Faktor Utama Dari Tindakan Main Hakim Sendiri

Faktor Utama Dari Tindakan Main Hakim Sendiri

Faktor Utama Dari Tindakan Main Hakim Sendiri
Faktor Utama Dari Tindakan Main Hakim Sendiri

Kemajuan pebangunan yang dicapai oleh masyatrakat Indonesia saat ini secara umum dapat dikategorikan pada struktur masyarakat bentuk solidaritas organik. Dengan kemajuan ini tentunya norma hukum yang dianut lebih bersifat restritutif. Namun melihat perilaku nain hakim sendiri yang dilakukan oleh masyarakat, tindakan tersebut dapat dikategorikan sebagai penerapan hukum yang berlaku pada masyarakat yang memiliki karakteristik solidaritas mekanik. Ketidakselarasan antara kemajuan zaman dengan praktik pelaksanaan hukum ini selanjutnya dapat dikategorikan sebagai penyimpangan.

Seiring dengan jatuhnya kekuasaan orde baru, masyarakat kemudian merasa menggunakan kekuasaan yang dimilikinya, masyarakat kemudian mengadopsi dan meniru pola atau model penggunaan kekuasaan yang dilakukan oleh pemerintah orde baru. Masyarakat telah belajar banyak dari kemampuan pemerintah orde baru dalam menggunakan kekuasaannya, yang selanjutnya dipraktikan dalam bentuk pengadilan jalanan. Tindakan main hakim sendiri ini merupakan upaya masyarakat untuk menciptakan opini kepada pemerintah maupun kepada masyarakat lain secara lebih luas, guna menunjukkan kekuasaanya, meskipun tindakan tersebut disadari telah melanggar hukum.

Faktor penyebab utama dari tindakan Main Hakim Sendiri itu adalah:

  1. Supaya pelaku tidak melakukan perbuatan lagi (residivis) atau pelaku kejahatan yang pernah melakukan perbuatan serupa menjadi jera misalnya curanmor, jambret
  2. Masyarakat tidak lagi mempercayai upaya Hukum yang dilakukan oleh pihak Kepolisian
  3. Karena ikut-ikutan saja, ketika melihat massa secara anarkhis dan membabi buta menghajar pelaku mereka ikut-ikutan.
  4. Perbuatan pidana itu sendiri sudah sangat meresahkan masyarakat.

Kendala-kendala yang dialami pihak Kepolisian dalam menanggulangi kejahatan Main Hakim Sendiri, antara lain adalah:

  1. Tidak adanya laporan mengenai tertangkapnya pelaku oleh massa.
  2. Tidak adanya laporan mengenai adanya tindakan Main Hakim Sendiri.
  3. Letak TKP yang jauh dari markas Kepolisian, khususnya di daerah yang sulit tranportasi
  4. Tidak ada masyarakat yang mau memberikan ketarangan (saksi) terhadap Tindakan Main Hakim Sendiri.
  5. Ruang tahanan yang kurang memadai untuk tempat tahanan dalam perkara yang melibatkan massa.
  6. Minimnya anggota Kepolisian setingkat Polsek.

Sumber : https://merkbagus.id/

Jangan Pernah Menyerah

Jangan Pernah Menyerah

Jangan Pernah Menyerah
Jangan Pernah Menyerah

Terkisahlah dua ekor anjing scottie muda

yang bersahabat, Buster dan Molfy. Kemana pun mereka pergi selalu bersama dan ada saja petualangan yang mereka lalui setiap harinya. Namun meskipun begitu, kedua sahabat itu sangatlah bertolak belakang kepribadiannya. Buster adalah sosok anjing yang penuh dengan semangat dan selalu berani menghadapi rintangan apapun, sementara sahabatnya Molfy sedikit lebih pendiam dan selalu ragu dalam bertindak.

Suatu hari di Kota Binatang diadakanlah

perlombaan adu bakat untuk para anjing-anjing. Dan pemenangnya selain akan dikukuhkan sebagai anjing terbaik di kota akan pula dihadiahkan stok tulang selama setahun. Seluruh anjing penghuni kota menjadi tergiur untuk ikut ambil serta dalam perlombaan tersebut, tak terkecuali Buster muda.

Buster pun mengajak sahabatnya

Molfy, untuk ikut perlombaan. Namun belum saja mereka mendaftar, Molfy telah merasa gentar terlebih dahulu setelah mengetahui ternyata anjing-anjing yang akan menjadi lawan mereka bukanlah sekedar anjing geladak biasa, melainkan anjing-anjing juara yang lebih memiliki banyak pengalaman, bahkan konon berita yang mereka dapatkan beberapa anjing ras collie dan rottweiller juga akan ikut ambil bagian. Tak urung nyali Molfy semakin ciut, dalam pikirannya bagaimana mungkin anjing kecil seperti dirinya bisa menang melawan para raksasa-raksasa anjing tersebut, bisa-bisa nanti justru dirinya jadi bulan-bulanan anjing-anjing tersebut.

Sementara sahabatnya, Buster

yang tak pernah mengenal kata menyerah tentunya tetap mendaftarkan diri dalam perlombaan tersebut. Buster masih mencoba untuk membujuk Molfy, diberitahunya pada Molfy bahwa tak ada salahnya mereka mencoba, urusan menang atau kalah itu hal belakangan. Tapi Molfy tetap kukuh pada pendiriannya.
Tak terasa waktu perlombaan itu pun akhirnya tiba. Rupanya banyak juga peserta yang turut berlomba.
Perlombaan dibagi dalam tiga babak. Babak ‘Uji Nyali’, babak ‘Ketangkasan’, dan babak ‘Kecepatan’.
Babak pertama pun dimulai, para peserta diharuskan untuk mengambil masing-masing 3 buah tulang emas yang dipersiapkan panitia dan ditaruh di tempat-tempat yang cukup berbahaya. Satu tulang ditaruh di bebatuan yang berada di tengah-tengah sungai di dekat air terjun, tentu hal yang sangat sulit dilakukan mengingat arus sungai yang sangat deras. Tulang yang kedua diletakkan di puncak sebuah bukit namun untuk mendapatkannya para peserta mesti melewati jalanan di lereng yang terjal, sedikit saja mereka salah melangkah maka jurang telah menanti mereka jauh di bawah. Sementara tulang yang terakhir berada di dalam sebuah gua yang katanya ada begitu banyak ular berbisa yang menempati tempat tersebut.
Beberapa anjing-anjing collie dan rottweiller dengan cukup mudah melewati rintangan-rintangan itu. Walau begitu beberapa ada yang gagal dan terhanyut di sungai atau menderita luka-luka karena terjatuh di jurang sementara ada pula yang karena tak berani menghadapi ular berbisa akhirnya menolak memasuki gua yang gelap itu.
Sementara Buster sendiri pun cukup kepayahan melewati babak pertama ini. Ia sempat terseret arus walau akhirnya berhasil menyelamatkan diri dengan buru-buru melompat ke atas sebuah batu. Namun sayangnya Buster hanya berhasil membawa dua buah tulang emas. Sementara tulang yang ketiga tak berhasil di dapatnya karena ketika hendak mengambil tulang tersebut tiba-tiba seekor ular jenis python membelit tubuhnya, dia hampir saja menjadi santapan ular tersebut kalau saja dia dengan cukup cerdik berhasil meloloskan diri.
Namun meskipun begitu, Buster tetap lolos untuk maju dalam babak selanjutnya. Pada babak kedua, babak ‘Ketangkasan’, Buster yang memang cukup cerdas berhasil memperoleh skor tertinggi dan melangkah dengan mudah menuju babak terakhir.
Sahabatnya Molfy terus setia menyaksikan perlombaan dan mendukung Buster. Walau Ia merasa ngeri saat menyaksikan perlombaan pada babak pertama, namun terbersit sedikit rasa sesal di hatinya karena tak ikut mendaftarkan diri. Ditatapnya Buster yang tersenyum karena berhasil mengalahkan para anjing-anjing raksasa tersebut di babak kedua. ‘Bisa saja akulah yang berdiri disana dengan senyum menghiasi wajah’ lirihnya.
Setelah peserta yang tersisa diberi waktu 30 menit untuk istirahat, akhirnya tibalah babak terakhir, babak penentuan.
Seluruh peserta yang kini hanya tersisa lima ekor terdiri dari Buster, Sebas (seekor anjing Collie), Ruffy dan Rockie yang merupakan anjing ras Rottweiller dan satu lagi Spotty (anjing jenis Dalmatian), akan melakukan perlombaan lari melintasi lapangan rumput disisi luar kota dan kemudian mereka akan melewati sebuah bukit kecil lalu kembali melintasi sungai menuju hutan untuk kembali ke kota.
Dan siapapun yang tiba terlebih dahulu dialah yang akan keluar menjadi pemenang dan berhak untuk mendapatkan hadiah yang telah dijanjikan. Peluit dibunyikan dan peserta mulai berlari sekencang yang mereka bisa. Dengan mudah Rockie, anjing yang memang sudah terkenal dengan segala kelebihannya, berhasil mengungguli peserta lainnya. Perlombaan berlangsung cukup seru, keempat anjing raksasa Sebas, Ruffy, Rockie dan Spottie saling bersaing merebut posisi pertama. Sementara Buster sendiri, cukup kesulitan mengejar empat anjing lainnya. Ia sudah mengerahkan segala tenaganya untuk mengejar, namun sepertinya mereka semua memang bukan tandingan Buster.
Dan akhirnya seperti yang telah diperkirakan para penduduk Kota Binatang, Rockie-lah yang akhirnya berhasil memenangkan pertandingan.
Buster yang finish di urutan terakhir, sesaat merasa begitu kecewa saat melihat Rockie yang naik ke atas podium.
“Aksi yang kamu tunjukkan dalam perlombaan ini sangatlah menarik anjing muda, aku sangat menikmatinya.” ujar seekor anjing tua. Dan Buster pun tersenyum bangga melupakan rasa kecewa terhadap kekalahannya.

Baca Juga : 

Review Samsung Galaxy M20

Review Samsung Galaxy M20

Review Samsung Galaxy M20
Review Samsung Galaxy M20

Samsung Galaxy M20 jadi smartphone

pertama Samsung yang dibekali dengan baterai jumbo sebesar 5.000 mAh! Apa saja kelebihannya selain harga yang terjangkau?

Review Samsung Galaxy M20 – Seri smartphone baru yang dirancang untuk bisa memenuhi kebutuhan penggunanya. Samsung Galaxy M20 dipercaya mampu menawarkan berbagai hal dan fitur terkini yang mampu membantu para penggunanya.

Handphone ini dilengkapi dengan layar luas dan desain modern bergaya Infinity V khas Samsung, baterai berkapasitas jumbo yang di luar kebiasaan Samsung, prosesor irit daya, hingga dual camera di bagian belakang.

Munculnya ponsel ini, tentu menggemparkan dunia gadget dan bingung memilih yang terbaik di kelas menengah. Maka dari itu, simak yuk kelebihan dan kekurangan, serta spesifikasi dan harga Samsung Galaxy M20 berikut!

Kelebihan Samsung Galaxy M20

1. Baterai Jumbo nan Irit

review samsung galaxy m20, kelebihan samsung galaxy m20, kekurangan

Ini menjadi daya pikat Galaxy M20, apalagi selama ini Samsung jarang punya tipe ponsel pintar berbaterai besar. Dilengkapi Baterai Li-Po 5.000 mAh smartphone ini bisa bermain game dengan tahan lama.

Baterai Galaxy M20 ini memang bisa bertahan seharian penuh dan masih tersisa hingga untuk dipakai esok harinya, paling tidak untuk setengah hari.

2. Layar Lebih Lega

Bermain game menggunakan gadget yang layarnya lega memang suatu kepuasan tersendiri. Ya, Galaxy M20 ini dilengkapi layar yang cukup lega dan resolusi cukup tinggi. Sehingga akan memuaskanmu saat menggunakannya untuk berbagai aktivitas.

3. Kamera Ganda Bersudut Lebar

Sebagai smartphone Samsung kelas menengah bawah, kualitas kameranya terbilang bagus. Ia menggunakan kamera utama 13MP dengan bukaan f/1.9 dan lensa ultra wide angle 5 MP.

Salah satu kegunaan lensa sudut lebar ini adalah kamu bisa menangkap gambar lebih luas saat menjepret foto di ruangan sempit sekali pun.

4. Isi Ulang Cepat

Fitur fast-charging dalam smartphone ini sangat berguna sekali jika ingin digunakan secara dadakan. Dalam kondisi baterai 0%, menuju 100% hanya perlu waktu 2 jam saja.

Padahal di smartphone dengan ukuran baterai sebesar itu, umumnya perlu waktu 3 jam lebih untuk mengisi ulang dari nol hingga penuh.

5. Sudah Menggunakan USB Tipe-C

Samsung M20 ini adalah handphone yang dipasarkan dengan harga terjangkau, namun sudah menggunakan port USB Type-C yang banyak digunakan pada ponsel kelas menengah ke atas pada masa kini.

USB tipe ini sendiri adalah port USB generasi terbaru yang mampu mentransfer data dari perangkat dengan lebih cepat dari versi sebelumnya.

Tidak Tahan Air dan Debu

Beberapa HP keluaran vendor asal Korea Selatan ini memang terkenal memiliki ketahanan terhadap air maupun debu. Sayangnya, kamu tidak bisa menikmati fitur tersebut di Galaxy M20.

Meski begitu, fitur ini memang jarang diberikan Samsung untuk ponsel menengah ke bawah.

7. Bodi Berbahan Plastik
Satu kekurangan lain yang dimiliki oleh Samsung M20 adalah cover belakangnya yang masih menggunakan bahan polikarbonat alias plastik. Walaupun Samsung sudah mengikuti standar ponsel kekinian dengan menyertakan poni berbentuk water drop pada layarnya.

Namun, sayang tampilan yang elegan nan mewah tersebut tidak nampak di bagian bodi belakangnya. Tapi, kelebihannya adalah bodi plastik tidak cepat kotor dan tidak pecah apabila terjatuh atau terbentur.

 Penyimpanan Kurang Luas

Untuk versi Indonesia hanya tersedia internal memori sebesar 32 GB saja. Padahal terdapat versi yang memiliki internal memori 64 GB jika di Tiongkok. Tentu dengan internal memori 32 GB untuk saat ini akan sangat cepat habis karena data yang akan dipakai akan bertambah setiap harinya.

Meski begitu, kapasitas memori tersebut terbilang standar, setidaknya hingga saat ini.

9. RAM Terbilang Kecil
Untuk seukuran handphone selebar ini, Samsung Galaxy M20 dengan RAM 3 GB saja. Yang di mana ini merupakan RAM yang tersisa di ponsel jika sudah dipotong dengan sistem dan hal lainnya yang berjalan maka hanya tersisa sekitar 1 GB saja.

Tentu angka ini sangat kecil mengingat saat ini banyak aplikasi yang memerlukan RAM lebih besar. Namun, jika kamu tidak terlalu sering ber-multitasking hal ini tentu tak akan jadi masalah.

10. Tidak Mendukung NFC
NFC dibutuhkan untuk pembayaran secara digital atau memudahkan dalam menghubungkan satu perangkat dengan lainnya. Sayangnya, fitur ini absen pada Galaxy M20 karena mungkin sengaja dilakukan Samsung untuk menekan harga jualnya.

Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan Samsung Galaxy M20 yang harus kamu ketahui sebelum kamu upgrade handphone kamu ke generasi selanjutnya. Nah bagaimana, kamu tertarik untuk memiliki HP ini?

Sumber : https://merekbagus.co.id/

Berlaga di Olimpiade Fisika Eropa, Kontingen Indonesia Raih Lima Medali

Berlaga di Olimpiade Fisika Eropa, Kontingen Indonesia Raih Lima Medali

Berlaga di Olimpiade Fisika Eropa, Kontingen Indonesia Raih Lima Medali
Berlaga di Olimpiade Fisika Eropa, Kontingen Indonesia Raih Lima Medali

Kemendikbud — Kontingen Indonesia yang berkompetisi di ajang

Olimpiade Fisika Eropa Tahun 2019 atau European Physics Olympiad (EuPhO) berhasil mempersembahkan lima medali. Para pelajar Indonesia meraih satu medali emas, dua perak, dan dua perunggu di olimpiade yang digelar di Riga, Latvia.

Medali emas EuPhO 2019 diraih Ivander Jonathan M.W. dari SMA Mawar Sharon Christian School Surabaya Jawa Timur. Medali perak dipersembahkan oleh Nixon Widjaja (SMAK IPEKA Plus Tangerang Banten) dan Yuwanza Ramadhan (SMA Negeri 1 Depok Jawa Barat). Daffa Fathani Adila (SMA Negeri 8 Jakarta) dan Gusti Putu Surya Govinda Atmaja (SMA Kesatuan Bangsa Yogyakarta) meraih medali perunggu.

Tahun ini Indonesia tidak mengirimkan kontingen ke Olimpiade Fisika

Internasional atau IPhO, karena kegiatan tersebut digelar di Israel, dimana Indonesia tidak memiliki hubungan bilateral. Sebagai gantinya, Indonesia mengirimkan para siswa terbaiknya berlaga di EuPhO. Olimpiade Fisika di ibu kota Latvia ini berlangsung dari tanggal 31 Mei hingga 4 Juni 2019.

Acara EuPhO tahun ini diikuti oleh 35 negara dengan jumlah delegasi lebih dari 250 orang. Selain diikuti kontingen dari negara-negara Eropa, sebanyak tujuh negara luar Eropa turut berpartisipasi di ajang tersebut.

Soal-soal Fisika baik teori maupun eksperimen diujikan dalam olimpiade ini. Tahapan tes dilakukan dalam dua gelombang. Tes pertama adalah Fisika Eksperimen yang dilakukan pada hari Sabtu (1/6/2019) dan tes kedua adalah Fisika Teori pada hari Minggu. Masing-masing tes berlangsung selama lima jam di kampus Universitas Latvia.

Tim Olimpiade Fisika Indonesia kali ini dipimpin oleh SyamsuRosid dari

Universitas Indonesia. Tim juga didampingi oleh Bobby E Gunara dari Institut Teknologi Bandung, Rinto Anugraha dari Universitas Gajah Mada dan Junus Simangunsong dari Kemendikbud. Tim Olimpiade Fisika Indonesia tiba di tanah air Rabu 5 Juni 2019, dan disambut perwakilan dari Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas Kemendikbud.

 

Baca Juga :

 

 

Gerak Literasi di Papua Barat

Gerak Literasi di Papua Barat

Gerak Literasi di Papua Barat
Gerak Literasi di Papua Barat

Staf Ahli Mendikbud Bidang Hubungan Pusat dan Daerah, James Modouw, mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam memajukan pendidikan. Hal terebut disampaikannya dalam Gebyar Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2019 di Provinsi Papua Barat di Eks Kantor Gubernur Papua Barat, Manokwari, Jumat (26/4/2019). Salah satu organisasi yang menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan minat baca di Papua Barat adalah Noken Pustaka.

Noken Pustaka adalah pustaka bergerak yang telah empat tahun berdiri. Penggagasnya adalah Misbah Surbakti dibantu oleh 18 orang relawan inti pegiat baca. Misbah adalah seorang guru SMP di Manokwari yang menggagas Noken Pustaka berawal dari keprihatinan atas kesulitan anak didiknya mengerjakan soal ujian disebabkan ketiadaan buku.

“Saya terkesan ketika berkunjung di stan dari Gerakan Noken Pustaka. Ini adalah simbol gerakan masyarakat sebagai spririt bahwa pendidikan bukan urusan struktural saja tapi masif. Ini sebuah gerakan sosial yang patut kita hargai sehingga diharapkan semua orang diposisi apa saja, mengambil bagian untuk memberikan dukungan pendidikan,” kata James. Ia menekankan, pendidikan membutuhkan kerja keras semua lapisan masyarakat yang ditandai dengan penumbuhan minat baca.

Noken adalah salah satu alat angkut yang terbuat dari serat kayu, biasanya digunakan untuk menyimpan dan membawa hasil kebun ke pasar. Noken digunakan oleh Relawan Noken Pustaka sebagai tempat buku yang nantinya akan dibawa berkeliling dari kampung ke kampung. Biasanya satu noken berisi 20-30 buku.

Syafei, pengurus sekaligus relawan Noken Pustaka yang ikut berpartisipasi dalam Pameran Gebyar Hardiknas menceritakan, sejak 2015 hingga sekarang, Gerakan Noken Pustaka terus menyebar. Memilih pendekatan budaya, para relawan berhasil mengenalkan literasi kepada anak-anak, remaja, dan masyarakat di pelosok Manokwari.

Berkat kegigihan para relawan, laju literasi mulai menyebar ke Manokwari Timur dan Barat. Hal ini pula yang mendasari gagasan untuk menambah moda transportasi yang mempermudah para relawan menjangkau berbagai daerah. Jika sebelumnya mereka harus menempuh perjalanan hingga belasan bahkan puluhan kilometer dari Kota Manokwari, sejak tahun 2017 para relawan menggunakan kendaraan bermotor untuk mengantarkan bahan bacaan ke pelosok kabupaten. “Kami memanfaatkan berbagi macam moda, mulai dari kuda, sepeda, motor, motor roda tiga, dan perahu,” jelas Syafei.

Motor beroda tiga yang digunakan adalah pemberian Presiden Joko Widodo yang berharap penyebaran buku ke wilayah yang belum terjamah bisa berjalan lebih baik. Sementara Perahu Pustaka sepanjang 13 meter berhias ukiran adat Serui digunakan untuk menjangkau masyarakat di sekitar Teluk Sawah Ibu dan Teluk Doreri.

Buku-buku di Noken Pustaka berasal dari donasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan para pegiat baca. Sejak 2015, sudah ribuan buku yang diperoleh Noken Pustaka. Dari 218 distrik di Papua Barat, relawan Noken Pustaka di masing-masing distrik/kecamatan membuka 2-3 pondok baca atau Taman Bacaan Masyarakat (TBM). “Relawan kami bergerak hingga ke pemukiman transmigrasi yang jaraknya 90 kilometer dari pusat kota Manokwari,” ujarnya.

Ke depan, Syafei berharap, Kemendikbud memiliki mekanisme yang mempermudah jalur donasi buku ke Papua Barat. “Ada regulasi yang mengatur mekanisme pengiriman buku supaya tidak memberatkan dari sisi donatur, kurir maupun penerima donasi,” kata relawan yang sudah aktif di Noken Pustaka sejak 2015 itu.

Relawan lain yaitu Agus Mandowen berbagi pengalaman saat bergabung dengan Noken Pustaka. “Menjadi relawan tidak semua memaknainya dengan positif, tantangan justru datang dari keluarga yang berharap saya bekerja membantu perekonomian keluarga. Namun, aktivitas yang saya geluti ini bertentangan dengan itu,” ujarnya.

Agus bercerita, ketertarikannya terhadap literasi tumbuh ketika ia mendengarkan pidato seorang petinggi pemda di Papua Barat yang mengajak masyarakat bergerak bersama menumbuhkan minat baca. “Cukup saya yang bodoh, jangan sampai adik-adik di daerah. Kalau bukan sekarang kapan lagi. Kalau untuk bicara semua bisa bicara tapi siapa yang akan kerjakan itu,” ucapnya bersemangat.

Oleh karena itu, sebagai bentuk apresiasi dan penyemangat bagi para relawan, Pengurus Noken Pustaka menggelar kegiatan secara periodik. “Kita bikin event, kita datangkan narasumber setiap tahun kita datangkan ahli, materinya beragam mulai dari penulisan jurnalistik, menulis kreatif, industri kreatif, dan materi seputar taman baca,” tutur Syafei.

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Manokwari telah

mencanangkan Gerakan Indonesia Membaca (GIM) pada 22 September 2016 lalu. Kemendikbud menggagas kegiatan ini dalam rangka membantu seluruh kabupaten/kota di Indonesia aktif membaca. Salah satu praktiknya adalah setiap hari di sekolah formal, nonformal maupun di lingkungan keluarga meluangkan waktu 15 menit untuk membaca.

Berangkat dari semangat GIM, Noken Pustaka berkeliling ke sekolah di jam

istirahat. “Banyak sekolah yang minta kami datangi. Biasanya kami datang menggunakan sepeda motor. Di jam istirahat anak-anak dapat meminjam buku yang kami bawa,” ucap Syafei yang merintis kegiatan tersebut sejak 2017.

Dalam upaya mengembangkan Noken Pustaka, Syafei mengatakan,

pihaknya akan lebih aktif membuat konten baca dengan memanfaatkan teknologi informasi. Selain itu, relawan juga akan diberdayakan terlibat dalam industri kreatif yang profitnya bisa digunakan untuk Noken Pustaka maupun para relawan guna meningkatkan perekonomiannya. Target pasarnya adalah daerah objek wisata yaitu Raja Ampat. “Relawan akan dibekali keterampilan, pengemasan produk hingga strategi pemasarannya. Di sinilah peran pendidikan secara nyata dapat memberi arti dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat.

 

Sumber :

http://bengawan.uns.ac.id/jam-tangan-pengukur-tensi/

Kemendikbud Dorong Pemda Alokasikan Anggaran Pendidikan 20 Persen

Kemendikbud Dorong Pemda Alokasikan Anggaran Pendidikan 20 Persen

Kemendikbud Dorong Pemda Alokasikan Anggaran Pendidikan 20 Persen
Kemendikbud Dorong Pemda Alokasikan Anggaran Pendidikan 20 Persen

Batam, Kemendikbud — Staf Ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pembangunan Karakter, Arie Budhiman, mendorong pemerintah daerah agar tetap memperhatikan Neraca Pendidikan Daerah (NPD). Ia mengingatkan agar pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota bisa mengalokasikan minimal 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pendidikan. Hal itu diungkapkannya dalam kegiatan Gempita Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2019 di Lapangan Engku Putri, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (25/4/2019).

Arie menuturkan, jika dilihat dari alokasi transfer daerah, anggaran pendidikan di Provinsi Kepulauan Riau sudah mencapai 21 persen. Namun, jika dilihat dari APBD murni, anggaran pendidikannya belum mencapai 20 persen.

“Untuk di Kepulauan Riau NPD pada 2016 masih kecil, 9,6 persen. Kemudian 2017 naik jadi 13,9 persen dan turun lagi di 2018 jadi 13,64 persen,” kata Arie saat membuka Gempita Hardiknas 2019 di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Ia berharap semoga ke depannya Pemerintah Provinsi Kepri bisa mengalokasikan anggaran pendidikan minimal 20 persen dari APBD murni.

Dalam pembukaan Gempita Hardiknas 2019 itu hadir juga Wali Kota Batam,

Muhammad Rudi. Dalam sambutannya, Rudi meminta perhatian pemerintah pusat untuk memajukan pendidikan di wilayahnya, yang selama ini dikenal sebagai kota industri.

“Saya punya keinginan agar pendidikan menjadi lebih sempurna lagi di Batam. Karena itu, kami butuh bantuan pusat,” katanya.

Menanggapi permintaan tersebut, Staf Ahli Mendikbud Bidang Pembangunan Karakter, Arie Budhiman, berjanji akan menyampaikan aspirasi daerah kepada pemerintah pusat.

Kota Batam merupakan wilayah kepulauan yang meliputi Pulau Batam sebagai pulau terbesarnya, dan beberapa pulau kecil di sekitarnya. Karena kondisi geografis itulah, pendidikan di Kota Batam belum merata secara keseluruhan, salah satunya dalam pelaksanaan ujian nasional.

Sebanyak 30 dari 56 sekolah menengah pertama (SMP) negeri di Kota

Batam masih menempuh ujian nasional berbasis kertas dan pensil (UNKP). Hal itu terpaksa dilakukan karena minimnya sarana dan pra-sarana untuk melakukan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di pulau-pulau kecil sekitar Pulau Batam.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan mengatakan, tujuh hingga delapan SMP negeri yang terletak di luar Pulau Batam, sampai saat ini belum teraliri listrik. Di Kecamatan Galang salah satunya, listrik hanya berfungsi di malam hari. “Kalau listrik ini kita tarik untuk sekolah, jaringannya jelas bermasalah,” ujar Hendri.

Selain itu, ketersediaan laptop atau komputer dan jaringan internet juga

masih menjadi kendala bagi SMP negeri di Pulau Batam. Agar bisa melaksanakan UNBK, beberapa sekolah meminjam laptop dan komputer dari siswa dan komite sekolah.

Hendri menuturkan, jika tahun depan sarana dan pra-sarana masih belum memadai, ia meminta maklum dari pemerintah pusat untuk tetap menggelar UNKP, mengingat Kota Batam merupakan wilayah kepulauan. “Kita berharap bantuan sarana dan pra-sarana IT seperti komputer ini diperbanyak di daerah,” ujarnya. (Desliana Maulipaksi)

 

Sumber :

Makna Proklamasi Bagi Bangsa Indonesia

Mengenal Jaringan Komputer LAN

Mengenal Jaringan Komputer LAN

Mengenal Jaringan Komputer LAN

Pengertian Local Area Network

local-area-network

Local Area Network biasa disingkat LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s.
Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN.

Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot. Pada sebuah LAN, setiap node atau komputer mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda dengan konsep dump terminal. Setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada di LAN sesuai dengan hak akses yang telah diatur.Sumber daya tersebut dapat berupa data atau perangkat seperti printer. Pada LAN, seorang pengguna juga dapat berkomunikasi dengan pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang sesuai.

Karakterstik Local Area Network

Berbeda dengan Jaringan Area Luas atau Wide Area Network (WAN), maka LAN mempunyai karakteristik sebagai berikut :
1. Mempunyai pesat data yang lebih tinggi
2. Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit
3. Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi
Biasanya salah satu komputer di antara jaringan komputer itu akan digunakan menjadi server yang mengatur semua sistem di dalam jaringan tersebut.

Prinsip kerja Local Area Network Prinsip Kerja LAN

LAN dapat definisikan sebagai network atau jaringan sejumlah system komputer yang lokasinya terbatas didalam satu gedung, satu kompleks gedung atau suatu kampus dan tidak menggunakan media fasilitas komunikasi umum seperti telepon, melainkan pemilik dan pengelola media komunikasinya adalah pemilik LAN itu sendiri dari definisi diatas dapat kita ketahui bahwa sebuah LAN dibatasi oleh lokasi secara fisik. Adapun penggunaan LAN itu sendiri mengakibatkan semua komputer yang terhubung dalam jaringan dapat bertukar data atau dengan kata lain berhubungan. Kerjasama ini semakin berkembang dari hanya pertukaran data hingga penggunaan peralatan secara bersama. LAN yang umumnya menggunakan hub/switch, akan mengikuti prinsip kerja hub itu sendiri. Dalam hal ini adalah bahwa hub tidak memiliki pengetahuan tentang alamat tujuan sehingga penyampaian data secara broadcast, dan juga karena hub hanya memiliki satu domain collision sehingga bila salah satu port sibuk maka port-port yang lain harus menunggu. Itulah diantara kelebihan dan kekurangan jaringan LAN

Cara Membuat Jaringan LAN

Jaringan LAN merupakan jaringan komputer local yang digunakan untuk area terbatas seperti rumah ataupun sekolah. Jaringan LAN sangat mudah dibuat karena hanya membutuhkan beberapa peralatan dan setting pada komputer.
Kali ini saya akan memberikan artikel singkat ‘cara membuat lan sendiri’ pada windows 7.

Alat untuk membangun sebuah jaringan LAN

1. Router Router
adalah jantung pada sebuah jaringan. Router berfungsi untuk menghubungkan jaringan satu dengan jaringan lain. Dalam kasus ini, router menghubungkan jaringan internet dengan jaringan LAN.

2. Switch
Berbeda dengan router, switch berfungsi untuk menghubungkan masing-masing komputer pada sebuah jaringan LAN.

3. EthernetCard Ethernet card
adalah sebuah adapter untuk mencolokkan kabel ethernet sehingga komputer bisa tersambung menuju jaringan. Biasanya, pada komputer-komputer terbaru, kartu ini telah disematkan secara onboard sehingga anda tidak perlu untuk membeli lagi.

4. EthernetCable
Yaitu kabel yang digunakan untuk menghubungkan komputer ke router atau bisa juga komputer satu dengan komputer lain. Ujung pada kabel ini diberi sebuah konektor yang disebut RJ-45. RJ-45 memiliki 2 settingan, yaitu straight dan cross. Straight digunakan untuk menghubungkan komputer ke router sedangkan cross digunakan untuk menyambungkan komputer langsung dengan komputer.

5. Modem
Jika anda ingin menghubungkan jaringan anda ke internet, maka anda juga harus membeli sebuah modem. Jika anda tidak membeli sebuah modem, maka komputer anda hanya bisa berkomunikasi dengan komputer lain yang terdapat pada jaringan LAN tersebut.

6. Peralatan lain
Crimping tool, LAN tester, gunting, multimeter. Crimping tool digunakan untuk menyambungkan RJ-45 dengan kabel ethernet. LAN tester digunakan untuk testing kabel LAN telah berfungsi atau tidak.

Sebagai alternatif untuk mempercepat ataupun mempermudah pekerjaan anda, anda bisa meminta tolong kepada penjual kabel ehternet misalnya untuk sekaligus memasangkan RJ- 45 sehingga anda tinggal memasangkan kabel-kabel tersebut menuju router dan komputer.Sebelum menyiapkan peralatan di atas. sangat disarankan anda melakukan perencanaan terlebih dahulu, yaitu meliputi jumlah komputer, luas area, dengan begitu anda bisa membuat rancangan kabel yang efektif sehingga bisa menghemat biaya yang dibutuhkan. anda bia menggunakan software seperti paint untuk membuat rancangan penataan jaringan LAN anda. Setelah itu, barulah anda beli perlengkapan yang diperlukan dan pasangkan perlatan-peralatan di atas .

Artikel terkait :