Ikuti Workshop, Guru Diminta Aktif Menulis

Ikuti Workshop, Guru Diminta Aktif Menulis

Ikuti Workshop, Guru Diminta Aktif Menulis

Ikuti Workshop, Guru Diminta Aktif Menulis
Ikuti Workshop, Guru Diminta Aktif Menulis

Bupati Rembang Abdul Hafidz membuka secara resmi kegiatan Workshop

Menulis Buku Bagi Guru di aula lantai 4 Kantor Bupati Rembang, Sabtu (24/2/2018). Sebagai Kepala Daerah, dirinya mendukung adanya kegiatan tersebut.

“Dengan menulis guru akan semakin bermanfaat bagi masyarakat dan bagi

dirinya sendiri. Sebuah tulisan akan membawa manfaat secara ekonomi, sosial dan yang terpenting ibadah,” kata Bupati saat membuka kegiatan.

Ekonomi ketika mendapat royalty dari penerbitan tulisan yang dibukukan, sosial karena tulisan yang bermanfaat akan dibaca oleh orang lain. Selanjutnya yang akan membantu penulis sampai di akhirat adalah pahala yang datang dari transfer ilmu dalam bentuk tulisan yang terus dibaca meskipun si penulis telah tiada.

“Jangan sampai guru hanya mengajar saja, tapi harus punya nilai lebih

dengan memiliki buku dari kumpulan tulisannya,” ucapnya.

Sementara itu Ketua PGRI Kabupaten Rembang, Jumanto mengakui bahwa sebenarnya guru memang mampu menulis. Namun karena kurangnya niatan ditambah kesibukan setiap harinya yang membuat mereka tidak terpikir untuk membuat tulisan.

Kegiatan workshop yang digelar sampai Minggu (25/2/2018) itu menjadi media untuk memotivasi para guru di Rembang untuk membuat buku.

“Workshop ini untuk memotivasi guru menulis, kita memfasilitasi dalam penerbitan. PGRI ini punya penerbit, kita bantu urus ISBN nya setelah siap nanti tinggal penulisnya mau dicetak sendiri atau di penerbit,” imbuhnya.

 

Baca Juga :