ANAK REMAJA KERAS KEPALA DAN PEMBERONTAK HADAPI DENGAN CARA INI

ANAK REMAJA KERAS KEPALA DAN PEMBERONTAK HADAPI DENGAN CARA INI

Seperti dipaparkan oleh Preston Ni M.S.B.A., seorang profesor jurusan komunikasi dan sekaligus penulis kitab How to Communicate Effectively and Handle Difficult People, remaja ialah pribadi yang menarik dan kontradiktif. Di satu sisi, mereka merasa seakan tahu segalanya. Namun di sisi lain, remaja sebenarnya mempunyai pengalaman yang terlalu tidak banyak untuk memperlihatkan kemandirian mereka. Jadi, bilamana Anda mempunyai anak remaja yang punya sikap keras kepala dan pemberontak, jajaki ikuti sejumlah tips ini.

Hindari Bersikap Negatif di Depannya
Untuk menghadapi remaja yang bersikap keras kepala dan pemberontak, tidak boleh menunjukkan sikap negatif di depannya. Sebisa barangkali hindari bersikap marah, meledak-ledak lagipula sampai mengucapkan ucapan-ucapan kasar di depan anak. Alih-alih menuntaskan masalah, sikap tersebut melulu akan memberinya “kekuatan” guna lebih melawan Anda.

Melatih Sikap Tenang
Reaksi berlebihan yang kita tunjukkan ketika menghadapi sikapnya, akan menciptakan dia semakin di atas angin. Alhasil, dia pun bakal memiliki dalil kuat guna terus mempengaruhi Anda dengan sikapnya. Oleh sebab itu, kita perlu mengajar sikap tenang saat menghadapi anak remaja yang keras kepala dan pemberontak.

Sebagai contoh, saat Anda mulai merasa kesal pada sikapnya, sebelum menuliskan atau mengerjakan sesuatu pada anak, jajaki tarik napas dalam-dalam. Hitunglah hingga sepuluh secara perlahan. Cara simpel ini lumayan efektif untuk membalikkan ketenangan Anda. Ketenangan tersebut juga menciptakan Anda lebih mudah mengejar solusi untuk persoalan sang buah hati.

Memberi Batas yang Jelas
Ketika anak mengindikasikan sikap keras kepala dan pemberontak, orang tua perlu memutuskan batas yang jelas mengenai apa yang boleh dan jangan dilakukan. Batasan tersebut perlu kita bicarakan secara langsung dengan anak. Dengan demikian, dia tahu bahwa kita bersungguh-sungguh dengan aturan itu.

Batasan ini juga dapat disebut sebagai aturan atau kode etik rumah. Sebagai contoh, Anda memutuskan aturan bahwa masing-masing orang di lokasi tinggal akan diperlakukan sebagaimana sikap yang diperlihatkan oleh masing-masing. Misalnya saja, kita akan memuliakan pendapatnya bilamana dia pun melakukan urusan yang sama. Begitu pun sebaliknya, saat dia tidak memperhatikan masukan Anda, maka perlakuan serupa pun akan diterimanya.

Menguasai Kemampuan Komunikasi yang Tegas
Berdasarkan keterangan dari James Humes, mantan pengarang pidato presiden Amerika Serikat, bahasa yang tegas ialah seni dari komunikasi. Jadi, saat menghadapi seorang remaja yang keras kepala dan pemberontak, perkuat posisi kita dengan memanfaatkan kemampuan komunikasi yang tegas.

Keterampilan tersebut pun membuat Anda dapat mengatakan “Tidak” dengan bahasa yang lebih diplomatis dan tegas. Tentunya, teknik komunikasi ini bakal memberi efek bertolak belakang pada anak remaja Anda.

Tetap Tunjukkan Empati dan Sikap Humoris
Saat menghadapi kondisi yang relatif ringan, tetap tunjukkan sikap empati dan humoris di depan anak. Hindari sikap bereaksi berlebihan yang melulu membuat kondisi semakin buruk. Alih-alih mengindikasikan wajah cemberut saat anak mulai berulah, tanggapi dia dengan tersenyum. Lalu katakan pada diri sendiri, “Ini tentu tidak mudah!”.

Dengan tetap mengedepankan sikap positif, masing-masing masalah pasti dapat diselesaikan dengan baik. Di samping itu, anak remaja Anda pun akan belajar bahwa sikapnya tidak akan menciptakan dia dihargai oleh orang tua. Yang tak kalah penting ialah anak remaja tidak suka diceramahi terus-menerus, lagipula untuk hal-hal yang sepele.

Demikian sejumlah tips yang dapat Anda coba guna menghadapi anak remaja yang keras kepala dan pemberontak. Sumber : https://www.pelajaran.co.id