Unsur-Unsur Koperasi

Unsur-Unsur Koperasi

Table of Contents

Unsur-Unsur Koperasi

Unsur-Unsur Koperasi
Unsur-Unsur Koperasi

Sumber Modal Koperasi

Modal adalah segala sesuatu yang dibutuhkan setiap badan usaha untuk menjalankan usahanya. Pada prinsipnya, modal kopperasi dapat diperoleh dari :

  • Modal sendiri

Simpanan pokok, simpanan wajib, dana cadangan, hibah

  • Modal pinjaman

Modal pinjaman diperoleh dari anggota, koperasi lainnya, bank dan lembaga keuangan lainnya, penerbitan obligasi, dan sumber lainnya

  • Modal penyertaan

Modal penyertaan adalah modal yang berasal dari penanaman modal (investasi) pemerintah atau swasta bukan anggota.

Keanggotaan Koperasi

Secara umum, anggota koperasi merupakan pemilik sekaligus pengguna jasa koperasi. Setiap anggota yang terdaftar dicatat dalam sebuah buku daftar anggota. Menurut undang-undang perkoperasia, setiap warga negara Indonesia yang memiliki kemampuan melakukan tindakan hukum atau koperasi berhak menjadi anggota koperasi. Anggota koperasi memiliki kewajiban dan hak masing-masing. Kewajiban dari anggota koperasi adalah :

  • Setiap anggota berkewajiban untuk mematuhi AD/ART
  • Ikut berperan aktif dalam kegiatan usaha yang dilakukan koperasi
  • Mengembangkan dan memelihara kebersamaan di antara anggota berdasarkan asas kekeluargaan
  • Setiap nggota memiliki hak antara lain :
  • Menghadiri rapat, mengeluarkan pendapat
  • Memilih atau dipilih menjadi pengurus koperasi
  • Mengajukan permintaan kepada pengurus untuk mengadakan rapat anggota sesuai AD
  • Memberikan pendapatnya kepadad pengurus koperasi
  • Memanfaatkan keberadaan koperasi dalam memnuhi kebutuhan
  • Memperoleh laporan kinerja koperasi menurut AD

Perangkat Organisasi Koperasi

Berdasrkan undang-undang perkoperasian disebutkan bahwa perangkat perkoperasian terdiri atas :

  • Rapat anggota

Rapat anggota bagi koperasi merupakan suatu wadah untuk menampung aspirasi anggota koperasi. Selain itu,rapat anggota adalah pemegang kekuasaan tertinggi. Demikian, segala kebijakan menyangkut koperasi harus dibicarakan dalam rapat anggota dan disetujui oleh anggota.

  • Pengurus

Menurut undang-undang perkopeerasian, pengurus koperasi dipilih dari anggota dalam rapat anggota. Artinya, pengurus menjadi pemegang kekuasaan rapat anggota. Oleh karena itu, pengurus bertanggung jawab pada rapat anggota bukan kepada pengawas koperasi. Pengurus koperasi dalam mengelola badan usaha ini memiliki tugas dan wewenang sebagaimana ditetapkan dalam AD. Tidak selamanya pengurus koperasi menjalankan kegitan usahanya sendiri. Pengurus dapat mengangkat pengelola koperasi sebagai bentuk profesionalisme.

  • Pengawas

Pengawas koperasi dipilih daari dan oleh anggota dalam rapat anggota. Denngan demikian, pengawas bertanggung jawab kepada rapat anggota.

Baca Juga :