Kartika Nuswantara, Dosen ITS yang Jadi Diplomat Bahasa di India (2)

Kartika Nuswantara, Dosen ITS yang Jadi Diplomat Bahasa di India (2)

Kartika Nuswantara, Dosen ITS yang Jadi Diplomat Bahasa di India (2)
Kartika Nuswantara, Dosen ITS yang Jadi Diplomat Bahasa di India (2)

Lewat program SAME (Scheme for Academic Mobility and Exchange) BIPA (Bahasa Indonesia Penutur Asing), Kartika Nuswantara, dosen Insitut Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) berkesempatan mengajar sekitar 100 siswa di Kalinga Institute of Social Sciences, Bhubaneswar, Odhisa. Berikut kisahnya yang dipaparkan dengan gaya bertutur.

Program BIPA di Odisha ini menjadi sangat istimewa karena siswa-siswa di sekolah ini memiliki kesempatan untuk menguasai beberapa bahasa. Pada awal memulai pembelajaran di sekolah ini, mereka hanya mampu berbahasa Ibu dan memiliki pengetahuan yang sangat terbatas.
Kartika Nuswantara
HASILNYA: Siswa Kartika menunjukkan hasil belajar mereka. (Kartika Nuswantara for JawaPos.com)

Sehingga pada tahun pertama hingga tahun kedua, siswa masih harus belajar bahasa regional yaitu bahasa Odia, bahasa regional Odisha.

Pada tahun berikutnya, mereka mulai diperkenalkan dengan bahasa India sebagai bahasa nasional dan bahasa pengantar pembelajaran didalam kelas yaitu ketika pada kelas tiga dan empat. Pada saat bersamaan, kosakata bahasa Inggris mulai diperkenalkan.

Sedangkan pada saat kelas lima, siswa yang telah siap untuk menerima bahasa baru diperbolehkan untuk belajar bahasa Indonesia. Kondisi yang menarik yaitu keterbatasan kosa kata bahasa Inggris yang mereka digunakan sebagai bahasa perantara.

Saya memulai mengajarkan bahasa Indonesia dengan jumlah siswa sebanyak 50 orang. Kelas besar menjadi kendala tersendiri pada awal mengajar.

Akan tetapi semangat dan rasa ingin tahu yang besar dari anak-anak menjadi penyemangat bagi saya untuk memulai memperkenalkan dan mengajarkan Bahasa Indonesia kepada mereka.

Sebagai pengajar dan pegiat BIPA yang aktif di organisasi, APPBIPA Jawa Timur, kesempatan ini tidak akan saya sia-siakan karena pengalaman ini dapat dimanfaatkan sebagai pengembangan sumber pustaka untuk mengembangkan metode pembelajaran BIPA bagi anak-anak yang selama ini masih belum banyak yang memulai menggarap.

Saya memanfaatkan keterampilan mereka yang pandai menggambar dan ahli dalam membuat kerajinan tangan (prakarya). Pelibatan partisipasi mereka untuk menciptakan media dalam mengembangkan pembelajaran di kelas, dengan mengajak mereka menggambar kemudian mengenalkan dan membantunya menuliskan nama obyek gambar tersebut dalam bahasa Indonesia.

Mereka mengenal nama buah, warna, nama binatang, jenis transportasi, serta mengenal nama alam dari obyek yang digambarnya.

Selain itu, dari topeng hasil karya mereka, saya mengenalkan kata sifat

yang tergambar melalui karakter topeng yang mereka buat.

Pembelajaran menjadi sangat menyenangkan dan mudah dipahami karena dilakukan sesuai dengan minat anak-anak, sehingga mereka senang serta antusias untuk belajar bahasa Indonesia.

Kebanyakan anak-anak India sangat menyukai lagu dan tari, sehingga dua hal ini yang saya cermati sebagai aset untuk memulai mengajarkan kata dalam kalimat.

Lagu-lagu anak yang tidak lagi populer di kalangan anak Indonesia,

sekarang menjadi media yang menyenangkan bagi mereka. Anak-anak telah pandai menyanyikan lagu Bangun Tidur, Lihat Kebunku, Pelangi-pelangi, Naik Delman, dan masih banyak lagu-lagu lain yang saya manfaatkan

Aktifitas lain selain menyanyi, yaitu permainan seperti sapu tangan dikipaskan menjadikan pembelajaran bahasa Indonesia semakin menarik dan interaktif tidak hanya terpaku pada aktifitas di dalam kelas.

Kesempatan lain yang tak kalah membanggakan yaitu ketika saya

berkesempatan memberikan kuliah umum pada mahasiswa di tingkat Sarjana dan Pasca Sarjana.

Saya mempresentasikan hal-hal yang berkaitan dengan bahasa dan budaya bangsa Indonesia, serta menceritakan secara historis keterdekatan negara Indonesia dan India. (*)

 

Baca Juga :

Mendikbud: 2018 Perluas Akses, Tingkatkan Mutu Pendidikan

Mendikbud: 2018 Perluas Akses, Tingkatkan Mutu Pendidikan

Mendikbud 2018 Perluas Akses, Tingkatkan Mutu Pendidikan
Mendikbud 2018 Perluas Akses, Tingkatkan Mutu Pendidikan

Dalam perencanaan kerja tahun 2018, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan memprioritaskan beberapa hal yang diamanahkan dalam Nawacita. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan mutu dan memperluas akses pendidikan.

Program yang diprioritaskan adalah Program Indonesia Pintar (PIP), Revitalisasi Pendidikan Kejuruan, dan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), serta peningkatan Ujian Nasional (UN).

PIP tahun ini, diperluas target penerimanya dengan memperluas penerima manfaat. Menjangkau anak-anak yatim piatu dan anak-anak yang tinggal di panti asuhan serta dididik non-formal.

“Terobosan terbaru Kartu Indonesia Pintar (KIP) diberikan dalam bentuk

Simpanan Pelajar dilengkapi kartu ATM. Dengan ini, Kemendikbud terus mendorong transaksi non-tunai,” jelas Mendikbud, Muhadjir Effendy, Selasa (19/12).

Berdasarkan data (11/11), pemerintah menyalurkan KIP pada jenjang SD sebanyak 7.778.963 anak, SMP sebanyak 3.244.134 anak, SMA sebanyak 1.037.351 anak dan SMK sebanyak 1.436.186 anak.

Pada program Revitalisasi Pendidikan Kejuruan dan Keterampilan yang bertujuan untuk kemandirian bangsa, revitalisasi dilakukan sesuai kebutuhan industri. Untuk mewujudkan hal itu sebanyak 12.750 guru dilatih menjadi guru produktif dan merekrut 15.000 guru Program Keahlian Ganda.

Kemendikbud juga telah lakukan kerjasama dengan 8

kementerian/lembaga, dan 16 dunia usaha dan dunia industri. Selanjutnya, sebanyak 3.574 industri telah bekerja sama dengan SMK.

Prioritas selanjutnya, PPK yang menjadi gerakan pemerintah dengan melibatkan dan kerjasama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Kemendikbud menyelaraskan beban kerja guru dengan beban kerja PNS 40 jam per minggu.

Terkait pelaksanaan UN, tahun ini UN Berbasis Komputer (UNBK)

diselenggarakan pada 33.448 sekolah dengan peserta 49 perden dari total peserta UN. 4,7 peserta diantaranya bergabung dengan sekolah lain.

Adapun pelaksanaan tahun ini juga, 70 persen daerah mendapatkan nilai Indeks Integritas Ujian Nasional (IIUN) tinggi. Untuk pelaksanaan UN dalam pendidikan kesetaraan paket B dan C diselenggarakan dua gelombang.

“Pelaksanaan UN tahun ini kita memperkenalkan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Dengan adanya USBN, guru-guru dilatih dan diberikan tugas menyusun soalnya,” tutur Mendikbud.

 

Sumber :

https://mammoth.co.id/kata-sifat/

Buku SD Kontroversial, Yudhistira Kecolongan Hal Ini

Buku SD Kontroversial, Yudhistira Kecolongan Hal Ini

Buku SD Kontroversial, Yudhistira Kecolongan Hal Ini
Buku SD Kontroversial, Yudhistira Kecolongan Hal Ini

Pihak penerbit Yudhistira buka suara mengenai kontroversi buku pelajaran

IPS kelas 6 SD. Melalui Wakil Kepala Penerbitan Yudhistira, Jaja Subagja mengemukakan hal yang menjadi pokok permasalahan sehingga buku tersebut memuat kesalahan fatal.

Jaja mengakui pihaknya mengambil sumber buku tersebut dari internet. “Kemarin itu kami cek ulang ternyata kami ambil dari internet. Ada World Population Site di 2010 kalau tidak salah meskipun sekrang itu sudah berubah lagi setelah di cek,” ungkap Jaja di Kantor KPAI, Jakarta Pusat, Senin (18/12).

Yudhistira menerbitkan buku IPS tersebut semenjak 2010. Fakta ini baru

terbongkar akhir-akhir ini, sehingga banyak yang menyayangkan langkah Yudhistira dalam mencari sumber. Hal ini diketahui tidaklah lazim, karena sumber harus dipastikan terlebih dahulu kebenarannya.

“Sekarang ini kurikulum baru 2013 Pemerintah memang tidak menyarankan penerbit mengambil data dari internet yg tidak jelas kecuali yg resmi misalanya web resmi kementerian,” tutur Jaja.

Jaja pun menjelaskan hal ini baru terungkap sekarang, dan sebelumnya

belum ada yang melaporkan mengenai buku tersebut. “Sebetulnya karena ini kan di dalam teks tabel kecil bukan di utamanya mungkin orang orang tidak terlalu memperhatikan. Barangkali ya,” tutupnya.

KPAI menyatakan Yudhistira akan menarik buku, dan dalam prosesnya sebagian sudah ditarik . Untuk yang masih ada kegiatan proses belajar mengajar. Yudhistira akan memberikan penawaran apakah mau diganti dengan yang baru atau disisipkan perbaikan dalam buku.

 

Sumber :

http://www.rumahtanahdijual.com/usaha-menghadapi-tantangan-pendidikan-di-era-global/

Sebutkan proses migrasi

Sebutkan proses migrasi

Sebutkan proses migrasi
Sebutkan proses migrasi

Sebutkan proses migrasi

Dengan adanya wilayah yang memiliki suatu nilai lebih maka banyak orang/ penduduk pun yang akan pergi ke wilayah itu dikarenakan di wilayah ia tinggal sudah tidak ada lagi nilai lebihnya untuk berkelangsungan hidupnya

Proses migrasi pun punya cara yaitu:

• Proses migrasi ia menetap di suatu wilayah
• Proses migrasi hanya sementara diwilayah itu sewaktu-waktu ia dapat kembali lagi ke wilayah tempat asalnya
• Hanya sekedar berlibur diwilayah itu

Proses keberangkatan migrasi

bisa dilakukan dengan cara-cara tertentu misalkan kalau imigran hanya satu orang bisa melakukannya dengan naik sepeda motor, kalau imigran dengan banyak orang satu keluarga maka bisa melakukannya dengan naik kendaraan roda empat atau juga naik kapal laut itulah yang biasa dilakukan imigaran dalam melakukan migarasi di Negara Indonesia.

Tahun pun makin lama makin berlaju

dan proses imigrasi pun menjadi sangat lebih pesat dan perubahan yang terjadi dari mulai tahun yang lalu higga tahu ini sangatlah banyak, pada tahun ini tercatat banyak sekali imigran illegal/gelap yang tidak mendaftarkan dirinya pada sensus penduduk pada kota asalnya balia semua itu terjadi begitu saja tanpa adanya rasa kesadaran maka makin lama akan terjadi kepadatan penduduk akan teradi dan susah menanganinya dikarenakan susahnya mendata para imigran.

Sumber : https://miralaonline.net/sejarah-bahasa-ngapak/

faktor demografi yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk

faktor demografi yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk

faktor demografi yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk
faktor demografi yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk

Sebutkan faktor-faktor demografi yang mempanagaruhi pertumbuhan penduduk

Demografi adalah

suatu bentuk atau penjelasan tentang angka kependudukan di satu Negara yang biasa nilainya tersebut di nilai dari angka kematian, perkawinan, dan migrasi akan tetapi semua itu tidak akan selamanya tetapi dikarenakan berubahnya zaman ke zaman yang dapat merubah angka kependudukan di suatu Negara


Tiga unsur yang menjadi para ilmuan

dalam menyelediki demografi adalah kematian, kelahiran, dan dan juga imigrasi semua itu memang terjadi dikarenakan adanya perkembangan tekhnologi, dan juga dalam mata pencairan uang karena biasa para imigran datang ke kota untuk menjadi nasib agar bisa mendapat pekerjaan yang baik di kota tetapi semua itu belum tentu juga karena dikota padat sekali

manusia dan sudah penuhnya lahan pekerjaan

• Kelahiran apabila kelahiran bisa cepat dikarenakan tekhnologi kesehatan kelahiran bisa cepat dikarenakan tekhnologi kesehatan maka otomatis kenaikan penduduk pun bisa melonjak drastis karena bertumbuhnya angka kelahiran

Kematian apabila kematian bertambah

maka angka kependudukan pun akan berkurang akan tetapi bila angka kematian menurun maka akan menambah juga kependudukan dikarenakan angka kelahiran melonjak drastis

• Imigrasi apabila setiap penduduk pindah ke kota dan mereka menjadikan ktp menjadi dua maka akan sulit apabila di data tidak akan terpenuhi akan sulit mendata penduduk dengan data pasti

Sumber : https://miralaonline.net/materi-kimia-inti/

Sastra Religi di Tangan Hanum & Feby: Out of The Box vs Antimainstream

Sastra Religi di Tangan Hanum & Feby: Out of The Box vs Antimainstream

Sastra Religi di Tangan Hanum & Feby Out of The Box vs Antimainstream
Sastra Religi di Tangan Hanum & Feby Out of The Box vs Antimainstream

Aktivis asal India Kailash Satyarthi pernah menulis bahwa tidak ada ruas dalam masyarakat yang bisa menyaingi kekuatan, antusiasme, dan keteguhan hati para pemuda. Satyarthi benar. Karena itulah semangat Sumpah Pemuda seharusnya terus mengilhami Indonesia.

Pads edisi khusus Sumpah Pemuda 2018 hari ini, Jawa Pos mengangkat beberapa cerita tentang para pemuda yang berada dalam gelanggang yang sama, tetapi kebetulan memiliki pandangan, sisi, dan keberpihakan yang berbeda. Walau begitu, mereka sepakat bahwa bangsa InI adalah yang utama. Para pemuda ini mungkin bisa menjadi inspirasi. Bahwa kita bisa saja berbeda, tetapi tetap satu jua. Indonesia! Artikel kedua, dari Hanum Rais dan Feby Indriani.
Sastra Religi di Tangan Hanum & Feby: Out of The Box vs Antimainstream
Tahun depan, Hanum Rais akan menerbitkan lagi novel bertema religi dan traveling. Soal penaklukkan andalusia (GUSLAN GUMILANG/JAWA POS)

Hanum Rais dan Feby Indirani sama-sama menulis dengan menggunakan pendekatan agama. Namun, dengan gaya yang sangat berbeda. Nyaris bertolak belakang. Bagaimana mereka mengapresiasi satu sama lain?

HANUM Salsabila Rais ingat betul proses kreatif yang dilalui ketika menulis novel pertamanya, 99 Cahaya di Langit Eropa, lebih dari tujuh tahun silam. Sempat terjadi diskusi panjang dengan sang suami, Rangga Almahendra. Soal tema tulisan.

’’Ketika itu sedang booming tulisan tentang traveling. Juga, novel roman religi. Tapi, kami ingin yang berbeda,’’ kenang Hanum ketika ditemui di Kaktus Coffee, Jogjakarta, Senin (22/10). Hanum dan Rangga lalu memutuskan membuat novel yang menurut mereka berbeda dengan yang sudah ada. Out of the box. ’’Kami memilih tema traveling. Tapi, yang berkaitan dengan peradaban Islam,’’ jelas dia.

Novel tersebut kemudian menjadi best seller. Bagi Hanum, menulis novel itu mudah. Risetnya yang rumit. Dan, memang di situlah tantangannya. Setelah 99 Cahaya di Langit Eropa, lalu beruntun dia menerbitkan buku-buku lain. Di antaranya, Berjalan di Atas Cahaya (2013), Bulan Terbelah di Langit Amerika (2015), hingga Faith and the City (2016). 
 Menurut Hanum, selama ini belum banyak penulis muda Indonesia yang berani berbeda atau keluar dari tren. ’’Misalnya, lagi tren komedi, semuanya menulis komedi,’’ ungkap anak kedua mantan Ketua MPR Amien Rais itu.

Nah, salah seorang yang berani menulis di luar tren itu adalah Feby

Indirani. Meski sama-sama berlatar religi, Feby menulis dengan gaya yang jenaka. Nakal. Satire. Dia menawarkan perspektif yang berbeda tentang bagaimana relasi antaragama dan antarmanusia dibangun. Judul-judulnya menggelitik. Misalnya, cerpen Baby Ingin Masuk Islam. Atau, kumpulan cerita bertajuk Bukan Perawan Maria.

Hanum, meski tidak mengenal Feby secara personal, memuji keberanian penulis kelahiran Jakarta itu bergerak di jalur anti-mainstream. Menurut dia, buku-buku seperti itu high risk high return. ’’Yang seperti itu bisa membuat orang tidak suka sekali atau malah senang sekali,’’ kata Hanum. Hal tersebut diakui juga oleh Feby.

Dia mendapat banyak cercaan, terutama di media sosial, ketika kumpulan

cerpennya itu dirilis tahun lalu. Namun, perempuan yang kini menempuh program master di Digital Media, Cultural, and Education University College London (UCL) tersebut bergeming. ’’Saya masih meyakini sastra adalah medium yang efektif untuk menumbuhkan empati. Sastra bisa mengungkapkan kebenaran yang mungkin sulit diterima sebagai fakta,’’ tulis Feby dalam surelnya kepada Jawa Pos.

Sayangnya, karya bertema Islam sejauh ini di Indonesia, menurut Feby,

masih ’’seragam’’. Kebanyakan hanya menunjukkan satu sudut pandang Islam dengan mempromosikan pemikiran, gaya hidup, dan cara bertutur yang homogen. Karena itu, karya Hanum, menurut dia, cukup menyegarkan. Feby bilang, buku-buku Hanum membuka wawasan soal warisan budaya Islam yang sangat penting buat peradaban dunia. ’’Karya Hanum melihat bagaimana seorang muslim wajib meluaskan wawasan dan menuntut ilmu setinggi-tingginya. Meski berada di negara yang bukan mayoritas muslim,’’ tutur penulis yang sudah menghasilkan 17 karya fiksi dan nonfiksi tersebut.

 

Baca Juga :

 

 

Dalam 1,5 Tahun, Merger PTS Diharap Bisa Kurangi 1.000 Kampus Swasta

Dalam 1,5 Tahun, Merger PTS Diharap Bisa Kurangi 1.000 Kampus Swasta

Dalam 1,5 Tahun, Merger PTS Diharap Bisa Kurangi 1.000 Kampus Swasta
Dalam 1,5 Tahun, Merger PTS Diharap Bisa Kurangi 1.000 Kampus Swasta

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) berencana untuk melakukan program merger atau penggabungan Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Namun, hal itu dinilai membutuhkan pemetaan yang jelas supaya efektif.

Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Pandu Baghaskoro mengatakan, menggabungan ribuan PTS dengan badan hukum, keunggulan, dan wilayah yang berbeda tentu tidak mudah. Pemetaan hendaknya bisa dijadikan acuan supaya target merger PTS bisa terpenuhi.

Pemetaan yang dimaksud berupa informasi lengkap, di antaranya mengenai badan hukum, wilayah, program studi termasuk yang menjadi unggulan, serta jumlah mahasiswa.

“Merger PTS diharapkan mampu meningkatkan kualitas PTS yang ada di Indonesia. Misalnya saja kampus biasanya memiliki program studi yang diunggulkan. Dengan adanya penggabungan, PTS bisa memaksimalkan keunggulan tersebut dan menambah keunggulan di program studi lainnya. Dengan begini kualitas PTS juga meningkat pelan-pelan,” ujar Pandu melalui keterangan tertulis, Rabu (24/10).

Dia menjelaskan, meningkatkan kualitas PTS juga dapat dilakukan dengan merumuskan sistem pendaftaran dan seleksi masuk yang berstandar nasional untuk PTS yang ada. Dengan adanya sistem pendaftaran dan seleksi masuk yang berstandar nasional, diharapkan mutu mahasiswa juga akan meningkat. Selain itu, merger PTS juga baik untuk efisiensi biaya operasional.

Di samping itu, pemerintah harus memastikan wacana merger ini dapat

diterima dan dilaksanakan oleh PTS yang ada di Indonesia. Pemerintah harus mampu memberikan skema penggabungan yang bisa mengakomodir kepentingan PTS yang digabungkan.

“Permasalahannya apakah ide merger ini bakal diterima dengan baik dari PTS-PTS tersebut? Kalau dilihat dari angka 300 PTS yang sudah mengajukan merger ke Kemenristekdikti, saya rasa animonya cukup baik,” tuturnya.

Menurutnya, pemerintah mampu melakukan pengurangan PTS dengan signifikan hingga akhir 2019. “Pemerintah masih punya waktu sekitar 1,5 tahun sampai akhir 2019 untuk mengurangi hingga 1.000 PTS, dan saya rasa angka ini masih realistis untuk dicapai,” tegas dia.

Pandu menambahkan, ada baiknya pemerintah mengakomodir merger ini

dengan cara memberikan rekomendasi kepada PTS yang berpotensi untuk digabungkan. Pemerintah bisa melihat dari hasil akreditasi PTS tersebut sebagai bahan pertimbangan.

Pemerintah juga dapat memberikan insentif untuk mendorong PTS mau melakukan merger. Insentif yang diberikan dapat berupa pemberian laboratorium praktik atau fasilitas-fasilitas penunjang kegiatan akademik lainnya.

“Jadi di sini tantangannya bagi pemerintah, bagaimana pemerintah bisa

mengubah cara pandang PTS untuk bisa melihat potensi keuntungan bisnis dari upaya merger yang dilakukan. Hal ini tentu tidak mudah dan membutuhkan proses. Lalu mungkin juga akan ada hal lain yang harus diperhatikan, setelah merger tentu diperlukan relokasi,” jelasnya.

Adapun berdasarkan data dari Kemenristekdikti, terdapat 4.550 universitas hingga akhir 2017, terdiri dari 4.153 PTS dan 397 PTN. Sasaran dari program merger PTS adalah sebanyak 3.128 PTS yang akan dirampingkan menjadi 2.128 PTS pada 2019.

 

Sumber :

https://symbiantweet.com/aliran-sastra/

Kampus Runtuh Akibat Bencana, 1.680 Mahasiswa Untad ‘Sit In’ di Unhas

Kampus Runtuh Akibat Bencana, 1.680 Mahasiswa Untad ‘Sit In’ di Unhas

Kampus Runtuh Akibat Bencana, 1.680 Mahasiswa Untad ‘Sit In’ di Unhas
Kampus Runtuh Akibat Bencana, 1.680 Mahasiswa Untad ‘Sit In’ di Unhas

Sebanyak 1.680 mahasiswa Universitas Tadulako (Untad), Palu, Sulawesi Tengah tercatat dalam pendataan mahasiswa ‘sit in’ atau kuliah sementara. Mereka ditempatkan di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Sulawesi Selatan.

Rektor Unhas Prof. Dwia Aries Tina Pulubuhu mengajak mahasiswa Untad untuk tetap semangat, menjalani perkuliahan di perguruan tinggi. Sebab, musibah yang menimpa wilayah Palu, Donggala dan sekitarnya, memiliki hikmah tersendiri.

“Ruang kelas boleh runtuh, tetapi semangat belajar tetap utuh,” ujarnya dalam kegiatan
penerimaan mahasiswa sit in di Unhas, Jumat (19/10) lalu.

Dia mengatakan, pembukaan mahasiswa sit in ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan Unhas kepada sesama anak bangsa yang ditimpa musibah. Terutama untuk terus mengemban misi pendidikan dan pengajaran kepada generasi muda bangsa.

“Ketika salah satu bagian dari masyarakat kita tertimpa musibah, maka kita bersama-sama,
bahu-membahu ikut membantu. Terlebih lagi dalam proses menyiapkan kader-kader muda kita yang kelak menjadi pemimpin-pemimpin bangsa,” tuturnya.

Nantinya, semasa kuliah sementara di Unhas, mahasiswa sit in dapat

mengakses seluruh
fasilitas yang tersedia di Unhas. Bahkan, mereka diperbolehkan bergabung di 34 Unit
Kegiatan mahasiswa (UKM) yang ada di Unhas.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa Untad bukanlah sebagai tamu Unhas, tetapi sebagai saudara tua. Sebab, Untad adalah cabang perguruan tinggi yang dibuka Unhas di Palu. Sehingga, antara Unhas dan Untad sangat dekat.

“Dulu kita adalah satu. Karena Tadulako adalah cabang dari Unhas. Bahkan

kita menempatkan
rektor yang pertama itu adalah guru besar dari Universitas Hasanuddin,” kata Dwia.

Adapun 1.680 mahasiswa Untad yang mendaftar sit in di Unhas tersebar di sejumlah fakultas.

Rinciannya 363 orang di Fakultas Teknik, 23 orang Fakultas Peternakan,

140 orang Fakultas Pertanian, 98 orang Fakultas MPA, 108 orang Fakultas Kesehatan Masyarakat, 107 orang Fakultas Kehutanan, 107 orang Fakultas Kedokteran, 109 orang Fakultas ISIPOL, 13 orang Fakultas Kelautan dan Perikanan, 240 orang Fakultas Hukum, 176 orang Fakultas Farmasi, dan 196 orang Fakultas Ekonomi.

 

Sumber :

https://weareglory.com/jenis-paragraf/

Web Developers Job Description

Web Developers Job Description

Web Developers Job Description
Web Developers Job Description

Mendesain, membangun, atau memelihara situs web

menggunakan authoring atau bahasa scripting, alat penciptaan konten, alat manajemen, dan media digital.

  • Melakukan atau update situs web langsung.
  • Menulis, desain, atau mengedit konten halaman web, atau yang lain langsung memproduksi konten.
  • Berunding dengan tim manajemen atau pengembangan untuk memprioritaskan kebutuhan, menyelesaikan konflik, mengembangkan kriteria konten, atau memilih solusi.
  • Back-up file dari situs web untuk direktori lokal untuk pemulihan instan dalam kasus masalah.
  • Mengidentifikasi masalah yang ditemukan oleh umpan balik pengujian atau pelanggan, dan memperbaiki masalah masalah atau merujuk pada personalia yang tepat untuk koreksi.
  • Evaluasi kode untuk memastikan bahwa itu adalah sah, benar terstruktur, memenuhi standar industri dan kompatibel dengan browser, perangkat, atau sistem operasi.
  • Menjaga pemahaman teknologi web saat ini atau praktek pemrograman melalui melanjutkan pendidikan, membaca, atau partisipasi dalam konferensi profesional, workshop, atau kelompok.
  •  Menganalisis kebutuhan pengguna untuk menentukan persyaratan teknis.
  • Mengembangkan atau memvalidasi tes routine dan jadwal untuk memastikan bahwa uji kasus meniru antarmuka eksternal dan alamat semua jenis browser dan perangkat.

IT Project Managers Job Descriptions:

 

  • Mengembangkan dan mengelola work breakdown structure (WBS) proyek teknologi informasi.
  • Mengembangkan atau memperbarui rencana proyek untuk proyek-proyek teknologi informasi termasuk informasi seperti tujuan proyek, teknologi, sistem, spesifikasi informasi, jadwal, dana, dan staf.
  • Mengelola pelaksanaan proyek untuk memastikan kepatuhan terhadap anggaran, jadwal, dan ruang lingkup.
  • Menyiapkan laporan status proyek dengan mengumpulkan, menganalisis, dan meringkas informasi dan tren.
  • Menetapkan tugas, tanggung jawab, dan rentang kewenangan kepada personil proyek.
  • Mengkoordinasikan rekrutmen atau pemilihan personil proyek.
  • Mengembangkan dan mengelola anggaran tahunan untuk proyek-proyek teknologi informasi.
  • Mengembangkan rencana pelaksanaan yang mencakup analisis seperti biaya-manfaat atau laba atas investasi.
  • Secara langsung atau mengkoordinasikan kegiatan personil proyek.
  • Menetapkan dan melaksanakan rencana komunikasi proyek.

Computer  Systems Engineers Job Descriptions:

  • Berkomunikasi dengan staf atau klien untuk memahami persyaratan sistem tertentu.
  • Memberikan saran pada biaya proyek, konsep desain, atau perubahan desain.
  • Dokumen desain spesifikasi, petunjuk instalasi, dan sistem informasi terkait lainnya.
  • Verifikasi stabilitas, interoperabilitas, portabilitas, keamanan, atau skalabilitas arsitektur sistem.
  • Berkolaborasi dengan engineer atau pengembang perangkat lunak untuk memilih solusi desain yang tepat atau memastikan kompatibilitas komponen sistem.
  • Mengevaluasi teknologi yang muncul saat ini untuk mempertimbangkan faktor-faktor seperti biaya, portabilitas, kompatibilitas, atau kegunaan.

Memberikan bimbingan teknis atau dukungan

Untuk pembangunan atau tips sistem. Mengidentifikasi sistem data, perangkat keras, atau komponen perangkat lunak yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pengguna.

Memberikan pedoman untuk menerapkan sistem yang aman untuk pelanggan atau tim instalasi.

Memonitor operasi system untuk mendeteksi masalah potensial.

Sumber : http://obatdietsehat.net/trik-mendidik-anak-keras-kepala-dan-suka-melawan/

Kontrak Kerja Adalah

Kontrak Kerja Adalah

Kontrak Kerja Adalah
Kontrak Kerja Adalah

Definisi kontrak kerja adalah

suatu bentuk perjanjian kerja antara karyawan dan perusahaan.

Adapun isi kontrak kerja yaitu, hak dan kewajiban karyawan dan perusahaan selama terikat hubungan kerja, yang ditandai dengan penandatanganan kontrak kerja tersebut oleh pimpinan perusahaan dan karyawan.

Terdapat 3 sistem kontrak kerja, yaitu:

  1. Perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT), karyawannya biasa disebut dengan karyawan kontrak. Lamanya kontrak 3 bulan, 6 bulan, atau 1 tahun. Masa kontrak bisa diperpanjang dengan maksimal 2 tahun.
  2. Perjanjian kerja waktu tidak tertentu (PKWTT), karyawan dengan kontrak ini disebut dengan karyawan permanent (tetap). Perjanjian kerja yang dibuat bersifat tetap. Pada kontrak kerja ini, karyawan bisa langsung menjadi tetap/permanent atau melalui masa percobaan kerja (probation) untuk paling lama 3 (tiga) bulan. Setelah lulus masa percobaan, karyawan tersebut baru bisa menjadi karyawan tetap.
  3. Untuk kontrak kerja melalui outsourcing, anda akan mengikuti hak dan kewajiban perusahaan outsorcing, walaupun nantinya anda akan disalurkan ke perusahaan yang menjadi klien perusahaan outsourcing, sehingga perjanjian yang dibuat adalah perjanjian tidak langsung dengan tempat anda ditugaskan untuk bekerja. Sedangkan untuk kontrak kerja langsung dengan perusahaan, anda mengikuti hak dan kewajiban perusahaan tersebut.
  1. Prosedur Pengadaan

Prosedur pengadaan terdiri dari prosedur pengadaan tenaga kerja dan prosedur pengadaan barang dan jasa.

Prosedur Pengadaan Tenaga Kerja

Prosedur pengadaan tenaga kerja terdiri dari:

  1. Perencanaan Tenaga Kerja

Perencanaan tenaga kerja adalah penentuan kuantitas dan kualitas tenaga kerja yang dibutuhkan dan cara memenuhinya. Penentuan kuantitas dapat dilakukan dengan dua cara yaitu, time motion study dan peramalan tenaga kerja. Sedangkan penentuan kualitas dapat dilakukan dengan Job Analysis. Job Analysis terbagi menjadi 2, yaitu Job Description dan Job Specification/Job Requirement. Tujuan Job Analysis bagi perusahaan yang sudah lama berdiri, yaitu untuk reorganisasi, penggantian pegawai, dan penerimaan pegawai baru.

  1. Penarikan Tenaga Kerja

Penarikan tenaga kerja diperoleh dari 2 sumber, yaitu sumber internal dan sumber eksternal.

Sumber internal yaitu menarik tenaga kerja baru dari rekomendasi karyawan lama dan nepotisme, berdasarkan sistem kekeluargaan, misalnya mempekerjakan anak, adik, dan sebagainya. Keuntungan menarik tenaga kerja dari sumber internal yaitu lowongan cepat terisi, tenaga kerja cepat menyesuaikan diri, dan semangat kerja meningkat. Namun, kekurangannya adalah menghambat masuknya gagasan baru, terjadi konflik bila salah penempatan jabatan, karakter lama terbawa terus, dan promosi yang salah mempengaruhi efisiensi dan efektifitas. Tujuan menarik tenaga kerja dari sumber internal adalah untuk meningkatkan semangat, menjaga kesetiaan, memberi motivasi, dan memberi penghargaan atas prestasi.

Sumber eksternal yaitu menarik tenaga kerja baru dari lembaga tenaga kerja, lembaga pendidikan, ataupun dari advertising, yaitu media cetak dan internet. Keuntungan menarik tenaga kerja dari sumber eksternal adalah dapat meminimaslisasi kesalahan penempatan jabatan, lebih berkualitas dan memperoleh ide baru/segar. Namun kekurangannya adalah membutuhkan proses yang lama, biaya yang cukup besar, dan rasa tidak senang dari pegawai lama. Tujuan menarik tenaga kerja dari sumber eksternal adalah untuk memperoleh gagasan/ide baru dan mencegah persaingan yang negatif.

  1. Seleksi Tenaga Kerja

Ada 5 tahapan dalam menyeleksi tenaga kerja, yaitu seleksi administrasi, tes kemampuan dan psikologi, wawancara, tes kesehatan dan referensi (pengecekan). Terdapat dua pendekatan untuk menyeleksi tenaga kerja, yaitu :

  • Succecive Selection Process adalah seleksi yang dilaksanakan secara bertahap atau sistem gugur.
  • Compensatory Selection Process adalah seleksi dengan memberikan kesempatan yang sama pada semua calon untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi yang telah ditentukan.
  1. Penempatan Tenaga Kerja

Penempatan tenaga kerja adalah proses penentuan jabatan seseorang yang disesuaikan antara kualifikasi yang bersangkutan dengan job specification-nya. Indikator kesalahan penempatan tenaga kerja yaitu tenaga kerja yang tidak produktif, terjadi konflik, biaya yang tinggi dan tingkat kecelakaan kerja tinggi.

Prosedur Pengadaan Barang dan Jasa

Berdasarkan Keppres No. 80/2003 tentang Pedoman Pengadaan Barang dan Jasa terdapat beberapa metode pemilihan serta sistem penilaian kompetensi penyedia barang dan jasa. secara umum jenis-jenis metode pemilihan penyedia barang dan jasa, yang antara lain :

Metode Pelelangan Umum

Metode pelelangan umum merupakan metoda pemilihan penyedia barang/jasa yang relatif banyak dilakukan. Pelelangan umum dilakukan secara terbuka dengan pengumuman secara luas melalui media massa dan papan pengumuman resmi untuk penerangan umum, sehingga masyarakat luas dunia usaha yang berminat dan memenuhi kualifikasi dapat mengikutinya.

Pelelangan Terbatas

Pelelangan terbatas dilakukan jika pelelangan umum sulit dilaksanakan karena penyedia barang/jasa yang mampu mengerjakan diyakini terbatas dan pekerjaannya kompleks, maka dilakukan pelelangan terbatas. Pelelangan terbatas diumumkan secara luas melalui media massa dan papan pengumuman resmi dengan mencantumkan penyedia barang/jasa yang telah diyakini mampu, guna memberi kesempatan kepada penyedia barang/jasa lainnya yang memenuhi kualifikasi.

Pemilihan Langsung

Pemilihan langsung merupakan pemilihan penyedia barang/jasa yang dilakukan dengan membandingkan sebanyak-banyaknya penawaran, sekurang-kurangnya 3 (tiga) penawaran dari penyedia barang/jasa yang telah lulus prakualifikasi serta dilakukan negosiasi baik teknis maupun biaya serta harus diumumkan minimal melalui papan pengumuman resmi untuk penerangan umum dan bila memungkinkan melalui internet.

Sumber : http://jendelahati.net/mendidik-anak-usia-4-hingga-10-tahun/