Menggapai Cita-Cita

Menggapai Cita-Cita

Table of Contents

Menggapai Cita-Cita

Menggapai Cita-Cita
Menggapai Cita-Cita
  • Tujuan butuh fokus

Cita-cita adalah titik fokus dari tujuan jangka panjang kita. Dengan semakin meluasnya cakrawala pengetahuan kita, gambaran hidup kita pada masa depan juga akan lebih jelas. Jalan menuju kesana pun kian terang. Itulah fokus pencapaian tujuan. Selain itu, juga membutuhkan pemahaman positif. Sebab, cara pandang positif ternyata tidak mencukupi. Cara pandang positif bisa sekedar keinginan atau harapan, sementara pemahaman positif adalah keadaan tatkala kita meyakini bahwa apa pun yang terjadi, kita tetap akan sukses.

  • Membangun jaringan

Kegiatan berjaringan adalah langkah seseorang untuk membuat dan menumbuhkan pengenalan dari orang lain yang dapat membantu dirinya, khususnya untuk mencari pekerjaan, meningkatkan karir, atau bertukar informasi. Terkadang kita terlena bahwa orang-orang disekitar kita pun berpotensi menjadi mitra pencapaian tujuan merekalah sesungguhnya jaringan kita. Karena jaringan adalah modal yang penting, maka kita perlu menjaganya. Lebih baik lagi jika kita mengembangkan jaringan setiap ada kesempatan.

  • Samudera ilmu kehidupan

Hidup kita adalah sebuah proses belajar tanpa henti. Proses ini akan mengembangkan spiral pengetahuan. Ketika proses itu berlangsung, kita akan menyadari betapa pengetahuan kita belum ada apa-apanya. Pengetahuan yang kita miliki sesungguhnya tercipta dari proses panjang yang membentik siklus. Siklus itu berkelanjutan dan terpadu, berjalan dari satu hal ke hal yang lain, dan kemudain kembali ke hal semula. Ada empat tahap dalam siklus tersebut :

  • Eksternalisasi

Proses pendokumentasian pengetahuan

  • Internalisasi

Berusaha mempelajari isi pengetahuan baik pengetahuan teknis maupun sikap mental

  • Kombinasi

Tindakan memanipulasi pengetahuan

  • Sosialisasi

Membagi pengetahuan dengan orang lain

Pengalaman adalah salah satu guru terbaik kita. Oleh karena itu, janganlah segan-segan bertanya, meningkatkan keterampilan, dan berlatih. Berbicara mengenai cara belajar, ada dua polanya, yaitu pembentukan (shaping) dan keteladanan (modelling). Bagaimanapun cara belajarnya, pengalaman kita yang semakin banyak akan membuat kita menjadi lebih dan lebih baik lagi. Pengalaman membuat kita mempu mengembangkan diri, melakukan perbaikan dari dalam, mengambil suri teladan, dan kemudian melakukan inovasi.