5 Fitur Windows 10 yang Paling Mengganggu

5 Fitur Windows 10 yang Paling Mengganggu

5 Fitur Windows 10 yang Paling Mengganggu

Tidak semua fitur yang di sajikan oleh sebuah sistem operasi untuk kita sebenarnya cocok bersama apa yang kita butuhkan. Karena kenyataannya tiap-tiap orang miliki kebutuhan dan keperluan yang berbeda. Ada yang mengidamkan mengfungsikan Windows 10 untuk mengedit foto, bermain game, browsing, desain 3D dan banyak lagi.

5 Fitur Windows 10 yang Paling Mengganggu

Tapi kenyataanya tiap-tiap orang lebih banyak mengfungsikan Windows dan menemukan fitur-fitur yang dinilai tidak begitu mutlak dan justru mengganggu ketika digunakan, apabila pada Windows 10. Apa sajakah itu?

1. Aplikasi Bawaan Windows 10

Tidak ada yang lebih menyebalkan dibandingkan bersama Bloatware. Bloatware adalah aplikasi bawaan pabrik yang memicu perangkat dan sebenarnya pada dasarnya sering mencukupi storage sebab fungsinya yang tidak begitu penting. Akhirnya Bloatware tidak mutlak yang dimiliki Windows 10 diganti bersama permainan legendaris yakni Candy Crush Saga yang berstatus premium. Selain itu, ia terhitung mengisi sistem operasinya bersama Bing Food plus Drink atau lebih-lebih Zune Music yang justru jadi mencukupi start menu, padahal jarang digunakan.

2. Integrasi OneDrive yang Mengganggu

Kedua yakni integrasi OneDrive yang mengganggu. Dibandingkan bersama yang terkenal lainnya layaknya cloud storage, OneDrive dinilai masih kurang terkenal. Lebih menyebalkannya bagi tiap-tiap pengguna Windows akan diminta untuk menaruh file-file privat secara default ke cloud storage itu. Mending kalo kapasitasnya besar, OneDrive baru saja turunkan kapasitas bagi pengguna gratisnya yakni 5 GB.

3. Tracking Secara Agresif

Berbeda bersama versi-versi sebelumnya dari Windows, kali ini Windows 10 mengimbuhkan fitur-fitur yang tergolong lebih mengerikan. Mereka secara terang-terangan mengatakan bahwa OS tersebut akan merekam dan mengkoleksi tiap-tiap data pengguna, layaknya kontak, tingkah laku, rekaman suara dan masih banyak lagi. Kita sebenarnya dapat mematikan pilihan tersebut, tapi pasti saja bagi orang awam hal tersebut bukanlah yang mudah untuk dilakukan.

4. Ketersediaan Settings dan Control Panel yang Membingungkan

Mungkin lebih dari satu pengguna masih bingung apa bedanya Settings bersama Control Panel yang di sajikan oleh Windows 10. Selama ini, Control Panel jadi pilihan utama waktu mengidamkan memengaruhi pengaturan pada sistem operasi itu sendiri. Namun semenjak diterapkan opsi Setting pada Windows 8 dan berlanjut ke Windows 10, pengguna justru jadi bingung sebab pengaturan jadi terbelah di antara kedua pilhan tersebut.

5. Update yang Berupa Pemaksaan

Terakhir, yang jadi tidak benar satu paling menyebalkan. Windows 10 secara default mengharuskan penggunanya untuk secara berkala meng-update Windowsnya secara otomatis. Tidak cuma pengguna Windows di didalam negeri saja yang kesal, ternyata pengguna Windows di beraneka daerah pun jengkel bersama update yang memaksa ini.

sumber : https://www.caraflashandroid.com/cara-download-video-youtube-di-android/