Buku SD Kontroversial, Yudhistira Kecolongan Hal Ini

Buku SD Kontroversial, Yudhistira Kecolongan Hal Ini

Buku SD Kontroversial, Yudhistira Kecolongan Hal Ini

Buku SD Kontroversial, Yudhistira Kecolongan Hal Ini
Buku SD Kontroversial, Yudhistira Kecolongan Hal Ini

Pihak penerbit Yudhistira buka suara mengenai kontroversi buku pelajaran

IPS kelas 6 SD. Melalui Wakil Kepala Penerbitan Yudhistira, Jaja Subagja mengemukakan hal yang menjadi pokok permasalahan sehingga buku tersebut memuat kesalahan fatal.

Jaja mengakui pihaknya mengambil sumber buku tersebut dari internet. “Kemarin itu kami cek ulang ternyata kami ambil dari internet. Ada World Population Site di 2010 kalau tidak salah meskipun sekrang itu sudah berubah lagi setelah di cek,” ungkap Jaja di Kantor KPAI, Jakarta Pusat, Senin (18/12).

Yudhistira menerbitkan buku IPS tersebut semenjak 2010. Fakta ini baru

terbongkar akhir-akhir ini, sehingga banyak yang menyayangkan langkah Yudhistira dalam mencari sumber. Hal ini diketahui tidaklah lazim, karena sumber harus dipastikan terlebih dahulu kebenarannya.

“Sekarang ini kurikulum baru 2013 Pemerintah memang tidak menyarankan penerbit mengambil data dari internet yg tidak jelas kecuali yg resmi misalanya web resmi kementerian,” tutur Jaja.

Jaja pun menjelaskan hal ini baru terungkap sekarang, dan sebelumnya

belum ada yang melaporkan mengenai buku tersebut. “Sebetulnya karena ini kan di dalam teks tabel kecil bukan di utamanya mungkin orang orang tidak terlalu memperhatikan. Barangkali ya,” tutupnya.

KPAI menyatakan Yudhistira akan menarik buku, dan dalam prosesnya sebagian sudah ditarik . Untuk yang masih ada kegiatan proses belajar mengajar. Yudhistira akan memberikan penawaran apakah mau diganti dengan yang baru atau disisipkan perbaikan dalam buku.

 

Sumber :

http://www.rumahtanahdijual.com/usaha-menghadapi-tantangan-pendidikan-di-era-global/