Macam-macam Alat Optik

Macam-macam Alat Optik

Macam-macam Alat Optik

Macam-macam Alat Optik

  1. Mata dan Kacamata

Mata adalah salah satu organ tubuh manusia yang sangat penting. Mata merupakan salah satu panca indera manusia. Mata merupakan indera untuk penglihatan. Tanpa mata, kita tidak dapat melihat benda-benda yang ada di dunia ini. Mata bisa melihat apabila ada cahaya. Dalam gelap mata tidak dapat melihat, karena tidak ada cahaya yang masuk ke dalam mata.

Kemampuan manusia dalam melihat suatu benda tidak lepas dari peran mata sebagai alat optik. Bentuk mata menyerupai bola. Pada bola mata terdapat benda bening yang disebut lensa mata. Lensa mata bersifat tembus cahaya. Lensa mata berupa lensa cembung. Lensa mata memiliki fungsi membiaskan sinar-sinar yang datang ke mata. Dengan demikian bayangan benda dapat tepat jatuh di retina mata. Jadi mata memiliki fungsi seperti pada kamera. Oleh karena itu mata disebut alat optik.

  1. Lup

Lup adalah alat optik berlensa cembung (lensa positif) yang di gunakan untuk mengamati / melihat benda kecil agar tampak besar. Jika kita mengamati objek dengan lup, maka benda harus di letakkan di ruang I (antara titik pusat lensa lup dengan jarak fokus lup). Sifat bayangan yang di bentuk lup adalah maya, tegak di perbesar. Dan bila kita akan mengamati objek dalam waktu yang lama dengan menggunakan lup, maka benda harus di letakkan pada titik fokusnya mata berakomodasi.

Perajin perhiasan emas dan perak juga menggunakan alat ini untuk memperoleh hasil yang lebih baik.sedangkan oleh siswa lup di gunakan saat praktikum biologi di pakai untuk mengamati bagian hewan atau tumbuhan agar kelihatan besar dan jelas.Sebagai alat optik,lup berupa lensa cembung tebal(berfokus pendek).Sifat bayangan yang di harapkan dari benda kecil yang di lihat dengan lup adalah tegak dan di perbesar.Orang yang melihat benda dengan menggunakan lup akan mempunyai sudut penglihatan(sudut anguler) yang lebih besar daripada orang yang melihat dengan mata biasa.

Ada dua cara memakai lup,yaitu dengan mata tak berakomodasi dan mata berakomodasi.

  1. Untuk mata berakomodasi maksimum,benda di letakan diantara F dan O atau jarak benda (so) selalu lebih kecil daripada jarak titik (f)
  2. Untuk mata yang tidak berakomodasi,benda di letakkan tepat pada titik api (f) atau jarak benda (so) sama dengan jarak titik api lup (f).
  3. Kamera

Kamera adalah sebuah alat yang mengarahkan bayangan yang difokuskan oleh lensa/sistem optik lain keatas permukaan foto sensitif yang berada dalam tempat tetutup/ film. Kamera mempunyai prinsip kerja seperti mata manusia. Kamera yang paling sederhana adalah alat potret yang dinamakan camera obscura. Kamera ini terbentuk sebuah kotak tertutup yang salah satu sisinya berlubang kecil.

Bagian-Bagian kamera:

  1. Lensa Cembung      : Untuk membentuk bayangan pada film
  2. Diafragma                 : Untuk mengatur cahaya masuk kamera
  3. Shutter                       : Sebagai pembuka/ penutup lensa
  4. Ulir Sekrup                : Untuk memfokuskan cahaya masuk kamera
  5. Film                            : Yang peka terhadap cahaya untuk menangkap bayangan

                                       yang di bentuk lensa kamera.

Prinsip kerja kamera

Prinsip kerja kamera dan mata adalah sama. Apabila mata melihat benda, sinar dari benda yang masuk ke mata dibiaskan lensa mata. Bayangan jatuh di layar mata atau retina. Sifat bayangan yang terjadi nyata, diperkecil dan terbalik. Pelat film berupa celluloid, pelat itu dilapisi gerak bromida dan sangat peka terhadap cahaya. Apabila bayangan objek mengenai pelat film akan tercetak sebagai gambar negatif. Setelah proses pencucian, film dapat dicetak sebagai gambar positif pada kertas foto.

  1. Mikroskop

Mikroskop adalah alat untuk melihat dan mengamati benda dan jasad renik atau objek yang sangat kecil. Mikroskop terdiri dari dua lensa cembung, yang masing-masing di sebut sebagai lensa objektif dan lensa okuler.

Lensa objektif adalah lensa pada mikroskop yang letaknya dekat dengan objek yang diamati, sedangkan lensa okuler adalah lensa pada mikroskop yang letaknya dekat dengan mata, ketika kita mengamati objek dengan mikroskop. Lensa okuler pada mikroskop berfungsi seperti lup.

Sifat bayangan yang di bentuk mikroskop:

  1. Bayangan yang dibentuk oleh lensa objektif bersifat nyata, terbalik, dan diperbesar. Lensa ini fokusnya lebih kecil dari lensa okuler.
  2. Bayangan yang di bentuk oleh lensa okuler bersifat maya, tegak dan di perbesar. Lensa ini fokusnya lebih besar dari lensa objektif.
  3. Bayangan akhir yang dibentuk oleh mikroskop bersifat maya, terbalik, dan diperbesar.

Cara kerja mikroskop

Cara kerja mikroskop adalah sebagai berikut:Objek atau benda yang di amati harus di letakan di antara Fob dan 2Fob,sehingga lensa objektif membentuk bayangan yang terbalik dan di perbesar.Bayangan yang di bentuk lensa objektif merupakan benda bagi lensa okuler.Lensa okuler berperan seperti lup yang dapat di atur/di geser-geser sehingga mata dapat mengamati dengan cara berakomoasi atau tidak berakomodasi.Untuk pengamatan dengan akomodasi maksimum,maka bayangan yang di bentuk oleh lensa okuler harus jatuh/di letakan pada titik dakat mata(PP).Perbesaran yang di peroleh adalah merupakan perbesaran oleh lensa objektif dan lensa okuler yaitu: M=Moby x Mok. Untuk pengamatan dengan mata tidak berakomodasi,maka bayangan yang di bentuk oleh lensa okuler harus berada pada titik jauh mata.

  1. Teropong

Teropong merupakan alat optik yang biasa digunakan untuk melihat benda yang jaraknya terletak jauh sehingga tampak lebih dekat dan jelas. Teropong terdiri dari dua lensa positif yaitu lensa yang mengarah pada obyek adalah  obyektif dan lensa yang mengarah pada mata adalah  okuler.

Prinsip utama pembentukan bayangan pada teropong adalah: lensa obyektif membentukbayangan nyata dari sebuah obyek jauh dan lensa okuler berfungsi sebagai lup. Dengan demikian cara mengamati obyek apakah mau dengan cara berakomodasi maupun tidak berakomodasi tergantung dari posisi lensa okulernya. Oleh karena itu jarak antara obyektif dan okuler dapat diubah-ubah. Panjangteropong adalah jarak antara lensa obyektif dan lensa okulernya.

  1. Periskop

 

Alat optik periskop adalah sebuah alat optik yang berfungsi untuk melihat objek yang tersembunyi. Periskop biasanya berbentuk memanjang. Periskop juga dapat digunakan untuk melihat atau mengintai sesuatu dari tempat yang tersembunyi. Periskop juga dapat digunakan untuk melihat benda yang berada di atas atau di bawah pengguna periskop.

Pada periskop sederhana, kunci dari prinsip kerja periskop berada pada kedua cermin yang ada di dalam tubuh alat optik tersebut. Secara umum, periskop ini bekerja denga menangkap cahaya yang dipantulkan benda atau objek oleh cermin pertama yang berada di bagian atas periskop. Kemudian, bayangan yang ditangkap dari cermin pertama ini diteruskan pada cermin kedua yang berada di bawah periskop sekaligus berfungsi sebagai media untuk memantulkan bayangan objek atau benda ke mata manusia.


Sumber: https://bingkis.co.id/qualcomm-ajukan-gugatan-baru-kepada-apple/