Mengenal Deklarasi Array dalam Algoritma dan Contoh

Mengenal Deklarasi Array dalam Algoritma dan Contoh

Mengenal Deklarasi Array dalam Algoritma dan Contoh

Mengenal Deklarasi Array dalam Algoritma dan Contoh
Mengenal Deklarasi Array dalam Algoritma dan Contoh

Contoh deklarasia atau penulisan variable array di dalam algoritma adalah sebagai berikut:

1. Array satu dimensi

Pengertian Array 1 dimensi adalah sekelompok data yang memiliki nama variable dan tipe data yang sama yang dapat diakses menggunakan 1 buah index saja.

 var nama_variable: array[range_index] of tipe_data

Sebagai contoh, buatlah deklarasi array dengan nama  variable deret yang memiliki kapasitas 10 dengan tipe data integer, deklarasi variable array untuk contoh diatas adalah:

 var deret:array[10] of integer

Deklarasi diantas dapat didefinisikan, membuat variable array dengan nama deret yang dapat menampung angka dalam bentuk integer (bilangan bulat) sebanyak 10 buah.

Mengisi elemen array 1 dimensi
Menulis atau mengisi elemen array satu dimensi formatnya adalah:

 nama_aray[index_array]<- nilai

Misal: mengisi variale array dengan nilai 10 pada index ke 1 untuk nama array deret, maka penulisanya adalah sebagai berikut:

 deret[1]<-10

Dengan penulisan diatas, index ke 1 array deret akan berisi nilai 10.

Membaca Array satu dimensi 
Untuk membaca elemen array 1 dimensi formatnya adalah:

 nama_aray[index_aray]

Misal membaca elemen array yang terdapat di index ke 3 pada array dengan nama deret maka pemulisannya adalah:

 deret[3]

 

2. Array 2 dimensi

Pengertian Array dua dimensi adalah kumpulan data yang memiliki nama dan tipe data yang sama dimana elemennya dapat diakses menggunakan 2 buah index, bisa juga disebut sebagai index baris dan index kolom.

Array 2 dimensi bisa di gambarkan sebagai table, yang memiliki index baris dan index kolom, index tersebut digunakan untuk mengakses elemen aray 2 dimensi.

Format Deklarasi variable array dua dimensi di dalam algoritma adalah seabgai berikut:

 var nama_variable:array[index_baris][index_kolom] of tipe_data

Contoh:
Deklarasikan variable array yang memiliki index baris 10 dan index kolom 5 dengan nama data yang memiliki tipedata integer atau bilangan bulat, sebagai berikut:

 var data:array[10][5] of integer

Membaca variable array 2 dimensi

Sama halnya seperti membaca variable array 1 dimensi namun harus melibatkan index baris dan kolim, misalnya, baca array data index kolom 1 dan baris 2

 data[2][1]

Mengisi menyimpan nilai pada variable array 2 dimensi
Menyimpan ke dalam array itu artinya menyimpan data ke dalam memori komputer untuk diproses.

Penyimpanan data pada array multi dimensi dengan sebuah nilai harus melibatkan index baris dan juga index kolomnya, sebagai contoh misalnya mengisi array data pada index baris 3 dan index kolom 4 dengan nilai 10, maka perintahnya adalah:

 data[3][4]<-10

 

Contoh Kasus Pemecahan Program dalam algoritma menggunakan array

1. Buatlah sebuah algoritma untuk menjumlahkan 3 buah bilangan bulat yang diinput oleh pengguna menggunakan variable array.

Jawab:

 program penjumlahan
var
angka:array[3]of integer
hasil:integer

algoritma:
read(x[0],x[1],x[2])
hasil<-x[0]+x[1]+x[2]
write(hasil)

Bandingkan jika tidak menggunakan variable array:

 program penjumlahan
var
angka1:integer
angka2:integer
angka3:integer
hasil:integer

algoritma:
read(angka1,angka2,angka3)
hasil<- angka1+angka2+angka3
write(hasil)

Tanpa array ternyata penulisan program lebih panjang, itu baru hanya 3 variable saja, dapat dibayangkan jika variable yang dilibatkan ada 100 buah, tentu akan menyilitkan programmer dalam menulis program.

 

(Sumber: https://www.gurupendidikan.co.id/)