Lee Kuan Yew Meninggal Dunia

Table of Contents

Lee Kuan Yew Meninggal Dunia

Lee Kuan Yew, Bapak pendiri Singapura yang terhitung perdana menteri pertama negara itu,meninggal dunia Senin dini hari tadi dalam umur 91 th. pada 23 Maret 2015 di Rumah Sakit Umum Singapura sebab radang paru-paru.

Presiden Singapura Tony Tan Keng Yam, dalam surat duka citanya untuk Perdana Menteri Lee Hsien Loong yang adalah anak Lee Kuan Yew menyebut Lee sebagai arsitek Republik moderen Singapura.

Almarhum Perdana Menteri Pertama Singapura, Lee Kuan Yew, dapat dimakamkan pada 29 Maret 2015. Pemerintah terhitung tunjukkan sejak hari ini hingga 29 Maret sebagai hari berkabung nasional.

“Perdana menteri telah tunjukkan era berkabung nasional berasal dari 23 Maret hingga 29 Maret,” tulis web resmi Perdana Menteri Singapura, Senin (23/3/2015).
Sebelum dimakamkan, almarhum Lee Kuan Yew dapat disemayamkan di gedung Parlemen berasal dari tanggal 25 Maret hingga 28 Maret. Warga Singapura mampu mengimbuhkan penghormatan terakhir kepada almarhum di gedung tersebut.

“Mereka yang menghendaki mengimbuhkan penghormatan terakhir mampu laksanakan berasal dari pukul 10.00 hingga 20.00 selagi setempat,” terang web tersebut.

Mengutip ensiklopedia online Wikipedia, Lee bersekolah basic di SD Telok Kurau, lantas Raffles Institution dan kemudian Raffles College.

Kuliahnya tertunda akibat Perang Dunia II dan pendudukan Jepang di Singapura pada 1942–1945. Pada era itu, ia menjajakan Stikfas, sejenis lem yang dibikin berasal dari tapioka, di pasar gelap. Lee yang sejak 1942 menyita mata pelajaran bhs Mandarin dan bhs Jepang bekerja sebagai penulis laporan kilat Sekutu bagi Jepang dan juga jadi editor bhs Inggris untuk koran Jepang Hobudu berasal dari 1943–1944.

Setelah perang berakhir, Lee menyita jurusan hukum pada Fitzwilliam College, Inggris. Ia kembali ke Singapura pada 1949 untuk bekerja sebagai pengacara pada biro Laycock & Ong.

Pada 1954, Lee bersama dengan sekelompok teman kelas menengah berpendidikan Inggris membentuk Partai Aksi Rakyat (PAP) yang menghendaki membentuk pemerintahan sendiri Singapura yang terlepas berasal dari kolonialisme Inggris.

Pada 1959, Lee terpilih sebagai Perdana Menteri pertama Singapura, mengambil alih mantan Kepala Menteri Singapura, David Saul Marshall.

Lee kembali terpilih jadi PM untuk ketujuh kalinya berturut-turut pada 1963, 1968, 1972, 1976, 1980, 1984 dan 1988, kemudian mundur pada November 1990 untuk menjabat Menteri Senior pada kabinet Goh Chok Tong.

Agustus 2004, tatkala Goh mundur dan digantikan oleh anak Lee, Lee Hsien Loong, Goh menjabat Menteri Senior, sedangkan Lee menjabat Menteri Penasihat.

Artikel Lainnya : https://tokoh.co.id/biodata-blackpink-all-member-dan-fakta-terlengkap/

Ia menikahi Kwa Geok Choo yang terhitung pengacara, dan dikaruniai enam anak, pada lain Lee Hsien Loong yang kini menjabat Perdana Menteri sekaligus Menteri Keuangan Singapura dan juga Wakil Ketua Perusahaan Investasi Pemerintah (GIC) Singapura (ketuanya ialah ayahnya).

baca juga :