PEMBESARAN IKAN HIAS ARULIUS

PEMBESARAN IKAN HIAS ARULIUS

  • Biasanya telur ikan hias arulius akan menetas dalam waktu 24-36 jam. Tetapi ada pula yang baru menetas keseluruhan jadi burayak setelah tiga hari. Larva atau burayak yang baru saja menetas sampai dengan tiga hari tidak perlu diberi makan. Pakan diberikan setelah pada hari keempat berupa infusspria. Seminggu kemudian, kutu air hasil saringan pun sudah bisa disantapnya. Jika ukuran mulutnya sudah mampu menelan pakan yang berukuran lebih besar maka perlu diberi tambahan pakan lain seperti cacing sutera yang diberikan pagi dan sore agar pertumbuhannya lebih pesat.
  • Induk ikan hias arulius dipelihara di tempat terpisah untuk memulihkan kondisinya seperti semula dan dapat dikawinkan kembali. Perlakuan merawat anak-anak ini harus tetap memperhatikan suhu air dan kesadahannya airnya. Yang perlu diperhatikan adalah saat penggantian air harus dilakukan dengan hati-hati terutama suhu air yang lama dan air baru harus dipastikan sama. Setelah tempat pendederan ini terlalu padat, maka perlu dilakukan pendederan di tempat yang lebih luas.

BUDIDAYA IKAN HIAS CUPANG

KLASIFIKASI IKAN HIAS CUPANG

Ordo: Percomorphoidei,
Sub-ordo: Anabantoidea,
Famili: Anabantidae,
Genus: Trichopsis,
Spesies: Trichopsis vittatus (Cuvier & Valenciennes), Osphromenus vittatus (Cuvier & Valenciennes)

CIRI-CIRI IKAN HIAS CUPANG:

  • Ikan hias cupang berasal dari daerah Jawa, Kalimantan, Sumatera, Malaya, Indochina dan Siam. Ikan hias yang dikenal dalam bahasa Inggris dengan sebutan Talking Gourami atau Croaking Gourami memiliki bentuk tubuh yang sangat langsing dan pipih ke samping (Compressed). Warna dasar badannya bervariasi dari kuning hingga sawo matang. Punggung berwarna lebih gelap dengan bagian perut lebih kuning putih. Secara keseluruhan warna pada tubuhnya sangat bervariasi dan terlihat tajam.
  • Pada sisi badannya terdapat garis horizontal yang berwarna biru gelap atau hitam. Garis ini dimulai dari mata hingga di daerah sirip ekor. Beberapa specimen lain yang ditemukan kadang-kadang mempunyai tambahan garis samar-samar, sebanyak satu atau dua buah.
  • Sirip-sirip berwarna kemerahan, dengan ujung berwarna ungu atau biru. Sirip ini mempunyai bintik-bintik berwarna seperti pelangi — biru, merah, kehijauan. Warna matanya sangat menarik. Bagian luar berwarna merah darah, sedangkan bagian dalam berwarna hijau kebiruan. Sirip anal, punggung dan ekor tumbuh sempurna dengan beberapa jari-jari sirip yang tumbuh menonjol.

SIFAT-SIFAT IKAN HIAS CUPANG:

  • Ikan hias ini dapat mencapai panjang total 6,25 cm, sedangkan untuk pemijahannya dapat dilakukan sejak berukuran 5 cm.
  • Cupang merupakan salah satu jenis ikan hias yang memiliki kebiasaan menyusun sarang busa sebelum melakukan pemijahan. Namun demikian berbeda dengan ikan hias betta, ikan hias cupang ini bisa ditempatkan dalam akuarium umum, karena mempunyai sifat pendamai.
  • Ikan hias cupang banyak ditemukan hampir pada semua perairan bebas serta dapat hidup dan berkembang biak pada media yang terbatas.

Sumber: https://newsinfilm.com/