Pelajari Skema Penyerahan Prasarana dan Sarana Umum

Pelajari Skema Penyerahan Prasarana dan Sarana Umum

Pelajari Skema Penyerahan Prasarana dan Sarana Umum

 

Pelajari Skema Penyerahan Prasarana dan Sarana Umum

Prasarana dan Sarana Umum

Banyaknya pengembang yang tidak menyerahkan Prasarana dan Sarana Umum yang bersertifikat kepada Pemerintah Kota Depok, membuat DPRD Kota Depok berkunjung ke Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Kota Bogor

Kunjungan kerja tersebut untuk mengetahui bagaimana penyerahan prasarana dan sarana umum di Kota Bogor. Rombongan pun diterima Asisten Pemerintahan Setda Kota Bogor Hanafi di ruang Paseban Sri Bima, Balaikota Bogor, Jalan Ir. Juanda, Kota Bogor, Kamis (25/01/2018).

Wakil Ketua DPRD Kota Depok Muhammad Suparyono

Wakil Ketua DPRD Kota Depok Muhammad Suparyono mengatakan, Kota Depok baru berusia 18 tahun hasil dari pemekaran Kabupaten Bogor. Pada saat pemekaran banyak aset-aset yang tercatat secara dokumen kurang lengkap. Sehingga menimbulkan banyak masalah saat ini. “Jadi ada sekolah, pasar yang di gugat pihak lain sebab tidak ada sertifikatnya dan ini menimbulkan kerugian,” ujarnya.

Ia menuturkan

Selama ini Pemkot Bogor hanya menerima prasarana sarana umum dari pengembang hanya dalam keadaan baik tanpa ada sertifikatnya. Hal tersebut atas pertimbangan karena menyerahkan dalam kondisi baik saja sudah susah apalagi dengan harus bersertifikat akan lebih sulit.

“Tapi tadi dapat saran dari Pemerintah Kota Bogor agar diserahkan dengan sertifikat. Jadi kami akan siasati kalau pengembangnya belum menyerahkan, IMB-nya jangan dikeluarkan dulu,” tegasnya.

Sementara itu

Asisten Pemerintahan Hanafi mengatakan, Pemerintah Kota Bogor mempunyai Perda Nomor 12/2009 tentang Prasarana Sarana Umum yang di dalamnya tertuang kewajiban pengembang menyerahkan Fasos Fasusnya sesuai siteplan dan bersertifikat.

Perda Kota Depok

“Sepertinya di Perda Kota Depok aturan ini tidak ada sehingga ketika mau intervensi pun tidak bisa karena tidak punya data yang jelas jadi menimbulkan kerugian dan masalah,” pungkasnya.

Aritkel terkait: