghangatkan badannya. Kemudian, barulah perlahan-lahan ia mengambil lentera merah dan dengan melenggang santai ia berjalan sambil bersiul sepanjang rel.

Belum sampai sepuluh langkah, ia mendengar suara tanda kedatangan kereta api cepat. Ia mulai berlari dan berlari menuju ke arah kerata api cepat itu.

Tetapi semuanya sudah terlambat. Joe mencoba melambaikan lenteranya. Tapi, terlalu dekat jaraknya bagi kereta cepat untuk berhenti. Sesaat kemudian, terdengar besi-besi berat saling bertubrukan. Lokomotif kereta api cepat menabrak gerbong-gerbong yang sedang berhenti. Segera badan gerbong dan lokomotifnya menjadi ringsek, gerbong-gerbongpun hancur dan terhantam keras keluar dari relnya, diiringi teriakan para penumpang yang lebur binasa, bercampur dengan suara desis uap yang keluar lepas. Malam yang bisu itu menjadi saksi kecelakaan tabrakan antar kereta api yang menelan begitu banyak korban jiwa.

Bagaimana dengan Joe Stoker?. Saat orang mencarinya, Joe sudah menghilang. Malam harinya Joe ditemukan di sebuah lumbung dalam keadaan tidak waras, ia melambai-lambaikan lentera seakan-akan di depannya ada kereta api, sambil berteriak-teriak, “Ah, seandainya saya lakukan… seandainya saya lakukan…. seandainya”

Seberapa sering kita menunda pekerjaan kita karena berpikir bahwa masih ada banyak waktu??

Sekarang adalah waktu terbaik, disaat kita masih mempunyai kesempatan, segeralah melakukan tindakan agar tidak menyesal kemudian.. lalu di kemudian hari kita hanya bisa berkata “seandainya. …. seandainya”

Sumber : https://icanhasmotivation.com/

Perpustakaan Berjalan, Cara Sopir Angkot di Bandung Kampanyekan Budaya Baca

Perpustakaan Berjalan, Cara Sopir Angkot di Bandung Kampanyekan Budaya Baca

Perpustakaan Berjalan, Cara Sopir Angkot di Bandung Kampanyekan Budaya Baca
Perpustakaan Berjalan, Cara Sopir Angkot di Bandung Kampanyekan Budaya Baca

Semangat literasi dari sang istri membuat M. Pian Sophian memberikan pelayanan berbeda di angkotnya. Sejak sekitar tiga bulan lalu, dia mengisi mobil penumpangnya dengan berbagai buku bacaan. Jadilah perpustakaan berjalan.

BAYU PUTRA, Bandung
M. Pian Sopian
M. Pian Sopian

KEMACETAN mewarnai sejumlah jalan di Kabupaten Bandung, Selasa pekan lalu (25/10) Di salah satu ruas jalan di ka­wasan Pasirkoja, polisi lalu lintas sedang mengevakuasi mobil yang sehari sebelumnya hanyut terbawa banjir. Mobil tersebut ditemukan di Sungai Citepus dan tersangkut di bawah jembatan.

Jalanan di sekitar lokasi evakuasi macet total. Pian, panggilan M. Pian Sopian, mengemudikan angkotnya dengan perlahan. Angkot bernopol D 1907 VP itu sedang sepi karena beberapa ratus meter sebelumnya sebagian besar penumpangnya baru saja turun. Di tengah kemacetan tersebut, seorang pria berjaket hitam naik dan duduk di pojok belakang.

Sejenak dia tertegun melihat deretan buku di kaca belakang angkot jurusan Leuwi Panjang-Soreang itu. Buku-buku tersebut didirikan menempel di kaca belakang yang dibatasi pagar besi setinggi 15 sentimeter. Sejurus kemudian, dia mulai mengambil sebuah buku dan membolak-balik halamannya. Tidak berapa lama, dia mengganti bukunya. Kali ini dia mem­bacanya dengan serius. Buku yang dibaca berjudul Daun Berserakan karya Palgunadi Tatit Setyawan.

Pria bernama Dedi Junaedi itu mengaku takjub dengan adanya perpustakaan di angkot tersebut. Sebab, buku yang disajikan cukup berkualitas. ”Ini saya baca buku tentang Islam, tentang akhlak,” tuturnya. Dia juga mengaku tidak pusing membaca di dalam angkot yang sedang berjalan.

Sudah sejak Agustus lalu, mobil angkot berwarna hijau itu diisi buku-buku bacaan. ”Tiap hari saya bawa 25 buku,” tutur Pian. Jenis bukunya berbeda-beda. Mulai komik untuk anak-anak hingga buku-buku politik dan agama. Ada pula novel dan buku tafsir undang-undang.

Misalnya, novel Dilan: Dia adalah Dilanku dan Ayat-Ayat Cinta. Ada pula

buku Pengantar Ilmu Politik, komik Avatar: The Legend of Aang, serta buku Apa Jadinya Dunia tanpa Islam. Semua ditata rapi di rak sederhana itu. Di atasnya ada tulisan dengan huruf kapital yang ditempelkan di kaca: BACA BUKU GRATIS. Sementara itu, di sisi kaca luar, ditempel tulisan PUSTAKA.

Rute Leuwi Panjang-Soreang cukup menjemukan untuk dilalui hanya dengan duduk manis di angkot. Jaraknya memang tidak terlalu jauh, hanya sekitar 15 kilometer. Tapi, ada beberapa hal yang bisa membuat penumpang jenuh.

Pertama, bila dari Leuwi Panjang, rute angkot akan memutar agak ke utara menuju kawasan dekat pusat Kabupaten Bandung. Rute pun menjadi lebih panjang hampir 10 kilometer. Kedua, rute yang dilalui angkot Pian merupakan kawasan yang lalu lintasnya sering macet.

Jawa Pos sempat merasakan angkot Pian dari Terminal Soreang menuju

Leuwi Panjang PP (pergi-pulang). Ternyata membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam untuk satu jalur saja. Namun, saat beranjak dari Leuwi Panjang ke Soreang, waktu tempuhnya melonjak dua kali lipat menjadi lebih dari tiga jam. Sebab, jalanan macet.

Pada saat itulah buku-buku Pian bermanfaat. Para penumpang antusias

membaca buku-buku yang disuguhkan. Kebetulan, angkot tersebut juga melewati sejumlah sekolah, SD hingga SMA. Para siswa SD biasanya mengincar komik, sedangkan siswa SMA memilih novel untuk dibaca. Sementara itu, ibu-ibu lebih suka buku-buku resep memasak.

 

Baca Juga :

Pemprov Akan Atur Ulang Honorarium

Pemprov Akan Atur Ulang Honorarium

Pemprov Akan Atur Ulang Honorarium
Pemprov Akan Atur Ulang Honorarium

BANDUNG – Sekda Jabar Iwa Karniwa meminta, pihak SMA/SMK tidak mengalokasikan honor untuk staf nonguru selama proses alihkelola dari kabupaten/kota ke provinsi berjalan.

Iwa mengatakan, dari rapat terakhir pihaknya saat ini sudah mengirimkan surat pada Kementerian Pendidikan dan Kementerian Keuangan untuk dijadikan dasar. Terkait dana alokasi umum yang akan dialokasikan untuk guru SMA/SMK di Jabar.

”Alhamdulilah sudah ada keputusan dari Kementerian Keuangan bahwa untuk seluruh gaji ASN sudah terakomodir dalam DAU APBN 2017,” jelas Iwa ketika ditemui di Gedung Sate kemarin (13/11).

Menurutnya, untuk Jabar, Kementerian Keuangan sudah mengalokasikan DAU 2017 sebesar Rp1,6 triliun. Di dalamnya, kata dia, bukan hanya gaji namun ada sisa DAU yang ditahan pusat ke Jabar 2016 ini. ”Sehingga harus dihitung kembali,” ucapnya.

DIa mengaku, saat ini Pemprov Jabar tengah membahas intensif terkait pengalokasian honor yang berjalan di SMA/SMK. Hal ini sesuai dengan kebijakan pusat yang tidak mengalokasikan anggaran untuk membayar honor tersebut.

Atas hilangnya honorarium ini, dia meminta kepada PNS di kabupaten/kota tidak khawatir. Sebab, pada intinya apa yang sudah berjalan tidak akan berkurang.

”Nantinya akan disesuaikan oleh Pemprov Jabar, mudah-mudahan lebih

tinggi,” ujarnya.

Karena itu dalam dua bulan terakhir ini sekolah diminta tidak melakukan penambahan honorarium dengan modus administrasi untuk nonguru.

Iwa menuturkan, akan memikirkan nasib ASN SMA/SMK yang nonguru. Dengan catatan, mengacu pada proses yang berlaku. Pihaknya akan mempertimbangkan para staf yang sudah memiliki waktu pengabdian yang panjang untuk diperhatikan.

Untuk memaksimalkan rencana ini pihaknya akan membuka balai untuk

mengakomodasi eselon III dan IV dalam SOTK 2017 mendatang dan nalai tersebut akan berisi kepala balai, kasubag hingga pengawas. Untuk bahan pengaturan sesuai UU 23/2014 akan ada penambahan formasi untuk eselon III dan IV.

”Nanti pengawas itu mantan kepala sekolah biasanya yang sudah pengalaman dan senior,” ujarnya.

Sementara itu, untuk Kabid Pendidikan Menengah yang ada di Disdik kabupaten/kota status dan posisinya menjadi kewenangan kepala daerah. Provinsi hanya menerima alihkelola pegawai yang berada di lingkungan sekolah seperti guru dan nonguru.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Asep Hilman

mengatakan proses ini sudah sesuai dengan aturan yang berlaku dari PP Nomor 18 Tahun 2016.

”Memang seluruh Indonesia tetap akan berlaku 2017. Apalah hasil gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK) soal aturan tersebut, itu cerita lain. Karena ini sudah perintah pusat sesuai PP 18 tahun 2016,” katanya.

 

Sumber :

https://thesrirachacookbook.com/teks-laporan-hasil-observasi/

Ujian Sekolah lewat Smartphone, Pemkot Luncurkan Edubox Smart School

Ujian Sekolah lewat Smartphone, Pemkot Luncurkan Edubox Smart School

Ujian Sekolah lewat Smartphone, Pemkot Luncurkan Edubox Smart School
Ujian Sekolah lewat Smartphone, Pemkot Luncurkan Edubox Smart School

CICENDO – Wali Kota Bandung Ridwan Kamil meluncurkan Edubox Smart School di 25 sekolah. Edubox tersebut dinilai bisa menghemat anggaran hingga Rp 30 miliar.

Pria yang karib disapa Emil ini mengatakan, perangkat lunak Edubox

tersebut membuat belajar mengajar lebih menyenangkan. ”Jadi tidak mengandalkan jaringan internet luar. Keuntungan banyak, menghemat Rp 30 miliar per tahun,” kata Emil kepada wartawan usai peluncuran Edubox Smart School di SMPN 1 Bandung, Jalan Kesatriaan, kemarin (1/11).

Emil mengungkapkan, banyak hal yang bisa dihemat dan dipermudah dengan sistem Edubox tersebut. Seperti keuntungannya dalam program ini bisa menghemat anggaran Rp 30 miliar per tahun dari biaya ujian yang sifatnya dengan kertas.

”Ujian sekarang bisa dengan HP kira-kira begitu. Yang tidak punya

smartphone nanti ujiannya di laboratorium menggunakan komputer yang disediakan sekolah. Tapi 90 persen menurut penelitian rata-rata sudah punya smartphone sehingga ujiannya bisa di situ,” jelas Emil.

Emil menambahkan, selain urusan belajar mengajar, dengan sistem Edubox, siswa yang berniat membolos bisa diketahui. Sebab GPS yang ada ada ponsel teregistrasi di sistem sekolah. Dengan demikian kepala sekolah, wali kelas, orang tua, bisa tahu anaknya di mana dengan di saat jam sekolah . ”Dengan begitu, anak-anak yang bolos itu pasti ketahuan tidak sedang berada di lokasi,” ujar Emil.

Emil menambahkan, guru bisa diuntungkan dengan pengaplikasian sistem

ini. Guru tidak perlu lagi memeriksa kertas hasil ujian. Karena dengan cara ini, guru juga bisa punya setengah juta soal ujian. Saking banyaknya maka tiap anak ujiannya beda-beda. ”Sehingga tidak ada lagi yang bisa mencontek, hasil ujiannya langsung diketahui. Jadi guru tidak perlu lagi memeriksa kertas ujian yang jumlahnya puluhan, ratusan,” terangnya.

”Dengan sistem Edubox, ke depan siswa juga tidak perlu buku-buku dan tidak perlu foto copy bahan pelajaran. Semua bahan ajar pelan-pelan ditransfer jadi e-book. Jadi anak-anak juga bisa baca di situ,” pungkasnya.

 

Sumber :

https://weareglory.com/teks-eksposisi/

Berawal Kebiasaan Menteri Baru Kebijakan Baru

Berawal Kebiasaan Menteri Baru Kebijakan Baru

Berawal Kebiasaan Menteri Baru Kebijakan Baru
Berawal Kebiasaan Menteri Baru Kebijakan Baru

DIPROTES sekencang apapun, kebijakan sekolah lima hari oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sudah pasti tetap digulirkan. Jika dirunut ke belakang, kebijakan ini buah dari kebiasaan menteri baru membawa gagasan baru. Penerapan sekolah lima hari yang bertahap, diharap langgeng meskipun ada pergantian kabinet 2019 nanti.

Wacana pemberlakuan sekolah sehari penuh dilontarkan Mendikbud Muhadjir Effendy pertama kali pada Agustus 2016. Tepat sebulan setelah dia dilantik menjadi Mendikbud menggantikan Anies Baswedan. Pengamat pendidikan Jejen Musfah mengatakan rencana pemberlakuan sekolah lima hari, kemudian populer dengan sebutan full day school, memang telah berkembang sejak tahun lalu.

’’Sepertinya sudah sunnatullah menteri baru membawa kebijakan baru,’’

katanya di Jakarta kemarin. Pria yang menjabat sebagai Ketua Program Magister Manajemen Pendidikan Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengatakan, ada fakta bahwa pernyataan ganti menteri ganti kebijakan itu memang berlaku.

Perilaku ganti menteri ganti kebijakan itu didasari oleh banyak faktor. Diantaranya adalah seorang menteri merasa dituntut untuk menghadirkan program yang inovatif, baru, dan kreatif. Tidak mungkin seorang menteri hanya meneruskan program menteri sebelumnya tanpa ada program baru.

’’Menteri yang tidak membawa kebaruan, baik itu program atau kebijakan,

dianggap tidak ada prestasinya,’’ katanya. Padahal menurut Jejen untuk dunia pendidikan tidak bisa serta merta menjalankan kebiasaan ganti menteri ganti kebijakan. Sebab urusan pendidikan itu menyangkut sekitar 50 juta murid dan 3 jutaan guru.

Jejen menjelaskan kebijakan apapun di dunia pendidikan, tidak akan bisa

dilakukan secara serentak. Termasuk penerapan sekolah selama delapan jam sehari. Sebab ketimpangan sekolah di Indonesia masih terjadi sampai saat ini. Kebijakan sekolah delapan jam sehari bisa jadi baik di sekolah tertentu. Tetapi di sekolah lainnya kebijakan tersebut mustahil diterapkan.

’’Contohnya di sekolah yang menjalankan dua sift. Ada yang masuk pagi dan siang,’’ tuturnya. Dipola seperti apapun, cukup kesulitan siswa di sekolah dua sift itu untuk masuk bersamaan. Sebab infrastruktur kelasnya terbatas. Kemudian gurunya juga terbatas.

Baca Juga :

PPDB SMA/SMK Dilakukan Online

PPDB SMA/SMK Dilakukan Online

PPDB SMA SMK Dilakukan Online
PPDB SMA SMK Dilakukan Online

SUMEDANG – Proses penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat

SMA/SMK sederajat untuk tahun ajaran 2017/2018 sedikit berbeda. Pasalnya, pendaftaran dilakukan secara online.

Untuk jalur akademik akan diseleksi berdasarkan hasil ujian sekolah dan ujian nasional. Setiap sekolah juga memiliki passing grade untuk menyeleksi para calon siswa.

Sementara untuk jalur afirmasi, diperuntukkan kepada calon siswa yang

memiliki kriteria khusus non akademik. Seperti siswa tidak mampu, siswa berprestasi, dan lainnya.

“Untuk tanggal 3 sampai 8Juli 2017 penerimaan siswa jalur akademik dengan kuota 238 siwa. Meskipun begitu kemungkinan pendaftar bisa mencapai 600 orang siwa,” kata Sekretaris PPDB SMAN Tanjungsari, Jajang S.Pd kepada Jabar Ekspres, kemarin.

Sesuai arahan Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat PPDB di SMAN

Tanjungsari pendaftaran melalui online. “Demi kelacaran pendaftaran secara online panitia membantu dengan mengonlinekan calon peserta didik baru,” terangnya.

Meskipun begitu hari pertama pembukaan jalur akademik berjalan dengan lancar semua siswa yang mendaftar sudah terdaftarkan dengan baik secara online.

 

Sumber :

https://rollingstone.co.id/

14.402 Ruang Kelas SD Rusak Berat

14.402 Ruang Kelas SD Rusak Berat

14.402 Ruang Kelas SD Rusak Berat
14.402 Ruang Kelas SD Rusak Berat

JAKARTA – Sarana dan prasarana menjadi salah satu penunjang kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah. Sayangnya, hingga kini masih banyak sekolah dengan ruang kelas yang tidak layak. Bahkan, mayoritas rusak berat.

Berdasar data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk tingkat sekolah dasar (SD) misalnya, dari 26.401 sekolah yang tersensus, sebanyak 14.402 ruang kelas rusak berat. Mulai dinding-dinding rusak hingga atap terancam roboh.

Direktur Pembinaan Sekolah Dasar Kemendikbud Wowon Widaryat menyampaikan, jumlah tersebut bisa terus bertambah karena ada sekitar 148 ribu SD di Indonesia.

Belum lagi, ada perubahan sistem pengawasan yang kini diterapkan

Kemendikbud untuk memantau kondisi sekolah secara menyeluruh. Yakni, dengan sistem sensus pada satu per satu SD. ”Yang dulu diketahui sebatas permukaan atau jenis kerusakan tanpa tahu seberapa parah, mulai tahun lalu kita ubah,” tutur Wowon saat ditemui di ruang kerjanya kemarin.

Sensus tersebut melibatkan para murid SMK jurusan teknik bangunan. Ada sekitar 611 SMK dan 6 ribu siswa yang dilibatkan dalam pengawasan kondisi sarana dan prasarana sekolah tersebut. Selain mengetahui kondisi di lapangan, kerja sama itu bertujuan memberikan kesempatan kepada siswa SMK untuk terjun langsung. Siswa bisa menerapkan apa yang mereka peroleh di sekolah. Mulai menganalisis kerusakan, mengategorikan, hingga memasukkan data ke sistem terpadu.

Dengan sistem itu, kondisi sarana dan prasarana sekolah bisa diketahui

lebih riil. Untuk data sementara saja, menurut dia, jumlah kelas rusak meningkat tajam jika dibandingkan dengan tahun lalu. Sebab, tahun lalu hanya ada 4.061 ruang kelas rusak yang berhasil terekam. Itu diperoleh dari laporan pemda. ”Kita juga kaget, ternyata jauh lebih banyak. Yang dulu tidak tampak sekarang jadi terlihat,” ujarnya.

Buruknya pendataan pemda, lanjut dia, kembali terlihat saat pengajuan DAK untuk perbaikan sekolah. Saat dimintai data detail kerusakan sekolah, hampir seluruh pemda tidak memilikinya. Padahal, sejatinya pengawasan dan pembinaan keberlanjutan sarana dan prasarana sekolah menjadi tanggung jawab pemda sepenuhnya. Pusat hanya bertugas membantu.

Meski begitu, pemerintah pusat tetap turun tangan. Tahun ini

Kemendikbud sudah menganggarkan dana Rp 1,4 triliun untuk program renovasi ruang kelas. Dia mengakui, jumlah itu jauh dari harapan.

 

Sumber :

https://voi.co.id/

Karir yang Bisa di Tempuh dengan Jurusan Matematika

Karir yang Bisa di Tempuh dengan Jurusan Matematika

Memutuskan memungut jurusan matematika mempunyai penawaran kerja yang lumayan dibutuhkan di luar sana. Ada sejumlah lowongan yang dapat diisi oleh mereka yang adalahsarjana jurusan matematika.

Seorang jurusan matematika tidak hanya dapat bekerja dibidang akademi laksana menjadi guru matematika di sekolahan. Ada sejumlah posisi yang barangkali belum anda ketahui membutukan kualifikasi dari seorang berpengalaman matematika.

Ini dia profesi dan karir yang dapat kamu tempuh dengan jurusan matematika.

Manjadi Seorang Analis Keuangan
Memiliki keterampilan mengenai jurusan matematika bisa membawa anda berkarir sebagai seorang analis keuangan. Berhubungan dengan angka, menghitung dan menganalisis dapat menjadi salahs atu keterampilan yang dipelajari dari jurusan matematika.

Memiliki pemahaman menjadi seorang analis finansial membutuhkan ilmu dan praktik yang dipunyai seorang berpengalaman atau bidangnya. Tidak seluruh jurusan dapat menjadi analis keuangan andai tidak mengetahui dasar dan pengetahuan di bidangnya.

Menjadi analis finansial dapat membawa anda untuk mengenmbangkan karir dengan penghasilan yang lumayan besar. Hitung saja guna analis finansial di Indonesia rata-rata kamu dapat mendapatkan upah sebesar 4,5-8 juta per bulan, bahkan dapat lebih dari itu.

Bekerja Sebagai Akuntan
Menjadi seorang berpengalaman matematika dapat membantu anda untuk belajar teliti tentang angka-angka dan hasil daftar keuangan. Memiliki keterampilan lebih tentang ilmu matematika bisa membantu kamu untuk dapat fokus memeriksa daftar keuangan yang diisi dengan laporan berupa angka.

Untuk menjadi seorang akuntan di Indonesia sendiri kamu dapat memperoleh penghasilan mulai dari 5-10 juta rupiah masing-masing bulan . Adapun upah akuntan di Negara lain dapat mencapai 400-800 juta rupiah per tahun. Angka yang lumayan fantastis bukan?

Berprofesi Sebagai Aktuaris
Memahami bisang matematika dengan memilih jurusan matematika ketika berkuliah bakal membantu kamu menjadi seorang aktuaris. Apa tersebut aktuaris? Pra aktuaris bakal bekerja menganalisa data-data kematian, kecelakaan, pensiunan dan beda sebagainya.

Tujuan mengerjakan analis data ini guna memperkirakan jumlah dana yang dapat diserahkan untuk asuransi. Sasaran semua aktuaris ini ialah dibidang asuransi.

Seorang aktuaris dapat mendapatkan upah per tahun menjangkau 1, 3 miliar. Karir yang lumayan diperhitungkan guna menjadi seorang aktuaris. Tentunya terdapat syarat dan kualifikasi lainnya yang diperlukan di samping adalahlulusan dengan jurusan matematika.

Memilih Menjadi Ekonom
Bekerja sebagai ekonomi bersangkutan dengan semua sarjana alumni matematika. Penyusunan laporan, meneliti keuangan, fiscal, perencanaan untuk buatan dan penyaluran membutuhkan seorang jurusan matematika guna merubah data menjadi angka yang dapat di generalisasikan.

Eorang ekonom jug diperlukan untuk memproses data ekonomi dan statistik dengan memakai sampel- sampel yang dibutuhkan. Gaji dari seorang ekonomi dapat mencapai 1,4 miliar dalam 1 tahun. Peluang kerja yang lumayan menjanjikan guna karir anda bukan?

Berkarir Sebagai Ahli Statistika
Memahami dan menguasai ilmu matematika dapat membantu anda untuk menjadi seorang berpengalaman statistika. Ada pemahaman yang mesti anda pelajari lagi ketika hendak menjadi seorang berpengalaman statistika.

Mengambil jurusan matematika dapat menjadi modal mula mengembangkan karir sebagai berpengalaman statistik tetapi, anda pun membutuhkan pemahaman tentang dasar analisis statistik, mengetahui pengelolaan data.

Menjai seorang berpengalaman matematika pun akan membawa anda bekerja sebagai berpengalaman statistik di perusahaan- perusahaan besar. Adapun upah yang dapat didapatkan seorang berpengalaman statistika berkisar 1,1 miliar per tahun.

Mengembangkan Karir Menjadi Ahli Matematika
Bayangkan saja andai seorang jurusan matematika menjadi seorang berpengalaman matematika yang dapat menyelesaikan sekian banyak permasalahan. Ada sejumlah fenomena yang mesti ditamatkan menggunakan formula atau bahasa dari matematika.

Seorang berpengalaman matematika bakal mempelajari tentang bidang sains ataupun bidang manajemen dan beda sebagainya. Tujuannya menuntaskan masalah yang terdapat dengan cara matematika. Gaji yang dapat di dapatkan oleh jurusan matematika berkisar 800 juta rupiah hingga 1,5 miliar rupiah per tahun.

Itu dia sejumlah informasi tentang pekerjaan yang dapat menunjang karir untuk seorang sarjana dengan jurusan matematika. Penting dikenang bahwa ada pemahaman ilmu beda yang mesti dipelajari untuk menduduki posisi laksana di atas.

Baca Juga :

Masalah yang Melatarbelakangi Sistem Pendidikan Indonesia

Masalah yang Melatarbelakangi Sistem Pendidikan Indonesia

Tak terdapat salahnya andai masyarakat hendak tahu tentang edukasi yang terdapat di Indonesia. Justru rasa hendak tahu masyarakat mengenai dunia edukasi Indonesia bakal lebih sangat menolong perkembangan edukasi Indonesia ke depannya. Hal ini menilik peran masyarakat sebagai konsumen dan pengawas dunia edukasi di samping pemerintah.

Dan laksana yang tidak sedikit beredar kini ini, bahwa Indonesia tidak bisa menghadirkan pertumbuhan dalam dunia pendidikan sebab ada sekian banyak macam masalah yang menjadi latar belakangnya. Apa saja masalah yang sebetulnya melatarbelakangi dunia edukasi yang terdapat di Indonesia? Berikut informasi yang mesti anda telaah dan sebetulnya harus anda cari penyelesaian tepatnya kini ini. Yuk simak!

Masalah yang Melatarbelakangi Sistem Pendidikan Indonesia

Sistem pemerataan edukasi Indonesia
Upaya yang dilaksanakan oleh pemerintah dalam rangka menyelenggarakan gedung sekolah dan pun gedung baru utamanya pada jenjang edukasi dasar dan menengah tengah berlalu dilakukan. Hanya saja yang terjadi pemerataan mendapatkan peluang pendidikan untuk anak – anak Indonesia masih perlu dianalisis lagi dan masih butuh dikembangkan lagi secara bertahap. Mungkin akibat ini masih belum terasa di Pulau Jawa sebab memang Pulau Jawa lebih maju dikomparasikan pulau beda di Indonesia.

Dan yang semakin bisa dirasakan ialah di sekitar area Papua, Kalimantan, Belitung yang seluruh hal tentang edukasi dan akses edukasi terasa sulit. Ini yang pun menjadi di antara bukti bahwa sebenarnya edukasi di Indonesia belum benar – benar menjangkau titik pertumbuhan yang positif. Salah satu penyelesaian untuk urusan ini ialah adanya sistem pemetaan dalam edukasi dan pun wajib belajar yang sudah ditentukan pemerintah terdapat baiknya didukung dengan pendanaan pemerintah guna siswa tidak cukup mampu.

Relevansi pendidikan
Awalnya memang pembelajaran yang dilaksanakan di lembaga sekolah dinilai tidak relevan dengan tuntutan didalam dunia kerja. Lowongan kerja yang diperlukan tidak terpenuhi oleh alumni sekolah. Karena tersebut khususnya tingkat SMU ada pun yang namanya SMK dimana disana murid dapat memilih mana jurusan yang diharapkan sesuai dengan minat, bakat dan pun sasaran kerja yang hendak dicapai.

Anak – anak yang memang orientasinya kuliah bisa melanjutkan di tingkat SMA sedangkan anak – anak yang memang orientasinya kerja pasti perlu guna melanjutkan di tingkat SMK agar bekal ke lingkungan kerja dapat diserap secara lebih intens dan lebih baik lagi.

Kualitas pendidikan
Kualitas memang mesti diserahkan dalam edukasi dan ini menjadi sebuah aspek dalam dunia edukasi yang tidak bisa ditawar – tawar. Berbagai inovasi dalam dunia pendidikan lantas disempurnakan. Dan di antara yang sangat terbaru dalam dunia pendidikan ialah pendekatan secara saintifik dalam pembelajaran. Nantinya menunjukkan siswa pada proses bagaimana menemukan ilmu pengetahuan.

Efisiensi pendidikan
Proses edukasi yang tepat guna memang dinilai bakal dapat menolong peningkatan kualitas pendidikan. Karena tersebut inovasi edukasi harus berorientasi pada bagaimana tata seperti pembelajaran di sekolah. Dan ini pun turut menjadi tuntutan supaya efisiensi edukasi akan bisa diwujudkan nantinya.
Demikian tidak banyak informasi mengenai Masalah yang Melatarbelakangi Sistem Pendidikan Indonesia. Mari anda telaah lagi dan tolong pemerintah untuk membenahi diri dalam tatanan pendidikan. Semoga menjadi informasi yang bermanfaat.

Sumber : https://buttonspace.com/for/www.pelajaran.co.id