Puluhan Orang Tua Siswa Mengadu ke Kades

Puluhan Orang Tua Siswa Mengadu ke Kades

Puluhan Orang Tua Siswa Mengadu ke Kades

Puluhan Orang Tua Siswa Mengadu ke Kades
Puluhan Orang Tua Siswa Mengadu ke Kades

Akibat anaknya tidak diterima di SMPN 3 Ngamprah Kecamatan Ngamprah

Kabupaten Bandung Barat, 80 orang tua siswa warga Desa Cilame mendatangi kantor Desa, Senin (10/7).

Warga meminta rekomendasi dan jalan keluar dari kepala desa agar anak-anak mereka bisa bersekolah di SMP negeri pilihan mereka. Sebab, jika harus sekolah ke tempat lain warga menolak karena lokasinya jauh.

Adi Suyadi, salah seorang warga Permata RT05/05, Desa Cilame mengatakan, anaknya memilih sekolah ke SMPN 3 Ngamprah karena jaraknya yang dekat dengan rumah. Namun dia mendapatkan kabar jika sekolah itu sudah penuh, sehingga dia dan orang tua lainnya meminta kejelasan persoalan ini ke pihak desa.

“Anak saya Nadia Putri punya NEM 24, 50 dan ingin masuk sekolah itu

karena dekat. Tapi informasinya sudah penuh,” ucapnya, Senin (10/7).

Ketua Komite SMPN 3 Ngamprah Anas Barnas, mengatakan saat ini kuota murid di sekolah ini sudah penuh. Namun dirinya juga merasa prihatin dengan banyaknya warga sekitar sekolah yang tidak terakomodir. Untuk itu dirinya berharap ada kebijakan dari pihak sekolah agar yang tidak terakomodir ini bisa masuk.

“Mereka ini ingin masuk ke SMPN 3 Ngamprah karena kalau ke SPMN 4

Ngamprah jaraknya jauh karena beda desa,” tuturnya.

Kepala Desa Cilame Aas Mohamad Asor mengatakan akan menyampaikan persoalan ini ke Dinas Pendidikan Bandung Barat.

“Persoalan ini terjadi karena jumlah ruangan kelas terbatas tapi peminat membludak,” tandasnya.

 

Baca Juga :