Pengertian dan Ciri Tumbuhan Beracun

Pengertian dan Ciri Tumbuhan Beracun

Racun adalah zat atau senyawa yang dapat masuk ke dalam tubuh dengan berbagai cara yang menghambat respons pada sistem biologis sehingga dapat menyebabkan gangguan kesehatan,penyakit, bahkan kematian. Sedangkan tumbuhan beracun adalah tumbuhan yang dapat menyebabkan rasa sakit, mabuk / kematian jika dimakan/diminum/menyentuh bagian-bagian tertentu.

Umumnya berbagai bahan kimia yang mempunyai sifat berbahaya atau bersifat racun, telah diketahui. Namun, tidak demikian halnya dengan beberapa jenis hewan dan tumbuhan, termasuk beberapa jenis tanaman pangan yang ternyata dapat mengandung racun alami, walaupun dengan kadar yang sangat rendah.

Untuk mengetahui apakah suatu tumbuhan beracun atau tidak kita dapat melakukan beberapa cara untuk memastikannya seperti mengetahui terlebih dahulu apakah tumbuhan tersebut memiliki bau atau tidak, lalu menggosoknya kekulit apakah mengakibatkan gatal atau tidak meletakan ke bagian yang sensitif yakni bibir selama waktu tetentu apakah gatal atau tidak, panas atau tidak dan seterusnya.  Selain cara diatas kita juga dapat mengetahui tumbuhan beracun dengan melihat dari beberapa karakteristik yang dimiliki kebanyakan tumbuhan beracun. Berikut adalah beberapa ciri umbuhan beracun yaitu :

  1. warnanya mencolok,
  2. berduri,
  3. berkersik,
  4. berbulu,
  5. memiliki getah kental dengan warna bervariasi,
  6. memiliki bau aroma menyengat.

            Sebagian besar racun atau anti nutrisi umumnya diperoleh dari hasil metabolisme sekunder tanaman. Hasil metabolisme sekunder dibagi dua berdasarkan berat molekulnya yaitu berat molekul kurang dari 100 dengan contoh pigmen pinol, antosin, alkohol, asam-asam alifatik, sterol, terpen, lilin fosfatida, inositol, asam-asam hidroksi aromatik, glikosida, fenol, alkaloid, ester dan eter. Metabolisme sekunder lainnya adalah yang berat molekulnya tinggi yaitu selulosa, pektin, gum, resin, karet, tannin dan lignin. Tanaman yang mengandung metabolit sekunder umumnya mengeluarkannya dengan cara pencucian air hujan (daun dan kulit), penguapan dari daun (contoh kamfer), ekskresi aksudat pada akar (contoh alang-alang) dan dekomposisi pada bagian tanaman itu sendiri

  1. Senyawa  Beracun Yang Ada Pada Tumbuhan

Racun dapat diidentifikasi pada tumbuhan beracun, dan kemungkinan dapat disebabkan oleh senyawa racun yang terkandung di dalam tumbuhan tersebut. Setiap jenis tumbuhan beracun mengandung zat-zat atau senyawa kimia yang berbeda-beda, namun, ada juga yang tidak. Sebagian besar dan berbagai macam jenis tumbuhan yang mengandung senyawa racun bersifat alami belum sepenuhnya diketahui atau belum dimanfaatkan secara mekanis. Beberapa tumbuhan mengandung dua atau lebih senyawa racun yang berbeda komponen kimianya satu dengan yang lainnya. Komponen-komponen kimia yang dihasilkan tumbuhan terbagi atas alkaloid, polipeptida dan asam amino, glikosida, asam oksalat, resin, phytotoxin dan mineral lainnya.

Sumber: https://profilesinterror.com/whatsapp-penuhi-permintaan-pemerintah-benahi-konten/